Translate

26 Okt 2014

Ibadah Raya. 26 Oktober 2014. Kitab Yang Termeterai



KITAB YANG TERMETERAI.
WHY 5:1-14.
1  Maka aku melihat di tangan kanan Dia yang duduk di atas takhta itu, sebuah gulungan kitab, yang ditulisi sebelah dalam dan sebelah luarnya dan dimeterai dengan tujuh meterai.
2  Dan aku melihat seorang malaikat yang gagah, yang berseru dengan suara nyaring, katanya: "Siapakah yang layak membuka gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya?"
3  Tetapi tidak ada seorangpun yang di sorga atau yang di bumi atau yang di bawah bumi, yang dapat membuka gulungan kitab itu atau yang dapat melihat sebelah dalamnya.
4  Maka menangislah aku dengan amat sedihnya, karena tidak ada seorangpun yang dianggap layak untuk membuka gulungan kitab itu ataupun melihat sebelah dalamnya.
5  Lalu berkatalah seorang dari tua-tua itu kepadaku: "Jangan engkau menangis! Sesungguhnya, singa dari suku Yehuda, yaitu tunas Daud, telah menang, sehingga Ia dapat membuka gulungan kitab itu dan membuka ketujuh meterainya."
6 ¶  Maka aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk itu dan di tengah-tengah tua-tua itu berdiri seekor Anak Domba seperti telah disembelih, bertanduk tujuh dan bermata tujuh: itulah ketujuh Roh Allah yang diutus ke seluruh bumi.
7  Lalu datanglah Anak Domba itu dan menerima gulungan kitab itu dari tangan Dia yang duduk di atas takhta itu.
8  Ketika Ia mengambil gulungan kitab itu, tersungkurlah keempat makhluk dan kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Anak Domba itu, masing-masing memegang satu kecapi dan satu cawan emas, penuh dengan kemenyan: itulah doa orang-orang kudus.
9  Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: "Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.
10  Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi."
11  Maka aku melihat dan mendengar suara banyak malaikat sekeliling takhta, makhluk-makhluk dan tua-tua itu; jumlah mereka berlaksa-laksa dan beribu-ribu laksa,
12  katanya dengan suara nyaring: "Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian!"
13  Dan aku mendengar semua makhluk yang di sorga dan yang di bumi dan yang di bawah bumi dan yang di laut dan semua yang ada di dalamnya, berkata: "Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!"
14  Dan keempat makhluk itu berkata: "Amin". Dan tua-tua itu jatuh tersungkur dan menyembah.

Dalam penglihatan di Wahyu 5 ini Rasul Yohanes melihat gulungan kitab yang ditulisi sebelah dalam dan sebelah luarnya, dan dimeterai dengan tujuh meterai.

Mengapa sampai ada 7 meterai pada gulungan kitab ini?
Berarti kitab ini berisikan sesuatu yang penting, dan masih dirahasiakan.

Melihat kitab yang termeterai ini Rasul Yohanes menangis, sebab dikatakan tidak ada yang layak membuka gulungan kitab itu dan membuka meterainya-meterainya.

Tangis dari Rasul Yohanes ini adalah tangis kerinduan untuk mengetahui isi dari gulungan kitab itu, sebab sebelumnya dia sudah diberitahukan oleh malaikat Tuhan tentang rahasia yang akan terjadi.

Why 4:1 Apa yang harus terjadi sesudah ini.
1  Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di sorga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini.

Bagaimana Rasul Yohanes dapat melihat penglihatan lebih jauh, kalau ada 7 meterai yang tidak dapat dibuka.
Malaikat yang gagah itu mengatakan: “Siapakah yang layak membuka gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya!”

Sebelum dapat membaca harus dibuka dahulu.
Bagaimana dapat membacakannya jika ada sesuatu yang menahannya.
Gulungan kitab ini berisikan kejadian-kejadian yang harus terjadi pada akhir zaman.

Didunia ini ada banyak buku-buku. Baik itu buku pengetahuan dan yang lain-lain. Tapi tidak ada buku yang dapat menandingi Alkitab, sebab Alkitab ini berisikan firman Allah dan rahasia-rahasia kejadian akhir zaman.

Namun didalam membaca Alkitab sering kali kita dihadapkan dengan tulisan-tulisan yang sukar untuk dimengerti. Ini yang membuat orang Kristen malas membacanya.

Tapi sebenarnya kalau mata kita disingkapkan oleh Roh Kudus, maka kita akan dapat mengerti apa yang dimaksudkan dalam Alkitab.

Pertama-tama yang harus kita ketahui adalah: Bahwa Alkitab itu adalah Wahyu yang diberikan Allah kepada hamba-hamba-Nya.
2 Tim 3:16
16  Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

Kadang kala tulisan dalam Alkitab itu sukar untuk dimengerti, itu sebabnya Rasul Petrus berpesan agar tidak menafsir isi Alkitab dengan sembarangan.
2 Pet 3:15b-16 (tulisan yang sukar dipahami)
………. seperti juga Paulus, saudara kita yang kekasih, telah menulis kepadamu menurut hikmat yang dikaruniakan kepadanya.
16 Hal itu dibuatnya dalam semua suratnya, apabila ia berbicara tentang perkara-perkara ini. Dalam surat-suratnya itu ada hal-hal yang sukar difahami, sehingga orang-orang yang tidak memahaminya dan yang tidak teguh imannya, memutarbalikkannya menjadi kebinasaan mereka sendiri, sama seperti yang juga mereka buat dengan tulisan-tulisan yang lain.

2 Pet 1:20-21(Nubuat dalam kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri)
20  Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri,
21  sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.

Sikap Rasul Yohanes menangisi kitab yang termeterai ini agar ada yang membukakannya.
Ternyata tidak ada satu kekuatanpun baik yang dari bumi (manusia yang masih hidup) yang dibawah bumi (dunia orang mati) bahkan yang di sorga (tempat orang-orang kudus) = disana ada 4 mahluk dan 24 tua-tua dan malaikat-malaikat serta bala tentara sorga, tetapi tidak ada yang bisa membuka meterai-meterai sebanyak 7 meterai itu.

Tangisnya Yohanes ini ada hubungannya dengan keselamatan umat Allah. Sebab kalau Injil itu masih tetap tertutup, maka itu tertutup bagi yang akan binasa.
2 Kor 3:14-17
14  Tetapi pikiran mereka telah menjadi tumpul, sebab sampai pada hari ini selubung itu masih tetap menyelubungi mereka, jika mereka membaca perjanjian lama itu tanpa disingkapkan, karena hanya Kristus saja yang dapat menyingkapkannya.
15  Bahkan sampai pada hari ini, setiap kali mereka membaca kitab Musa, ada selubung yang menutupi hati mereka.
16  Tetapi apabila hati seorang berbalik kepada Tuhan, maka selubung itu diambil dari padanya.
17  Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan.

2 Kor 4:3-4
3  Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
4  yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.

Jadi Injil itu harus dibukakan rahasianya.
Lalu siapakah yang layak membukakanya? Sebab ada 7 meterai.
Why 5:5-6 Anak Domba yang sudah tersembelih. = ini berarti Kristus yang sudah berkorban . Kuasa korban-Nya Kristus itu luar biasa).
5  Lalu berkatalah seorang dari tua-tua itu kepadaku: "Jangan engkau menangis! Sesungguhnya, singa dari suku Yehuda, yaitu tunas Daud, telah menang, sehingga Ia dapat membuka gulungan kitab itu dan membuka ketujuh meterainya."
6  Maka aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk itu dan di tengah-tengah tua-tua itu berdiri seekor Anak Domba seperti telah disembelih, bertanduk tujuh dan bermata tujuh: itulah ketujuh Roh Allah yang diutus ke seluruh bumi.

Jika Kristus dikorbankan berarti Roh Kudus diturunkan :
Mat 24;28
28 Di mana ada bangkai, di situ burung nazar berkerumun."

Burung Nazar gambar dari Roh Kudus.
Dengan sayap burung nazar yang besar nanti gereja mempelai akan diungsikan ke padang gurun selama 3 ½ tahun.
Why 12:14
14 Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

Kekuatan dari Roh Kudus yang besar itu yang harus kita miliki, jika kita tidak ingin tertinggal pada masa pengungsian nanti.
Burung nazar dalam Mat 24:28 ini ada kaitannya dengan kedatangan Tuhan.
Burung nazar sangat menyukai bangkai.
Bangkai disini bicara tentang korban-Nya Kristus.

Tapi bangkai juga menunjuk kehidupan daging kita yang sudah dimatikan, dan disana kita akan melihat kehidupan yang dipimpin  dan dikuasai Roh Kudus.
Gal 5:16-17
16  Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.
17  Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging  —  karena keduanya bertentangan  —  sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.

Orang yang menjadi milik Kristus itu tandanya telah mematikan / menyalibkan daging dan segala keinginannya.
Gal 5:24-25
24  Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.
25  Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,

Menyalibkan: orang yang disalib itu berarti mati!
Nah ada seorang hamba Tuhan menulis dalam bukunya: “Hanya orang yang mati yang dapat memandang Allah” (Tommy Tenney)

Sebab kalau ada orang yang hidup berani memandang Allah dia akan mati.
Kel 33:20
20 Lagi firman-Nya: "Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup."

Tuhan Yesus sendiri mengatakan: “Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah.” (Yoh 1:18)
17 Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.

Ini berarti jika kita memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan sampai kita boleh melihat wajah-Nya, maka kita benar-benar sudah mematikan daging ini.

Bangkai dan Burung Nazar : ini sesuatu yang tidak dapat dipisahkan. Ada bangkai, disitu ada burung nazar berkerumun.
Roh Kudus suka tinggal pada kehidupan yang mematikan daging dengan segala keinginannya.
Kata-kata yang diucapkan Yesus ini ada hubungannya dengan kedatangan-Nya.
Mat 24:27-28
27  Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia.
28  Di mana ada bangkai, di situ burung nazar berkerumun."

Ini berarti menjelang kedatangan Tuhan, kehidupan kita harus lebih dapat mematikan daging lagi.
Wahyu fs 4 & 5 ini bicara tentang suasana sorga; dan suasan sorga itu penuh dengan pujian dan penyembahan.
Why 4:9-11 Mereka menyembah Dia yang hidup sampai selama lamanya.
9  Dan setiap kali makhluk-makhluk itu mempersembahkan puji-pujian, dan hormat dan ucapan syukur kepada Dia, yang duduk di atas takhta itu dan yang hidup sampai selama-lamanya,
10  maka tersungkurlah kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Dia yang duduk di atas takhta itu, dan mereka menyembah Dia yang hidup sampai selama-lamanya. Dan mereka melemparkan mahkotanya di hadapan takhta itu, sambil berkata:
11  "Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan."

Why 5:8
8 Ketika Ia mengambil gulungan kitab itu, tersungkurlah keempat makhluk dan kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Anak Domba itu, masing-masing memegang satu kecapi dan satu cawan emas, penuh dengan kemenyan: itulah doa orang-orang kudus.

