Translate

26 Agu 2019


Ibadah Raya 25 Agustus 2019.
Amos 8:11-14
Lapar dan haus
(11)"Sesungguhnya, waktu akan datang," demikianlah firman Tuhan ALLAH, "Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan firman TUHAN. 
(12)Mereka akan mengembara dari laut ke laut dan menjelajah dari utara ke timur untuk mencari firman TUHAN, tetapi tidak mendapatnya. 
(13)Pada hari itu akan rebah lesu anak-anak dara yang cantik dan anak-anak teruna karena haus; 
(14)mereka yang bersumpah demi Asima, dewi Samaria dan yang berkata: Demi allahmu yang hidup, hai Dan! serta: Demi dewa kekasihmu yang hidup, hai Bersyeba! mereka itu akan rebah dan tidak akan bangkit-bangkit lagi."

Karena tidak ada Firman Tuhan maka anak muda rebah dan tidak bangkit. Tuhan ingin kita lapar dan haus akan Firman Tuhan.
Mat 5:6
(6)Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan

Mat pasal 5-7 dalam terang Tabernakel terkenal Halaman, yaitu ada Bejana Pembasuhan dan Mezbah Korban Bakaran. Halaman tidak ada atap, jadi bisa kena panas dan hujan. 
Mezbah Korban Bakaran berbicara mengenai korban Kristus. 
Banyak orang Kristen yang kehidupannya tidak mencerminkan kehidupan yang tidak ditebus.

Masuk pelataran =dibenarkan oleh korbanNya Kristus.
Yoh 17: 17
(17)Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran. 

Firman Allah yang menjadikan kita benar, akan melahirkan kita menjadi ciptaan baru.
1 Ptr 1:23
(23)Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal. 

Pada dasarnya tidak ada seorangpun yang benar. 
Mzm 14:2-3
(2)TUHAN memandang ke bawah dari sorga
kepada anak-anak manusia
untuk melihat, apakah ada yang berakal budi
dan yang mencari Allah.
(3)Mereka semua telah menyeleweng, semuanya telah bejat;
tidak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak.

2 Tim 3:1-9
1)Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. 
(2)Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, 
(3)tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, 
(4)suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah. 
(5)Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu! 
(6)Sebab di antara mereka terdapat orang-orang yang menyelundup ke rumah orang lain dan menjerat perempuan-perempuan lemah yang sarat dengan dosa dan dikuasai oleh berbagai-bagai nafsu, 
(7)yang walaupun selalu ingin diajar, namun tidak pernah dapat mengenal kebenaran. (8)Sama seperti Yanes dan Yambres menentang Musa, demikian juga mereka menentang kebenaran. Akal mereka bobrok dan iman mereka tidak tahan uji. 
(9)Tetapi sudah pasti mereka tidak akan lebih maju, karena seperti dalam hal Yanes dan Yambres, kebodohan merekapun akan nyata bagi semua orang.

Yanes dan Yambres menolak kebenaran, yaitu tukang -tukang sihir.
Kel 7:11,8,9
(11)Kemudian Firaunpun memanggil orang-orang berilmu dan ahli-ahli sihir; dan merekapun, ahli-ahli Mesir itu, membuat yang demikian juga dengan ilmu mantera mereka. 
8)Dan TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun: 
(9)"Apabila Firaun berkata kepada kamu: Tunjukkanlah suatu mujizat, maka haruslah kaukatakan kepada Harun: Ambillah tongkatmu dan lemparkanlah itu di depan Firaun. Maka tongkat itu akan menjadi ular.

Ahli sihir di Mesir juga membuat hal yang sama seperti Musa dan Harun, inilah guru-guru palsu.

Titus 1:15,16
(15)Bagi orang suci semuanya suci; tetapi bagi orang najis dan bagi orang tidak beriman suatupun tidak ada yang suci, karena baik akal maupun suara hati mereka najis.
(16)Mereka mengaku mengenal Allah, tetapi dengan perbuatan mereka, mereka menyangkal Dia. Mereka keji dan durhaka dan tidak sanggup berbuat sesuatu yang baik.

Amos 8:11
(11)"Sesungguhnya, waktu akan datang," demikianlah firman Tuhan ALLAH, "Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan firman TUHAN. 

Apakah waktu itu sudah datang?
Banyak orang Kristen yang masih tertidur rohaninya. 

Pada Tuhan ada Air Kehidupan untuk memuaskan hati kita.
Yoh 4:14
(14)tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal."

Ini adalah percakapan Tuhan Yesus dengan wanita Samaria.
Tadinya hidupnya bergitu rusak, tapi Tuhan menjanjikan Air Hidup yang memuaskan. 

Yesus adalah Roti Hidup. Ia menjadi makanan rohani, yaitu Firman Allah.
Yoh 6: 35
(35)Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi. 

