Translate

26 Jan 2020

Ibadah Raya 26 Januari 2020. PERJALANAN RASUL PAULUS (4) “Menjadi orang yang berguna bagi orang lain”


Ibadah Raya 26 Januari 2020.
PERJALANAN RASUL PAULUS (4)
“Menjadi orang yang berguna bagi orang lain”

Kis 18:24-28.
18:24 Sementara itu datanglah ke Efesus seorang Yahudi bernama Apolos, yang berasal dari Aleksandria. Ia seorang yang fasih berbicara dan sangat mahir dalam soal-soal Kitab Suci.
18:25 Ia telah menerima pengajaran dalam Jalan Tuhan. Dengan bersemangat ia berbicara dan dengan teliti ia mengajar tentang Yesus, tetapi ia hanya mengetahui baptisan Yohanes.
18:26 Ia mulai mengajar dengan berani di rumah ibadat. Tetapi setelah Priskila dan Akwila mendengarnya, mereka membawa dia ke rumah mereka dan dengan teliti menjelaskan kepadanya Jalan Allah.
18:27 Karena Apolos ingin menyeberang ke Akhaya, saudara-saudara di Efesus mengirim surat kepada murid-murid di situ, supaya mereka menyambut dia. Setibanya di Akhaya maka ia, oleh kasih karunia Allah, menjadi seorang yang sangat berguna bagi orang-orang yang percaya.
18:28 Sebab dengan tak jemu-jemunya ia membantah orang-orang Yahudi di muka umum dan membuktikan dari Kitab Suci bahwa Yesus adalah Mesias.

Apolos hidupnya menjadi berkat bagi orang lain.
Dalam hal apakah ia disebut berguna bagi orang lain?
Dalam memberi penjelasan kepada orang-orang Yahudi, bahwa Yesus adalah Mesias.
Dengan bijaknya ia mengalahkan perbantahan orang Yahudi.

Karena dengan bijaknya ia mengalahkan perbantahan orang Yahudi dihadapan orang banyak, sambil menyatakan dari dalam al Kitab bahwa Yesus itulah Kristus (TL)  Kis 18: 28.
Apolos adalah seorang yang bijaksana, selain itu ia seorang fasih berbicara dan mahir dalam soal-soal kitab suci.
Kis 18:24
18:24 Sementara itu datanglah ke Efesus seorang Yahudi bernama Apolos, yang berasal dari Aleksandria. Ia seorang yang fasih berbicara dan sangat mahir dalam soal-soal Kitab Suci.

Kelebihannya inilah yang membuat ia berguna bagi orang lain.
Orang-orang seperti Apolos inilah yang dibutuhkan didalam gereja Tuhan pada akhir zaman ini, sebab gereja Tuhan sedang menghadapi kemajuan tehnologi, dimana manusia menjadi bertambah pandai.
Didalam ladangnya Tuhan, Tuhan mencari orang-orang yang berguna, untuk dapat dipekerjakan sebagai alatnya.

Kalau ada orang yang disebut sangat berguna, berarti ada yang tidak berguna.
Lalu siapakah orang hamba yang  tidak berguna ini? Jawabnya ada dalam Injil 
Mat 25:30
25:30 Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."

Hamba yang tidak berguna itu dicampakan kedalam kegelapan yang paling gelap.
Mengapa ia sampai dicampakan ketempat yang paling gelap itu?
Karena ia telah menjadi orang yang tidak berguna bagi orang lain.
Hamba ini ternyata hamba yang jahat dan malas. Mat 25:24:26
25:24 Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam.
25:25 Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!
25:26 Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?
  
Talenta itu diberikan oleh tuannya bukan untuk disembunyikan, tapi untuk dikembangkan. 
Hati-hati dengan kepercayaan yang dipercayakan Tuhan kepada kita.
Sekarang kita mau lihat hamba yang berguna bagi tuannya, yaitu yang dipercaya 5 talenta dan 2 talenta.

Mat 25:20-23
25:20 Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima talenta, katanya: Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba lima talenta.
25:21 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
25:22 Lalu datanglah hamba yang menerima dua talenta itu, katanya: Tuan, dua talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba dua talenta.
25:23 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

Tuan itu berkata kepada hambanya: Baik sekali perbuatanmu itu : hai hambaku yang baik dan yang setia.
Jadi ada hamba yang baik, ada pula hamba yang jahat.
Hamba yang setia (berarti berguna) dan hamba yang tidak setia ini disebut hamba yang tidak berguna.

Ada hamba yang dahulu tidak berguna, tapi sekarang sangat berguna.
Apa yang membuat perbuatannya berubah secara drastis?
Jawabnya :  Kelahiran baru!
Ini yang membuat terjadinya perubahan secara drastis.

