Translate

31 Mar 2019

Ibadah Raya 31 Maret 2019. Perbanyakan Roti



Ibadah Raya 31 Maret 2019
Perbanyakan Roti

Matius 14:13-21 (TB)
13 Setelah Yesus mendengar berita itu menyingkirlah Ia dari situ, dan hendak mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi. Tetapi orang banyak mendengarnya dan mengikuti Dia dengan mengambil jalan darat dari kota-kota mereka.
14 Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia menyembuhkan mereka yang sakit.
15 Menjelang malam, murid-murid-Nya datang kepada-Nya dan berkata: "Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam. Suruhlah orang banyak itu pergi supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa."
16 Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan."
17 Jawab mereka: "Yang ada pada kami di sini hanya lima roti dan dua ikan."
18 Yesus berkata: "Bawalah ke mari kepada-Ku."
19 Lalu disuruh-Nya orang banyak itu duduk di rumput. Dan setelah diambil-Nya lima roti dan dua ikan itu, Yesus menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya membagi-bagikannya kepada orang banyak.
20 Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, dua belas bakul penuh.
21 Yang ikut makan kira-kira lima ribu laki-laki, tidak termasuk perempuan dan anak-anak.

Dalam terang Tabernakel pasal 14-16 kitab Matius terkena Meja Roti Sajian (MRS), berbicara tentang persekutuan kita dengan FT. Manusia tidak bisa hidup dari roti saja, tapi  dari Firman Tuhan. Seperti yang dikatakan Yesus waktu Ia dicobai di padang gurun.

Matius 4:4 (TB)  Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."

Tuhan tidak mau mengubah batu jadi roti, karena itu bukan perintah Bapa. Yesus hanya melakukan kehendak Bapa.

Kalau kita bersekutu dengan Allah terus menerus, maka sifat- sifat ilahi Allah akan ada pada diri kita.  Perubahan yang baik dari seseorang bisa dialami bila ia sungguh-sungguh mendengarkan FT.

Perbanyakan roti dan ikan artinya Tuhan mampu memenuhi kebutuhan kita. Kita tidak perlu khawatir.

Matius 6:33 (TB)  Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Di masa tuapun Daud berdoa:
Mazmur 71:9 (TB)  Janganlah membuang aku pada masa tuaku, janganlah meninggalkan aku apabila kekuatanku habis.

Hati Tuhan itu penuh belas kasihan, beda dengan manusia. Terkadang manusia ada kasih tapi tidak bisa menolong

Yesus sempat menguji muridnya, yaitu dari reaksi Filipus dan Andreas.
Yohanes 6:5- 9(TB)
5 Ketika Yesus memandang sekeliling-Nya dan melihat, bahwa orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya, berkatalah Ia kepada Filipus: "Di manakah kita akan membeli roti, supaya mereka ini dapat makan?"
6  Hal itu dikatakan-Nya untuk mencobai dia, sebab Ia sendiri tahu, apa yang hendak dilakukan-Nya.
7 Jawab Filipus kepada-Nya: "Roti seharga dua ratus dinar tidak akan cukup untuk mereka ini, sekalipun masing-masing mendapat sepotong kecil saja."
8 Seorang dari murid-murid-Nya, yaitu Andreas, saudara Simon Petrus, berkata kepada-Nya:
9 "Di sini ada seorang anak, yang mempunyai lima roti jelai dan dua ikan; tetapi apakah artinya itu untuk orang sebanyak ini?"

Markus 6:34 (TB)  Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka.

Tuhan membuat suatu keajaiban dari kemustahilan, seperti yang Andreas bilang, " Apa artinya 5 roti dan 2 ikan..."

Jaman Elisha juga pernah ada keajaiban. Elisha bertanya pada janda,  apa yang dipunyai terlebih dahulu. Cerita ini memiliki kesamaan dengan perbanyakan roti, yaitu ada sesuatu dahulu yang dipunyai walaupun kecil. Dalam kasus Elisha, janda ini memiliki sedikit minyak dalam buli-buli .

Tuhan juga ingin kita mempunyai sesuatu.  Roti adalah FT. Walaupun roti kecil atau sedikit,tapi Tuhan bisa membuat mujizat.

Kita punya apa untuk mendapat keajaiban? Iman

FT yang menghasilkan iman. Dan iman itu kecl,tapi mampu memindahkan gunung.

Roma 10:17 (TB)  Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

5000 orang lebih yang menerima mujizat roti adalah seperti orang yang kelaparan dan membutuhkan penggembalaan.