13-14   Dan aku mendengar semua makhluk yang di sorga dan yang di bumi dan yang di bawah bumi dan yang di laut dan semua yang ada di dalamnya, berkata: "Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!"
14  Dan keempat makhluk itu berkata: "Amin". Dan tua-tua itu jatuh tersungkur dan menyembah.

Ibadah penyembahan itu begitu penting, sebab itu nanti akan terbawa sampai ke sorga.
Disorga kita sudah tidak lagi mendengarkan firman Allah, sebab pada waktu itu kita sudah menjadi pelaku-pelaku firman (firman sudah menjadi daging).
Why 22:7
7 "Sesungguhnya Aku datang segera. Berbahagialah orang yang menuruti perkataan-perkataan nubuat kitab ini !"

Tuhan Yesus memberkati.

Pendalaman Alkitab. 24 Oktober 2014. Peti Dari Peti Perjanjian.



Pendalamn Alkitab. 24 Oktober 2014
PETI DARI PETI PERJANJIAN.
Bagian-bagian yang terkena Petinya Peti Perjanjian yang ada pada Injil Matius – Markus – Lukas – Yohanes.

Perbandingan dan persamaan dari 4 Injil.
Persamaan      : Karena dalam 4 Injil itu ada yang sama.
Perbandingan :  Karena dalam 4 Injil itu ada yang tidak sama.
Itu sebabnya kita menggunakan perbandingan 4 Injil.
Dengan sistim Tabernakel ini akan membantu untuk mengungkapkan persamaan dan perbandingan 4 Injil ini.
Perbandingan dan persamaan 4 Injil tanpa Tabernakel kita tidak mengetahui kedudukannya.

Misalnya : Dalam Matius ada kisah yang terkena Pintu Kemah, tapi kisah yang sama dalam Injil Markus terkena peralatan lain dalam Tabernakel.
Dengan menggunakan Tabernakel kita bisa melihat posisinya.

Contoh : Perumpamaan Ladang anggur yang ada pada 3 Injil, namun kedudukannya lain.
Ceritanya sama, tapi dengan mengenali kedudukan kedudukannya,  maka penjelasan dari firman Allah itu berbeda, namun dengan pribadinya sendiri.

Pada Injil Matius Yesus sebagai Raja, sedangkan dalam Injil Markus Yesus sebagai hamba.
Jadi ungkapannya berbeda dengan mengenali kedudukan Yesus pada Injil-injil itu.

Perumpamaan Kebun Anggur
Mat 21:33-46
33  "Dengarkanlah suatu perumpamaan yang lain. Adalah seorang tuan tanah membuka kebun anggur dan menanam pagar sekelilingnya. Ia menggali lobang tempat memeras anggur dan mendirikan menara jaga di dalam kebun itu. Kemudian ia menyewakan kebun itu kepada penggarap-penggarap lalu berangkat ke negeri lain.
34  Ketika hampir tiba musim petik, ia menyuruh hamba-hambanya kepada penggarap-penggarap itu untuk menerima hasil yang menjadi bagiannya.
35  Tetapi penggarap-penggarap itu menangkap hamba-hambanya itu: mereka memukul yang seorang, membunuh yang lain dan melempari yang lain pula dengan batu.
36  Kemudian tuan itu menyuruh pula hamba-hamba yang lain, lebih banyak dari pada yang semula, tetapi merekapun diperlakukan sama seperti kawan-kawan mereka.
37  Akhirnya ia menyuruh anaknya kepada mereka, katanya: Anakku akan mereka segani.
38  Tetapi ketika penggarap-penggarap itu melihat anaknya itu, mereka berkata seorang kepada yang lain: Ia adalah ahli waris, mari kita bunuh dia, supaya warisannya menjadi milik kita.
39  Mereka menangkapnya dan melemparkannya ke luar kebun anggur itu, lalu membunuhnya.
40  Maka apabila tuan kebun anggur itu datang, apakah yang akan dilakukannya dengan penggarap-penggarap itu?"
41  Kata mereka kepada-Nya: "Ia akan membinasakan orang-orang jahat itu dan kebun anggurnya akan disewakannya kepada penggarap-penggarap lain, yang akan menyerahkan hasilnya kepadanya pada waktunya."
42  Kata Yesus kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.
43  Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.
44  (Dan barangsiapa jatuh ke atas batu itu, ia akan hancur dan barangsiapa ditimpa batu itu, ia akan remuk.)"
45  Ketika imam-imam kepala dan orang-orang Farisi mendengar perumpamaan-perumpamaan Yesus, mereka mengerti, bahwa merekalah yang dimaksudkan-Nya.
46  Dan mereka berusaha untuk menangkap Dia, tetapi mereka takut kepada orang banyak, karena orang banyak itu menganggap Dia nabi.

Kisah ini dalam terangnya Tabernakel terkena Percikan darah di muka Peti. Bagian ini bicara soal sengsara.
Dalam kisah itu ada hamba-hamba yang terkena sengsara itu pengertiannya.

Mat 22:1-46  Mark 12:13-44 Luk 20 seluruhnya Yoh 13,14 seluruhnya.  (Bagian-bagian ini terkena Petinya Peti Perjanjian.)

Pada Mat 22 ini ada 5 bagian, sedangkan pada Markus ada 6 bagian.

Pada Matius ada Pesta Nikah Anak Raja (Mat 22:1-14) sedangkan di Markus tidak ada.

Kemudian pada Mat 22:15-22 (tentang membayar pajak) pada Kaisar, di Markus juga ada Mark 12:13-17.

Mat 22:23-33, Mark 12:18-27 = sama-sama ada soal kebangkitan.

Mat 22:34-40, Mark 12:28-34 = sama-sama ada hukum terutama.

Mat 22:41-46, Mark 12:35-37 = sama- sama ada hubungan Yesus dengan Daud.
Sampai dibagian ini Injil Matius habis kisahnya, tapi pada Injil Markus masih ada yaitu:
Mark 12:38-40 Hati-hati terhadap ahli-ahli Taurat.
Mark 12 : 41-44 Persembahan janda miskin.

Dengan sistim ini kita akan mencapai satu pengajaran dan satu Roh.
Kita berpegang pada Petinya Peti Perjanjian yaitu kayu yang disalut emas luar dalamnya.

Kisah di Mat 22:1-14 Kisah ini tidak ada pada Markus.
1 Lalu Yesus berbicara pula dalam perumpamaan kepada mereka:
2  "Hal Kerajaan Sorga seumpama seorang raja, yang mengadakan perjamuan kawin untuk anaknya.
3  Ia menyuruh hamba-hambanya memanggil orang-orang yang telah diundang ke perjamuan kawin itu, tetapi orang-orang itu tidak mau datang.
4  Ia menyuruh pula hamba-hamba lain, pesannya: Katakanlah kepada orang-orang yang diundang itu: Sesungguhnya hidangan, telah kusediakan, lembu-lembu jantan dan ternak piaraanku telah disembelih; semuanya telah tersedia, datanglah ke perjamuan kawin ini.
5  Tetapi orang-orang yang diundang itu tidak mengindahkannya; ada yang pergi ke ladangnya, ada yang pergi mengurus usahanya,
6  dan yang lain menangkap hamba-hambanya itu, menyiksanya dan membunuhnya.
7  Maka murkalah raja itu, lalu menyuruh pasukannya ke sana untuk membinasakan pembunuh-pembunuh itu dan membakar kota mereka.
8  Sesudah itu ia berkata kepada hamba-hambanya: Perjamuan kawin telah tersedia, tetapi orang-orang yang diundang tadi tidak layak untuk itu.
9  Sebab itu pergilah ke persimpangan-persimpangan jalan dan undanglah setiap orang yang kamu jumpai di sana ke perjamuan kawin itu.
10  Maka pergilah hamba-hamba itu dan mereka mengumpulkan semua orang yang dijumpainya di jalan-jalan, orang-orang jahat dan orang-orang baik, sehingga penuhlah ruangan perjamuan kawin itu dengan tamu.
11  Ketika raja itu masuk untuk bertemu dengan tamu-tamu itu, ia melihat seorang yang tidak berpakaian pesta.
12  Ia berkata kepadanya: Hai saudara, bagaimana engkau masuk ke mari dengan tidak mengenakan pakaian pesta? Tetapi orang itu diam saja.
13  Lalu kata raja itu kepada hamba-hambanya: Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.
14  Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih."

Kisah ini berbicara soal kewibawaan dari perintah Raja.
Raja yang menyelenggarakan sesuatu itu harus dihormati oleh rakyat.
Disini pemerintah Kerajaan Allah mengawinkan putra-Nya.

Kisah ini tidak ada dalam Injil Markus, sebab Markus menampilkan pribadi Yesus sebagai hamba, sedangkan kisah ini bicara soal kewibawaan seorang Raja.
Kita langsung menarik kesimpulan dari ayat terakhir (ayat 14)
“Banyak yang dipanggil tapi sedikit yang dipilih.”
Ini kewibawaan dari pemerintahan untuk menuntut suatu dari rakyat, itu dikaitkan bukan hanya tuntutan untuk dipanggil, tapi juga dipilih.

Tuhan  mau mendudukan kita bukan hanya sebagai rakyat biasa, tetapi sebagai pilihannya.
Kamu adalah bangsa yang terpilih ……. (1 Pet 2:9-10)
9  Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:
10  kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.

Tampaknya untuk menerima undangan itu gampang tetapi ternyata sukar.
Hidangan untuk mengisi penyelenggaraan pesta itu sudah lengkap, tapi para undangan sukar untuk datang.

Kalau Undangan mempelai itu sudah tiba, maka kita sudah harus menjadi orang-orang yang terpilih, bukan hanya terpanggil saja.
Tidak terpilihnya itu karena tidak memenuhi peningkatan rohani.

Penyelenggaraan pesta itu bukan setiap kali, sebab ini pesta nikah, yang hanya terjadi sekali dalam hidup ini.
Itu sebabnya kita harus bersikap yang sungguh-sungguh terhadap undangan ini, sebab nanti kita akan tertinggal.
Kalau kita tidak mau tertinggal, maka segala kepentingan pribadi itu harus kita tinggalkan, sebab kalau tidak kita akan susah.

Orang yang beralasan baru membeli ladang, ini bicara soal kebutuhan perut.
Pengorbanan manusia itu terkena kayu yang disalut oleh emas dari Peti Perjanjian.

Kita harus hadapi kondisi dunia sekarang ini dengan kondisi orang pilihan.
Undangan mempelai ini merupakan sarana Tuhan untuk membawa kehidupan Kristen sampai pada kondisi orang pilihan.
Sebenarnya kita tidak perlu kuatir akan kebutuhan perut, sebab segala jaminan itu sudah disediakan oleh Tuhan.