Siapakah yang dimaksud? 
Dia adalah Onesimus. Filemon 8-22
1:8 Karena itu, sekalipun di dalam Kristus aku mempunyai kebebasan penuh untuk memerintahkan kepadamu apa yang harus engkau lakukan,
1:9 tetapi mengingat kasihmu itu, lebih baik aku memintanya dari padamu. Aku, Paulus, yang sudah menjadi tua, lagipula sekarang dipenjarakan karena Kristus Yesus,
1:10 mengajukan permintaan kepadamu mengenai anakku yang kudapat selagi aku dalam penjara, yakni Onesimus
1:11 -- dahulu memang dia tidak berguna bagimu, tetapi sekarang sangat berguna baik bagimu maupun bagiku.
1:12 Dia kusuruh kembali kepadamu -- dia, yaitu buah hatiku --.
1:13 Sebenarnya aku mau menahan dia di sini sebagai gantimu untuk melayani aku selama aku dipenjarakan karena Injil,
1:14 tetapi tanpa persetujuanmu, aku tidak mau berbuat sesuatu, supaya yang baik itu jangan engkau lakukan seolah-olah dengan paksa, melainkan dengan sukarela.
1:15 Sebab mungkin karena itulah dia dipisahkan sejenak dari padamu, supaya engkau dapat menerimanya untuk selama-lamanya,
1:16 bukan lagi sebagai hamba, melainkan lebih dari pada hamba, yaitu sebagai saudara yang kekasih, bagiku sudah demikian, apalagi bagimu, baik secara manusia maupun di dalam Tuhan.
1:17 Kalau engkau menganggap aku temanmu seiman, terimalah dia seperti aku sendiri.
1:18 Dan kalau dia sudah merugikan engkau ataupun berhutang padamu, tanggungkanlah semuanya itu kepadaku --
1:19 aku, Paulus, menjaminnya dengan tulisan tanganku sendiri: Aku akan membayarnya -- agar jangan kukatakan: "Tanggungkanlah semuanya itu kepadamu!" -- karena engkau berhutang padaku, yaitu dirimu sendiri.
1:20 Ya saudaraku, semoga engkau berguna bagiku di dalam Tuhan: Hiburkanlah hatiku di dalam Kristus!
1:21 Dengan percaya kepada ketaatanmu, kutuliskan ini kepadamu. Aku tahu, lebih dari pada permintaanku ini akan kaulakukan.
1:22 Dalam pada itu bersedialah juga memberi tumpangan kepadaku, karena aku harap oleh doamu aku akan dikembalikan kepadamu.

Onesimus adalah seorang napi (narapidana), hidupnya diubah secara drastis oleh Injil yang diberitakan rasul Paulus di penjara.
Dia mempunyai pengalaman dilahirkan kembali.
Tadinya dia adalah seorang yang tidak berguna, tapi sekarang menjadi seorang yang sangat berguna bagi orang lain.

Dahulu memang dia tidak berguna bagimu, tetapi sekarang sangat berguna baik bagimu maupun bagiku.
Apa yang membedakan antara Onesimus dengan Apolos?
Keduanya disebut sebagai orang yang sangat berguna bagi orang lain.
Mungkin yang membedakan adalah pendidikan.

Onesimus ini adalah seorang hamba, tapi rasul Paulus minta agar Filemon menerima dia bukan sebagai hamba lagi, tapi saudara. Ayat 15-16a.
1:15 Sebab mungkin karena itulah dia dipisahkan sejenak dari padamu, supaya engkau dapat menerimanya untuk selama-lamanya,
1:16 bukan lagi sebagai hamba, melainkan lebih dari pada hamba, yaitu sebagai saudara yang kekasih,

Onesimus = artinya berguna / berfaedah. Kol 4:9
4:8 Ia kusuruh kepadamu dengan maksud, supaya kamu tahu akan hal ihwal kami dan supaya ia menghibur hatimu.
4:9 Ia kusuruh bersama-sama dengan Onesimus, saudara kita yang setia dan yang kekasih, seorang dari antaramu. Mereka akan memberitahukan kepadamu segala sesuatu yang terjadi di sini.

Kelakuannya bertentangan dengan arti namanya.
Onesimus ini dipenjara karena mencuri sesuatu milik tuannya.
1:18 Dan kalau dia sudah merugikan engkau ataupun berhutang padamu, tanggungkanlah semuanya itu kepadaku –

Kisah Onesimus ini mungkin ada kemiripan dengan hidup kita yang dahulu, yaitu kehidupan yang sama sekali tidak berguna.
Kelakuan yang tidak sesuai dengan arti namanya.
Cobalah bertanya pada diri saudara sendiri: Apakah hidupku ini berguna bagi orang lain.
Dimata Tuhan keadaan kita itu bagaikan suatu perabot, ada perabot yang mulia ada perabot yang kurang mulia.