Markus 6:3-365(TB)
35 Pada waktu hari sudah mulai malam, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya dan berkata: "Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam.
36 Suruhlah mereka pergi, supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa dan di kampung-kampung di sekitar ini.

Tindakan dari murid-murid ini tidak ada rasa tanggung jawab, mereka menyuruh orang-orang pulang. Beda dengan pikiran Tuhan. Tuhan melihat kerinduan !

Matius 14:13b (TB) ....... Tetapi orang banyak mendengarnya dan mengikuti Dia dengan mengambil jalan darat dari kota-kota mereka.

Tuhan berjanji memberi kelegaan bagi mereka yang membutuhkan. Tuhan lihat semua beban dan sakit kita.

Matius 11:28 (TB)  Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

Cara berpikir kita harus sama seperti Tuhan, kita harus memiliki iman...jangan sampai berkata " Itu mustahil!"

HATI TUHAN PENUH BELAS KASIHAN.

Roti berpindah tangan.
Matius 14:18 (TB)  Yesus berkata: "Bawalah ke mari kepada-Ku."

Kalau di tangan kita barang itu tidak ada artinya, begitu berpindah tangan terjadi mujizat. Kadang Tuhan ingin sesuatu dari kita yang dipakai untuk orang banyak, seperti contohnya Talenta. Mungkinkah talenta kita terpendam? Seperti perumpamaan talenta, ada yang talentanya berkembang , ada yang tetap dan tidak berkembang.

Yohanes 6:9 (TB)  "Di sini ada seorang anak, yang mempunyai lima roti jelai dan dua ikan; tetapi apakah artinya itu untuk orang sebanyak ini?"

Jangan kecilkan kuasa Tuhan!
Lukas 1:37 (TB)  Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil."

Jika ingin melihat mujizat, kita bawa kepada Tuhan, berpindah tangan pada Tuhan
"BAWALAH KEPADAKU BEBAN ITU..."

Mazmur 37:5 (TB)  Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;

Setelah itu Yesus menyuruh orang banyak untuk duduk di rumput. Dan orang-orang tersebut taat. Maksudnya agar mereka tertib, dimana itu adalah sifat Allah. Tuhan akan membuat mujizat bila mereka tertib.

Yesaya 30:15 (TB)  Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: "Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu." Tetapi kamu enggan,

TINGGAL DIAM DAN TENANG.

Kemudian Tuhan menengadah ke langit, Langit adalah tahtaNya Allah, dan Ia adalah sumber berkat.

Mazmur 36:10 Sebab pada-Mu ada sumber hayat, di dalam terang-Mu kami melihat terang.

Murid- murid lalu membagikan roti dan ikan kepada orang-orang, artinya mereka menjadi penyalur berkat. Bila ingin diberkati jadilah saluran berkat.

Sekarang di tangan murid-murid ada roti dan ikan yang dibagikan. Jadi ucapan Yesus tergenapi bahwa murid-muridNya harus memberi makan.

Roti yang dibagikan menunjuk FT yang dibagikan. Kita juga bisa membagikan FT. Hamba Tuhan dipakai Tuhan sebagai saluran berkat dalam membagikan FT.

Yohanes 6:12 (TB)  Dan setelah mereka kenyang Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Kumpulkanlah potongan-potongan yang lebih supaya tidak ada yang terbuang."

Tuhan tidak ingin ada FT yang terbuang.
Ada kejadian setelah perbanyakan roti

Matius 14:22-32 (TB)
22 Sesudah itu Yesus segera memerintahkan murid-murid-Nya naik ke perahu dan mendahului-Nya ke seberang, sementara itu Ia menyuruh orang banyak pulang.
23 Dan setelah orang banyak itu disuruh-Nya pulang, Yesus naik ke atas bukit untuk berdoa seorang diri. Ketika hari sudah malam, Ia sendirian di situ.
24 Perahu murid-murid-Nya sudah beberapa mil jauhnya dari pantai dan diombang-ambingkan gelombang, karena angin sakal.
25 Kira-kira jam tiga malam datanglah Yesus kepada mereka berjalan di atas air.
26 Ketika murid-murid-Nya melihat Dia berjalan di atas air, mereka terkejut dan berseru: "Itu hantu!", lalu berteriak-teriak karena takut.
27 Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!"
28 Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: "Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air."
29 Kata Yesus: "Datanglah!" Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus.
30Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!"
31Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?"
32 Lalu mereka naik ke perahu dan angin pun redalah.

Cerita ini ada kaitannya dengan perbanyakan  roti  .Roti dimakan sampai kenyang, yaitu  untuk membekali mereka dikala pencobaan. Pencobaan datang tiba-tiba. Suatu saat kita akan diuji dan biar FT yang ada pada kita yang akan menghadapi pencobaan.