Kalau pada waktu itu Tuhan tidak menikahkan Putra-Nya, mungkin alasan untuk tidak datang itu bisa diterima, tapi tidak terus menerus, satu waktu di stop. Sebab Tuhan  mengadakan undangan pesta pengantin.

Kalau menolak undangan mempelai ini, orang itu bisa menjadi jahat, seperti dikatakan bahwa orang-orang itu menganiaya hamba-hamba yang diutus itu.
Menolak undangan kemudian mereka jadi pembunuh.

Sejauh mereka menolak kabar mempelai, kemudian mereka jadi orang yang suka membenci (=membunuh).
1 Yoh 3:15
15 Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya.

Kalau ada undangan yang ditolak bukan berarti pesta itu gagal, sebab pesta itu harus berjalan.
Orang-orang yang diundang yang berada pada persimpangan jalan (=orang-orang yang ragu-ragu yang frustasi – orang yang kehilangan jalan) inilah orang-orang yang mengisi undangan itu.

Pesta itu tidak mungkin gagal.
Undangan ini sangat berarti bagi orang-orang yang sungguh-sungguh membutuhkan makan dalam pesta itu.

Ada orang yang masuk dengan tidak berpakaian pesta.
Ini orang minder; orang yang acuh tak acuh terhadap penyelenggaraan pesta.

Berpakaian pesta = kayu yang dibungkus dengan emas. Ini tuntutan mutlak untuk menjadi mempelai Tuhan.

Kalau kayu itu tidak mau dibungkus dengan emas, maka kayu itu harus dibakar.
Ini merupakan wibawa dari raja, walaupun ada undangan, tapi juga merupakan tuntutan.

Tuhan Yesus memberkati.

19 Okt 2014

Ibadah Raya. 19 Oktober 2014. Suasana Surga

Ibadah Raya. 19 Oktober 2014
SUASANA SURGA


Setelah kita mempelajari koreksi Tuhan kepada 7 jemaat di Asia Kecil, maka sekarang pandangan kita diarahkan kepada Why 4 & 5.

Kitab Wahyu fs 4 dan 5 ini dalam terangnya Tabernakel terkena Tabut Perjanjian.
Gereja Tuhan sudah menjadi Tabut Perjanjian (Gereja Mempelai).

Sedangkan dalam fs 2 & 3 itu terkena percikan darah dimuka Peti Perjanjian, yang berbicara tentang penyucian atas gereja-Nya.

Kalau pada fs 2 & 3 kita melihat adanya kekurangan-kekurangan pada gereja Tuhan,  tapi pada fs 4 & 5 ini gereja Tuhan dibawa masuk dalam kesempurnaan.
Fs 4 & 5 ini sebenarnya menjadi satu bagian, dan kalau kita lihat pada fs - fs ini bicara tentang kerajaan Sorga, jadi bukan lagi berbicara tentang yang ada dibumi, tapi segala sesuatu yang di Sorga.
Why 4:1-11.
1  Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di sorga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini.
2  Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang.
3  Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya.
4  Dan sekeliling takhta itu ada dua puluh empat takhta, dan di takhta-takhta itu duduk dua puluh empat tua-tua, yang memakai pakaian putih dan mahkota emas di kepala mereka.
5  Dan dari takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh yang menderu, dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh Allah.
6  Dan di hadapan takhta itu ada lautan kaca bagaikan kristal; di tengah-tengah takhta itu dan di sekelilingnya ada empat makhluk penuh dengan mata, di sebelah muka dan di sebelah belakang.
7  Adapun makhluk yang pertama sama seperti singa, dan makhluk yang kedua sama seperti anak lembu, dan makhluk yang ketiga mempunyai muka seperti muka manusia, dan makhluk yang keempat sama seperti burung nasar yang sedang terbang.
8  Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: "Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang."
9  Dan setiap kali makhluk-makhluk itu mempersembahkan puji-pujian, dan hormat dan ucapan syukur kepada Dia, yang duduk di atas takhta itu dan yang hidup sampai selama-lamanya,
10  maka tersungkurlah kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Dia yang duduk di atas takhta itu, dan mereka menyembah Dia yang hidup sampai selama-lamanya. Dan mereka melemparkan mahkotanya di hadapan takhta itu, sambil berkata:
11  "Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan."

Aku melihat sebuah pintu terbuka di sorga:
Kita dibawa untuk melihat suasana sorga.
Kalau gereja Tuhan mengalami penyucian, maka gereja Tuhan itu akan mendapatkan pembukaan Pintu sorga.
Rasul Yohanes disuruh naik: “Naiklah kemari dan Aku akan menunjukan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini”

Kata naik ini berarti menunjuk suatu peningkatan.
Ini bicara soal peningkatan rohani.
Kalau kita mau melihat perkara-perkara sorga, maka kita harus mau ditingkatkan rohani kita, seperti yang dialami oleh Natanel.
Yoh 1:47-51
47  Kata Filipus kepadanya: "Mari dan lihatlah!" Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: "Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!"
48  Kata Natanael kepada-Nya: "Bagaimana Engkau mengenal aku?" Jawab Yesus kepadanya: "Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara."
49  Kata Natanael kepada-Nya: "Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!"
50  Yesus menjawab, kata-Nya: "Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu."
51  Lalu kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia."

Tuhan Yesus berkata kepada Natanael: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia.” (kata langit = sorga).
Langit terbuka: bandingkan dengan penglihatan yang dilihat oleh Rasul Yohanes: “Aku melihat sebuah pintu terbuka disorga”

Apa yang dilihat Yohanes selanjutnya?
Sebuah takhta terdiri di sorga dan diatas takhta itu duduk Seorang.
Bicara soal takhta itu ada hubungannya dengan kerajaan.
Seorang ini menunjuk pada pribadi Allah sendiri.
Sorga adalah tempat kediaman Allah, dan mereka yang dekat sekali dengan Dia.

Orang Israel kalau berdoa berkata: “Jenguklah dari tempat kediaman-Mu yang kudus, dari dalam sorga.”
Ul 26:15
15 Jenguklah dari tempat kediaman-Mu yang kudus, dari dalam sorga, dan berkatilah umat-Mu Israel, dan tanah yang telah Kauberikan kepada kami, seperti yang telah Kaujanjikan dengan sumpah kepada nenek moyang kami  —  suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya."

Mat 5:45
45 Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.

Mat 7:21
21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

Allah tidak tinggal sendiri di sorga:
Neh 9:6 (bala tentara langit tinggal bersama Allah dan sujud menyembah Dia).
6 "Hanya Engkau adalah TUHAN! Engkau telah menjadikan langit, ya langit segala langit dengan segala bala tentaranya, dan bumi dengan segala yang ada di atasnya, dan laut dengan segala yang ada di dalamnya. Engkau memberi hidup kepada semuanya itu dan bala tentara langit sujud menyembah kepada-Mu.

Mark 13:32 (Malaikat-malaikat di sorga tinggal bersama Allah)
32 Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja."

Sorga adalah tujuan terakhir kita, dan disana Tuhan menyediakan tempat yang kekal buat kita.
1 Pet 1:3-4
3  Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmat-Nya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan,
4 untuk menerima suatu bagian yang tidak dapat binasa, yang tidak dapat cemar dan yang tidak dapat layu, yang tersimpan di sorga bagi kamu.

Bagian yang akan kita terima yang tersimpan di sorga.
Ayat  ini bicara tentang ahli waris. Bagaimana kita disebut sebagai pewaris kerajaan sorga ? Jalannya yaitu jika kita harus menjadi anak-anak Allah.
Rm 8:16-17
16  Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.
17  Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.

Sejak kapan seorang itu disebut sebagai anak-anak Allah?
Sejak dia menerima Yesus sebagai Tuhan dan Jurus selamatnya.
Yoh 1:12
12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

Kitab Wahyu fs 4 & 5 ini becara soal penyembahan:
Why 4:9-11
9  Dan setiap kali makhluk-makhluk itu mempersembahkan puji-pujian, dan hormat dan ucapan syukur kepada Dia, yang duduk di atas takhta itu dan yang hidup sampai selama-lamanya,
10  maka tersungkurlah kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Dia yang duduk di atas takhta itu, dan mereka menyembah Dia yang hidup sampai selama-lamanya. Dan mereka melemparkan mahkotanya di hadapan takhta itu, sambil berkata:
11  "Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan."

Why 5:13-14
13  Dan aku mendengar semua makhluk yang di sorga dan yang di bumi dan yang di bawah bumi dan yang di laut dan semua yang ada di dalamnya, berkata: "Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!"
14  Dan keempat makhluk itu berkata: "Amin". Dan tua-tua itu jatuh tersungkur dan menyembah.

Tuhan Yesus memberkati!

18 Okt 2014

Ibadah Pendalaman Alkitab. 17 Oktober 2014. Tabernakel


Ibadah Pendalaman Alkitab.
17 Oktober 2014
TABERNAKEL.
Perintah Tuhan untuk membuat Tabernakel.
Kel 25:10-22
10  "Haruslah mereka membuat tabut dari kayu penaga, dua setengah hasta panjangnya, satu setengah hasta lebarnya dan satu setengah hasta tingginya.
11  Haruslah engkau menyalutnya dengan emas murni; dari dalam dan dari luar engkau harus menyalutnya dan di atasnya harus kaubuat bingkai emas sekelilingnya.
12  Haruslah engkau menuang empat gelang emas untuk tabut itu dan pasanglah gelang itu pada keempat penjurunya, yaitu dua gelang pada rusuknya yang satu dan dua gelang pada rusuknya yang kedua.
13  Engkau harus membuat kayu pengusung dari kayu penaga dan menyalutnya dengan emas.
14  Haruslah engkau memasukkan kayu pengusung itu ke dalam gelang yang ada pada rusuk tabut itu, supaya dengan itu tabut dapat diangkut.
15  Kayu pengusung itu haruslah tetap tinggal dalam gelang itu, tidak boleh dicabut dari dalamnya.
16  Dalam tabut itu haruslah kautaruh loh hukum, yang akan Kuberikan kepadamu.
17  Juga engkau harus membuat tutup pendamaian dari emas murni, dua setengah hasta panjangnya dan satu setengah hasta lebarnya.
18  Dan haruslah kaubuat dua kerub dari emas, kaubuatlah itu dari emas tempaan, pada kedua ujung tutup pendamaian itu.
19  Buatlah satu kerub pada ujung sebelah sini dan satu kerub pada ujung sebelah sana; seiras dengan tutup pendamaian itu kamu buatlah kerub itu di atas kedua ujungnya.
20  Kerub-kerub itu harus mengembangkan kedua sayapnya ke atas, sedang sayap-sayapnya menudungi tutup pendamaian itu dan mukanya menghadap kepada masing-masing; kepada tutup pendamaian itulah harus menghadap muka kerub-kerub itu.
21  Haruslah kauletakkan tutup pendamaian itu di atas tabut dan dalam tabut itu engkau harus menaruh loh hukum, yang akan Kuberikan kepadamu.
22  Dan di sanalah Aku akan bertemu dengan engkau dan dari atas tutup pendamaian itu, dari antara kedua kerub yang di atas tabut hukum itu, Aku akan berbicara dengan engkau tentang segala sesuatu yang akan Kuperintahkan kepadamu untuk disampaikan kepada orang Israel."