Tapi apabila seorang itu mau menguduskan diri dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah yang untuk maksud yang mulia. Sebab ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia. 2 Tim 2:20-21
2:20 Dalam rumah yang besar bukan hanya terdapat perabot dari emas dan perak, melainkan juga dari kayu dan tanah; yang pertama dipakai untuk maksud yang mulia dan yang terakhir untuk maksud yang kurang mulia.
2:21 Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.

Bagaimana kita dipemandangan mata Tuhan?
Layakah kita, bergunakah kita, berfaedahkah kita bagi orang lain.
Kita dimata Tuhan hanya sebagai hamba yang tidak berguna, namun Tuhan sudah memilih kita untuk dapat berguna bagi pekerjaan Tuhan.

Luk 17:10
17:10 Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan."

Ini adalah ungkapan dari hati yang sudah diizinkan terlibat dalam suatu pelayanan.
Sesungguhnya kita adalah hamba yang tidak berguna.


Ibadah PA 24 JANUARI 2020 PERJALANAN RASUL PAULUS (3).


Ibadah PA 24 JANUARI 2020
PERJALANAN RASUL PAULUS (3).

Sebab didalam DIA kita hidup, kita bergerak, kita ada. (Kis 17:28)

17:28 Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada, seperti yang telah juga dikatakan oleh pujangga-pujanggamu: Sebab kita ini dari keturunan Allah juga.
Kata-kata ini diucapkan rasul Paulus dihadapan orang-orang Atena yang begitu kuat dalam ibadahnya kepada dewa-dewa dan patung-patung.
Kota Atena ini dipenuhkan dengan patung-patung dan berhala.
Kis 17:16
17:16 Sementara Paulus menantikan mereka di Atena, sangat sedih hatinya karena ia melihat, bahwa kota itu penuh dengan patung-patung berhala.

Jadi orang-orang Atena ini begitu kuat keyakinannya dalam penyembahan berhala. Mereka beribadah kepada Allah yang tidak mereka kenal.
Kis 17:23
17:23 Sebab ketika aku berjalan-jalan di kotamu dan melihat-lihat barang-barang pujaanmu, aku menjumpai juga sebuah mezbah dengan tulisan: Kepada Allah yang tidak dikenal. Apa yang kamu sembah tanpa mengenalnya, itulah yang kuberitakan kepada kamu.

Rasul Paulus mencoba menjelaskan tentang Allah yang tidak mereka kenal itu.
Bahwa Allah itu tidak diam di dalam kuil-kuil buatan tangan manusia, dan juga tidak dilayani oleh tangan manusia, seolah-olah IA kekurangan apa-apa.

Kis 17:24-25
17:24 Allah yang telah menjadikan bumi dan segala isinya, Ia, yang adalah Tuhan atas langit dan bumi, tidak diam dalam kuil-kuil buatan tangan manusia,
17:25 dan juga tidak dilayani oleh tangan manusia, seolah-olah Ia kekurangan apa-apa, karena Dialah yang memberikan hidup dan nafas dan segala sesuatu kepada semua orang.

Orang-orang di Atena ini sebenarnya ingin mencari kebenaran, yaitu dengan menyembah patung yang mereka buat sendiri, sedang mereka tidak mengenal siapa Allah yang mereka sembah itu.
Lewat berita Injil yang disampaikan oleh rasul Paulus, mereka dibawa untuk mengenal siapa Allah yang mereka tidak kenal itu. DIAlah yang memberikan hidup dan nafas dan segala sesuatu kepada semua orang.
Kis 17:25
17:25 dan juga tidak dilayani oleh tangan manusia, seolah-olah Ia kekurangan apa-apa, karena Dialah yang memberikan hidup dan nafas dan segala sesuatu kepada semua orang.
Didalam DIA kita hidup, kita bergerak dan kita ada.

Bagi orang yang belum mengenal Tuhan,  tidak tahu dari mana memperoleh hidup ini. Kita bergerak ini siapa yang menggerakan, bahkan tidak tahu manusia ini berasal dari mana?
Orang-orang Atena ini belum mengenal Tuhan, mereka masih mencari, seperti orang buta yang sedang meraba-raba, kemudian menjamah dan akhirnya menemukan DIA.
Mereka mencari – menjamah dan menemukan DIA.

Orang-orang Atena hidupnya masih terbelenggu kuasa kegelapan, iman mereka bukan tertuju kepada Allah yang sebenarnya, tapi kepada berhala-berhala.
Kepada Allah yang tidak kamu kenal.
Apa yang kamu sembah tanpa mengenalnya, itulah yang beritakan kepadamu.

Pada permulaan rasul Paulus melihat kota Atena, rasul Paulus sangat sedih hatinya. Kis 17:16
17:16 Sementara Paulus menantikan mereka di Atena, sangat sedih hatinya karena ia melihat, bahwa kota itu penuh dengan patung-patung berhala.