Apakah kita sudah menyimpan Firman?
2 Korintus 4:7-11 (TB)
7 Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami.
8 Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa;
9 kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa.
10 Kami senantiasa membawa kematian Yesus di dalam tubuh kami, supaya kehidupan Yesus juga menjadi nyata di dalam tubuh kami.
11 Sebab kami, yang masih hidup ini, terus-menerus diserahkan kepada maut karena Yesus, supaya juga hidup Yesus menjadi nyata di dalam tubuh kami yang fana ini.

Harta = Firman Tuhan
Bejana Tanah Liat= hati manusia

Matius 14:25 (TB)  Kira-kira jam tiga malam datanglah Yesus kepada mereka berjalan di atas air.

Kuasa Yesus sanggup mengatasi segala keadaan. Yesus sanggup menolong kita yang terombang-ambing di tengah gelombang masalah.

Matius 14:26 (TB)  Ketika murid-murid-Nya melihat Dia berjalan di atas air, mereka terkejut dan berseru: "Itu hantu!", lalu berteriak-teriak karena takut.

Seberapa sering kita dihantui masalah?
Petrus bisa berjalan diatas air, tapi hanya sebentar, karena Petrus takut dan bimbang
Matius 14:28-31 (TB)
28 Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: "Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air."
29 Kata Yesus: "Datanglah!" Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus.
30 Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!"
31 Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?"

Hati yang bimbang sama seperti gelombang laut.
Yakobus 1:6-8 (TB)
6 Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.
7 Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan.
8 Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.

Saat kita hadapi pencobaan, jangan bimbang! Tetap memandang Yesus yang mampu mengatasi segala pencobaan.

Ibadah Pendalaman Alkitab 29 Maret 2019. KAUM YANG PERNAH KU TUNTUN KELUAR DARI TANAH MESIR.


Ibadah Pendalaman Alkitab 29 Maret 2019.
KAUM YANG PERNAH KU TUNTUN KELUAR DARI TANAH MESIR.
Amos 3:1-8
3:1 Dengarlah firman ini, yang diucapkan TUHAN tentang kamu, hai orang Israel, tentang segenap kaum yang telah Kutuntun keluar dari tanah Mesir, bunyinya:
3:2 "Hanya kamu yang Kukenal dari segala kaum di muka bumi, sebab itu Aku akan menghukum kamu karena segala kesalahanmu.
3:3 Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji?
3:4 Mengaumkah seekor singa di hutan, apabila tidak mendapat mangsa? Bersuarakah singa muda dari sarangnya, jika belum menangkap apa-apa?
3:5 Jatuhkah seekor burung ke dalam perangkap di tanah, apabila tidak ada jerat terhadapnya? Membingkaskah perangkap dari tanah, jika tidak ditangkapnya sesuatu?
3:6 Adakah sangkakala ditiup di suatu kota, dan orang-orang tidak gemetar? Adakah terjadi malapetaka di suatu kota, dan TUHAN tidak melakukannya?
3:7 Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi.
3:8 Singa telah mengaum, siapakah yang tidak takut? Tuhan ALLAH telah berfirman, siapakah yang tidak bernubuat?"
Bagaimana cara Allah menuntun kaum Israel ini keluar dari tanah Mesir, dari tanah perbudakan?
Kel 13:14 Dengan kekuatan tanganNya.
13:14 Dan apabila anakmu akan bertanya kepadamu di kemudian hari: Apakah artinya itu? maka haruslah engkau berkata kepadanya: Dengan kekuatan tangan-Nya TUHAN telah membawa kita keluar dari Mesir, dari rumah perbudakan.

Kel 12:24-27 Korban Paskah (menyelamatkan rumah-rumah orang Israel yang ada tanda darah.
12:24 Kamu harus memegang ini sebagai ketetapan sampai selama-lamanya bagimu dan bagi anak-anakmu.
12:25 Dan apabila kamu tiba di negeri yang akan diberikan TUHAN kepadamu, seperti yang difirmankan-Nya, maka kamu harus pelihara ibadah ini.
12:26 Dan apabila anak-anakmu berkata kepadamu: Apakah artinya ibadahmu ini?
12:27 maka haruslah kamu berkata: Itulah korban Paskah bagi TUHAN yang melewati rumah-rumah orang Israel di Mesir, ketika Ia menulahi orang Mesir, tetapi menyelamatkan rumah-rumah kita." Lalu berlututlah bangsa itu dan sujud menyembah.