Pembuatan ini dimulaikan dengan Peti Perjanjian.
Sebelum perintah pembuatan Peti Perjanjian ini maka didahului dengan ibadah persembahan dari bangsa Israel, sebab dengan persembahan-persembahan itu kemudian dipakai untuk membuat Tabernakel.

Persembahan-persembahan mereka dalam bentuk logam mulia, seperti emas – perak dll.
Berkat-berkat yang Tuhan sediakan pada kita itu, maksud Tuhan agar dapat diperuntukan bagi kepentingan pembangunan Tabernakel.

Seperti yang pernah dialami oleh bangsa Israel sewaktu mereka terima persembahan dari orang-orang Mesir.
Persembahan-persembahan ini hampir dapat dikatakan tidak pernah terpakai, sebab di padang pasir mereka sudah dipelihara oleh Allah, maka pada saat pembangunan Tabernakel, persembahan itu Tuhan kehendaki agar dipersembahkan bagi kepentingan pembuatan Tabernakel.

Namun Tuhan kehendaki agar persembahan itu merupakan persembahan kasih.

Kel 25:1-9
1  Berfirmanlah TUHAN kepada Musa:
2  "Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka memungut bagi-Ku persembahan khusus; dari setiap orang yang terdorong hatinya, haruslah kamu pungut persembahan khusus kepada-Ku itu.
3  Inilah persembahan khusus yang harus kamu pungut dari mereka: emas, perak, tembaga;
4  kain ungu tua, kain ungu muda, kain kirmizi, lenan halus, bulu kambing;
5  kulit domba jantan yang diwarnai merah, kulit lumba-lumba dan kayu penaga;
6  minyak untuk lampu, rempah-rempah untuk minyak urapan dan untuk ukupan dari wangi-wangian,
7  permata krisopras dan permata tatahan untuk baju efod dan untuk tutup dada.
8  Dan mereka harus membuat tempat kudus bagi-Ku, supaya Aku akan diam di tengah-tengah mereka.
9  Menurut segala apa yang Kutunjukkan kepadamu sebagai contoh Kemah Suci dan sebagai contoh segala perabotannya, demikianlah harus kamu membuatnya."

Persembahan itu dinilai bukan semata-mata bendanya, tapi kasihnya kepada Allah.

Tuhan memberikan kesempatan kepada kita untuk mempersembahkan benda-benda itu dalam rangka pembentukan tubuh Kristus. Begitu juga dengan perolehan kita atas firman Allah (berkat rohani), ini juga diperuntukkan bagi pembangunan tubuh Kristus.

Kedudukan Peti itu dibawah dari tutupan. Begitu nanti sampai di Sorga pun kedudukan kita tetap dibawah / sebagai tubuh yang harus dikepalai.
Why 17:5-7 ; 18:6-7 Wanita Babel yang mau beremansipasi untuk hal yang negative.
Sebagai wanita ia duduk diatas binatang (antikrist), ini sikap menghojat Peti Perjanjian.
5  Dan pada dahinya tertulis suatu nama, suatu rahasia: "Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi."
6  Dan aku melihat perempuan itu mabuk oleh darah orang-orang kudus dan darah saksi-saksi Yesus. Dan ketika aku melihatnya, aku sangat heran.
7  Lalu kata malaikat itu kepadaku: "Mengapa engkau heran? Aku akan mengatakan kepadamu rahasia perempuan itu dan rahasia binatang yang memikulnya, binatang yang berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh itu.

Why 18:6-7
6  Balaskanlah kepadanya, sama seperti dia juga membalaskan, dan berikanlah kepadanya dua kali lipat menurut pekerjaannya, campurkanlah baginya dua kali lipat di dalam cawan pencampurannya;
7  berikanlah kepadanya siksaan dan perkabungan, sebanyak kemuliaan dan kemewahan, yang telah ia nikmati. Sebab ia berkata di dalam hatinya: Aku bertakhta seperti ratu, aku bukan janda, dan aku tidak akan pernah berkabung.

Ini sikap menghujat dari ketentuan Allah. Sebab manusia itu diciptakan menurut teladan Allah, tidak boleh diubah-ubah.
Itulah sebabnya banyak terjadi kehancuran nikah, sebab seorang wanita yang ingin beremansipasi ini, salah kedudukan salah tempatnya.

Peti Perjanjian itu dibuat dari kayu penaga yang luar dalamnya dibungkus dengan emas.
Manusia yang disalut dengan Roh Kudus diluar dalamnya, sehingga kalau diperiksa tidak tertampak kayu, hanya emas saja = kemuliaan dari Roh Kudus.

Manusia itu seperti rumput, dan kemuliaannya bagaikan bunga rumput.
Yak 1:10-11 Jangan menaruh harap pada kekayaan.
10  dan orang kaya karena kedudukannya yang rendah sebab ia akan lenyap seperti bunga rumput.
11  Karena matahari terbit dengan panasnya yang terik dan melayukan rumput itu, sehingga gugurlah bunganya dan hilanglah semaraknya. Demikian jugalah halnya dengan orang kaya; di tengah-tengah segala usahanya ia akan lenyap.

1 Pet 1:24,25 Daging ini seperti rumput.
24 Sebab: "Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur,
25  tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya." Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu.

Jadi seperti kayu itu tersalut / terkontrolkan dengan emas = sifat ilahi.
Tuhan mau menampilkan gereja-Nya dalam sifat ilahi.
1 Kor 11:3
3  Tetapi aku mau, supaya kamu mengetahui hal ini, yaitu Kepala dari tiap-tiap laki-laki ialah Kristus, kepala dari perempuan ialah laki-laki dan Kepala dari Kristus ialah Allah.

Tunduknya seorang istri kepada suaminya itu selaku anggota tubuh yang tunduk kepada kepala.
Begitu juga dengan suami yang harus tunduk kepada kepala yaitu Kristus.

Pada Peti itu ada bingkai:
Bingkai itu ada pada Petinya, bukan pada Tutupnya.
Ini seperti mahkota pada mempelai Perempuan. Ini menunjuk persekutuan dengan mempelai laki-laki.

Seorang laki-laki itu berhutang untuk membayar kepada istrinya, berhutang membayar kerelaan, begitu juga sebaliknya.
1 Kor 7:3-4
3  Hendaklah suami memenuhi kewajibannya terhadap isterinya, demikian pula isteri terhadap suaminya.
4  Isteri tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi suaminya, demikian pula suami tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi isterinya.

Istri itu tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, seperti Tutupan Peti itu bertugas mengayomi. Tetapi dari pihak wanita harus ada kerelaan untuk diayomi oleh Tutupan ini.
Ini bicara mengenai hubungan nikah yang tidak bisa diubah.
Itu sebabnya pada Peti itu ada bingkai / perhiasan.

Pada Peti itu ditaruhkan pikulan. Pikulan ini tidak boleh lepas dari Peti itu. Ini adalah kasih Allah yang begitu kuat, yang mempunyai kekuatan menanggung / memikul dan menopang, yang diberikan pada sidang mempelai-Nya.

Suka menanggung beban orang lain untuk maksud yang baik terutama yang ada hubungannya dengan pembentukan tubuh.
Ini harus menjadi sifat dari sidang mempelai Tuhan.

Kalau diajak untuk menanggung beban dari pembentukan tubuh, itu suka sekali. Ini menjadi ciri khas dari gereja yang aktif dan bergerak.pikul = itu artinya agar tidak pasif, tapi bisa berpindah-pindah.

Penanggung itu harus ada pada pikulan itu, tidak boleh diganti dengan roda, seperti pada zamannya Daud
2 Sam 6:3-14
3  Mereka menaikkan tabut Allah itu ke dalam kereta yang baru setelah mengangkatnya dari rumah Abinadab yang di atas bukit. Lalu Uza dan Ahyo, anak-anak Abinadab, mengantarkan kereta itu.
4  Uza berjalan di samping tabut Allah itu, sedang Ahyo berjalan di depan tabut itu.
5  Daud dan seluruh kaum Israel menari-nari di hadapan TUHAN dengan sekuat tenaga, diiringi nyanyian, kecapi, gambus, rebana, kelentung dan ceracap.
6 Ketika mereka sampai ke tempat pengirikan Nakhon, maka Uza mengulurkan tangannya kepada tabut Allah itu, lalu memegangnya, karena lembu-lembu itu tergelincir.
7  Maka bangkitlah murka TUHAN terhadap Uza, lalu Allah membunuh dia di sana karena keteledorannya itu; ia mati di sana dekat tabut Allah itu.
8  Daud menjadi marah, karena TUHAN telah menyambar Uza demikian hebatnya; maka tempat itu disebut orang Peres-Uza sampai sekarang.
9  Pada waktu itu Daud menjadi takut kepada TUHAN, lalu katanya: "Bagaimana tabut TUHAN itu dapat sampai kepadaku?"
10  Sebab itu Daud tidak mau memindahkan tabut TUHAN itu ke tempatnya, ke kota Daud, tetapi Daud menyimpang dan membawanya ke rumah Obed-Edom, orang Gat itu.
11  Tiga bulan lamanya tabut Tuhan itu tinggal di rumah Obed-Edom, orang Gat itu, dan TUHAN memberkati Obed-Edom dan seisi rumahnya.
12  Diberitahukanlah kepada raja Daud, demikian: "TUHAN memberkati seisi rumah Obed-Edom dan segala yang ada padanya oleh karena tabut Allah itu." Lalu Daud pergi mengangkut tabut Allah itu dari rumah Obed-Edom ke kota Daud dengan sukacita.
13  Apabila pengangkat-pengangkat tabut TUHAN itu melangkah maju enam langkah, maka ia mengorbankan seekor lembu dan seekor anak lembu gemukan.
14  Dan Daud menari-nari di hadapan TUHAN dengan sekuat tenaga; ia berbaju efod dari kain lenan.

Jadi penanggung itu tidak boleh dilenyapkan, tidak boleh mengambil jalan gampang seperti roda tadi.
Melayani pekerjaan Tuhan yang bermaksud menanggung itu yang baik.

Imam-imam itu penanggung beban dari Peti Perjanjian.
Dalam sidang itu harus ada imam-imam selain anggota biasa, yang bertanggung jawab menanggung beban, imam-imam yang dipilih melewati suatu tahbisan yang benar.

Tuhan Yesus memberkati!

12 Okt 2014

Ibadah Raya. 12 Oktober 2014. Laodekia


Ibadah Raya 12 Oktober 2014

LAODEKIA.
Koreksi Tuhan Kepada Jemaat di Laodekia.
Why 3:14-22
 14  "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah:
15  Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas!
16  Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.
17  Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang,
18  maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat.
19  Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!
20  Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.
21  Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.
22  Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat."