Sebenarnya yang dilihat rasul Paulus dan yang membuat hatinya sedih, bukan hanya melihat patung-patung dan berhala saja, sebab di kota Atena itu juga sering disuguhkan tari-tarian yang menimbulkan nafsu birahi (tarian erotis), dan juga melihat manusia yang diadu (gladiator).

Hati Paulus sangat sedih melihat semua itu, hal yang sama seperti yang dialami Yesus ketika melihat kota Yerusalem. Karena rasul Paulus ini memiliki Roh Yesus, maka Roh yang sama itu pula yang mengajar rasul Paulus untuk bersikap terhadap dosa dan pekerjaan yang merusak. Sikap seperti inilah yang harus ada pada setiap orang percaya yaitu orang yang padanya ada Roh Kristus.
1 Kor 6:17
6:17 Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia.

Menjadi satu Roh berarti berperasaan yang sama seperti yang Tuhan Yesus rasakan, bersikap seperti yang Tuhan Yesus tunjukan.
Bagaimana sikap kita terhadap pekerjaan dosa?
Tidaklah salah kalau waktu mendapatkan penglihatan ada seorang dari Makedonia yang berseru

:”Menyebranglah kemari dan tolonglah kami!
Kis 16:9
16:9 Pada malam harinya tampaklah oleh Paulus suatu penglihatan: ada seorang Makedonia berdiri di situ dan berseru kepadanya, katanya: "Menyeberanglah ke mari dan tolonglah kami!"

Seruan minta tolong ini telah sampai ketelinga rasul Paulus.
Ini bukti bahwa telinga rasul Paulus peka terhadap suara Tuhan, telinga yang peka adalah telinga yang selalu dilatih, seperti telinga seorang murid.
Bukan telinga yang berat mendengar.
Dengarlah jeritan jiwa yang membutuhkan pertolongan.
Atena ini ada di wilayah Makedonia, didaerah itulah rasul Paulus diutus oleh Tuhan.
Orang Atena ini adalah orang yang paling tajam otaknya dari orang Yunani. Orang Yunani terkenal hikmadnya, tapi dapatkah hikmad mereka menolong mereka?

1 Kor 1 :22-29
1:22 Orang-orang Yahudi menghendaki tanda dan orang-orang Yunani mencari hikmat,
1:23 tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan,
1:24 tetapi untuk mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi, maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah.
1:25 Sebab yang bodoh dari Allah lebih besar hikmatnya dari pada manusia dan yang lemah dari Allah lebih kuat dari pada manusia.
1:26 Ingat saja, saudara-saudara, bagaimana keadaan kamu, ketika kamu dipanggil: menurut ukuran manusia tidak banyak orang yang bijak, tidak banyak orang yang berpengaruh, tidak banyak orang yang terpandang.
1:27 Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat,
1:28 dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti,
1:29 supaya jangan ada seorang manusia pun yang memegahkan diri di hadapan Allah.

Itu sebabnya dikatakan bahwa orang Atena (Yunani) tidak mempunyai waktu untuk hal-hal yang lain, selain mendengarkan perkara yang baru.
Kis 17:21
17:21 Adapun orang-orang Atena dan orang-orang asing yang tinggal di situ tidak mempunyai waktu untuk sesuatu selain untuk mengatakan atau mendengar segala sesuatu yang baru.

Pembritaan Injil yang disampaikan rasul Paulus kepada orang-orang di Atena ini dianggap perkara yang aneh. Kis 17:20
17:20 Sebab engkau memperdengarkan kepada kami perkara-perkara yang aneh. Karena itu kami ingin tahu, apakah artinya semua itu."

Yang dimaksud aneh disini adalah pembritaan tentang Yesus dan tentang kebangkitanNya.
Kis 17:18
17:18 Dan juga beberapa ahli pikir dari golongan Epikuros dan Stoa bersoal jawab dengan dia dan ada yang berkata: "Apakah yang hendak dikatakan si peleter ini?" Tetapi yang lain berkata: "Rupa-rupanya ia adalah pemberita ajaran dewa-dewa asing." Sebab ia memberitakan Injil tentang Yesus dan tentang kebangkitan-Nya.

Disitu disebut ahli pikir. Sukar bagi seorang ahli pikir / pandai untuk menerima kebenaran firman Allah.
Rasul Paulus mengajar hidup kita ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat. 2 Kor 5:7
5:7 -- sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat 
Reaksi orang-orang Atena ketika mendengar berita kebangkitan.
Kis 17:32
17:32 Ketika mereka mendengar tentang kebangkitan orang mati, maka ada yang mengejek, dan yang lain berkata: "Lain kali saja kami mendengar engkau berbicara tentang hal itu."
Seperti tidak ada waktu untuk mendengarkan kabar kebenaran.
Akhirnya rasul Paulus meninggalkan mereka. Kis 17:33
17:33 Lalu Paulus pergi meninggalkan mereka.