Ul 16:1-3 Seumur hidupmu engkau ingat akan hari engkau keluar dari tanah Mesir.

Untuk membawa bangsa Israel keluar dari tanah Mesir, maka Allah telah mengorbankan Domba Paskah (korbannya Kristus).
Itu sebabnya bangsa Israel disebut bangsa pilihan Allah. Secara rohani kehidupan yang sudah ditebus oleh darah Yesus juga merupakan bangsa pilihan Allah.

1 Pet  2:9-10
2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:
2:10 kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.

Hanya kamu yang Ku kenal dari segala bangsa dimuka bumi.

Kata Ibrani untuk “mengenal” adalah suatu istilah yang penting.
Pertama-tama harus ditekankan bahwa “mengenal” adalah atas dasar pengalaman dan saling berhubungan, atau “memasuki” hubungan hidup dengan seseorang.

Selanjutnya kata itu juga dapat diterjemahkan dengan “mengindahkan”, “menghiraukan” nasib seseorang. Misalnya Hos 13:5
13:5 Akulah yang mengenal engkau di padang gurun, di tanah yang gersang.

Apabila Allah “mengenal” seseorang dengan cara demikian, maka hal itu berarti suatu “pemilihan” yang mengandung suatu tujuan yang tertentu, suatu perintah dan suatu tugas.

Kej 18:19
18:19 Sebab Aku telah memilih dia, supaya diperintahkannya kepada anak-anaknya dan kepada keturunannya supaya tetap hidup menurut jalan yang ditunjukkan TUHAN, dengan melakukan kebenaran dan keadilan, dan supaya TUHAN memenuhi kepada Abraham apa yang dijanjikan-Nya kepadanya."

Allah memilih Abraham dengan suatu maksud.
Allah mengenal dan Allah memilih untuk membawa mereka keluar dari negeri perbudakan, agar mereka hidup sebagai bangsa yang dikuduskan, diasingkan untuk mengabdi kepadaNYa, yaitu untuk memuliakan Dia dengan hidup menurut pengajaranNya.

Selanjutnya dalam Amos 3:3 Tuhan berfirman:
3:3 Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji?

Ini merupakan kelanjutan dari suatu hubungan.
Kalau kita bisa hidup sesuai dengan kehendaknya Tuhan, maka kita bisa berjalan bersama Dia.
Apa keuntungannya kalau kita berjalan sertaNya?
Berada ditengah-tengah api (pencobaan) tapi tak merasakan panas.

Dan 3:24-27
3:24 Kemudian terkejutlah raja Nebukadnezar lalu bangun dengan segera; berkatalah ia kepada para menterinya: "Bukankah tiga orang yang telah kita campakkan dengan terikat ke dalam api itu?" Jawab mereka kepada raja: "Benar, ya raja!"
3:25 Katanya: "Tetapi ada empat orang kulihat berjalan-jalan dengan bebas di tengah-tengah api itu; mereka tidak terluka, dan yang keempat itu rupanya seperti anak dewa!"
3:26 Lalu Nebukadnezar mendekati pintu perapian yang bernyala-nyala itu; berkatalah ia: "Sadrakh, Mesakh dan Abednego, hamba-hamba Allah yang maha tinggi, keluarlah dan datanglah ke mari!" Lalu keluarlah Sadrakh, Mesakh dan Abednego dari api itu.
3:27 Dan para wakil raja, para penguasa, para bupati dan para menteri raja datang berkumpul; mereka melihat, bahwa tubuh orang-orang ini tidak mempan oleh api itu, bahwa rambut di kepala mereka tidak hangus, jubah mereka tidak berubah apa-apa, bahkan bau kebakaran pun tidak ada pada mereka.

Menyebrang melalui air aku akan menyertai engkau. Yes 43:1-2
43:1 Tetapi sekarang, beginilah firman TUHAN yang menciptakan engkau, hai Yakub, yang membentuk engkau, hai Israel: "Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku.
43:2 Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan; apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau.

Nyala api tidak membakar engkau.
Yes 40:29-31
40:29 Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.
40:30 Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung,
40:31 tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.
Berlari tidak menjadi lesu dan berjalan tidak menjadi lelah.

Yes 45:2
45:2 Aku sendiri hendak berjalan di depanmu dan hendak meratakan gunung-gunung, hendak memecahkan pintu-pintu tembaga dan hendak mematahkan palang-palang besi.

