Translate

26 Agu 2019


Ibadah Raya 25 Agustus 2019.
Amos 8:11-14
Lapar dan haus
(11)"Sesungguhnya, waktu akan datang," demikianlah firman Tuhan ALLAH, "Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan firman TUHAN. 
(12)Mereka akan mengembara dari laut ke laut dan menjelajah dari utara ke timur untuk mencari firman TUHAN, tetapi tidak mendapatnya. 
(13)Pada hari itu akan rebah lesu anak-anak dara yang cantik dan anak-anak teruna karena haus; 
(14)mereka yang bersumpah demi Asima, dewi Samaria dan yang berkata: Demi allahmu yang hidup, hai Dan! serta: Demi dewa kekasihmu yang hidup, hai Bersyeba! mereka itu akan rebah dan tidak akan bangkit-bangkit lagi."

Karena tidak ada Firman Tuhan maka anak muda rebah dan tidak bangkit. Tuhan ingin kita lapar dan haus akan Firman Tuhan.
Mat 5:6
(6)Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan

Mat pasal 5-7 dalam terang Tabernakel terkenal Halaman, yaitu ada Bejana Pembasuhan dan Mezbah Korban Bakaran. Halaman tidak ada atap, jadi bisa kena panas dan hujan. 
Mezbah Korban Bakaran berbicara mengenai korban Kristus. 
Banyak orang Kristen yang kehidupannya tidak mencerminkan kehidupan yang tidak ditebus.

Masuk pelataran =dibenarkan oleh korbanNya Kristus.
Yoh 17: 17
(17)Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran. 

Firman Allah yang menjadikan kita benar, akan melahirkan kita menjadi ciptaan baru.
1 Ptr 1:23
(23)Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal. 

Pada dasarnya tidak ada seorangpun yang benar. 
Mzm 14:2-3
(2)TUHAN memandang ke bawah dari sorga
kepada anak-anak manusia
untuk melihat, apakah ada yang berakal budi
dan yang mencari Allah.
(3)Mereka semua telah menyeleweng, semuanya telah bejat;
tidak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak.

2 Tim 3:1-9
1)Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. 
(2)Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, 
(3)tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, 
(4)suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah. 
(5)Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu! 
(6)Sebab di antara mereka terdapat orang-orang yang menyelundup ke rumah orang lain dan menjerat perempuan-perempuan lemah yang sarat dengan dosa dan dikuasai oleh berbagai-bagai nafsu, 
(7)yang walaupun selalu ingin diajar, namun tidak pernah dapat mengenal kebenaran. (8)Sama seperti Yanes dan Yambres menentang Musa, demikian juga mereka menentang kebenaran. Akal mereka bobrok dan iman mereka tidak tahan uji. 
(9)Tetapi sudah pasti mereka tidak akan lebih maju, karena seperti dalam hal Yanes dan Yambres, kebodohan merekapun akan nyata bagi semua orang.

Yanes dan Yambres menolak kebenaran, yaitu tukang -tukang sihir.
Kel 7:11,8,9
(11)Kemudian Firaunpun memanggil orang-orang berilmu dan ahli-ahli sihir; dan merekapun, ahli-ahli Mesir itu, membuat yang demikian juga dengan ilmu mantera mereka. 
8)Dan TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun: 
(9)"Apabila Firaun berkata kepada kamu: Tunjukkanlah suatu mujizat, maka haruslah kaukatakan kepada Harun: Ambillah tongkatmu dan lemparkanlah itu di depan Firaun. Maka tongkat itu akan menjadi ular.

Ahli sihir di Mesir juga membuat hal yang sama seperti Musa dan Harun, inilah guru-guru palsu.

Titus 1:15,16
(15)Bagi orang suci semuanya suci; tetapi bagi orang najis dan bagi orang tidak beriman suatupun tidak ada yang suci, karena baik akal maupun suara hati mereka najis.
(16)Mereka mengaku mengenal Allah, tetapi dengan perbuatan mereka, mereka menyangkal Dia. Mereka keji dan durhaka dan tidak sanggup berbuat sesuatu yang baik.

Amos 8:11
(11)"Sesungguhnya, waktu akan datang," demikianlah firman Tuhan ALLAH, "Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan firman TUHAN. 

Apakah waktu itu sudah datang?
Banyak orang Kristen yang masih tertidur rohaninya. 

