Translate

6 Sep 2015

Ibadah Raya. 6 September 2015. Tanda-Tanda Yang Mendahului Kedatangan Tuhan



Ibadah Raya
6 September 2015
TANDA-TANDA YANG MENDAHULUI KEDATANGAN TUHAN:
Seperti yang dikhotbahkan Tuhan Yesus dalam khotbah akhir zaman di Injil  Mat 24:1 dst.
Tanda yang pertama adalah penyesatan : Mat 24: 4-5
24:4 Jawab Yesus kepada mereka: "Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu!
24:5 Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.

Tanda yang kedua adalah kabar peperangan dan gempa bumi
 Mat 24:6-8
24:6 Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya.
24:7 Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.
24:8 Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru.

Dimana-mana akan terdengar kabar peperangan, manusia sudah tidak mau berdamai lagi, sebab pada waktu itu damai sudah diangkat dari muka bumi.
Why 6:3-4
6:3 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kedua, aku mendengar makhluk yang kedua berkata: "Mari!"
6:4 Dan majulah seekor kuda lain, seekor kuda merah padam dan orang yang menungganginya dikaruniakan kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi, sehingga mereka saling membunuh, dan kepadanya dikaruniakan sebilah pedang yang besar.

Ketika meterai kedua dibuka, muncul kuda yag berwarna merah padam, dan orang yang menungganginya diberi kuasa untuk mengambil damai dari muka bumi.

Kalau damai diangkat maka akan terjadi manusia saling membunuh.
Dalam sebuah rumah tangga kalau tidak ada damai lagi, maka suasana rumah tangga itu seperti perang. Kadang kala terjadi perang dingin, tidak saling menyapa.

Sekarang ini Tuhan masih menyediakan darah-Nya untuk mendamaikan manusia  dengan Allah dan dengan sesama. Kalau kesempatan ini tidak kita pakai, maka nanti kita akan kecewa, sebab kalau damai sudah diangkat dari bumi, maka manusia sudah sudah tidak bisa lagi berdamai.

2 Kor 5:19-21
5:19 Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami.
5:20 Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah.
5:21 Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.

Jangan tolak kabar perdamaian ini, selagi Tuhan masih menyediakan darah-Nya untuk mendamaikan segala dosa-dosa kita.
Kalau damai diangkat akan terjadi saling membunuh.

Dalam Perjanjian Lama orang yang membunuh harus dihukum: Ini dicantumkan dalam salah satu dari sepuluh hukum Allah
Kel 20:13
20:13 Jangan membunuh.

Dalam hukum PB ini terkena hukum yang pertama : Yaitu hukum perdamaian.
Mat 5:21-26
5:21 Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum.
5:22 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.
5:23 Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,
5:24 tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.
5:25 Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara.
5:26 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas.

Tuhan Yesus katakan bagi orang yang tidak mau berdamai, akan dibuang kedalam penjara.

Berapa banyak anak Tuhan yang bagaikan terpenjara oleh berbagai macam pencobaan.
Kita harus waspadai roh amarah dalam diri kita, sebab marah itu disejajarkan dengan membunuh; jika marah itu disimpan sampai matahari terbenam maka akan menjadi kebencian.
Ef 4:26-27
4:26 Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu
4:27 dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis.

Kebencian itu sama dengan membunuh.
1 Yoh 3:15
3:15 Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya.

Betapa hebatnya dosa marah ini yang sering diabaikan oleh anak-anak Tuhan, sedangkan akibatnya seorang itu akan kehilangan damai sejahtera dalam hatinya.

Tanda yang ketiga yang mendahului kedatangan Tuhan: KELAPARAN.
Akibat peperangan maka terjadilah kelaparan.
Mat 24:7
24:7 Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.

Ini digenapkan ketika Tuhan membuka meterai yang 3
Why 6:5-6
6:5 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketiga, aku mendengar makhluk yang ketiga berkata: "Mari!" Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hitam dan orang yang menungganginya memegang sebuah timbangan di tangannya.
6:6 Dan aku mendengar seperti ada suara di tengah-tengah keempat makhluk itu berkata: "Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar. Tetapi janganlah rusakkan minyak dan anggur itu."