Hal yang sama seperti yang terjadi pada pribadi Yesus, ketika DIA ditolak orang-orang Nazareth. Luk 4:28-30
4:28 Mendengar itu sangat marahlah semua orang yang di rumah ibadat itu.
4:29 Mereka bangun, lalu menghalau Yesus ke luar kota dan membawa Dia ke tebing gunung, tempat kota itu terletak, untuk melemparkan Dia dari tebing itu.
4:30 Tetapi Ia berjalan lewat dari tengah-tengah mereka, lalu pergi.

Tuhan Yesus heran atas ketidakpercayaan mereka itu.
Mark 6:5-6a
6:5 Ia tidak dapat mengadakan satu mujizat pun di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka.
6:6a Ia merasa heran atas ketidakpercayaan mereka.

Luk 4:31-32
4:31 Kemudian Yesus pergi ke Kapernaum, sebuah kota di Galilea, lalu mengajar di situ pada hari-hari Sabat.
4:32 Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab perkataan-Nya penuh kuasa.


Jangan sampai hal itu terjadi dalam kehidupan kita. Perhatikan saat Tuhan melawat hidupmu, jangan biarkan IA lewat dari saudara.
Ayat penutup: Kel 19:8
19:8 Seluruh bangsa itu menjawab bersama-sama: "Segala yang difirmankan TUHAN akan kami lakukan." Lalu Musa pun menyampaikan jawab bangsa itu kepada TUHAN.

19 Jan 2020

Ibadah Raya 19 Januari 2020 PERJALANAN RASUL PAULUS:

Ibadah Raya 19 Januari 2020
PERJALANAN RASUL PAULUS:
Kis 16
Rasul Paulus adalah orang yang mengutamakan pimpian Roh Kudus. Dia menulis surat: Gal 5:16-18
5:16 Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.
5:17 Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging -- karena keduanya bertentangan -- sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.
5:18 Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.

Dalam ayat 18 dia menulis tentang orang yang dipimpin oleh Roh Kudus. Dalam perjalanannya membritakan Injil dia selalu mengutamakan pimpinan Roh Kudus.
Kalau satu waktu Roh Kudus mencegah dia untuk melakukan perjalanan ke Asia, dia tidak memaksakan diri.

Kemudian dia mencoba memasuki daerah Bitinia, kembali Roh Yesus tidak mengijinkan mereka. Kis 16:6-7 Mengapa?
16:6 Mereka melintasi tanah Frigia dan tanah Galatia, karena Roh Kudus mencegah mereka untuk memberitakan Injil di Asia.
16:7 Dan setibanya di Misia mereka mencoba masuk ke daerah Bitinia, tetapi Roh Yesus tidak mengizinkan mereka.

Sebab Roh Kudus punya rencana dalam perjalanan Rasul Paulus ini, bukan dibawa ketempat-tempat itu, tapi dibawa ketempat lain dimana disana ada orang-orang yang sangat membutuhkan Injil, itulah penduduk Makedonia.
Kis 16:9-10
16:9 Pada malam harinya tampaklah oleh Paulus suatu penglihatan: ada seorang Makedonia berdiri di situ dan berseru kepadanya, katanya: "Menyeberanglah ke mari dan tolonglah kami!"                                             
16:10 Setelah Paulus melihat penglihatan itu, segeralah kami mencari kesempatan untuk berangkat ke Makedonia, karena dari penglihatan itu kami menarik kesimpulan, bahwa Allah telah memanggil kami untuk memberitakan Injil kepada orang-orang di sana.

Dalam salah satu penglihatan dia nampak seorang Makedonia berdiri disitu dan berseru kepadanya: “Menyebranglah kemari dan tolonglah kami!”
Penglihatan itu merupakan cara Allah untuk mengutus Rasul Paulus ini ketempat itu yaitu Makedonia.
Pengertian menyebrang disini artinya adalah “melawat”
Orang-orang Makedonia mendapat lawatan Allah.
Kalau dikatakan Allah telah melawat umat-Nya, ini suatu yang luar biasa.

Itu sebabnya jangan kita abaikan lawatan Tuhan, sama seperti yang diperbuat oleh orang-orang Yahudi yang berada di Yerusalem. Kalau Tuhan bermaksud untuk memberi damai sejahtera kepada Yerusalem, tapi ditolak. Dan akibatnya Tuhan serahkan mereka kepada musuhnya. Luk 19:41-44.
19:41 Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya,
19:42 kata-Nya: "Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu.
19:43 Sebab akan datang harinya, bahwa musuhmu akan mengelilingi engkau dengan kubu, lalu mengepung engkau dan menghimpit engkau dari segala jurusan,
19:44 dan mereka akan membinasakan engkau beserta dengan pendudukmu dan pada tembokmu mereka tidak akan membiarkan satu batu pun tinggal terletak di atas batu yang lain, karena engkau tidak mengetahui saat, bilamana Allah melawat engkau."