Amos 3:4-6
3:4 Mengaumkah seekor singa di hutan, apabila tidak mendapat mangsa? Bersuarakah singa muda dari sarangnya, jika belum menangkap apa-apa?
3:5 Jatuhkah seekor burung ke dalam perangkap di tanah, apabila tidak ada jerat terhadapnya? Membingkaskah perangkap dari tanah, jika tidak ditangkapnya sesuatu?
3:6 Adakah sangkakala ditiup di suatu kota, dan orang-orang tidak gemetar? Adakah terjadi malapetaka di suatu kota, dan TUHAN tidak melakukannya?

Singa mengaum = menakut-nakuti mangsanya. “mendapat mangsa” itu lebih tepat diterjemahkan “berhadapan dengan mangsanya”.
Burung yang jatuh kedalam perangkap karena ada jerat yang menjeratnya.
Sangkakala ditiup orang-orang gemetar.
Pada bagian ke 3 ini tidak lagi mengenai dunia binatang (singa – burung), tetapi mengenai dunia manusia.

Ketiga-tiganya ini merupakan suatu peringatan.
Peringatan itu bertambah keras!
Hos 11:10
11:10 Mereka akan mengikuti TUHAN, Ia akan mengaum seperti singa. Sungguh, Ia akan mengaum, maka anak-anak akan datang dengan gemetar dari barat,

Burung yang jatuh kedalam perangkap, bertambah sulit, sebab sudah jatuh kedalam perangkap. Ams 7:22-23
7:22 Maka tiba-tiba orang muda itu mengikuti dia seperti lembu yang dibawa ke pejagalan, dan seperti orang bodoh yang terbelenggu untuk dihukum,
7:23 sampai anak panah menembus hatinya; seperti burung dengan cepat menuju perangkap, dengan tidak sadar, bahwa hidupnya terancam.

Ams 22:5
22:5 Duri dan perangkap ada di jalan orang yang serong hatinya; siapa ingin memelihara diri menjauhi orang itu.

Sangkakala ditiup orang-orang gemetar.
Ini yang dimaksud adalah sangkakala Allah.
Pada saat sangkakala ditiup, orang dan sekitar tempat itu gemetar.

Kel 19:16 Peristiwa digunung Sinai.
19:16 Dan terjadilah pada hari ketiga, pada waktu terbit fajar, ada guruh dan kilat dan awan padat di atas gunung dan bunyi sangkakala yang sangat keras, sehingga gemetarlah seluruh bangsa yang ada di perkemahan.

Zef 1:14-16 Hari peniupan sangkakala.
1:14 Sudah dekat hari TUHAN yang hebat itu, sudah dekat dan datang dengan cepat sekali! Dengar, hari TUHAN pahit, pahlawan pun akan menangis.
1:15 Hari kegemasan hari itu, hari kesusahan dan kesulitan, hari kemusnahan dan pemusnahan, hari kegelapan dan kesuraman, hari berawan dan kelam,
1:16 hari peniupan sangkakala dan pekik tempur terhadap kota-kota yang berkubu dan terhadap menara penjuru yang tinggi.

1 Tes 4:16 Sangkala ketika Tuhan datang.
4:16 Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit;

Amos 3:7-8 Tuhan berbuat sesuatu setelah Ia memberi peringatan!
3:7 Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi.
3:8 Singa telah mengaum, siapakah yang tidak takut? Tuhan ALLAH telah berfirman, siapakah yang tidak bernubuat?"


24 Mar 2019

Ibadah Raya 24 Maret 2019. Mat 13



Ibadah Raya 24 Maret 2019.

Mat 13:
Fs 13 ini terkena Pelita Mas.
Dalam fs 13 ini kita akan menemukan 7 perumpamaan.
Pertama: Perumpamaan Penabur Mat 13:1-23.
Kedua    : Perumpamaan Lalang dan Gandum Mat 13: 24-30.
Ketiga     : Perumpamaan Biji sesawi Mat 13:31-32.
Keempat: Perumpamaan Ragi Mat 13:33-35.
Kelima    : Perumpamaan Harta terpendam.
Keenam  : Perumpamaan Mutiara yang berharga.
Ketujuh   : Perumpamaan Pukat.

Tujuh perumpamaan ini seperti Pelita Mas yang memiliki 7 sorot lampu.
Dan perumpamaan Penabur ini bagaikan lampu yang ditengah.
Lampu yang ditengah ini bagaikan pokok, seperti pohon itu ada pokoknya atau batangnya, dan kemudian cabang-cabangnya.

