Translate

13 Sep 2015

Ibadah Pendalaman Alkitab. 11 September 2015.Firman Allah Itu Adalah Benih Yang Hidup



Ibadah Pendalaman Alkitab
11 September 2015

FIRMAN ALLAH ITU ADALAH BENIH YANG HIDUP:
Yang dimaksud dengan hidup = adalah kekal. Oleh sebab itu kita mau menghargai Firman Tuhan sebagai benih yang hidup.
Kalau kita bisa menghargai Firman Tuhan sedemikian rupa, maka kita akan mengalami keubahan.

Sebab yang fana ini pasti akan ditelan dengan yang tidak fana yaitu kekekalan.
1 Pet 1:23-25
1:23 Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal.
1:24 Sebab: "Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur,
1:25 tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya." Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu.

Benih Firman Allah itu kekal dan bermaksud mengadakan suatu keubahan.
Dan jika benih Firman Allah itu bertemu dengan tubuh kita yang fana yang seperti rumput, ini seperti positif dan negatif bertemu, maka terjadi suatu ledakan, terjadi suatu reaksi.

Kalau kita membiarkan Firman Allah lebih banyak mengerjakan kehidupan kita, dengan sikap ini kita akan melihat Firman Allah itu megubah hidup kita.

Kalau Firman Allah ini masuk ke dalam tubuh kita, maka akan terjadi suatu proses, yaitu proses kebangkitan / keubahan. Sebab dengan melewati proses ini tidak lain yang akan terjadi selain yang fana itu akan digantikan dengan yang tidak fana.

1 Kor 15:51-54
15:51 Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah,
15:52 dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah.
15:53 Karena yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati.
15:54 Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah firman Tuhan yang tertulis: "Maut telah ditelan dalam kemenangan.

Yang fana itu harus memakai yang tidak fana, yang mati itu harus mengenakan yang tidak dapat mati. HARUS!
1 Kor 15 ini sejajar dengan 1 Pet 1 yaitu bicara soal keubahan.

Kita membiasakan diri untuk selalu terjadi suatu reaksi, oleh sebab tubuh yang fana ini bersedia menampung benih Firman Allah.

Mal 1:2-5 Beban Firman Allah atas Israel.
Menurut Perjanjian Baru anak yang dikasihani itu dihajar.

Kalau anak itu sungguh-sungguh dikasihi oleh Bapanya, harus dihajar, supaya jangan menjadi anak haram.
Anak haram ini lain dengan kehidupan anak yang dihajar, sebab maksud hajaran itu yaitu untuk masuk dalam kekudusan-Nya.

Hajaran Tuhan itu adalah untuk maksud yang mulia.

“AKU mengasihi Yakub” berarti untuk sekarang ini adalah kehidupan kita yang bersedia untuk disucikan.
Ibrani 12:6-10
12:6 karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak."
12:7 Jika kamu harus menanggung ganjaran; Allah memperlakukan kamu seperti anak. Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya?
12:8 Tetapi, jikalau kamu bebas dari ganjaran, yang harus diderita setiap orang, maka kamu bukanlah anak, tetapi anak-anak gampang.
12:9 Selanjutnya: dari ayah kita yang sebenarnya kita beroleh ganjaran, dan mereka kita hormati; kalau demikian bukankah kita harus lebih taat kepada Bapa segala roh, supaya kita boleh hidup?
12:10 Sebab mereka mendidik kita dalam waktu yang pendek sesuai dengan apa yang mereka anggap baik, tetapi Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya.

Jika kamu menghindarkan diri dari hajaran Tuhan maka kamu akan tetap di dalam dosa. Dan ini berarti tidak mendapatkan kasih Allah, sebab Allah sangat membenci dosa.

Kehidupan yang datang kepada Tuhan dan rela untuk dihajar oleh Tuhan lewat firman-Nya, ini berarti kehidupan yang dikasihani oleh Tuhan.