Musuh mengepung dan menghimpit dari segala jurusan, seperti tidak ada kesempatan untuk bisa lolos. Ini semua sebagai akibat dari menolak lawatan Allah.
Rasul Paulus diutus Allah untuk menolong orang yang disebarang.
Bicara soal disebrang, ini menunjuk pada suatu batas, dan batas itu harus disebrangi. Yang disebrangi itu adalah lautan.
Sama seperti Tuhan Yesus ketika mau menolong orang yang kerasukan setan diGadara, maka Ia harus menyebrang untuk sampai disana.

Mat 8:23,28-34
8:23 Lalu Yesus naik ke dalam perahu dan murid-murid-Nya pun mengikuti-Nya.
8:28 Setibanya di seberang, yaitu di daerah orang Gadara, datanglah dari pekuburan dua orang yang kerasukan setan menemui Yesus. Mereka sangat berbahaya, sehingga tidak seorang pun yang berani melalui jalan itu.
8:29 Dan mereka itu pun berteriak, katanya: "Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau ke mari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?"
8:30 Tidak jauh dari mereka itu sejumlah besar babi sedang mencari makan.
8:31 Maka setan-setan itu meminta kepada-Nya, katanya: "Jika Engkau mengusir kami, suruhlah kami pindah ke dalam kawanan babi itu."
8:32 Yesus berkata kepada mereka: "Pergilah!" Lalu keluarlah mereka dan masuk ke dalam babi-babi itu. Maka terjunlah seluruh kawanan babi itu dari tepi jurang ke dalam danau dan mati di dalam air.
8:33 Maka larilah penjaga-penjaga babi itu dan setibanya di kota, diceriterakannyalah segala sesuatu, juga tentang orang-orang yang kerasukan setan itu.
8:34 Maka keluarlah seluruh kota mendapatkan Yesus dan setelah mereka berjumpa dengan Dia, mereka pun mendesak, supaya Ia meninggalkan daerah mereka.

Mark 4:35 
4:35 Pada hari itu, waktu hari sudah petang, Yesus berkata kepada mereka: "Marilah kita bertolak ke seberang."
Mark 5:1-4
5:1 Lalu sampailah mereka di seberang danau, di daerah orang Gerasa.
5:2 Baru saja Yesus turun dari perahu, datanglah seorang yang kerasukan roh jahat dari pekuburan menemui Dia.
5:3 Orang itu diam di sana dan tidak ada seorang pun lagi yang sanggup mengikatnya, sekalipun dengan rantai,
5:4 karena sudah sering ia dibelenggu dan dirantai, tetapi rantainya diputuskannya dan belenggunya dimusnahkannya, sehingga tidak ada seorang pun yang cukup kuat untuk menjinakkannya.

Mark 5:5-20
5:5 Siang malam ia berkeliaran di pekuburan dan di bukit-bukit sambil berteriak-teriak dan memukuli dirinya dengan batu.
5:6 Ketika ia melihat Yesus dari jauh, berlarilah ia mendapatkan-Nya lalu menyembah-Nya,
5:7 dan dengan keras ia berteriak: "Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yesus, Anak Allah Yang Mahatinggi? Demi Allah, jangan siksa aku!"
5:8 Karena sebelumnya Yesus mengatakan kepadanya: "Hai engkau roh jahat! Keluar dari orang ini!"
5:9 Kemudian Ia bertanya kepada orang itu: "Siapa namamu?" Jawabnya: "Namaku Legion, karena kami banyak."
5:10 Ia memohon dengan sangat supaya Yesus jangan mengusir roh-roh itu keluar dari daerah itu.
5:11 Adalah di sana di lereng bukit sejumlah besar babi sedang mencari makan,
5:12 lalu roh-roh itu meminta kepada-Nya, katanya: "Suruhlah kami pindah ke dalam babi-babi itu, biarkanlah kami memasukinya!"
5:13 Yesus mengabulkan permintaan mereka. Lalu keluarlah roh-roh jahat itu dan memasuki babi-babi itu. Kawanan babi yang kira-kira dua ribu jumlahnya itu terjun dari tepi jurang ke dalam danau dan mati lemas di dalamnya.
5:14 Maka larilah penjaga-penjaga babi itu dan menceriterakan hal itu di kota dan di kampung-kampung sekitarnya. Lalu keluarlah orang untuk melihat apa yang terjadi.
5:15 Mereka datang kepada Yesus dan melihat orang yang kerasukan itu duduk, sudah berpakaian dan sudah waras, orang yang tadinya kerasukan legion itu. Maka takutlah mereka.
5:16 Orang-orang yang telah melihat sendiri hal itu menceriterakan kepada mereka tentang apa yang telah terjadi atas orang yang kerasukan setan itu, dan tentang babi-babi itu.
5:17 Lalu mereka mendesak Yesus supaya Ia meninggalkan daerah mereka.
5:18 Pada waktu Yesus naik lagi ke dalam perahu, orang yang tadinya kerasukan setan itu meminta, supaya ia diperkenankan menyertai Dia.
5:19 Yesus tidak memperkenankannya, tetapi Ia berkata kepada orang itu: "Pulanglah ke rumahmu, kepada orang-orang sekampungmu, dan beritahukanlah kepada mereka segala sesuatu yang telah diperbuat oleh Tuhan atasmu dan bagaimana Ia telah mengasihani engkau!"
5:20 Orang itu pun pergilah dan mulai memberitakan di daerah Dekapolis segala apa yang telah diperbuat Yesus atas dirinya dan mereka semua menjadi heran.