Benih yang ditabur oleh pokok itu adalah benih firman Allah yang dibutuhkan oleh cabang-cabang ini, agar tetap hidup.
Gereja Tuhan hanya bisa hidup jika didalamnya ada benih-benih firman Allah yang ditaburkan, sama seperti firman Allah yang mengatakan:

Mat 4:4
4:4 Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."
Ada 4 sasaran dimana benih ini ditabur.
Pertama: Jatuh ditepi jalan.
Ini adalah hati yang mengembara. Hati yang seperti ini selalu saja ribut, sehingga disaat-saat ditaburi firman Allah ia tidak bisa mengerti akan firman Allah itu.
Inilah hati yang digambarkan ditepi jalan.

Kedua : Jatuh ditanah yang berbatu.
Seperti sifat batu itu keras, begitulah hati dari anak-anak Tuhan yang keras, tidak mau lahir baru.
Hati yang seperti ini bila terkena pencobaan sedikit, tidak bisa tahan. Gampang undur kalau terkena pencobaan sedikit.
Benih itu bisa tumbuh tapi karena tanahnya hanya sedikit, kemudian ia layu.

Ketiga : Jatuh ditempat berduri.
Seperti duri itu menghimpit / menjepit atau mendorong benih itu sehingga mati. Kalau anak Tuhan itu hatinya masih ada kesenangan-kesenangan dunia, maka itulah duri yang menghimpit tadi, sehingga benih itu kemudian mati.
Kesenangan-kesenangan dunia bisa menjadikan rohani kita menjadi lemah.

Keempat: Jatuh ditanah yang baik.
Ini menunjuk orang Kristen yang bisa mengerti friman Allah kemudian ia simpan firman Allah itu kedalam hatinya, kemudian ia berbuah-buah 30 - 60 – 100 kami lipat ganda. Buahnya meningkat = berbuah banyak, ini memang dikehendaki oleh Tuhan.

Yoh 15:8
15:8 Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku."
Kita harus menjadi kehidupan yang bisa mengerti firman Tuhan agar kita bisa berbuah-buah dan sanggup menghadapi kepalsuan-kepalsuan yang akan mencoba menjatuhkan anak-anak Tuhan, seperti dalam perumpamaan selanjutnya.  

Perumpamaan lalang diantara gandum: Mat 13: 24-30, 36-43.
13:24 Yesus membentangkan suatu perumpamaan lain lagi kepada mereka, kata-Nya: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama orang yang menaburkan benih yang baik di ladangnya.
13:25 Tetapi pada waktu semua orang tidur, datanglah musuhnya menaburkan benih lalang di antara gandum itu, lalu pergi.
13:26 Ketika gandum itu tumbuh dan mulai berbulir, nampak jugalah lalang itu.
13:27 Maka datanglah hamba-hamba tuan ladang itu kepadanya dan berkata: Tuan, bukankah benih baik, yang tuan taburkan di ladang tuan? Dari manakah lalang itu?
13:28 Jawab tuan itu: Seorang musuh yang melakukannya. Lalu berkatalah hamba-hamba itu kepadanya: Jadi maukah tuan supaya kami pergi mencabut lalang itu?
13:29 Tetapi ia berkata: Jangan, sebab mungkin gandum itu ikut tercabut pada waktu kamu mencabut lalang itu.
13:30 Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai. Pada waktu itu aku akan berkata kepada para penuai: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbungku."
13:36 Maka Yesus pun meninggalkan orang banyak itu, lalu pulang. Murid-murid-Nya datang dan berkata kepada-Nya: "Jelaskanlah kepada kami perumpamaan tentang lalang di ladang itu."
13:37 Ia menjawab, kata-Nya: "Orang yang menaburkan benih baik ialah Anak Manusia;
13:38 ladang ialah dunia. Benih yang baik itu anak-anak Kerajaan dan lalang anak-anak si jahat.
13:39 Musuh yang menaburkan benih lalang ialah Iblis. Waktu menuai ialah akhir zaman dan para penuai itu malaikat.
13:40 Maka seperti lalang itu dikumpulkan dan dibakar dalam api, demikian juga pada akhir zaman.
13:41 Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan dari dalam Kerajaan-Nya.
13:42 Semuanya akan dicampakkan ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.
13:43 Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam Kerajaan Bapa mereka. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!"

Kalau dilihat sepintas lalu, tanaman lalang ini mirip dengan gandum.
Apa yang membedakan dua tanaman ini?
Yang satu berbuah dan yang satu tidak.
Benih itu bicara tentang anak Kerajaan, sedangkan lalang adalah anak-anak si jahat, dan ladang itu adalah dunia ini. (ayat 38)
Anak-anak kerajaan ini menunjuk anak-anak Allah, yang kejadiannya lewat tanda dilahirkan baru.