Esau sekalipun kakak dari Yakub, tapi dianggap pengganggu dari pada Yakub.
Orang yang dikasihani Allah itu tidak diijinkan untuk diganggu.

Allah membalas kepada Esau/Edom sehingga binasa : Tidak dapat bangun lagi.
Sungguh nikmat kehidupan yang dikasihani oleh Allah untuk mendapatkan perlindungan dari Tuhan.
Murka Allah kepada Edom itu tidak tanggung-tanggung.

Bicara soal Edom itu berarti bangsa yang berasal dari satu pribadi yaitu Esau.
Kepada Edom ini Allah mengadakan ancaman yang tidak tanggung-tanggung.
Berikut ini ayat-ayat yang bicara soal Edom:
Yes 34:5-10
5  Sebab pedang-Ku yang di langit sudah mengamuk, lihat, ia turun menghakimi Edom, bangsa yang Kukhususkan untuk ditumpas.
6  TUHAN mempunyai sebilah pedang yang berlumuran darah dan yang penuh lemak, yaitu darah anak-anak domba dan kambing-kambing jantan dan lemak buah pinggang domba-domba jantan. Sebab TUHAN mengadakan penyembelihan korban di Bozra dan pembantaian besar di tanah Edom.
7  Banteng-banteng akan rebah mati bersama-sama domba dan kambing itu, dan lembu-lembu jantan yang muda bersama-sama lembu-lembu jantan yang gagah, seluruh negerinya diresapi oleh darah, dan tanah mereka penuh dengan lemak.
8  Sebab TUHAN mendatangkan hari pembalasan dan tahun pengganjaran karena perkara Sion.
9  Sungai-sungai Edom akan berubah menjadi tér, dan tanahnya menjadi belerang; negerinya akan menjadi tér yang menyala-nyala.
10  Siang dan malam negeri itu tidak akan padam-padam, asapnya naik untuk selama-lamanya. Negeri itu akan menjadi reruntuhan turun-temurun, tidak ada orang yang melintasinya untuk seterusnya.

Yer 49:7-10, 17-22.
49:7 Mengenai Edom. Beginilah firman TUHAN semesta alam: "Tidak adakah lagi kebijaksanaan di Téman? Sudah hilangkah pertimbangan dari orang-orang yang berakal budi, sudah busukkah kebijaksanaan mereka?
49:8 Larilah cepat, bersembunyilah dalam liang-liang, hai penduduk Dedan! Sebab malapetaka akan Kudatangkan atas Esau, pada waktu Aku menghukum dia.
49:9 Jika pemetik buah anggur datang kepadamu, mereka tidak akan meninggalkan sisa-sisa pemetikannya! Jika malam-malam pencuri datang kepadamu, mereka akan merusakkan sepuas-puasnya!
49:10 Tetapi Aku ini telah menelanjangi Esau, telah menyingkapkan tempat-tempat persembunyiannya, sehingga ia tidak dapat menyembunyikan diri lagi. Keturunannya telah binasa dan saudara-saudaranya dan bangsa-bangsa tetangganya tidak ada lagi.
49:17 Edom akan menjadi ketandusan; setiap orang yang melewatinya akan merasa ngeri dan bersuit karena segala pukulan yang dideritanya.
49:18 Seperti pada waktu ditunggangbalikkannya Sodom dan Gomora dan kota-kota tetangganya -- firman TUHAN -- maka seorang pun tidak akan diam lagi di sana dan seorang manusia pun tidak akan tinggal lagi di dalamnya.
49:19 Sesungguhnya, seperti singa yang bangkit keluar dari hutan belukar sungai Yordan mendatangi padang rumput tempat kawanan domba, demikianlah Aku akan membuat mereka lari dengan tiba-tiba dari negeri itu dan mengangkat di dalamnya dia yang Kupilih. Sebab siapakah yang seperti Aku? Siapakah yang berani mendakwa Aku? Siapakah gerangan gembala yang tahan menghadapi Aku?
49:20 Sebab itu dengarlah putusan yang telah diambil TUHAN terhadap Edom dan rancangan-rancangan yang telah dibuat-Nya terhadap penduduk Téman: Bahwa sesungguhnya, yang paling lemah pun di antara kawanan domba akan diseret. Bahwa sesungguhnya, padang rumput mereka sendiri akan merasa ngeri terhadap mereka.
49:21 Bumi akan goncang karena bunyi jatuhnya mereka; teriakan mereka akan terdengar bunyinya di Laut Teberau.
49:22 Sesungguhnya, ia naik terbang seperti burung rajawali, melayang dan mengembangkan sayapnya ke atas Bozra. Hati para pahlawan Edom pada waktu itu akan seperti hati perempuan yang sakit beranak."


