Translate

15 Mar 2020

Ibadah Raya 15 Maret 2020. ALLAH MAHA BESAR

ALLAH MAHA BESAR
Ibadah Raya 15 Maret 2020
Yes 40:12-31

40:12 Siapa yang menakar air laut dengan lekuk tangannya dan mengukur langit dengan jengkal, menyukat debu tanah dengan takaran, menimbang gunung-gunung dengan dacing, atau bukit-bukit dengan neraca?
40:13 Siapa yang dapat mengatur Roh TUHAN atau memberi petunjuk kepada-Nya sebagai penasihat?
40:14 Kepada siapa TUHAN meminta nasihat untuk mendapat pengertian, dan siapa yang mengajar TUHAN untuk menjalankan keadilan, atau siapa mengajar Dia pengetahuan dan memberi Dia petunjuk supaya Ia bertindak dengan pengertian?
40:15 Sesungguhnya, bangsa-bangsa adalah seperti setitik air dalam timba dan dianggap seperti sebutir debu pada neraca. Sesungguhnya, pulau-pulau tidak lebih dari abu halus beratnya.
40:16 Libanon tidak mencukupi bagi kayu api dan margasatwanya tidak mencukupi bagi korban bakaran.
40:17 Segala bangsa seperti tidak ada di hadapan-Nya mereka dianggap-Nya hampa dan sia-sia saja.
40:18 Jadi dengan siapa hendak kamu samakan Allah, dan apa yang dapat kamu anggap serupa dengan Dia?
40:19 Patungkah? Tukang besi menuangnya, dan pandai emas melapisinya dengan emas, membuat rantai-rantai perak untuknya.
40:20 Orang yang mendirikan arca, memilih kayu yang tidak lekas busuk, mencari tukang yang ahli untuk menegakkan patung yang tidak lekas goyang.
40:21 Tidakkah kamu tahu? Tidakkah kamu dengar? Tidakkah diberitahukan kepadamu dari mulanya? Tidakkah kamu mengerti dari sejak dasar bumi diletakkan?
40:22 Dia yang bertakhta di atas bulatan bumi yang penduduknya seperti belalang; Dia yang membentangkan langit seperti kain dan memasangnya seperti kemah kediaman!
40:23 Dia yang membuat pembesar-pembesar menjadi tidak ada dan yang menjadikan hakim-hakim dunia sia-sia saja!
40:24 Baru saja mereka ditanam, baru saja mereka ditaburkan, baru saja cangkok mereka berakar di dalam tanah, sudah juga Ia meniup kepada mereka, sehingga mereka kering dan diterbangkan oleh badai seperti jerami.
40:25 Dengan siapa hendak kamu samakan Aku, seakan-akan Aku seperti dia? firman Yang Mahakudus.
40:26 Arahkanlah matamu ke langit dan lihatlah: siapa yang menciptakan semua bintang itu dan menyuruh segenap tentara mereka keluar, sambil memanggil nama mereka sekaliannya? Satu pun tiada yang tak hadir, oleh sebab Ia maha kuasa dan maha kuat.
40:27 Mengapakah engkau berkata demikian, hai Yakub, dan berkata begini, hai Israel: "Hidupku tersembunyi dari TUHAN, dan hakku tidak diperhatikan Allahku?"
40:28 Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? TUHAN ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Nya.
40:29 Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.
40:30 Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung,
40:31 tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.
Tidak ada yang bisa menandingi Allah.
Kalau kita baca Yes 40: 2-31 ini, kita akan melihat betapa besarnya Tuhan dan begitu kecilnya manusia dimata Tuhan.
Dengan apakah Tuhan membandingkan dir-Nya dengan manusia yang adalah hasil ciptaan-Nya itu?

Laut yang begitu luas airnya ditakar hanya dengan lekuk tangan-Nya.
Langit yang begitu luas diukur dengan menggunakan jengkal tangan-Nya.
Menyikat debu dengan dengan tangan-Nya.
Menimbang gunung-gunung dengan dacin atau bukit-bukit dengan neraca.      (ayat 12).
Tidak ada manusia yang dapat melakukan apa yang sudah diperbuat Allah.

Dalam soal cipta mencipta, tidak ada manusia dibumi ini yang sanggup menandingi Allah.
Allah menciptakan bumi dari ujung ke ujung = kutub utara ke kutub selatan.
Yes 40:28

40:28 Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? TUHAN ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Nya.

