Translate

3 Sep 2019

Ibadah Pendalaman Alkitab 30 Agustus 2019 Penglihatan Kelima: Tuhan Dekat Mezbah



Ibadah Pendalaman Alkitab 30 Agustus 2019

Penglihatan Kelima: Tuhan Dekat Mezbah

Amos 9:1-6
(1)Kulihat Tuhan berdiri dekat mezbah, dan Ia berfirman: "Pukullah hulu tiang dengan keras, sehingga ambang-ambang bergoncang, dan runtuhkanlah itu ke atas kepala semua orang, dan sisa-sisa mereka akan Kubunuh dengan pedang; tidak seorangpun dari mereka akan dapat melarikan diri, dan tidak seorangpun dari mereka akan dapat meluputkan diri. 
(2)Sekalipun mereka menembus sampai ke dunia orang mati, tangan-Ku akan mengambil mereka dari sana; sekalipun mereka naik ke langit, Aku akan menurunkan mereka dari sana. 
(3)Sekalipun mereka bersembunyi di puncak gunung Karmel, Aku akan mengusut dan mengambil mereka dari sana; sekalipun mereka menyembunyikan diri terhadap mata-Ku di dasar laut, Aku akan memerintahkan ular untuk memagut mereka di sana. 
(4)Sekalipun mereka berjalan di depan musuhnya sebagai orang tawanan, Aku akan memerintahkan pedang untuk membunuh mereka di sana. Aku akan mengarahkan mata-Ku kepada mereka untuk kecelakaan dan bukan untuk keberuntungan mereka." 
(5)Tuhan ALLAH semesta alamlah yang menyentuh bumi, sehingga bergoyang, dan semua penduduknya berkabung, dan seluruhnya naik seperti sungai Nil, dan surut seperti sungai Mesir; 
(6)yang mendirikan anjung-Nya di langit dan mendasarkan kubah-Nya di atas bumi; yang memanggil air laut dan mencurahkannya ke atas permukaan bumi TUHAN itulah nama-Nya.

Amos melihat Tuhan berdiri dekat Mezbah.
Mezbah = tempat orang mempersembahkan persembahan pada Tuhan.
Mezbah pada penglihatan Amos menunjuk Mezbah di Bethel

Amos 3: 13-14
(13)"Dengarlah, dan peringatkanlah kaum keturunan Yakub," demikianlah firman Tuhan ALLAH, Allah semesta alam, 
(14)"bahwa pada waktu Aku menghukum Israel karena perbuatan-perbuatannya yang jahat, Aku akan melakukan hukuman kepada mezbah-mezbah Betel, sehingga tanduk-tanduk mezbah itu dipatahkan dan jatuh ke tanah. 

Mezbah di Betel
Amos 7:12-13
(12)Lalu berkatalah Amazia kepada Amos: "Pelihat, pergilah, enyahlah ke tanah Yehuda! Carilah makananmu di sana dan bernubuatlah di sana! 
(13)Tetapi jangan lagi bernubuat di Betel, sebab inilah tempat kudus raja, inilah bait suci kerajaan."


Bandingkan
Mezbah buatan Yerobeam
1 Raj 12:26-30
(26)Maka berkatalah Yerobeam dalam hatinya: "Kini mungkin kerajaan itu kembali kepada keluarga Daud. 
(27)Jika bangsa itu pergi mempersembahkan korban sembelihan di rumah TUHAN di Yerusalem, maka tentulah hati bangsa ini akan berbalik kepada tuan mereka, yaitu Rehabeam, raja Yehuda, kemudian mereka akan membunuh aku dan akan kembali kepada Rehabeam, raja Yehuda." 
(28)Sesudah menimbang-nimbang, maka raja membuat dua anak lembu jantan dari emas dan ia berkata kepada mereka: "Sudah cukup lamanya kamu pergi ke Yerusalem. Hai Israel, lihatlah sekarang allah-allahmu, yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir." 
(29)Lalu ia menaruh lembu yang satu di Betel dan yang lain ditempatkannya di Dan. 
(30)Maka hal itu menyebabkan orang berdosa, sebab rakyat pergi ke Betel menyembah patung yang satu dan ke Dan menyembah patung yang lain.

Terjadi penyimpangan ibadah. Yerobeam menyesatkan umat Allah  denganmembuat patung.
Merupakan Mezbah yang salah, menunjuk ibadah yang salah. 

Pukullah hulu tiang......Amos 9:1
Bandingkan
Amos 6:11
(11)Sebab sesungguhnya, TUHAN memberi perintah, maka rumah besar dirobohkan menjadi reruntuhan dan rumah kecil menjadi rosokan.

Tuhan sudah menyampaikan bahwa Ia kurang puas terhadap ibadah Bangsa Israel.

Hulu tiang = bagian paling atas tiang-tiang yang menahan atap gedung. 

Tuhan murka karena ibadah mereka tidak sesuai dengan maunya Tuhan.
Amos 5:4-6
(4)Sebab beginilah firman TUHAN kepada kaum Israel: "Carilah Aku, maka kamu akan hidup! 
(5)Janganlah kamu mencari Betel, janganlah pergi ke Gilgal dan janganlah menyeberang ke Bersyeba, sebab Gilgal pasti masuk ke dalam pembuangan dan Betel akan lenyap." 
(6)Carilah TUHAN, maka kamu akan hidup, supaya jangan Ia memasuki keturunan Yusuf bagaikan api, yang memakannya habis dengan tidak ada yang memadamkan bagi Betel.