Laodekia adalah kota yang makmur. Tempat kota ini begitu strategis yaitu pada jalur antara Roma dan propensi-propensinya di selatan.

Laodekia menjadi pusat perbankan, disamping itu Laodekia terkenal dengan salep matanya yang manjur.
Jemaat Laodekia ini terdiri dari orang-orang kaya, namun sidang jemaat ini dicela Tuhan karena kondisi rohaninya suam-suam kuku.

Why 3:16
16  Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.

Suam-suam kuku ini kalau dihubungkan dengan kesehatan, maka ini yang dinamakan sakit demam.

Didalam Alkitab ada satu cerita : Ketika Tuhan Yesus berada di rumah Simon Petrus melihat ibu mertua Simon Petrus terbaring karena sakit demam.
Kemudian Tuhan Yesus memegang tangan perempuan itu, lalu lenyaplah demamnya. Setelah itu ia bangun dan melayani Tuhan.
Mat 8:14-15
14  Setibanya di rumah Petrus, Yesuspun melihat ibu mertua Petrus terbaring karena sakit demam.
15  Maka dipegang-Nya tangan perempuan itu, lalu lenyaplah demamnya. Iapun bangunlah dan melayani Dia.

Waktu demam, mertua Simon Petrus ini berbaring saja tidak dapat berbuat apa-apa, tapi setelah demamnya hilang, ia bangun dan melayani Tuhan.

Cara Tuhan menyembuhkan perempuan ini lewat dipegangnya tangannya. Mengapa tangan yang dipegang? Bukan ditumpangi tangan kepalanya?
Sebab tangan ini yang dipakai untuk bekerja.

Ibu mertua simon Petrus ini adalah gambar dari gereja Tuhan yang pekerjaannya tidak sehat (sakit).
Coba kita bandingkan dengan
Why 3:15
15 Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas!

“Aku tahu pekerjaanmu”
Ini kondisi yang disebut demam: Kalau keadaannya dingin bisa dipanaskan, dan kalau sudah panas dapat dipakai untuk membakar rohani yang tertidur.

Ada ayat yang mengatakan: “Karena itulah kuperingatkan engkau untuk mengobarkan karunia Allah yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu.” (2 Tim 1:6)

Karunia yang diberikan oleh Tuhan kepada kita itu dengan maksud untuk membakar semangat orang lain.

Bicara soal semangat:
Akhir-akhir ini banyak orang kehilangan semangat!
Pada hal semangat itu kita perlukan dalam hidup ini.
Orang bisa kehilangan semangat karena apa?
Beban hidup – pekerjaan – rumah tangga – kesehatan dll.

Alkitab mengatakan: “Orang yang semangat itu dapat menanggung penderitaannya. Ams 18:14
14  Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa akan memulihkan semangat yang patah?

Sebaliknya orang yang patah semangat, cenderung putus-asa. Kalau sudah putus asa ingin cepat-cepat mati.

Seperti pengalaman Ayub.
Ayb 17:1
 1  Semangatku patah, umurku telah habis, dan bagiku tersedia kuburan.

Jika kita sudah ditolong Tuhan dibangkitkan kembali semangat kita yang patah, maka Tuhan mau agar kita dapat memberi semangat kepada orang yang letih lesu.
Yes 50:4
4  Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.

Satu saat ketika pembangunan Rumah Allah di Yerusalem, Zerubabel bupati Yehuda, Imam Besar Yosua dan bangsa Israel, karena menghadapi rintangan dan halangan dari orang-orang disekitarnya yang tidak suka didirikannya kembali Rumah Allah.

Maka semangat mereka hilang; tapi Tuhan memberikan semangat baru kepada mereka.
Hagai 1:14
14 TUHAN menggerakkan semangat Zerubabel bin Sealtiel, bupati Yehuda, dan semangat Yosua bin Yozadak, imam besar, dan semangat selebihnya dari bangsa itu, maka datanglah mereka, lalu melakukan pekerjaan pembangunan rumah TUHAN semesta alam, Allah mereka,

Tuhan menggerakkan kembali semangat mereka……..
Semangat itu datangnya dari Tuhan, Tuhan berfirman: “Aku ini menyertai kamu”

Hag 1:12-13
12  Lalu Zerubabel bin Sealtiel dan Yosua bin Yozadak, imam besar, dan selebihnya dari bangsa itu mendengarkan suara TUHAN, Allah mereka, dan juga perkataan nabi Hagai, sesuai dengan apa yang disuruhkan kepadanya oleh TUHAN, Allah mereka; lalu takutlah bangsa itu kepada TUHAN.
13  Maka berkatalah Hagai, utusan TUHAN itu, menurut pesan TUHAN kepada bangsa itu, demikian: "Aku ini menyertai kamu, demikianlah firman TUHAN."

Kembali kepada jemaat di Laodekia:
Tuhan tidak ingin kalau kondisi suam-suam kuku ini dibiarkan berlarut-larut, sebab kalau tidak Tuhan ancam akan memuntahkan dari mulut-Nya.
Why 3:16
Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.

Muntah : berarti keluar kembali apa yang tadinya sudah didalam perut!

Dimuntahkan dari mulut Tuhan, itu artinya tadinya sudah ada dalam mulut Tuhan. Berarti pernah menjadi makanan Tuhan! Sedangkan makanan Tuhan itu ialah : “….Melakukan kehendak-Nya dan………. Yoh 4: 34
34  Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.
                                         
 Jadi yang ada dalam perut Tuhan itu adalah orang-orang percaya yang melakukan kehendak Tuhan. Sedangkan yang ada diluar itu adalah : dimuntahkan (orang yang dibuang oleh Tuhan).
Sebenarnya Tuhan itu bukan membuang malah sebaliknya.      

 Yoh 6:37
37  Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.

Tapi mengapa sampai terbuang?
Karena sudah tidak lagi melekat pada pokok.
Yoh 15:6
6 Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.

Sudah tidak tinggal lagi didalam Aku!
Sebaliknya kalau melekat akan berbuah-buah banyak, dan kalau sudah berbuah-buah banyak janji Tuhan selanjutnya:

 “Minta apa saja yang kamu kehendaki, kamu akan mnerimanya.”

Yoh 15:7
7 Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.

Ranting yang dibuang keluar itu karena kering: Ini kalau dibandingkan dengan perumpamaan pukat, maka ini menunjuk ikan-ikan yang jelek dari tangkapan itu akan dibuang kembali ke laut.

Mat 13:47-51
47  "Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama pukat yang dilabuhkan di laut, lalu mengumpulkan berbagai-bagai jenis ikan.
48  Setelah penuh, pukat itupun diseret orang ke pantai, lalu duduklah mereka dan mengumpulkan ikan yang baik ke dalam pasu dan ikan yang tidak baik mereka buang.
49  Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar,
50  lalu mencampakkan orang jahat ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.
51  Mengertikah kamu semuanya itu?" Mereka menjawab: "Ya, kami mengerti."

Jadi ini ada hubungannya dengan koreksi Tuhan kepada jemaat di Laodekia (jemaat yang ke tujuh)
Kedua-duanya menghadapi penyucian (pemilihan antara yang baik dan yang jahat) sama seperti ranting yang kering.

Jemaat Laodekia ini diperingatkan adanya berkat.
Mereka menjadi kaya karena berkat!

Hati-hati dengan berkat! Tidak semua berkat itu datangnya dari Tuhan; sebab Iblis juga menjanjikan berkat.

Mat 4:8-9
8  Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya,
9  dan berkata kepada-Nya: "Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku."

Iblis menawarkan harta kekayaan, dan itu akan diberikan kepada siapa saja yang mau menyembah Iblis.
Jemaat Laodekia ini sudah menyimpang imannya dengan mengejar kekayaan dunia. Why 3:17a
  Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa,

Bandingkan
1 Tim 6:8-10 Oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman.
8  Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah.
9  Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan.
10  Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.

Ingin kaya: itu sudah menyimpang dari iman.
Beda dengan menjadi kaya karena berkat Tuhan.

Contoh: Kehidupan Abraham dengan Lot.
Kalau Lot hidupnya sudah menyimpang dari iman, sebab dia berambisi ingin kaya.
Lain dengan Abraham: dia menjadi kaya karena berkat-berkat Tuhan.
Kej 13:10-11
10 Lalu Lot melayangkan pandangnya dan dilihatnyalah, bahwa seluruh Lembah Yordan banyak airnya, seperti taman TUHAN, seperti tanah Mesir, sampai ke Zoar.  —  Hal itu terjadi sebelum TUHAN memusnahkan Sodom dan Gomora.  —
11  Sebab itu Lot memilih baginya seluruh Lembah Yordan itu, lalu ia berangkat ke sebelah timur dan mereka berpisah.

Bandingkan
Kej 13:14-17
14 Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan,
15  sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya.
16  Dan Aku akan menjadikan keturunanmu seperti debu tanah banyaknya, sehingga, jika seandainya ada yang dapat menghitung debu tanah, keturunanmupun akan dapat dihitung juga.
17  Bersiaplah, jalanilah negeri itu menurut panjang dan lebarnya, sebab kepadamulah akan Kuberikan negeri itu."

Sampai saat ini pandangan seperti Lot ini masih banyak ditemukan pada anak-anak Tuhan; lalu apakah masih ada orang Kristen yang mempunyai pandangan seperti Abraham?

Allah menyuruh Abraham untuk memandang kearah Timur – Barat –Utara dan Selatan. Ini membentuk angka salib.
Jadi jalan yang ditempuh Abraham ini adalah jalan salib.
Tuhan Yesus berkata:
Luk 9;23
23 Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.

Luk 14;27
27 Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.

Lot memandang dengan mata, tapi Abraham memandang dengan iman.
2 Kor 5:7
—  sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat  —

Kepada Jemaat di Laodekia Tuhan sarankan agar membeli minyak yang dipakai untuk melumasi mata

Why 3:18 c
Maksudnya agar dapat melihat dengan benar.

Sebab kekayaan yang mereka miliki itu justru membawa kehidupan rohaninya menjadi bertambah suam.

Ini bedanya antara berkat Tuhan dan berkat yang bukan dari Tuhan.
Kalau berkat itu datangnya dari Tuhan akan membawa kehidupan rohani kita semakin dekat dengan Tuhan.

Sebaliknya kalau berkat itu bukan berasal dari Tuhan, akan menjauhkan kita dari Tuhan.
Semoga ini menjadi contoh buat kita semua.

Ada tiga perkara yang Tuhan nasehatkan kepada jemaat di Laodekia:
Pertama : Supaya membeli emas dari Tuhan yang dimurnikan dalam api, agar engkau kaya.
Kedua : Supaya membeli pakaian putih untuk dipakai agar tidak kelihatan lagi ketelanjangannya yang memalukan.
Ketiga : Supaya membeli minyak untuk melumas mata agar dapat melihat.