Dia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu.
Orang bekerja pasti lelah dan badanya bisa lemah, tapi Allah tidak mengenal apa itu lelah dan apa itu lemah.
Kej 2:1-2
2:1 Demikianlah diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya.
2:2 Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu.

Bukan istirahat! Karena Dia tidak pernah lelah dan lemah. Itu sebabnya Dia mampu menolong kita yang kerap kali lelah dan lemah.
Yes 40:29
40:29 Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.
Keadaan manusia itu fana, cepat lelah dan lemah! Apalagi yang bertambah usia menjadi tua.
Sebaliknya keadaan Allah itu tidak mengenal lelah dan lemah. Itu sebabnya Dia mampu menolong kita yang seringkali tidak berdaya ini.
Yes 40:30-31
40:30 Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung,
40:31 tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.
Dengan menantikan Tuhan kita akan beroleh kekuatan baru.
Keadaan kita ini sama seperti buluh yang patah terkulai dan sama seperti sumbu yang pudar nyalanya.
Tapi Tuhan berjanji bagi kita orang-orang yang menantikan Tuhan akan mendapat kekuatan baru. Kalau sudah patah terkulai sekalipun tidak akan diputuskan.

Mungkin sumbu itu hanya tinggal asapnya saja, namun tidak dipadamkan.
Dalam kitab nabi Yes 42:1-9 Nubuat tentang Yesus yang disebutkan sebagai hamba Tuhan.
42:1 Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.
42:2 Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan.
42:3 Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.
42:4 Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya.
42:5 Beginilah firman Allah, TUHAN, yang menciptakan langit dan membentangkannya, yang menghamparkan bumi dengan segala yang tumbuh di atasnya, yang memberikan nafas kepada umat manusia yang mendudukinya dan nyawa kepada mereka yang hidup di atasnya:
42:6 "Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa,
42:7 untuk membuka mata yang buta, untuk mengeluarkan orang hukuman dari tempat tahanan dan mengeluarkan orang-orang yang duduk dalam gelap dari rumah penjara.
42:8 Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung.
42:9 Nubuat-nubuat yang dahulu sekarang sudah menjadi kenyataan, hal-hal yang baru hendak Kuberitahukan. Sebelum hal-hal itu muncul, Aku mengabarkannya kepadamu."

Dia mampu menolong kita, sebab Dia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak patah terkulai. Yes 42:4

42:4 Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya.
Dia memberikan pengharapan baru kepada kita yang kehilangan pengharapan.
Tuhan itu maha besar dengan segala segala yang diciptakan-Nya.
Yes 40:18,19, 25-26.

40:18 Jadi dengan siapa hendak kamu samakan Allah, dan apa yang dapat kamu anggap serupa dengan Dia?
40:19 Patungkah? Tukang besi menuangnya, dan pandai emas melapisinya dengan emas, membuat rantai-rantai perak untuknya.
Patung = berhala Maz 115:4-7

115:4 Berhala-berhala mereka adalah perak dan emas, buatan tangan manusia,
115:5 mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berkata-kata, mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat,
115:6 mempunyai telinga, tetapi tidak dapat mendengar, mempunyai hidung, tetapi tidak dapat mencium,
115:7 mempunyai tangan, tetapi tidak dapat meraba-raba, mempunyai kaki, tetapi tidak dapat berjalan, dan tidak dapat memberi suara dengan kerongkongannya.
Siapakah yang menciptakan bintang-bintang?
Dihadapan Tuhan keberadaan kita seperti setitik air dalam timba, seperti sebutir debu pada neraca.
Kalau kita melihat pulau itu seperti begitu besar, tapi dimata Tuhan tidak lebih dari abu halus beratnya.
Yes 40:15

40:15 Sesungguhnya, bangsa-bangsa adalah seperti setitik air dalam timba dan dianggap seperti sebutir debu pada neraca. Sesungguhnya, pulau-pulau tidak lebih dari abu halus beratnya.
Betapa kecilnya kita dihadapan Tuhan.
Itu sebabnya jangan kita meninggikan diri. Sekalipun dikaruniai sesuatu yang luar biasa, rasul Paulus tetap belajar rendah hati. 2 Kor 12:7

12:7 Dan supaya aku jangan meninggikan diri karena penyataan-penyataan yang luar biasa itu, maka aku diberi suatu duri di dalam dagingku, yaitu seorang utusan Iblis untuk menggocoh aku, supaya aku jangan meninggikan diri.
Tuhan mau supaya kita merendahkan diri dihadapan-Nya, agar satu saat kita oleh Tuhan ditinggikan.
Yak 4:10

4:10 Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu.
1 Pet 5:6

5:6 Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.
Tidak ada alasan untuk bermegah.
Gal 6:14

6:14 Tetapi aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus, sebab olehnya dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia.
Maz 34:2-4

34:2 Aku hendak memuji TUHAN pada segala waktu; puji-pujian kepada-Nya tetap di dalam mulutku.
34:3 Karena TUHAN jiwaku bermegah; biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukacita.
34:4 Muliakanlah TUHAN bersama-sama dengan aku, marilah kita bersama-sama memasyhurkan nama-Nya!