Pada Tuhan ada Air Kehidupan untuk memuaskan hati kita.
Yoh 4:14
(14)tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal."

Ini adalah percakapan Tuhan Yesus dengan wanita Samaria.
Tadinya hidupnya bergitu rusak, tapi Tuhan menjanjikan Air Hidup yang memuaskan. 

Yesus adalah Roti Hidup. Ia menjadi makanan rohani, yaitu Firman Allah.
Yoh 6: 35
(35)Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi. 

Bila seseorang sudah mengenal Firman Allah, maka akan dipuaskan. Sudah tidak mencari perkara-perkara yang tidak penting. 
Yoh 7:37
(37)Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: "Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum! 

Why 21:6
(6)Firman-Nya lagi kepadaku: "Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan

Tuhan tawarkan kembali.
Why 22:17
(17)Roh dan pengantin perempuan itu berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang mendengarnya, hendaklah ia berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma!

Firman Allah saat ini diberitakan dengan cuma-cuma. Manfaatkan dengan baik, sebelum seperti yang dikatakan Kitab Amos.

Selidiki hati, apakah setiap ibadah kita lapar dan haus? Jangan sampai terjebak oleh rutinitas ibadah. 
Tuhan mau kita seperti tanah yang diberi air oleh Firman Tuhan.

Mzm 143:6
Aku menadahkan tanganku kepada-Mu,
jiwaku haus kepada-Mu seperti tanah yang tandus. Sela

Ada saatnya kita akan menggembara, menjelajah namun tidak menemukan Firman Tuhan. Kita perlu digembalakan dengan baik, supaya mendapat makanan dan minuman yang menyegarkan

Mzm 23:1-6
(1)Mazmur Daud.
TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
(2)Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau,
Ia membimbing aku ke air yang tenang;
(3)Ia menyegarkan jiwaku.
Ia menuntun aku di jalan yang benar
oleh karena nama-Nya.
(4)Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman,
aku tidak takut bahaya,
sebab Engkau besertaku;
gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
(5)Engkau menyediakan hidangan bagiku,
di hadapan lawanku;
Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak;
pialaku penuh melimpah.
(6)Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku,
seumur hidupku;
dan aku akan diam dalam rumah TUHAN
sepanjang masa.

Supaya diberkati Tuhan harus memperhatikan cara menabur. 
2 Kor 9:6-9
(6)Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga. 
(7)Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita. 
(8)Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan. 
(9)Seperti ada tertulis: "Ia membagi-bagikan, Ia memberikan kepada orang miskin, kebenaran-Nya tetap untuk selamanya."

Tuhan menjanjikan ketenangan
Mzm 23:2
(2)Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau,
Ia membimbing aku ke air yang tenang;

Esau suka berburu, Yakub suka tinggal di kemah. 
Kej 25:27
(27)Lalu bertambah besarlah kedua anak itu: Esau menjadi seorang yang pandai berburu, seorang yang suka tinggal di padang, tetapi Yakub adalah seorang yang tenang, yang suka tinggal di kemah.

Beda kebiasaan antara Esau dan Yakub, Yakub tenang, suka bersekutu dengan Tuhan.
Kemah menunjuk Kemah Suci, suka tinggal di rumah Allah. Esau suka tinggal di padang, menunjuk jiwa yang suka mengembara dan kehilangan hak kesulungannya.

Mengembara (Amos 8:12)
Orang yang suka mengembara terlambat mendapat Firman.
Inilah saatnya kita mencari Firman, jangan tunggu kalau sudah terlambat

Ajakan untuk mencari Firman
Yes 2:2-3
(2)Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung tempat rumah TUHAN akan berdiri tegak di hulu gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; segala bangsa akan berduyun-duyun ke sana, 
(3)dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem." 

Kita bersyukur bila saat ini masih dilimpahi Firman. 
Saat ini adalah waktu kita menyimpan dan mempraktekkan Firman. 
Why 1:3
(3)Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.

Ada waktunya FT sudah menjadi praktek dalam hidup kita
Why 22:7
(7)"Sesungguhnya Aku datang segera. Berbahagialah orang yang menuruti perkataan-perkataan nubuat kitab ini!"

Sudah tidak ada lagi orang yang mendengarkan Firman, tapi melakukannya. 