Emas yang dimurnikan dengan api:
Bandingkan
1 Pet 1:6-7
6  Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan.
7  Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu  —  yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api  —  sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.

Jadi emas yang dimurnikan dengan api ini menunjuk kehidupan yang sudah mengalami diuji oleh Tuhan, seperti kehidupan Ayub.
Ayb 23:10
10 Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas.

Pakaian putih : adalah pakaian kebenaran yang harus dikenakan oleh calon mempelai perempuan Tuhan.
Why 19:8
8  Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" (Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.)

Minyak untuk melumas mata (saleb): Ini menunjuk pandangan hidup kita yang harus terus dibaharui, sehingga kita boleh mengarah tujukan pandangan kita kepada perkara diatas, bukan dibumi.
Kol 3:1-4
1  Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.
2  Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.
3  Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah.
4  Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamupun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.

Selanjutnya Tuhan menjanjikan upah kepada orang Kristen yang menang yang ada di Laodekia, untuk nanti akan didudukan ditahta-Nya Tuhan.
Why 3:21
21 Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.

Tuhan Yesus memberkati kita semua.

11 Okt 2014

Ibadah Pendalaman Alkitab. 10 Oktober 2014



Ibadah Pendalaman Alkitab. 5 Oktober 2014

Yud ayat 14-16
14 Juga tentang mereka Henokh, keturunan ketujuh dari Adam, telah bernubuat, katanya: "Sesungguhnya Tuhan datang dengan beribu-ribu orang kudus-Nya,
15 hendak menghakimi semua orang dan menjatuhkan hukuman atas orang-orang fasik karena semua perbuatan fasik, yang mereka lakukan dan karena semua kata-kata nista, yang diucapkan orang-orang berdosa yang fasik itu terhadap Tuhan."
16 Mereka itu orang-orang yang menggerutu dan mengeluh tentang nasibnya, hidup menuruti hawa nafsunya, tetapi mulut mereka mengeluarkan perkataan-perkataan yang bukan-bukan dan mereka menjilat orang untuk mendapat keuntungan.

Henoch tubuhnya begitu dekat dengan Tuhan, sehingga badannya naik ke Surga. Henoch tahu bagaimana ia harus menjaga badan dan rohaninya, sampai ia naik ke Surga. Henoch memberi dirinya untuk mampu hidup bersama dengan Tuhan selama 300 tahun.

Henoch ini dalam sejarah hidupnya tidak pernah disebutkan ia bernubuat, tapi Yudas (Yehuda) menyebutkan bahwa Henoch ini bernubuat perihal orang yang berlaku atas hawa nafsunya.
Henoch turunan ke 7 lewat Set, bukan lewat Kain. Tapi turunan ke 3 lewat Kain juga ada yang bernama Henoch. Tapi keturunan ke 7 dari Adam lewat Kain itulah Lamekh, orang yang pertama berpoligami. Turunan ke 7 Adam lewat Set itulah Henoch, dan itulah yang pada jalur penyempurnaan.
Kej 4:17-19.
17 Kain bersetubuh dengan isterinya dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Henokh; kemudian Kain mendirikan suatu kota dan dinamainya kota itu Henokh, menurut nama anaknya.
18 Bagi Henokh lahirlah Irad, dan Irad itu memperanakkan Mehuyael dan Mehuyael memperanakkan Metusael, dan Metusael memperanakkan Lamekh.
19 Lamekh mengambil isteri dua orang; yang satu namanya Ada, yang lain Zila.

Henoch turunan Adam lewat Kain. Lamekh turunan ke 7 dari adam lewat Kain.

Kain dengan dosa membunuhnya, ini sama dengan merusak tubuh.
Kej 4:15 Tuntutan pembalasan karena tidak menghargai tubuh.
15 Firman TUHAN kepadanya: "Sekali-kali tidak! Barangsiapa yang membunuh Kain akan dibalaskan kepadanya tujuh kali lipat." Kemudian TUHAN menaruh tanda pada Kain, supaya ia jangan dibunuh oleh barangsiapapun yang bertemu dengan dia.

Kej 5:4 Anak laki-laki dan perempuan Adam.
4 Umur Adam, setelah memperanakkan Set, delapan ratus tahun, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.

Kej 4:23 Perkembangan untuk tidak menghargai tubuh itu menjadi semakin lebih besar, sampai pada keturunan ke 7.
23  Berkatalah Lamekh kepada kedua isterinya itu: "Ada dan Zila, dengarkanlah suaraku: hai isteri-isteri Lamekh, pasanglah telingamu kepada perkataanku ini: Aku telah membunuh seorang laki-laki karena ia melukai aku, membunuh seorang muda karena ia memukul aku sampai bengkak;

Tidak menghargai daging / tubuh ini nanti mengarah pada kesempurnaan dalam pembunuhan, sebab pada keturunan ke 7 (tujuh angka sempurna) Itu sebabnya Tuhan mau agar kita memelihara tubuh ini.
Menghargai tubuhnya orang lain, itu harus menjadi praktek hidup kita, bukan hidup untuk dirinya sendiri tapi ingat pada orang lain. Jadi terlalu over itu tidak menghargai orang lain, terlalu kurang juga tidak menghargai orang lain.
Itu sebabnya kita harus bertindak wajar. Tuhan mau kita menghargai manusia secara wajar, seperti menghargai diri sendiri.

Contohnya : Pada orang buta yang disembuhkan oleh Tuhan Yesus. Pertama-tama dia melihat manusia itu seperti pohon yang berjalan-jalan. Ini bagaikan tidak menghargai orang lain, orang lain dikatakan pohon. Oleh sebab itu Tuhan sembuhkan orang itu secara sempurna agar bisa jadi anggota tubuh Kristus, yaitu dengan sehat matanya. Ini bicara dari hal menghargai manusia.

Mark 8:22-26
22  Kemudian tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Betsaida. Di situ orang membawa kepada Yesus seorang buta dan mereka memohon kepada-Nya, supaya Ia menjamah dia.
23 Yesus memegang tangan orang buta itu dan membawa dia ke luar kampung. Lalu Ia meludahi mata orang itu dan meletakkan tangan-Nya atasnya, dan bertanya: "Sudahkah kaulihat sesuatu?"
24 Orang itu memandang ke depan, lalu berkata: "Aku melihat orang, sebab melihat mereka berjalan-jalan, tetapi tampaknya seperti pohon-pohon."
25 Yesus meletakkan lagi tangan-Nya pada mata orang itu, maka orang itu sungguh-sungguh melihat dan telah sembuh, sehingga ia dapat melihat segala sesuatu dengan jelas. 26 Sesudah itu Yesus menyuruh dia pulang ke rumahnya dan berkata: "Jangan masuk ke kampung!"

Betsaida = Rumah Ikan. Ikan = manusia, dibawa ke Rumah Allah.
 “Sudahkah kau lihat sesuatu?” Ini berarti Tuhan suruh orang ini untuk menghargai orang lain.

Ada dua kali Tuhan meletakan tangan pada mata orang buta ini: Peletakan tangan pertama (23) itu gerakan hujan awal. Peletakan tangan ke dua (25) itu gerakan hujan akhir.
Orang itu dapat melihat segala sesuatu (25) Itu artinya dia juga bisa melihat Tuhan artinya bisa menghargaai Tuhan sebagai kepala. Menghargai orang lain secara rohani itu adalah menghargai orang lain sebagai anggota tubuh Kristus.

Pengalaman dari Henokh dalam pengangkatan daging yang tidak mengalami kebinasaan. Tubuh yang terpelihara ini nanti akan berlanjut pada tubuh yang dibangkitkan atau mengalami keubahan. Begitu pula dengan tubuh yang dihukum itu nanti tidak akan habis-habisnya.
Why 20;13-15 Mati kedua lautan api.
13 Maka laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan maut dan kerajaan maut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan mereka dihakimi masing-masing menurut perbuatannya.
14 Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api.
15 Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu
.
Mark 9:42-48 Api yang tidak terpadamkan dan ulat yang tidak akan mati.
42 "Barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil yang percaya ini, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia dibuang ke dalam laut.
43 Dan jika tanganmu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung dari pada dengan utuh kedua tanganmu dibuang ke dalam neraka, ke dalam api yang tak terpadamkan;
44 (di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.)
45 Dan jika kakimu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan timpang, dari pada dengan utuh kedua kakimu dicampakkan ke dalam neraka;
46 (di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.)
47 Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam Kerajaan Allah dengan bermata satu dari pada dengan bermata dua dicampakkan ke dalam neraka,
48 di mana ulat-ulat bangkai tidak mati dan api tidak padam.

Ini puncaknya dari penghukuman, yaitu api neraka, dimana tubuh ini disiksa siang dan malam.
Itu sebabnya ada tudung Mina Gajah, tudung yang menolak segala hukuman yang dasyat atas badan ini.

Buku-buku yang terkena bagian-bagian Tabernakel. 9 buku yang terkena Halaman. – Matius s/d Galatia.
9 buku yang terkena Ruangan Suci. – Efesus s/d Filemon
9 buku yang terkena Ruang Maha Suci. – Ibrani s/d Wahyu

Kitab Wahyu fs 1 s/d fs 12 Bicara soal Peti Perjanjian aslinya.
Fs 13 s/d fs 22 Bicara soal Peti Perjanjian tiruannya.

Kitab Wahyu itu dititik beratkan pada hubungan nikah.
Wahyu fs 8 Hubungan nikah selama ½ jam.
Wahyu 19 Hubungan nikah yang ke dua kalinya.
Wahyu 21 Hubungan nikah yang ke tiga kalinya.
Ini menunjuk pada Allah Tri Tunggal yang ada hubungan nikah dengan sidang mempelai-Nya.

Pada hubungan nikah yang pertama itu dipestakan dengan pembakaran dupa (Why 8) Pada hubungan nikah yang ke dua itu dipestakan dengan sorak sorai. (Why 19) Pada hubungan nikah yang ke tiga itu menuju pada pesta kekal di Yerusalem Baru. (Why 21)

Jadi surat Ibrani itu sebagai pembuka jalan untuk masuk kesempurnaan, sebab surat Ibrani itu terkena tirai.

Yakobus: ada bicara soal pakaian iaman dari Elia : ini terkena tudung Tabernakel.
Kemudian pakaian Kesucian : Pakaian Pengharapan. (itulah suratan 1 dan 2 Petrus)
Kemudian pakaian Kasih : itulah surat I, II, III Yohanes Dengan berbekal tiga pakaian ini kita dihindarkan dari segala hukuman (kitab Yehuda / Tudung Mina Gajah = Pehukuman).

Kalau sudah melewati ini kemudian kita dibawa pada hubungan nikah, yaitu kitab Wahyu.

Semoga Roh Kudus memberikan pengertian kepada kita semua. Tuhan Yesus memberkati.