.

Ibadah PA 7 Agustus 2015
KITAB MALEAKHI PENDAHULUAN:

Kitab Maleakhi ini tergolong kitab nabi-nabi, di temukan kira-kira 450 tahun sebelum Kristus.
Kitab Maleakhi ini terdiri dari 4 fasal dan 55 ayat.
Ucapan Maleakhi ini mendekati aslinya: Yaitu Malakhi (bahasa Ibrani) diucapkan Malakh; dan dalam bahasa Indonesia disebut Malaikat.

Maleakhi artinya Malaikat Allah.
Ada 4 arti Maleakhi ini:
Pertama : artinya Raja (King)
Kedua     : artinya Duta Besar
Ketiga     : artinya Malaikat Allah
Keempat: artinya Pesuruh / utusan / kurir.
Dari arti Maleakhi dalam 4 pengertian ini, kita melihat ada maksud-maksud besar dari kitab Maleakhi ini.
Kalau kita baca Fs 1:1 disitu ada ucapan = tanggungan / beban firman Allah kepada Israel lewat Maleakhi (TL)
FA merupakan suatu beban bagi Israel.
Maleakhi ini seorang pesuruh/utusan. 
Maleakhi ini bukan saja seorang pesuruh tapi ia adalah raja.

Dalam pelayanannya bukan saja seorang pesuruh, tapi ia seorang pesuruh yang ada kekuasaan sebagai raja.
Dalam arti lain ia juga disebut duta besar / ambasador, yang mendapat tugas menjadi duta bagi negeri lain yang jauh.
Kedudukan kita juga seperti orang asing yang mendapat pelayanan dari duta besar, sebagai orang asing yang dicapai oleh pelayanan dari ambasador ini. Ef 2:11-13
2:11 Karena itu ingatlah, bahwa dahulu kamu -- sebagai orang-orang bukan Yahudi menurut daging, yang disebut orang-orang tak bersunat oleh mereka yang menamakan dirinya "sunat", yaitu sunat lahiriah yang dikerjakan oleh tangan manusia, --
2:12 bahwa waktu itu kamu tanpa Kristus, tidak termasuk kewargaan Israel dan tidak mendapat bagian dalam ketentuan-ketentuan yang dijanjikan, tanpa pengharapan dan tanpa Allah di dalam dunia.
2:13 Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh", sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus.

Kalau ia itu artinya Malaikat / pelayan, maka Malaikat ini menunjuk rohaninya. 
Oleh sebab itu pelayanannya mengandung kuasa untuk mencapai semua yang dikehendaki oleh Tuhan, dan pelayanannya itu adalah pelayanan rohani yang menghendaki kita menjadi manusia rohani.

Sebab daging ini tidak ada gunanya, tapi Rohlah yang menghidupkan Yoh 6:63
6:63 Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.

Pemeliharaan Tuhan:
Kalau Tuhan mengadakan jaminan, itu bukan berarti untuk menggemukan daging ini, membesarkan daging, tapi pemeliharaan Tuhan itu bermaksud untuk menjadikan kita manusia rohani. Sehingga Tuhan tekankan bahwa daging ini bukan apa-apa, Rohlah yang menghidupkan.

Kalau Maleakhi ini sebagai pelayan, maka kita yang dilayani ini memperoleh pelayanan yang lengkap dari kurir itu, dan kita menerima kenyataan dari kuasa kuasa Allah.                      Tuhan akan mencapai hidup kita untuk dirohanikan. Oleh sebab itu dalam pelayanan seperti ini kita harus mengambil sikap yang sungguh-sungguh lebih dari masa-masa yang lalu.

Sikap bersungguh-sungguh dalam menerima beban firman Allah. Bersungguh-sungguh waktu menerima beban / kuk dari Tuhan. Kuk yang harus kita tanggung agar kita mengalami kedamaian yang sungguh-sungguh.
Mat 11:28-30
11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
11:29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
11:30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan."