Ibadah Israel dibenci Tuhan
Amos 5:21-24
(21)"Aku membenci, Aku menghinakan perayaanmu dan Aku tidak senang kepada perkumpulan rayamu. 
(22)Sungguh, apabila kamu mempersembahkan kepada-Ku korban-korban bakaran dan korban-korban sajianmu, Aku tidak suka, dan korban keselamatanmu berupa ternak yang tambun, Aku tidak mau pandang. 
(23)Jauhkanlah dari pada-Ku keramaian nyanyian-nyanyianmu, lagu gambusmu tidak mau Aku dengar. 
(24)Tetapi biarlah keadilan bergulung-gulung seperti air dan kebenaran seperti sungai yang selalu mengalir." 

Tidak setiap persembahan diterima Tuhan.

Gempa bumi oleh tangan sentuhan Allah
Amos 9:5-6
(5)Tuhan ALLAH semesta alamlah yang menyentuh bumi, sehingga bergoyang, dan semua penduduknya berkabung, dan seluruhnya naik seperti sungai Nil, dan surut seperti sungai Mesir; 
(6)yang mendirikan anjung-Nya di langit dan mendasarkan kubah-Nya di atas bumi; yang memanggil air laut dan mencurahkannya ke atas permukaan bumi TUHAN itulah nama-Nya.

Allah Bapa, Putra dan Roh Kudus mengadakan hukuman, 3 kali 7 hukuman.
Kitab Amos menubuatkan apa yang terjadi pada akhir jaman. Tidak ada yang lolos dari hukuman Allah.
Kegenapannya ketika Allah mencurahkan hukumannya
Hukuman 1: 7 Meterai. 
(Why 6:1-16, pasal 8)
Tiap meterai dibuka muncul :
  1. kuda putih = kegerakan Roh Kudus/ hujan akhir, dan bertepatan dengan munculnya ajaran sesat. 
  2. Kuda merah = peperangan, damai diangkat
  3. Kuda hitam = kelaparan akibat peperangan
  4. Kuda hijau kuning/abu-abu= maut

Setiap jemaat di kitab Wahyu dikoreksi, dengan kata lain, Tuhan mempersiapkan gerejaNya terlebih dahulu.

Hukuman 2: 7 Sangkalala
Why 8:6-13, pasal 9

Hukuman 3: 7 Cawan Bokor Mas. 
Why 16

Tidak ada yang bisa lolos terhadap hukuman Allah. 
Amos 9:2-4
(2)Sekalipun mereka menembus sampai ke dunia orang mati, tangan-Ku akan mengambil mereka dari sana; sekalipun mereka naik ke langit, Aku akan menurunkan mereka dari sana. 
(3)Sekalipun mereka bersembunyi di puncak gunung Karmel, Aku akan mengusut dan mengambil mereka dari sana; sekalipun mereka menyembunyikan diri terhadap mata-Ku di dasar laut, Aku akan memerintahkan ular untuk memagut mereka di sana. 
(4)Sekalipun mereka berjalan di depan musuhnya sebagai orang tawanan, Aku akan memerintahkan pedang untuk membunuh mereka di sana. Aku akan mengarahkan mata-Ku kepada mereka untuk kecelakaan dan bukan untuk keberuntungan mereka."

Bandingkan 
Why 8:13, 9:12
(13)Lalu aku melihat: aku mendengar seekor burung nasar terbang di tengah langit dan berkata dengan suara nyaring: "Celaka, celaka, celakalah mereka yang diam di atas bumi oleh karena bunyi sangkakala ketiga malaikat lain, yang masih akan meniup sangkakalanya."

(12)Celaka yang pertama sudah lewat. Sekarang akan menyusul dua celaka lagi.

Akan terjadi celaka yang beruntun
Why 11:14
(14)Celaka yang kedua sudah lewat: lihatlah, celaka yang ketiga segera menyusul.

Why 18:10,16,19
(10)Mereka akan berdiri jauh-jauh karena takut akan siksaannya dan mereka akan berkata: "Celaka, celaka engkau, hai kota yang besar, Babel, hai kota yang kuat, sebab dalam satu jam saja sudah berlangsung penghakimanmu!" 
(16)mereka berkata: "Celaka, celaka, kota besar, yang berpakaian lenan halus, dan kain ungu dan kain kirmizi, dan yang dihiasi dengan emas, dan permata dan mutiara, sebab dalam satu jam saja kekayaan sebanyak itu sudah binasa."
(19)Dan mereka menghamburkan debu ke atas kepala mereka dan berseru, sambil menangis dan meratap, katanya: "Celaka, celaka, kota besar, yang olehnya semua orang, yang mempunyai kapal di laut, telah menjadi kaya oleh barangnya yang mahal, sebab dalam satu jam saja ia sudah binasa. 

Babel dimusnahkan, maka ada sukacita di Surga
Why 18:20 
(20)Bersukacitalah atas dia, hai sorga, dan kamu, hai orang-orang kudus, rasul-rasul dan nabi-nabi, karena Allah telah menjatuhkan hukuman atas dia karena kamu.

Termasuk kita yang telah menjadi orang-orang kudus, akan terjadi sukacita besar ketika Babel dihukum
Saat ini, ibadah ( Mezbah-mezbah) dan kesucian harus ditingkatkan.
Harus ada perdamaian dengan Tuhan, jangan ada dosa yang disembunyikan.