5 Okt 2014

Ibadah Raya. 5 Oktober 2014. Filadelfia



Ibadah Raya. 5 Oktober 2014.
FILADELFIA

Koreksi Tuhan kepada jemaat di Filadelfia.
Why 3:7-13
7 "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.
8 Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.
9 Lihatlah, beberapa orang dari jemaah Iblis, yaitu mereka yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, melainkan berdusta, akan Kuserahkan kepadamu. Sesungguhnya Aku akan menyuruh mereka datang dan tersungkur di depan kakimu dan mengaku, bahwa Aku mengasihi engkau.
10 Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.
11 Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorangpun mengambil mahkotamu.
12 Barangsiapa menang, ia akan Kujadikan sokoguru di dalam Bait Suci Allah-Ku, dan ia tidak akan keluar lagi dari situ; dan padanya akan Kutuliskan nama Allah-Ku, nama kota Allah-Ku, yaitu Yerusalem baru, yang turun dari sorga dari Allah-Ku, dan nama-Ku yang baru.
13 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat."

Koreksi Tuhan kepada Jemaat di Filadelfia ini kita bandingkan dengan perumpamaan Mutiara yang berharga. Mat 13:45-46
45 Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah.
46 Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu."

Tuhan Yesus menyampaikan perumpamaan bahwa kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu. Betapa berharganya mutiara itu, sampai harus ditukar dengan segala miliknya.

Mutiara yang berharga ini adalah gambaran firman Tuhan yang sangat berharga bagi orang yang membutuhkannya, sebaliknya bagi yang menolaknya itu digambarkan seperti melemparkan mutiara di muka babi.
Mat 7:6
 "Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu."

Rasul Petrus juga menggunakan istilah yang sama ini yang ditujukan kepada orang yang sudah pernah diterangi hatinya oleh firman Tuhan namun kembali kepada kehidupan yang lama:
2 Pet 2:20-22
20 Sebab jika mereka, oleh pengenalan mereka akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus, telah melepaskan diri dari kecemaran-kecemaran dunia, tetapi terlibat lagi di dalamnya, maka akhirnya keadaan mereka lebih buruk dari pada yang semula.
21 Karena itu bagi mereka adalah lebih baik, jika mereka tidak pernah mengenal Jalan Kebenaran dari pada mengenalnya, tetapi kemudian berbalik dari perintah kudus yang disampaikan kepada mereka.
22 Bagi mereka cocok apa yang dikatakan peribahasa yang benar ini: "Anjing kembali lagi ke muntahnya, dan babi yang mandi kembali lagi ke kubangannya."

Kembali kepada persoalan mutiara: Mutiara itu jika digosok akan menjadi cemerlang, begitu pula dengan jemaat Tuhan semakin disucikan akan menjadi cemerlang.
Ef 5:27
27 supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela.

Sehingga hidupnya menjadi berharga dimata Tuhan.
Yes 43:4a
4 Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau,

Menjadi cemerlang merupakan kerinduan hati Tuhan, sebab seperti Dia sendiri adalah terang, maka Ia menghendaki agar kita juga menjadi terang.
Ayub 11:17
17 Kehidupanmu akan menjadi lebih cemerlang dari pada siang hari, kegelapan akan menjadi terang seperti pagi hari.

Bandingkan
1 Yoh 1:5-7
5 Dan inilah berita, yang telah kami dengar dari Dia, dan yang kami sampaikan kepada kamu: Allah adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan.
6 Jika kita katakan, bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia, namun kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran.
7 Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa
.
Kalau kita membiasakan diri bergaul dengan Allah, maka terangnya itu akan memancar dalam hati kita. Sama seperti Musa wajahnya bercahaya ketika dia bersama Allah di diatas gunung.
 Kel 34:29-35
29 Ketika Musa turun dari gunung Sinai — kedua loh hukum Allah ada di tangan Musa ketika ia turun dari gunung itu — tidaklah ia tahu, bahwa kulit mukanya bercahaya oleh karena ia telah berbicara dengan TUHAN.
30 Ketika Harun dan segala orang Israel melihat Musa, tampak kulit mukanya bercahaya, maka takutlah mereka mendekati dia.
31 Tetapi Musa memanggil mereka, maka Harun dan segala pemimpin jemaah itu berbalik kepadanya dan Musa berbicara kepada mereka.
32 Sesudah itu mendekatlah segala orang Israel, lalu disampaikannyalah kepada mereka segala perintah yang diucapkan TUHAN kepadanya di atas gunung Sinai.
33 Setelah Musa selesai berbicara dengan mereka, diselubunginyalah mukanya.
34 Tetapi apabila Musa masuk menghadap TUHAN untuk berbicara dengan Dia, ditanggalkannyalah selubung itu sampai ia keluar; dan apabila ia keluar dikatakannyalah kepada orang Israel apa yang diperintahkan kepadanya.
35 Apabila orang Israel melihat muka Musa, bahwa kulit muka Musa bercahaya, maka Musa menyelubungi mukanya kembali sampai ia masuk menghadap untuk berbicara dengan TUHAN.

Wajah cemerlang ini diperoleh Musa pada saat ia bersama dengan Allah diatas gunung Sinai. Karena wajahnya bersinar, maka Musa harus mengenakan selubung kalau bertemu dengan umat Israel.
2 Kor 3:18
18 Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.

Muka seperti wajah Yesus ketika dipermuliakan diatas gunung.
Mat 17:2
2 Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.

Tubuh kita nanti juga akan diubah menjadi sama mulia seperti Yesus.
Pil 3:20-21
20 Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat,
21 yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya.

Kepada jemaat di Filadelfia Tuhan sudah membukakan pintu, dan pintu itu tak dapat ditutup oleh barang siapapun.
Why 3:8
8 Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.

Kalau Tuhan sudah membukakan pintu, tidak ada yang dapat menghalang-halanginya. Seperti yang dikatakan Rasul Paulus dalam surat
Pil 1:6
6 Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus.

Didalam ayat ini kita menemukan kata memulai dan meneruskan; ini artinya pembukaan pintu. Kalau Allah sudah membukankan pintu, tak ada yang dapat menutupnya. Pintu yang dibuka oleh Allah ini adalah pintu kemurahan, sama seperti yang tertulis di
Kis 14:27
27 Setibanya di situ mereka memanggil jemaat berkumpul, lalu mereka menceriterakan segala sesuatu yang Allah lakukan dengan perantaraan mereka, dan bahwa Ia telah membuka pintu bagi bangsa-bangsa lain kepada iman.

Allah sudah membukakan pintu bagi bangsa kafir untuk beriman kepada Yesus dan firman-Nya.
Kemudian dikatakan: “Apabili Ia menutup, tidak ada yang bisa membukanya.” Pintu yang tertutup ini mengingatkan kita pada pesta mempelai:
Mat 25:10
10  Akan tetapi, waktu mereka sedang pergi untuk membelinya, datanglah mempelai itu dan mereka yang telah siap sedia masuk bersama-sama dengan dia ke ruang perjamuan kawin, lalu pintu ditutup. Pintu tidak akan dibuka lagi, sebab waktunya sudah habis. Sekalipun pintu diketuk-ketuk juga tidak bakal dibukakan.

Kalau sekarang berlaku firman yang mengatakan: “Ketuklah pintu maka bagimulah pintu dibukakan”
Luk 11:9-10.
9 Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
10 Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.

Pembukaan pintu itu juga berarti pengabulan doa, sebab Luk 11 ini bicara tentang doa.
Luk 11:2
2 Jawab Yesus kepada mereka: "Apabila kamu berdoa, katakanlah: Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu.

Siapa yang menutup pintu itu? Tuhan sendiri yang menutupnya.
Kej 7:16
16 Dan yang masuk itu adalah jantan dan betina dari segala yang hidup, seperti yang diperintahkan Allah kepada Nuh; lalu TUHAN menutup pintu bahtera itu di belakang Nuh.

Tuhan menutup pintu bahtera itu dibelakang Nuh.
Pintu keselamatan telah ditutup: Bisa jadi pada waktu itu orang-orang yang diluar bahtera berteriak-teriak sambil mengetuk-ketuk pintu, tapi sudah terlambat, karena pintu sudah tidak bisa dibuka lagi, karena Allah sendiri yang menutupnya.
Pintu keselamatan itu sekarang masih dibukakan: Siapakah pintu itu?
Yoh 10:9
9 Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.

Selama pintu masih terbuka, datang dan masuklah sebelum terlambat, sebab ada waktunya pintu itu akan ditutup. Pintu kemurahan sekarang masih dibukakan oleh Tuhan, jangan sia-siakan kesempatan ini.

Jemaat Filadelfia ini adalah jemaat yang menuruti firman Tuhan. Karena menurut firman Tuhan maka Tuhan menjanjikan perlindungan pada masa kesukaran nanti.
Why 3:10
10 Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.

Tuhan berjanji akan melindungi anak-anak Tuhan yang menurut firman-Nya serta tekun menantikan kedatangan-Nya. Dua perkara ini harus benar-benar nyata didalam hidup kita sekarang ini. Sebab kita tidak mungkin bisa bertahan pada pada hari pencobaan yang hebat yang akan menimpa seluruh dunia ini.
Tuhan berpesan kepada jemaat Filadelfia agar memegang apa yang ada pada jemaat ini:

Apa yang harus dipegang? Tetap menjadi penurut firman dan tetap bertekun
Tuhan berjanji kepada orang yang menang akan dijadikan sokoguru di dalam Bait Suci Allah. (Tiang dalam rumah Allah)
Why 3:12
12 Barangsiapa menang, ia akan Kujadikan sokoguru di dalam Bait Suci Allah-Ku, dan ia tidak akan keluar lagi dari situ; dan padanya akan Kutuliskan nama Allah-Ku, nama kota Allah-Ku, yaitu Yerusalem baru, yang turun dari sorga dari Allah-Ku, dan nama-Ku yang baru.

Gal 2:9 (Jabatan Soko Guru ini dulu adalah para rasul)
9 Dan setelah melihat kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, maka Yakobus, Kefas dan Yohanes, yang dipandang sebagai sokoguru jemaat, berjabat tangan dengan aku dan dengan Barnabas sebagai tanda persekutuan, supaya kami pergi kepada orang-orang yang tidak bersunat dan mereka kepada orang-orang yang bersunat;

Kalau Tuhan mempercayakan saudara untuk menjadi tiang penopang dalam Rumah Allah, itu berarti jabatan yang sederajat dengan Yakobus – Kefas dan Yohanes yang menjadi sokoguru bagi jemaat yang ada di Yerusalem.
Tuhan menghadiahkan nama-Nya sendiri: Nama dari Allah-Ku dan nama Kota Allah-Ku yaitu Yerusalem Baru, dan nama-Ku yang baru.
Tuhan Yesus memberkati kita semua.