Banyak anak muda rebah lesu. 
Amos 8:13
(13)Pada hari itu akan rebah lesu anak-anak dara yang cantik dan anak-anak teruna karena haus; 

Yang meremehkan FT akan diincar iblis, dan akan rebah dan jauh. Harus menjaga kesucian.
Mzm 119:9
(9)Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih?
Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.

Amos 8:14
(14)mereka yang bersumpah demi Asima, dewi Samaria dan yang berkata: Demi allahmu yang hidup, hai Dan! serta: Demi dewa kekasihmu yang hidup, hai Bersyeba! mereka itu akan rebah dan tidak akan bangkit-bangkit lagi."

Orang Samaria yang seharusnya orang percaya, menyembah Dewi Asima, mereka menduakan Allah. Patung ini milik orang Hamat. 

Saatnya sekarang ini kita lebih lagi memperhatikan FT. Bila ada kehidupan yang jatuh saat ini, masih ada kesempatan untuk dibangkitkan kembali. 
















Ibadah Pendalaman Alkitab. 23 Agustus 2019 Bangun, Bangkitlah dan Angkatlah Tilammu.


Ibadah Pendalaman Alkitab. 23 Agustus 2019
Bangun, Bangkitlah dan Angkatlah Tilammu.
Oleh : Pdm.David H

Yoh 5 :1-9
Penyembuhan pada hari Sabat di kolam Betesda
(1)Sesudah itu ada hari raya orang Yahudi, dan Yesus berangkat ke Yerusalem. 
(2)Di Yerusalem dekat Pintu Gerbang Domba ada sebuah kolam, yang dalam bahasa Ibrani disebut Betesda; ada lima serambinya 
(3)dan di serambi-serambi itu berbaring sejumlah besar orang sakit: orang-orang buta, orang-orang timpang dan orang-orang lumpuh, yang menantikan goncangan air kolam itu. 
(4)*Sebab sewaktu-waktu turun malaikat Tuhan ke kolam itu dan menggoncangkan air itu; barangsiapa yang terdahulu masuk ke dalamnya sesudah goncangan air itu, menjadi sembuh, apapun juga penyakitnya.* 
(5)Di situ ada seorang yang sudah tiga puluh delapan tahun lamanya sakit. 
(6)Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah Ia kepadanya: "Maukah engkau sembuh?" 
(7)Jawab orang sakit itu kepada-Nya: "Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku ke dalam kolam itu apabila airnya mulai goncang, dan sementara aku menuju ke kolam itu, orang lain sudah turun mendahului aku." 
(8)Kata Yesus kepadanya: "Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah." 
(9)Dan pada saat itu juga sembuhlah orang itu lalu ia mengangkat tilamnya dan berjalan. Tetapi hari itu hari Sabat. 

Dalam terang Tabernakel terkena Kolam Pembasuhan. 

Bejana Pembasuhan dibuat dari cermin wanita yang melayani.
Kel 38: 8
(8)Dibuatnyalah bejana pembasuhan dan juga alasnya dari tembaga, dari cermin-cermin para pelayan perempuan yang melayani di depan pintu Kemah Pertemuan.

Bejana pembasuhan untuk basuh tangan dan kaki, supaya tidak mati dalam melayani :
Kel 30: 17-21
(18)"Haruslah engkau membuat bejana dan juga alasnya dari tembaga, untuk pembasuhan, dan kautempatkanlah itu antara Kemah Pertemuan dan mezbah, dan kautaruhlah air ke dalamnya. 
(19)Maka Harun dan anak-anaknya haruslah membasuh tangan dan kaki mereka dengan air dari dalamnya. 
(20)Apabila mereka masuk ke dalam Kemah Pertemuan, haruslah mereka membasuh tangan dan kaki dengan air, supaya mereka jangan mati. Demikian juga apabila mereka datang ke mezbah itu untuk menyelenggarakan kebaktian dan untuk membakar korban api-apian bagi TUHAN, 
(21)haruslah mereka membasuh tangan dan kaki mereka, supaya mereka jangan mati. Itulah yang harus menjadi ketetapan bagi mereka untuk selama-lamanya, bagi dia dan bagi keturunannya turun-temurun." 

Orang lumpuh tidak bisa masuk ke Bait Allah, tidak biss mengalami pembaharuan

Adanya pembaharuan dalam Kristus.
Roma 6:3-4
(3)Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya? (4)Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. 