Kalau kita mau terima damai yang sungguh-sungguh maka kita harus menerima beban yang sungguh-sungguh. Jangan meringankan beban pemberitaan firman Tuhan lewat study ini.
Maleakhi adalah seorang Ambasador / pesuruh yang sungguh-sungguh; oleh sebab itu kita mau terima FA merupakan suatu beban yang benar-benar terasa dalam kehidupan kita. 

Biarlah FA terasa suatu beban yang terasa diatas pundak kita.
Kalau hari-hari yang lalu kita kurang bersungguh-sungguh dalam menerima FA, maka mulai sekarang kita harus berubah dalam cara kita menerima FA.
Kalau FA itu menjadi suatu beban, maka kita bertambah pengalaman dengan FA.
Keatas kehidupan yang mau
 meningkat rohaninya, maka Tuhan telah menaruh perkataan-Nya.
Kalau kita tidak mau meningkat, kita akan tertinggal.

Dalam kitab Maleakhi ini kita melihat banyak tegoran-tegoran FA, dan tegoran-tegoran itu keras sekali.
Kalau kita menyadari hidup kita banyak melakukan pelanggaran-pelanggaran, maka dengan mendengarkan study kita Maleakhi ini, maka hidup kita akan banyak mengalami teguran-teguran FA / akan dikoreksi oleh FA.
Tapi kalau dengan teguran-teguran ini kita mau terima, bukan harus melarikan diri, sebab maksud dari teguran-teguran itu Tuhan mau bekerja dengan kuasa-Nya untuk merombak kehidupan kita. Sebab Tuhan tidak menghendaki kita selalu berada dalam kesalahan, tinggal dalam susana kematian / tinggal pasif, Tuhan memberi kesempatan agar sidang-Nya itu bergerak maju, bergerak dinamis, sehingga sidang yang Ia kasihi itu terbongkar segala kesalahannya dan akan menjadi bersih dihadapan Tuhan.

Maleakhi ini keras tegurannya:
Banyak perkara-perkara yang tersembunyi itu akan dibongkar oleh FA. Tapi bagi orang yang hatinya rindu akan kebenaran  akan menyediakan hatinya untuk sedia ditegur oleh Tuhan.
Setelah teguran-teguran itu (Fs 1 s/d 3) maka segera ditutup dengan fasal 4 mengenai kedatangan Tuhan yang ke 2 x itu.

Mal 4:1-3
4:1 Bahwa sesungguhnya hari itu datang, menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah dan setiap orang yang berbuat fasik menjadi seperti jerami dan akan terbakar oleh hari yang datang itu, firman TUHAN semesta alam, sampai tidak ditinggalkannya akar dan cabang mereka.
4:2 Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang.
4:3 Kamu akan menginjak-injak orang-orang fasik, sebab mereka akan menjadi abu di bawah telapak kakimu, pada hari yang Kusiapkan itu, firman TUHAN semesta alam.

Ini penutupan dari kitab Maleakhi yang menyatakan hukuman terhadap orang-orang durhaka, yang akan dibakar seperti jerami yang dibakar sehingga menjadi debu, tapi bagi kita yang bersedia ditegur oleh Tuhan disediakan surya kebenaran / kesempurnaan.
Maksudnya apa teguran-teguran itu? 
Maksudnya supaya terjadi suatu proses penyucian, disucikan dari dosa yang masih melekat dalam kehidupan kita. Oleh sebab itu teguran-tegurannya begitu tajam, sebab Tuhan bermaksud mengadakan perlindungan.
Dengan penyucian-penyucian itu nanti kehidupan kita akan menjadi cemerlang, sehingga kita diterima oleh Tuhan sebagai mempelai-Nya yang tidak ada cacat dan cela.

Sekarang ini waktunya masih ada, tapi bukan berarti waktu itu masih panjang, sebab Tuhan akan mempersingkat waktu itu. 2 Pet 3:8-14
3:8 Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.
3:9 Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.
3:10 Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap.
3:11 Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup
3:12 yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya.
3:13 Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran.
3:14 Sebab itu, saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia.
sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia.