Demi menyelamatkan satu orang yang dibelenggu oleh setan, maka Tuhan Yesus rela menyebrang kesebrang, pada hal tempat itu ada orang yang dirasuk setan dan sangat berbahaya sekali.

Ada daerah yang tidak dapat disebrangi, sebab memang daerah itu terpisah oleh jurang yang tak tersebrangi, itulah neraka. Luk 16:26
16:26 Selain dari pada itu di antara kami dan engkau terbentang jurang yang tak terseberangi, supaya mereka yang mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak dapat menyeberang.
Orang kaya ini berada pada satu tempat yang terpisah dengan Lazarus, dan tempat itu tak tersebrangi.

Orang yang disebrang itu berkata: “Menyebranglah kemari dan tolonglah kami!”
Mungkin orang yang disebrang itu adalah saudara yang saat ini sangat membutuhkan pertolongan, ketahuilah bahwa ada satu pribadi yang begitu sungguh-sungguh memperhatikan saudara dan Dia mau berkorban, Dia tidak menghiraukan nyawanya sendiri, Dia rela menderita bahkan mati untuk menebus dosa-dosa kita untuk menyelamatkan kita.

Di kota Pilipi yang juga merupakan wilayah Makedonia, Rasul Paulus dipertemukan dengan Lidia seorang penjual kain ungu dari kota Tiatira yang beribadah kepada Allah.
Orang ini telah membuka hatinya sehingga memperhatikan apa yang dikatakan oleh Rasul Paulus. Dia bersama keluarganya terima Yesus dan dibaptis.
Kis 16:13-15
16:13 Pada hari Sabat kami ke luar pintu gerbang kota. Kami menyusur tepi sungai dan menemukan tempat sembahyang Yahudi, yang sudah kami duga ada di situ; setelah duduk, kami berbicara kepada perempuan-perempuan yang ada berkumpul di situ.
16:14 Seorang dari perempuan-perempuan itu yang bernama Lidia turut mendengarkan. Ia seorang penjual kain ungu dari kota Tiatira, yang beribadah kepada Allah. Tuhan membuka hatinya, sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus.
16:15 Sesudah ia dibaptis bersama-sama dengan seisi rumahnya, ia mengajak kami, katanya: "Jika kamu berpendapat, bahwa aku sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan, marilah menumpang di rumahku." Ia mendesak sampai kami menerimanya.
Ditempat yang sama Rasul Paulus bertemu dengan seorang hamba perempuan yang mempunyai roh tenung, dan Tuhan telah mengutus Rasul Paulus untuk melepaskan roh tenung itu.
Tapi akibat dari itu semua, Rasul Paulus dipenjara. Namun didalam penjara itu Rasul Paul memenangkan kepala penjara.