1 Yoh 3:9-10
3:9 Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah.
3:10 Inilah tandanya anak-anak Allah dan anak-anak Iblis: setiap orang yang tidak berbuat kebenaran, tidak berasal dari Allah, demikian juga barangsiapa yang tidak mengasihi saudaranya.

Anak-anak si jahat = anak-anak Iblis.
Kita disebut anak-anak Allah, sebab kita telah dilahirkan kembali lewat benih ilahi.

1 Pet 1:23
1:23 Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal.

itu sebabnya mari kita perhatikan penaburan firman Allah dengan baik, sebab didalamnya ada kuasa untuk menjadikan kita menjadikan ciptaan baru.
Tandanya hidup itu berbuah-buah adalah menjadi ciptaan baru.
Didalam Kristus Yesus kita telah menjadi ciptaan baru.

2 Kor 5:17
5:17 Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.

Kehidupan yang berbuah-buah itu juga dapat mengantisipasi pekerjaan Iblis selanjutnya.
Mat 13:31-32 Perumpamaan biji sesawi.
Biji sesawi itu kecil, bahkan paling kecil jika dibandingkan dengan segala benih. Begitupun dimata dunia, firman Allah itu seperti tidak ada artinya, tapi jika benih itu tumbuh akan menjadi gereja yang besar. Tapi kalau sudah menjadi besar harus memwaspadai burung-burung yang suka bersarang dipohon itu.

Burung-burung itu bukan hanya membuang kotorannya, kemudian menjadi sebab tumbuhnya benalu-benalu yang merugikan tanaman pohon itu.
Dipohon itu burung ini juga bersarang dan berkembang biak (menetaskan telur-telurnya). Jadi ini yang harus diwaspadai oleh gereja yang lagi berkembang, yaitu ulah dari Iblis yang mengunakan tempat itu untuk bersarang. Sekali lagi kita harus tetap mewaspadai usaha Iblis untuk menyelundup dalam gereja Tuhan.

Yudas 4
1:4 Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus.

Kita harus mewaspadai penelusupan ini!
Mereka adalah orang-orang fasik = (jahat) yang  menyalahgunakan karunia Allah untuk melampiaskan hawa nafsu mereka.
Selain penelusupan dari luar, kita juga diajar untuk mewaspadai adanya ragi.

Mat 13:33-35
13:33 Dan Ia menceriterakan perumpamaan ini juga kepada mereka: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya."
13:34 Semuanya itu disampaikan Yesus kepada orang banyak dalam perumpamaan, dan tanpa perumpamaan suatu pun tidak disampaikan-Nya kepada mereka,
13:35 supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi: "Aku mau membuka mulut-Ku mengatakan perumpamaan, Aku mau mengucapkan hal yang tersembunyi sejak dunia dijadikan."

Ragi yang diadukan dalam tepung terigu tiga sukat ini bicara mengenai pengajaran palsu yang diselundupkan oleh Iblis dalam gereja Tuhan.
Pada kita ada tepung terigu 3 sukat : ini menunjuk pengajaran Allah Tri Tunggal yang kebenarannya disangkal oleh Antikrist.

1 Yoh 5:6-12
5:6 Inilah Dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Yesus Kristus, bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh adalah kebenaran.
5:7 Sebab ada tiga yang memberi kesaksian [di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu.
5:8 Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi]: Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.
5:9 Kita menerima kesaksian manusia, tetapi kesaksian Allah lebih kuat. Sebab demikianlah kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya.
5:10 Barangsiapa percaya kepada Anak Allah, ia mempunyai kesaksian itu di dalam dirinya; barangsiapa tidak percaya kepada Allah, ia membuat Dia menjadi pendusta, karena ia tidak percaya akan kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya.
5:11 Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya.
5:12 Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup.

Perempuan yang mengaduk tepung 3 sukat yang dicampur dengan ragi ini, menujuk gereja Tuhan yang sembarangan menerima pengajaran lain.
Pada kita hanya ada satu pengajaran / satu Injil, tidak ada Injil (pengajaran lain).

Gal 1:6-9
1:6 Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain,
1:7 yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus.
1:8 Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.
1:9 Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia.

Injil yang dibertakan oleh rasul Paulus ini bukan Injil manusia, sebab rasul Paulus menerima wahyu itu dari Yesus Kristus.