Kalau kelaparan jasmani sudah begitu hebat, terlebih kelaparan secara rohani.
Kelaparan rohani ini harus diimbangi dengan perolehan kita akan makanan rohani.

Jangan kita menyia-nyiakan waktu kesempatan saat dilimpahi Firman Allah tapi kita tidak memanfaatkan dengan baik. Sebab nanti ada saatnya orang makan tapi tidak sampai kenyang.
Hag 1:6
1:6 Kamu menabur banyak, tetapi membawa pulang hasil sedikit; kamu makan, tetapi tidak sampai kenyang; kamu minum, tetapi tidak sampai puas;
Mengapa sampai terjadi kemalangan seperti itu? Karena mereka tidak mau membangun Rumah Allah.

Rumah Allah menunjuk rohani kita yang harus kita perhatikan, sebab nanti akan terjadi bela kelaparan yang dasyat yang menimpa rohaninya anak-anak Tuhan.
Amos 8:11-14
8:11 "Sesungguhnya, waktu akan datang," demikianlah firman Tuhan ALLAH, "Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan firman TUHAN.
8:12 Mereka akan mengembara dari laut ke laut dan menjelajah dari utara ke timur untuk mencari firman TUHAN, tetapi tidak mendapatnya.
8:13 Pada hari itu akan rebah lesu anak-anak dara yang cantik dan anak-anak teruna karena haus;
8:14 mereka yang bersumpah demi Asima, dewi Samaria dan yang berkata: Demi allahmu yang hidup, hai Dan! serta: Demi dewa kekasihmu yang hidup, hai Bersyeba! mereka itu akan rebah dan tidak akan bangkit-bangkit lagi."

TANDA YANG KE 4 YANG MENDAHULUI KEDATANGAN TUHAN: GEMPA BUMI
DIBERBAGAI TEMPAT. Mat 24:7c

Gempa bumi ini bicara soal kegoncangan.
Kegoncangan akan terjadi dimana-mana; baik itu kegoncangan soal moneter, ekonomi, politik dll.
Firman Allah sudah lebih dahulu menubuatkan terjadinya kegoncangan ini. Ibr 12:26
12:26
Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: "Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga."

Kegoncangan ini tidak hanya menimpa bumi tapi juga langit. Jadi ini menunjuk kegoncangan secara jasmani juga rohani.

Bagaimana dengan kerohanian kita sebagai anak-anak Tuhan yang hidup diakhir zaman ini, apakah rohani kita sudah berakar dan tumbuh serta menjadi kuat.

Kol 2:6-7
2:6 Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia.
2:7 Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.

Sebuah pohon itu kalau akarnya semakin dalam akan menjadi kuat, sekalipun harus ditimpa angin yang keras. Begitu juga dengan rohani kita akan semakin kuat jika kita mendalam didalam Dia.

Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga.

Akan terjadi kegoncangan yang luar biasa yang akan menimpa manusia dimuka bumi ini, sebab tidak ada satu tempat didunia yang tidak terkena goncangan. Hanya ada satu tempat yang tidak terpengaruh kegoncangan ini, yaitu kota Yerusalem Baru, karena kota ini berasal dari Allah dari sorga.
Ibr 12:26-28
12:26 Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: "Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga."
12:27 Ungkapan "Satu kali lagi" menunjuk kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan, karena ia dijadikan supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan.
12:28 Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut.

Karena kita menerima janji tentang kota yang tak tergoncangkan, maka kita wajib beribadah dengan hormat dan takut dihadapan Allah.
Maz 2:11-12
2:11 Beribadahlah kepada TUHAN dengan takut dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar,
2:12 supaya Ia jangan murka dan kamu binasa di jalan, sebab mudah sekali murka-Nya menyala. Berbahagialah semua orang yang berlindung pada-Nya!
Tuhan Yesus memberkati kita semua.