Orang yang cacat tidak bisa melayani
Imamat 21:17
(17)"Katakanlah kepada Harun, begini: Setiap orang dari antara keturunanmu turun-temurun yang bercacat badannya, janganlah datang mendekat untuk mempersembahkan santapan Allahnya,

Dalam arti rohani, berarti cacat rohani (tidak membasuh kaki dan tangan dalam melayani, yaitu sikap hidup yang tidak berkenan / kudus pada Tuhan)
Ibr 12: 10-13
(10)Sebab mereka mendidik kita dalam waktu yang pendek sesuai dengan apa yang mereka anggap baik, tetapi Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya. 
(11)Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya. 
(12)Sebab itu kuatkanlah tangan yang lemah dan lutut yang goyah; 
(13)dan luruskanlah jalan bagi kakimu, sehingga yang pincang jangan terpelecok, tetapi menjadi sembuh. 

Orang Yebus menggunakan orang cacat untuk memperalat Daud. Mereka menghalangi Daud untuk masuk merebut Yerusalem.
2 Sam 5: 6-8
(6)Lalu raja dengan orang-orangnya pergi ke Yerusalem, menyerang orang Yebus, penduduk negeri itu. Mereka itu berkata kepada Daud: "Engkau tidak sanggup masuk ke mari; orang-orang buta dan orang-orang timpang akan mengenyahkan engkau!" Maksud mereka: Daud tidak sanggup masuk ke mari. 
(7)Tetapi Daud merebut kubu pertahanan Sion, yaitu kota Daud. 
(8)Daud telah berkata pada waktu itu: "Siapa yang hendak memukul kalah orang Yebus, haruslah ia masuk melalui saluran air itu; hati Daud benci kepada orang-orang timpang dan orang-orang buta." Sebab itu orang berkata: "Orang-orang buta dan orang-orang timpang tidak boleh masuk bait."

Orang Yebus juga mempengaruhi suku Benyamin , hampir mereka mengakibatkan suku Benyamin hilang dari suku Israel. 
Hak 1:21
(21)Tetapi orang Yebus, penduduk kota Yerusalem, tidak dihalau oleh bani Benyamin, jadi orang Yebus itu masih diam bersama-sama dengan bani Benyamin di Yerusalem sampai sekarang. 

Hak 19: 1-2, 10,11,12,28-30
(1)Terjadilah pada zaman itu, ketika tidak ada raja di Israel, bahwa di balik pegunungan Efraim ada seorang Lewi tinggal sebagai pendatang. Ia mengambil seorang gundik dari Betlehem-Yehuda. 
(2)Tetapi gundiknya itu berlaku serong terhadap dia dan pergi dari padanya ke rumah ayahnya di Betlehem-Yehuda, lalu tinggal di sana empat bulan lamanya. 
(10)Tetapi orang itu tidak mau tinggal bermalam; ia berkemas, lalu pergi. Demikian sampailah ia di daerah yang berhadapan dengan Yebus itulah Yerusalem ;bersama-sama dengan dia ada sepasang keledai yang berpelana dan gundiknya juga. 
(11)Ketika mereka dekat ke Yebus dan ketika matahari telah sangat rendah, berkatalah bujang itu kepada tuannya: "Marilah kita singgah di kota orang Yebus ini dan bermalam di situ." 
(12)Tetapi tuannya menjawabnya: "Kita tidak akan singgah di kota asing yang bukan kepunyaan orang Israel, tetapi kita akan berjalan terus sampai ke Gibea."
(28)Berkatalah ia kepada perempuan itu: "Bangunlah, marilah kita pergi." Tetapi tidak ada jawabnya. Lalu diangkatnyalah mayat itu ke atas keledai, berkemaslah ia, kemudian pergi ke tempat kediamannya. 
(29)Sesampai di rumah, diambilnyalah pisau, dipegangnyalah mayat gundiknya, dipotong-potongnya menurut tulang-tulangnya menjadi dua belas potongan, lalu dikirimnya ke seluruh daerah orang Israel. 
(30)Dan setiap orang yang melihatnya, berkata: "Hal yang demikian belum pernah terjadi dan belum pernah terlihat, sejak orang Israel berangkat keluar dari tanah Mesir sampai sekarang. Perhatikanlah itu, pertimbangkanlah, lalu berbicaralah!"