Ibadah Pendalaman Alkitab. 3 Oktober 2014. TUDUNG KULIT MINA GAJAH (2)



Ibadah Pendalaman Alkitab. 3 Oktober 2014
TUDUNG KULIT MINA GAJAH (2)

Suratan yang terkena Tudung Kulit Mina gajah ialah suratan Yehuda (Yudas) suratan yang berbicara soal penghukuman. Tudung ke 4 yang berbicara soal pehukuman ini dalam arti ketebusan bagi kita. Hal hukuman yang sudah ditimpakan atas pribadi Kristus.
Dalam kitab Yudas ini di sebutkan siapa-siapa yang terkena hukuman.
Yud ayat 4 (atas orang-orang yang hidup dalam hawa nafsu)
4 Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus.

Ini sikap orang yang tidak bertobat, hidup dalam dosa kemudian dia menelusup dalam sidang jemaat. Keadaan demikian ini diancam oleh pehukuman. Sidang jemaat harus bersih dari berbagai macam kejahatan dan dosa.

Sebagai pimpinan sidang kita sering menghadapi persoalan ini, yaitu orang-orang yang jahat yang tidak bertobat, dimana kita harus bersikap tegas terhadap penyusupan ini. Itu sebabnya kita harus menjadi pengabar firman Allah yang kuat seperti pedang yang tajam yang memungkinkan orang itu bertobat. Sebab pemalsuan ini harus kita hadapi dengan kemurnian pengajaran.

Yud ayat 5 (Hukuman itu diancamkan kepada orang-orang secara pribadi, dimana Tuhan itu sudah melepaskan dari rongrongan dosa yang hebat).
5 Tetapi, sekalipun kamu telah mengetahui semuanya itu dan tidak meragukannya lagi, aku ingin mengingatkan kamu bahwa memang Tuhan menyelamatkan umat-Nya dari tanah Mesir, namun sekali lagi membinasakan mereka yang tidak percaya.

Seperti Israel dilepaskan dari Mesir tetapi kemudian hidupnya tidak percaya, sekalipun mereka sudah melihat segala mujijat. Itu sebabnya mereka berguguran disana.

Yud ayat 6
6 Dan bahwa Ia menahan malaikat-malaikat yang tidak taat pada batas-batas kekuasaan mereka, tetapi yang meninggalkan tempat kediaman mereka, dengan belenggu abadi di dalam dunia kekelaman sampai penghakiman pada hari besar,

Juga pada malaikat yang tidak setia, yang memberontak, yang tidak setia pada kedudukannya, dan ingin merampas kedudukan Allah – Lucifer penghulu malaikat. Hal ini seperti menempatkan diri untuk dihukumkan pada nanti hari pehukuman.

Yud ayat 7 Juga kehidupan yang ditandai dengan Sodom dan Gomora, kehidupan yang hidup dalam persundalan.
7  sama seperti Sodom dan Gomora dan kota-kota sekitarnya, yang dengan cara yang sama melakukan percabulan dan mengejar kepuasan-kepuasan yang tak wajar, telah menanggung siksaan api kekal sebagai peringatan kepada semua orang.

Lucifer itu hampir sama dengan Bintang Fajar yang cemerlang (pribadi Yesus). Lucifer itu Bintang Fajar saja, tidak cemerlang. Malaikat itu diciptakan dari angin – api, tapi Kristus itu Anak Allah.
Yes 14:5-1 Pribadi Lucifer Bintang Fajar.
5 TUHAN telah mematahkan tongkat orang-orang fasik, gada orang-orang yang memerintah,
6 yang memukul bangsa-bangsa dengan gemas, dengan pukulan yang tidak putus-putusnya; yang menginjak-injak bangsa-bangsa dalam murka dengan tiada henti-hentinya.
7 Segenap bumi sudah aman dan tenteram; orang bergembira dengan sorak-sorai.
8 Juga pohon-pohon sanobar dan pohon-pohon aras di Libanon bersukacita karena kejatuhanmu, katanya: ‘Dari sejak engkau rebah terbaring, tidak ada lagi orang yang naik untuk menebang kami!’
9 Dunia orang mati yang di bawah gemetar untuk menyongsong kedatanganmu, dijagakannya arwah-arwah bagimu, yaitu semua bekas pemimpin di bumi; semua bekas raja bangsa-bangsa dibangunkannya dari takhta mereka.
10 Sekaliannya mereka mulai berbicara dan berkata kepadamu: ‘Engkau juga telah menjadi lemah seperti kami, sudah menjadi sama seperti kami!’
11 Ke dunia orang mati sudah diturunkan kemegahanmu dan bunyi gambus-gambusmu; ulat-ulat dibentangkan sebagai lapik tidurmu, dan cacing-cacing sebagai selimutmu."
12 "Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa!
13 Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara.
14 Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi!
15 Sebaliknya, ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan, ke tempat yang paling dalam di liang kubur.


Kejatuhan Lucifer ini akan di ikuti oleh bintang-bintang lain yang berambisi seperti setan. Bintang-bintang ini lebih lanjut adalah pimpinan-pimpinan yang tidak setia pada kedudukan yang Tuhan tetapkan, itu merupakan ketinggian hati dari Lucifer, dan ini merupakan ekor dari naga merah.

Hal ini seperti mengikuti ekor Lucifer itu.
Dalam Why 12:3-4 dikatakan: bahwa ekor naga itu telah menyeret 1/3 bintang-bintang.
3 Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota.
4 Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya.

Kita harus mengerti ini! Kalau Tuhan berkatkan kita suatu pelayanan, kita harus tetap merendahkan diri. Anak-anak Tuhan / hamba-hamba Tuhan yang mempunyai kedudukan dan kedudukan goyah itu menjadi sasaran dari ekor naga itu. Sebab kekuatan ular itu ada pada ekornya yang mempunyai kekuatan untuk menjatuhkan urusan-urusan belakang dari hamba-hamba Tuhan. Keguguran itu khususnya dalam persoalan sex.
Itu sebabnya biarlah kita selalu ada seperti bintang-bintang ditangan Tuhan, tidak lepas dari penyucian dan urapan Roh Kudus.

Tugas gembala-gembala itu tidak kecil, sebab sedang mengerjakan proses penyucian atas sidang-Nya yang ada banyak kekurangan. Namun kedudukan kita sebagai hamba Tuhan tetap harus ada dalam tangan Tuhan, artinya tetap dalam penyucian dan urapan, seperti 7 malaikat di tangan Tuhan.

 Kedudukan yang jelas itu juga ada pada kepala yaitu 12 bintang-bintang yang ada di kepala dari sidang mempelai perempuan Tuhan. Sebab pada waktu ekor naga itu menyeret 1/3 bintang-bintang maka pada kepala wanita itu ada 12 bintang-bintang.
Why 12:1
1 Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.

Ini sebagai tanda yang jelas tertampak yaitu hamba-hamba Tuhan yang dalam urapan Roh Kudus sebagai pengajar-pengajar dalam sidang-Nya. Pengajaran rasul-rasul itu sudah menjadi pegangan bagi sidang.
Ekor naga itu tidak berhak menjamah bintang-bintang yang sudah memahkotai hamba-hamba Tuhan.

Kalau hamba-hamba Tuhan belum tahu kedudukannya, belum beroleh Roh Kudus, tidak ada karunia dan jabatan, maka kedudukanya itu hanya sebagai organisasi yang akan menjadi sasaran ekornya naga.
Pengajaran mempelai ini mendudukan diri kita sebagai orang yang bisa dipakai oleh Tuhan.

Sebagai hamba Tuhan, kita harus tahu tentang jabatan/karunia yang diberikan Tuhan kepada kita. Jabatan dan kedudukan karunia kasih itu harus kita peroleh dari Tuhan, bukan dari organisasi.

Jadi surat Yudas ini menyatakan hukuman-hukuman atas pribadi-pribadi tertentu. Orang-orang yang terkena hukuman: karena hidup dalam kenajisan.
Yud 9-10
9 Tetapi penghulu malaikat, Mikhael, ketika dalam suatu perselisihan bertengkar dengan Iblis mengenai mayat Musa, tidak berani menghakimi Iblis itu dengan kata-kata hujatan, tetapi berkata: "Kiranya Tuhan menghardik engkau!"
10 Akan tetapi mereka menghujat segala sesuatu yang tidak mereka ketahui dan justru apa yang mereka ketahui dengan nalurinya seperti binatang yang tidak berakal, itulah yang mengakibatkan kebinasaan mereka.

Juga atas Iblis yang memperebutkan mayat Musa. Setan itu memburu daging kita untuk diserahkan pada kebinasaan, menjadi makanan cacing dan ulat. Itu sebabnya setan itu begitu berani melawan malaikat Michael, sampai matipun setan berusaha untuk merebut badan manusia. Setan tidak puas kalau melihat daging itu.

Badan Musa dikubur oleh Tuhan sendiri dan tidak ada manusia yang tahu kuburnya.
Ul 34:5-7
5  Lalu matilah Musa, hamba TUHAN itu, di sana di tanah Moab, sesuai dengan firman TUHAN.
6 Dan dikuburkan-Nyalah dia di suatu lembah di tanah Moab, di tentangan Bet-Peor, dan tidak ada orang yang tahu kuburnya sampai hari ini.
7 Musa berumur seratus dua puluh tahun, ketika ia mati; matanya belum kabur dan kekuatannya belum hilang.

Tuhan ingin supaya Musa mengalami pengalaman kematian dan kebangkitan. Itu sebabnya Musa di ijinkan mengalami kematian.

Michael itu gambar dari Tuhan Yesus sendiri yang melindungi mayat Musa, tapi setan nekat untuk merebut mayat Musa.
Kalau Musa diijinkan Tuhan mengalami kematian kemudian menuju kebangkitan, maka Iblis merebutkan itu agar mayat Musa ini tidak mengalami kebangkitan.

Badan kita ini sangat berharga dihadapan Tuhan, seharga dari kebangkitan dan keubahan. Kebangkitan dan keubahan itu bertitik tolakan pada tubuh nafsani sekarang ini.

Tubuh nafsani yang harus dimatikan untuk mewarisi kebangkitan dan keubahan mendatang. Itu sebabnya Tuhan menghargai tubuh kita yang rela disucikan. “Tubuhmu itu rumah Allah!’ itu sebabnya harus dipelihara baik-baik. Dipelihara dengan dandanan rohani, bukan berhias secara badani secara berlebih-lebihan.
1 Pet 3:3-4
3 Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah,
4 tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah.

Ef 5:29 Tubuh ini dirawat sama seperti Kristus merawat sidang-Nya.
 29 Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri, tetapi mengasuhnya dan merawatinya, sama seperti Kristus terhadap jemaat,

Jadi merawat tubuh untuk kepentingan pelayanan, maka itu disamakan dengan Kristus merawat sidang-Nya. Kita ini adalah anggota tubuh-Nya
Ef 5:30
30 karena kita adalah anggota tubuh-Nya.

Jadi perawatan tubuh itu berkaitan dengan pembentukan tubuh. Menjaga kondisi tubuh sehubungan dengan persoalan rohani
Bersambung...