Satu hari bisa jadi 1000 tahun, bukan berarti Tuhan itu berlambat-lambat.
Ayat 12 : dihancurkan oleh nyala api, seperti yang disebut dalam Maleakhi fs 4.
Kalau saat itu terjadi, biar keadaan kita tidak bercacat dan bercela.
Kita mendapat waktu cukup, tapi bukan berarti kita harus lamban-lamban / sembrono, sebaliknya dengan diberikan waktu cukup ini kita harus menghemat waktu.
Oleh sebab itu Maleakhi ini dimulaikan dengan kalimat beban (beban teguran FA), bermaksud menyelamatkan kita, biarlah teguran-teguran itu menegur kita, sebab dibalik teguran itu Tuhan ada maksud yang indah lewat pengajaran Maleakhi ini.


8 Mar 2020

Ibadah raya 8 Maret 2020. Cara Tuhan Menggembalakan Domba-DombaNya

Ibadah Raya 8 Maret 2020. 
Cara Tuhan Menggembalakan Domba-DombaNya
Yes 40:9-10

40:9 Hai Sion, pembawa kabar baik, naiklah ke atas gunung yang tinggi! Hai Yerusalem, pembawa kabar baik, nyaringkanlah suaramu kuat-kuat, nyaringkanlah suaramu, jangan takut! Katakanlah kepada kota-kota Yehuda: "Lihat, itu Allahmu!"
40:10 Lihat, itu Tuhan ALLAH, Ia datang dengan kekuatan dan dengan tangan-Nya Ia berkuasa. Lihat, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia, dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya.
40:11 Seperti seorang gembala Ia menggembalakan kawanan ternak-Nya dan menghimpunkannya dengan tangan-Nya; anak-anak domba dipangku-Nya, induk-induk domba dituntun-Nya dengan hati-hati.

Dalam penggembalaan itu dijumpai anak-anak domba dan induk-induk domba, anak-anak domba itu dipangkunya dan induk-induk domba itu dituntunnya.
Karena masih kanak-kanak maka domba-domba ini dipangkunya.

Dalam terjemahan lama disalin = dipangku lengannya dan ditaruhnya akan dia pada ribaannya (dibopong lan digendong) BD, ini berarti didekap = diberi kehangatan dan rasa aman.
Induk domba dituntunnya dengan hati-hati dengan hati-hati. Induk domba ini mendapat perhatian extra, karena induk domba ini sedang menyusui anak-anaknya, jadi kodisinya begitu lemah. Baik anak-anak domba serta induknya sangat diperhatikan Tuhan.

Saya teringat pesan Tuhan kepada rasul Petrus untuk menggembalakan kawanan domba Allah. Yoh 21:15-19
21:15 Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
21:16 Kata Yesus pula kepadanya untuk kedua kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
21:17 Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku.
21:18 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki."
21:19 Dan hal ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana Petrus akan mati dan memuliakan Allah. Sesudah mengatakan demikian Ia berkata kepada Petrus: "Ikutlah Aku."

Pada pesan pertama Tuhan Yesus mengatakan “Feed my lambs” = Berilah makan anak-anak domba-Ku.
Lambs = disini disebut domba muda, domba yang lemah. Dalam bahasa daerah BD = dikatakan “Angona para cempe-Ku”

Pesan kedua : “Tend my sheep”
Tend = menjaga, memperhatikan.
Sheep = domba yang dewasa.
Dalam bahasa daerah (Jawa) dikatakan : “Angona para wedus-Ku”

Pada pesan ketiga : “Feed my sheep” = Berilah makan domba yang dewasa.
Firman Tuhan menyatakan perbedaan antara menghadapi domba yang muda dengan domba yang sudah dewasa.

Anak domba itu dipangkunya, induk domba itu dituntunnya dengan hati-hati / perlahan-lahan.
Dari sini kita melihat bahwa pekerjaan menggembala itu tidak mudah, seperti yang dihadapi oleh rasul Paulus.
1 Kor 3:1-3
3:1 Dan aku, saudara-saudara, pada waktu itu tidak dapat berbicara dengan kamu seperti dengan manusia rohani, tetapi hanya dengan manusia duniawi, yang belum dewasa dalam Kristus.
3:2 Susulah yang kuberikan kepadamu, bukanlah makanan keras, sebab kamu belum dapat menerimanya. Dan sekarang pun kamu belum dapat menerimanya.
3:3 Karena kamu masih manusia duniawi. Sebab, jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi dan bahwa kamu hidup secara manusiawi?
Iri hati dan perselisihan itu tandanya dari manusia duniawi.
Anak Tuhan yang sudah dewasa rohaninya tidak suka berselisih tidak suka iri hati.
Band: Yak 3:14-18.