Perempuan ini diperkosa sampai mati di Gibea di daerah suku Benyamin. Akhirnya Suku  Benyamin diserang oleh semua suku Israel.

Hak 20: 1,2 10, 21,23, 35, 40
(1)Lalu majulah semua orang Israel; dari Dan sampai Bersyeba dan juga dari tanah Gilead berkumpullah umat itu secara serentak menghadap TUHAN di Mizpa. 
(2)Maka berdirilah para pemuka dari seluruh bangsa itu, dari segala suku orang Israel, memimpin jemaah umat Allah yang jumlahnya empat ratus ribu orang berjalan kaki, yang bersenjatakan pedang.
(10)Kita akan memilih dari seluruh suku Israel sepuluh orang dari tiap-tiap seratus, seratus orang dari tiap-tiap seribu, seribu orang dari tiap-tiap sepuluh ribu, untuk mengambil bekal bagi laskar ini, supaya sesudah mereka datang, dilakukan kepada Gibea-Benyamin setimpal dengan segala perbuatan noda yang telah diperbuat mereka di antara orang Israel."
(21)Juga bani Benyamin maju menyerang dari Gibea dan menggugurkan ke bumi dua puluh dua ribu orang dari antara orang Israel pada hari itu.
(23)Kemudian pergilah orang-orang Israel, lalu menangis di hadapan TUHAN sampai petang, sesudah itu mereka bertanya kepada TUHAN: "Akan pergi pulakah kami berperang melawan bani Benyamin, saudara kami itu?" Jawab TUHAN: "Majulah melawan mereka." 
35)TUHAN membuat suku Benyamin terpukul kalah oleh orang Israel, dan pada hari itu orang-orang Israel memusnahkan dari antara suku Benyamin dua puluh lima ribu seratus orang, semuanya orang-orang yang bersenjatakan pedang. 
(40)Tetapi pada waktu itu mulailah gumpalan asap naik dari kota itu seperti tiang asap. Suku Benyamin menoleh ke belakang dan tampaklah kota itu seluruhnya terbakar, apinya naik ke langit. 

Hampir saja nama Suku Benyamin dihapuskan karena pengaruh orang Yebus,mereka tidak hidup dalam kekudusan.
Hak 21:1-3
(1)Lalu Malaikat TUHAN pergi dari Gilgal ke Bokhim dan berfirman: "Telah Kutuntun kamu keluar dari Mesir dan Kubawa ke negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyangmu, dan Aku telah berfirman: Aku tidak akan membatalkan perjanjian-Ku dengan kamu untuk selama-lamanya, 
(2)tetapi janganlah kamu mengikat perjanjian dengan penduduk negeri ini; mezbah mereka haruslah kamu robohkan. Tetapi kamu tidak mendengarkan firman-Ku. Mengapa kamu perbuat demikian? 
(3)Lagi Aku telah berfirman: Aku tidak akan menghalau orang-orang itu dari depanmu, tetapi mereka akan menjadi musuhmu dan segala allah mereka akan menjadi jerat bagimu." 

Orang yang dimeteraikan dari Bangsa Israel, karena kemurahan Allah, Suku Benyamin masih terhitung.
Why 7:8
(8)dari suku Zebulon dua belas ribu, dari suku Yusuf dua belas ribu, dari suku Benyamin dua belas ribu.

Orang yang mau hidup mentahbiskan diri untuk Tuhan, harus membasmi orang Yebus (pengaruh yang tidak baik)
Yosua 15: 63
(63)Tetapi orang Yebus, penduduk kota Yerusalem, tidak dapat dihalau oleh bani Yehuda. Jadi orang Yebus itu masih tetap diam bersama-sama dengan bani Yehuda di Yerusalem sampai sekarang.

Allah menciptakan segalaNya baik, tapi dosa sudah masuk pada Adam dan Hawa. Segala yang baik berubah menjadi rusak.
Kej 1:31
(31)Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.

Orang lumpuh ( 38 tahun) harus disembuhkan menjelang Yobel ( 50 tahun )

Namun Allah merestorasi segala sesuatu, baru kembali.
Why 21:1-5
(1)Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi. 
(2)Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya. 
(3)Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: "Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka. 
(4)Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu." 
(5)Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!" Dan firman-Nya: "Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar." 