Gal 1:11-12
1:11 Sebab aku menegaskan kepadamu, saudara-saudaraku, bahwa Injil yang kuberitakan itu bukanlah injil manusia.
1:12 Karena aku bukan menerimanya dari manusia, dan bukan manusia yang mengajarkannya kepadaku, tetapi aku menerimanya oleh penyataan Yesus Kristus.
Kerajaan Sorga diumpamakan seperti Harta Yang Terpendam:

Mat 13:44
13:44 "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.

Pada waktu orang ini menemukan harta, ia tidak langsung mengambilnya, tapi ia pergi untuk menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.
Ladang dimana harta itu terpendam menunjuk pada dunia ini.
Dan harta itu adalah bangsa Israel merupakan harta yang terpendam, Israel juga disebut biji mata Allah.

Mat 15:24
15:24 Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel."

Ul 32:9-10
32:9 Tetapi bagian TUHAN ialah umat-Nya, Yakub ialah milik yang ditetapkan bagi-Nya.
32:10 Didapati-Nya dia di suatu negeri, di padang gurun, di tengah-tengah ketandusan dan auman padang belantara. Dikelilingi-Nya dia dan diawasi-Nya, dijaga-Nya sebagai biji mata-Nya.

Maz 17:8
17:8 Peliharalah aku seperti biji mata, sembunyikanlah aku dalam naungan sayap-Mu

Orang yang membeli ladang itu adalah Tuhan Yesus, Ia rela tinggalkan kemulyaanNya untuk turun kedunia ini menyelamatkan umat manusia.
Jadi dimata Tuhan kehidupan kita ini seperti mutiara yang indah, Tuhan mencari mutiara itu, setelah diketemukan mutiara yang sangat berharga itu, Iapun pergi menjual seluruh miliknya, lalu membeli mutiara itu.

Mat 13:45-46
13:45 Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah.
13:46 Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, ia pun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu."

Mutiara itu asalnya dari dalam kerang, yang semula hanya kotoran belaka, kemudian kotoran itu disalut dengan sejenis cairan, yang kemudian betambah lama bertambah keras, akhirnya kita kenal sebagai mutiara yang mahal.

Kita ini yang berasal dari bangsa kafir, seperti kotoran dalam kerang. Tetapi oleh kuasa firman Allah yang terus menerus menyucikan kita, maka kita menjadi seperti mutiara yang mahal.
Apa yang Tuhan Yesus pernah perbuat? Ia sudah menjual milikNya yang paling berharga untuk memiliki bangsa kafir.

Apa yang Ia sudah jual? KemuliaanNya.

Pil 2:5-8
2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

Yang terakhir Tuhan mengemukakan perumpamaan PUKAT.
Mat 13:47-52
13:47 "Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama pukat yang dilabuhkan di laut, lalu mengumpulkan berbagai-bagai jenis ikan.
13:48 Setelah penuh, pukat itu pun diseret orang ke pantai, lalu duduklah mereka dan mengumpulkan ikan yang baik ke dalam pasu dan ikan yang tidak baik mereka buang.
13:49 Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar,
13:50 lalu mencampakkan orang jahat ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.
13:51 Mengertikah kamu semuanya itu?" Mereka menjawab: "Ya, kami mengerti."
13:52 Maka berkatalah Yesus kepada mereka: "Karena itu setiap ahli Taurat yang menerima pelajaran dari hal Kerajaan Sorga itu seumpama tuan rumah yang mengeluarkan harta yang baru dan yang lama dari perbendaharaannya."

Ada dua jenis ikan yang tertangkap, ikan yang baik ditaruh di pasu dan ikan yang tidak baik mereka buang. Ikan yang tidak baik ini adalah ikan yang beracun yang tidak bisa dimakan. Ini berarti tidak berguna, itu sebabnya kemudian dibuang ke laut kembali.
Hidup kita digambarkan seperti ikan yang tertangkap jala. Oleh berita Injil jiwa-jiwa itu diselamatkan.

Penangkapan ikan itu membayangkan panggilan Tuhan untuk diselamatkan, tapi sampai didarat terjadi pemilihan.
Ikan beracun diambil dan dikembalikan ke laut.
Pada akhir zaman ini akan terjadi pemisahan dengan lalang begitu juga dengan ikan.
Ikan yang beracun ini menunjuk racun dosa. Adakah kita sudah dibebaskan sama sekali dari racun dosa. Biar kita mau periksa hati sekarang ini, adakah masih tersisa racun dosa itu dalam kehidupan kita.

Relakan racun itu dibuang, daripada  kita harus terbuang bersama racun itu.
Tuhan itu membenci dosa, tapi Ia mengasihi orang berdosa.

Dikayu salib Ia sudah menyerap segala dosa-dosa kita.

Gal 3:13
3:13 Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"