3:14 Jika kamu menaruh perasaan iri hati dan kamu mementingkan diri sendiri, janganlah kamu memegahkan diri dan janganlah berdusta melawan kebenaran!
3:15 Itu bukanlah hikmat yang datang dari atas, tetapi dari dunia, dari nafsu manusia, dari setan-setan.
3:16 Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat.
3:17 Tetapi hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni, selanjutnya pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak munafik.
3:18 Dan buah yang terdiri dari kebenaran ditaburkan dalam damai untuk mereka yang mengadakan damai.

Dua perlakuan Tuhan terhadap domba-domba-Nya:
Dipangkunya / di bopong & digendong anak-anak domba-Nya.
Dituntunnya induk-induk domba = domba-domba yang sudah dewasa.
Untuk domba yang sudah dewasa ini ada perintah dari Tuhan : “Agar menjaga dan memperhatikan”
Disini tugas seorang gembala menjadi semakin berat, bukan cuma memberi makan, tapi menjaga dan memperhatikan.

Tugas dari seorang pemimpin  (gembala) adalah berjaga-jaga atas jiwamu.
Band: Ibn 13:17
13:17 Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang harus bertanggung jawab atasnya. Dengan jalan itu mereka akan melakukannya dengan gembira, bukan dengan keluh kesah, sebab hal itu tidak akan membawa keuntungan bagimu.

Selain menaikan doa syafaat, seorang gembala itu dituntut memberi makan.
Bagian ketiga pesan Tuhan Yesus: 
Feed my sheep = berilah makan domba-domba dewasa.
Orang yang sudah dewasa rohaninya itu diberikan makanan yang keras.

Ibn 5:13-14
5:13 Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil.
5:14 Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.
Kristen kanak-kanak belum bisa menerima makanan yang keras.
Kita sedang dipersiapkan untuk menjadi mempelai perempuan Tuhan, dan seorang calon mempelai itu sudah harus dewasa rohaninya, itu sebabnya kita dilatih untuk makan firman Allah yang keras.
Rohani kita tidak boleh pasif, harus bertumbuh.
Ibn 6:1-3
6:1 Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas pertama dari ajaran tentang Kristus dan beralih kepada perkembangannya yang penuh. Janganlah kita meletakkan lagi dasar pertobatan dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, dan dasar kepercayaan kepada Allah,
6:2 yaitu ajaran tentang pelbagai pembaptisan, penumpangan tangan, kebangkitan orang-orang mati dan hukuman kekal.
6:3 Dan itulah yang akan kita perbuat, jika Allah mengizinkannya.

Marilah kita tinggalkan azas2 pertama dari ajaran tentang Kristus dan beralih kepada perkembangannya yang penuh.
Beralih = pindah dari kelas yang ada sekatang, beralih kekelas yang lebih tinggi. Hal serupa seperti yang dikatakan rasul Petrus dalam suratannya.
2  Pet 1:5-11 Dari iman menuju kasih.

1:5 Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan,
1:6 dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan,
1:7 dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang.
1:8 Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita.
1:9 Tetapi barangsiapa tidak memiliki semuanya itu, ia menjadi buta dan picik, karena ia lupa, bahwa dosa-dosanya yang dahulu telah dihapuskan.
1:10 Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung.
1:11 Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.

Kalau saudara sudah pernah tahu soal ini, maka rasul Petrus berpesan untuk mengingatkan saudara. Jika firman Tuhan itu diulang, maksudnya untuk memberi kepastian kepadamu.
2 Pet 1:12-15

1:12 Karena itu aku senantiasa bermaksud mengingatkan kamu akan semuanya itu, sekalipun kamu telah mengetahuinya dan telah teguh dalam kebenaran yang telah kamu terima.
1:13 Aku menganggap sebagai kewajibanku untuk tetap mengingatkan kamu akan semuanya itu selama aku belum menanggalkan kemah tubuhku ini.
1:14 Sebab aku tahu, bahwa aku akan segera menanggalkan kemah tubuhku ini, sebagaimana yang telah diberitahukan kepadaku oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.
1:15 Tetapi aku akan berusaha, supaya juga sesudah kepergianku itu kamu selalu mengingat semuanya itu.

 Pil 3:1b.
3:1b Menuliskan hal ini lagi kepadamu tidaklah berat bagiku dan memberi kepastian kepadamu.
Kesimpulan:
Apakah saudara masih seperti anak-anak domba? Ata apakah saudara sudah menjadi domba yang sudah dewasa?
Baik yang anak-anak dan yang dewasa kedua-duanya membutuhkan penggembalaan.

Tuhan Yesus memberkati.