Bila seseorang sudah mengenal Firman Allah, maka akan dipuaskan. Sudah tidak mencari perkara-perkara yang tidak penting. 
Yoh 7:37
(37)Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: "Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum! 

Why 21:6
(6)Firman-Nya lagi kepadaku: "Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan

Tuhan tawarkan kembali.
Why 22:17
(17)Roh dan pengantin perempuan itu berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang mendengarnya, hendaklah ia berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma!

Firman Allah saat ini diberitakan dengan cuma-cuma. Manfaatkan dengan baik, sebelum seperti yang dikatakan Kitab Amos.

Selidiki hati, apakah setiap ibadah kita lapar dan haus? Jangan sampai terjebak oleh rutinitas ibadah. 
Tuhan mau kita seperti tanah yang diberi air oleh Firman Tuhan.

Mzm 143:6
Aku menadahkan tanganku kepada-Mu,
jiwaku haus kepada-Mu seperti tanah yang tandus. Sela

Ada saatnya kita akan menggembara, menjelajah namun tidak menemukan Firman Tuhan. Kita perlu digembalakan dengan baik, supaya mendapat makanan dan minuman yang menyegarkan

Mzm 23:1-6
(1)Mazmur Daud.
TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
(2)Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau,
Ia membimbing aku ke air yang tenang;
(3)Ia menyegarkan jiwaku.
Ia menuntun aku di jalan yang benar
oleh karena nama-Nya.
(4)Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman,
aku tidak takut bahaya,
sebab Engkau besertaku;
gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
(5)Engkau menyediakan hidangan bagiku,
di hadapan lawanku;
Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak;
pialaku penuh melimpah.
(6)Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku,
seumur hidupku;
dan aku akan diam dalam rumah TUHAN
sepanjang masa.

Supaya diberkati Tuhan harus memperhatikan cara menabur. 
2 Kor 9:6-9
(6)Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga. 
(7)Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita. 
(8)Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan. 
(9)Seperti ada tertulis: "Ia membagi-bagikan, Ia memberikan kepada orang miskin, kebenaran-Nya tetap untuk selamanya."

Tuhan menjanjikan ketenangan
Mzm 23:2
(2)Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau,
Ia membimbing aku ke air yang tenang;

Esau suka berburu, Yakub suka tinggal di kemah. 
Kej 25:27
(27)Lalu bertambah besarlah kedua anak itu: Esau menjadi seorang yang pandai berburu, seorang yang suka tinggal di padang, tetapi Yakub adalah seorang yang tenang, yang suka tinggal di kemah.

Beda kebiasaan antara Esau dan Yakub, Yakub tenang, suka bersekutu dengan Tuhan.
Kemah menunjuk Kemah Suci, suka tinggal di rumah Allah. Esau suka tinggal di padang, menunjuk jiwa yang suka mengembara dan kehilangan hak kesulungannya.

Mengembara (Amos 8:12)
Orang yang suka mengembara terlambat mendapat Firman.
Inilah saatnya kita mencari Firman, jangan tunggu kalau sudah terlambat

Ajakan untuk mencari Firman
Yes 2:2-3
(2)Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung tempat rumah TUHAN akan berdiri tegak di hulu gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; segala bangsa akan berduyun-duyun ke sana, 
(3)dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem." 

Kita bersyukur bila saat ini masih dilimpahi Firman. 
Saat ini adalah waktu kita menyimpan dan mempraktekkan Firman. 
Why 1:3
(3)Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.

Ada waktunya FT sudah menjadi praktek dalam hidup kita
Why 22:7
(7)"Sesungguhnya Aku datang segera. Berbahagialah orang yang menuruti perkataan-perkataan nubuat kitab ini!"

Sudah tidak ada lagi orang yang mendengarkan Firman, tapi melakukannya. 

Banyak anak muda rebah lesu. 
Amos 8:13
(13)Pada hari itu akan rebah lesu anak-anak dara yang cantik dan anak-anak teruna karena haus; 

Yang meremehkan FT akan diincar iblis, dan akan rebah dan jauh. Harus menjaga kesucian.
Mzm 119:9
(9)Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih?
Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.

Amos 8:14
(14)mereka yang bersumpah demi Asima, dewi Samaria dan yang berkata: Demi allahmu yang hidup, hai Dan! serta: Demi dewa kekasihmu yang hidup, hai Bersyeba! mereka itu akan rebah dan tidak akan bangkit-bangkit lagi."

Orang Samaria yang seharusnya orang percaya, menyembah Dewi Asima, mereka menduakan Allah. Patung ini milik orang Hamat. 

Saatnya sekarang ini kita lebih lagi memperhatikan FT. Bila ada kehidupan yang jatuh saat ini, masih ada kesempatan untuk dibangkitkan kembali.