Kis 16:19-40
 16:19 Ketika tuan-tuan perempuan itu melihat, bahwa harapan mereka akan mendapat penghasilan lenyap, mereka menangkap Paulus dan Silas, lalu menyeret mereka ke pasar untuk menghadap penguasa.
16:20 Setelah mereka membawa keduanya menghadap pembesar-pembesar kota itu, berkatalah mereka, katanya: "Orang-orang ini mengacau kota kita ini, karena mereka orang Yahudi,
16:21 dan mereka mengajarkan adat istiadat, yang kita sebagai orang Rum tidak boleh menerimanya atau menurutinya."
16:22 Juga orang banyak bangkit menentang mereka. Lalu pembesar-pembesar kota itu menyuruh mengoyakkan pakaian dari tubuh mereka dan mendera mereka.
16:23 Setelah mereka berkali-kali didera, mereka dilemparkan ke dalam penjara. Kepala penjara diperintahkan untuk menjaga mereka dengan sungguh-sungguh.
16:24 Sesuai dengan perintah itu, kepala penjara memasukkan mereka ke ruang penjara yang paling tengah dan membelenggu kaki mereka dalam pasungan yang kuat.
16:25 Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka.
16:26 Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua.
16:27 Ketika kepala penjara itu terjaga dari tidurnya dan melihat pintu-pintu penjara terbuka, ia menghunus pedangnya hendak membunuh diri, karena ia menyangka, bahwa orang-orang hukuman itu telah melarikan diri.
16:28 Tetapi Paulus berseru dengan suara nyaring, katanya: "Jangan celakakan dirimu, sebab kami semuanya masih ada di sini!"
16:29 Kepala penjara itu menyuruh membawa suluh, lalu berlari masuk dan dengan gemetar tersungkurlah ia di depan Paulus dan Silas.
16:30 Ia mengantar mereka ke luar, sambil berkata: "Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?"
16:31 Jawab mereka: "Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu."
16:32 Lalu mereka memberitakan firman Tuhan kepadanya dan kepada semua orang yang ada di rumahnya.
16:33 Pada jam itu juga kepala penjara itu membawa mereka dan membasuh bilur mereka. Seketika itu juga ia dan keluarganya memberi diri dibaptis.
16:34 Lalu ia membawa mereka ke rumahnya dan menghidangkan makanan kepada mereka. Dan ia sangat bergembira, bahwa ia dan seisi rumahnya telah menjadi percaya kepada Allah.
16:35 Setelah hari siang pembesar-pembesar kota menyuruh pejabat-pejabat kota pergi kepada kepala penjara dengan pesan: "Lepaskanlah kedua orang itu!"
16:36 Kepala penjara meneruskan pesan itu kepada Paulus, katanya: "Pembesar-pembesar kota telah menyuruh melepaskan kamu; jadi keluarlah kamu sekarang dan pergilah dengan selamat!"
16:37 Tetapi Paulus berkata kepada orang-orang itu: "Tanpa diadili mereka telah mendera kami, warganegara-warganegara Roma, di muka umum, lalu melemparkan kami ke dalam penjara. Sekarang mereka mau mengeluarkan kami dengan diam-diam? Tidak mungkin demikian! Biarlah mereka datang sendiri dan membawa kami ke luar."
16:38 Pejabat-pejabat itu menyampaikan perkataan itu kepada pembesar-pembesar kota. Ketika mereka mendengar, bahwa Paulus dan Silas adalah orang Rum, maka takutlah mereka.
16:39 Mereka datang minta maaf lalu membawa kedua rasul itu ke luar dan memohon, supaya mereka meninggalkan kota itu.
16:40 Lalu mereka meninggalkan penjara itu dan pergi ke rumah Lidia; dan setelah bertemu dengan saudara-saudara di situ dan menghiburkan mereka, berangkatlah kedua rasul itu.
                                                                                                                                           
Kis 16:30-34
16:30 Ia mengantar mereka ke luar, sambil berkata: "Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?"
16:31 Jawab mereka: "Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu."
16:32 Lalu mereka memberitakan firman Tuhan kepadanya dan kepada semua orang yang ada di rumahnya.
16:33 Pada jam itu juga kepala penjara itu membawa mereka dan membasuh bilur mereka. Seketika itu juga ia dan keluarganya memberi diri dibaptis.
16:34 Lalu ia membawa mereka ke rumahnya dan menghidangkan makanan kepada mereka. Dan ia sangat bergembira, bahwa ia dan seisi rumahnya telah menjadi percaya kepada Allah.

 Jika kita perhatikan perjalanan Rasul Paulus, kita bisa melihat suatu perjalanan yang dipimpin oleh Roh Kudus, dan perjalanannya menjadi sangat heran.  Tuhan punya rencana khusus bagi Rasul Paulus untuk menolong orang-orang diwilayah Makedonia, disana ada orang-orang yang menunggunya, seperti Lidia, seorang yang berbakti kepada Allah tapi belum menerima Yesus.
Hamba yang diikat roh tenung, orang ini sudah jadi alatnya setan untuk membuat kaya tuannya.(ayat 19-23).
Tuan dari hamba ini lebih memilih kekayaan daripada membuka hati untuk Yesus (cerita tentang orang-orang yang di Gadara).

Kepala penjara Pilipi: Seorang yang nyaris binasa, karena hendak bunuh diri (ayat 27-28) tapi Tuhan sudah menyelamatkan lewat pelayanan Rasul Paulus. Mereka semua ini ada diwilayah Makedonia dan mereka-mereka inilah yang dalam penglihatan Rasul Paulus seperti seorang berdiri disebrang sambil berkata: “Menyebranglah kemari dan tolonglah kami!”
Sama seperti siapakah saudara saat ini?
Adakah ke 3 orang dalam cerita ini yang mempunyai masalah yang sama seperti saudara alami?
Ada pada posisi yang bagaimanakah saudara saat ini?
Tempat yang terpencil yang tak mungkin tersebrangi?
Sudah saatnya saudara berseru sekarang ini kepada Tuhan dengan berkata: “Menyebranglah kemari dan tolonglah kami!”
Tuhan Yesus memberkati.