Apakah kita ingin direstorasi?
Yoh 5:8
(8)Kata Yesus kepadanya: "Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah." 
Bangunlah = bangkitlah

Pintu Gerbang Domba pernah dihancurkan pada jaman Nehemia.
Kitab Nehemia berbicara tentang tahbisan imam-imam menjelang Yerusalem baru. 

Apa yang telah hancur dalam kehidupan kita? Bangkitlah, akan terjadi pemulihan asal kita mau ditahbiskan kembali bagi Tuhan

Neh 1:3
(3)Kata mereka kepadaku: "Orang-orang yang masih tinggal di daerah sana, yang terhindar dari penawanan, ada dalam kesukaran besar dan dalam keadaan tercela. Tembok Yerusalem telah terbongkar dan pintu-pintu gerbangnya telah terbakar."

Neh 2:17,18
(17)Berkatalah aku kepada mereka: "Kamu lihat kemalangan yang kita alami, yakni Yerusalem telah menjadi reruntuhan dan pintu-pintu gerbangnya telah terbakar. Mari, kita bangun kembali tembok Yerusalem, supaya kita tidak lagi dicela." 
(18)Ketika kuberitahukan kepada mereka, betapa murahnya tangan Allahku yang melindungi aku dan juga apa yang dikatakan raja kepadaku, berkatalah mereka: "Kami siap untuk membangun!" Dan dengan sekuat tenaga mereka mulai melakukan pekerjaan yang baik itu. 

Pintu -pintu perlu diperbaiki= tahbisan perlu diperbaiki supaya tidak mendapat cela. 

Nehemia 3:1
(1)Maka bersiaplah imam besar Elyasib dan para imam, saudara-saudaranya, lalu membangun kembali pintu gerbang Domba. Mereka mentahbiskannya dan memasang pintu-pintunya. Mereka mentahbiskannya sampai menara Mea, menara Hananeel.

Setelah pintu diperbaiki, semua Imam mentahirkan diri kembali. Tahir dari dosa
Neh 12:30
(30)Para imam dan orang-orang Lewi mentahirkan dirinya, lalu mentahirkan seluruh umat itu, dan kemudian pintu-pintu gerbang dan tembok. 

Dosa apapun serahkan pada Tuhan, supaya kita tidak lumpuh. Jangan sampai pengaruh orang Yebus mempengaruhi pelayanan kita. Pengaruh orang Yebus membuat kita lumpuh, buta dan timpang.

Untuk mencapai Yerusalem baru, segala sesuatu harus baru.

Neh 13:22
(22)Juga kusuruh orang-orang Lewi mentahirkan dirinya dan datang menjaga pintu-pintu gerbang untuk menguduskan hari Sabat. Ya Allahku, ingatlah kepadaku juga karena hal itu dan sayangilah aku menurut kasih setia-Mu yang besar!

Tahbisan imam-imam menyakut tingkah laku dan pernikahan kita. Perbaiki di hadapan Tuhan.
Neh 13:29-30
(29)Ya Allahku, ingatlah bagaimana mereka mencemarkan jabatan imam serta perjanjian mengenai para imam dan orang-orang Lewi. 
(30)Kutahirkan mereka dari segala sesuatu yang asing dan kutetapkan tugas-tugas untuk para imam dan orang-orang Lewi, masing-masing dalam bidang pekerjaannya,

Tiap imam punya tugas dan talenta masing-masing, layani Tuhan sungguh-sungguh. Mari kita perbarui komitmen kita dalam melayani Tuhan, supaya kita termasuk dalam hitungan yang terpilih untuk memasuki Yerusalem Baru.

Mikha 4:6-7
(6)Pada hari itu, demikianlah firman TUHAN, Aku akan mengumpulkan mereka yang pincang, dan akan menghimpunkan mereka yang terpencar-pencar dan mereka yang telah Kucelakakan. 
(7)Mereka yang pincang akan Kujadikan pangkal suatu keturunan, dan yang diusir suatu bangsa yang kuat, dan TUHAN akan menjadi raja atas mereka di gunung Sion, dari sekarang sampai selama-lamanya. 

Tuhan akan memperbarui kembali yang lumpuh dan pincang secara rohani.