Obaja (seluruhnya) 1-21.
Dalam Perjanjian Baru.
Ibr 12:16-17
12:16 Janganlah ada orang yang menjadi cabul atau yang mempunyai nafsu yang rendah seperti Esau, yang menjual hak kesulungannya untuk sepiring makanan.
12:17 Sebab kamu tahu, bahwa kemudian, ketika ia hendak menerima berkat itu, ia ditolak, sebab ia tidak beroleh kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya, sekalipun ia mencarinya dengan mencucurkan air mata.

Roma 9:12-16
9:12 dikatakan kepada Ribka: "Anak yang tua akan menjadi hamba anak yang muda,"
9:13 seperti ada tertulis: "Aku mengasihi Yakub, tetapi membenci Esau."
9:14 Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah Allah tidak adil? Mustahil!
9:15 Sebab Ia berfirman kepada Musa: "Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati."
9:16 Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah.

Dan akhirnya dalam Ibrani 12: 16-17 dikatakan bahwa Esau tidak mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya, dengan lain kata: Esau terbuang untuk selama-lamanya.

Ini bukan perkara yang ringan, ini ada sebab-sebabnya. Dan salah satu sebab adalah ia sudah melawan kepada Yakub.                                                                        
Obaja ayat 10.
1:10 Karena kekerasan terhadap saudaramu Yakub, maka cela akan meliputi engkau, dan engkau akan dilenyapkan untuk selama-lamanya.

Karena Esau sudah bertindak kekerasan kepada saudaranya (Yakub), maka ia akan binasa untuk selama-lamanya. Tapi ini juga merupakan kasih Allah terhadap Yakub, karena Allah telah memberikan perlindungannya.

Yes 34:5-6,8.
34:5 Sebab pedang-Ku yang di langit sudah mengamuk, lihat, ia turun menghakimi Edom, bangsa yang Kukhususkan untuk ditumpas.
34:6 TUHAN mempunyai sebilah pedang yang berlumuran darah dan yang penuh lemak, yaitu darah anak-anak domba dan kambing-kambing jantan dan lemak buah pinggang domba-domba jantan. Sebab TUHAN mengadakan penyembelihan korban di Bozra dan pembantaian besar di tanah Edom.
34:8 Sebab TUHAN mendatangkan hari pembalasan dan tahun pengganjaran karena perkara Sion.

Bozra itu daerah Edom, disana Tuhan mengadakan pembalasan atas Edom.

Yez 25:12-14
25:12 Beginilah firman Tuhan ALLAH: "Oleh karena Edom membalaskan dendam kesumat terhadap kaum Yehuda dan membuat kesalahan besar dengan melakukan pembalasan terhadap mereka,
25:13 oleh sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH, Aku akan mengacungkan tangan-Ku melawan Edom dan melenyapkan dari padanya manusia dan binatang dan Aku membuatnya menjadi reruntuhan; dari Téman sampai Dedan mereka akan mati rebah oleh pedang.
25:14 Aku akan melakukan pembalasan-Ku terhadap Edom dengan tangan umat-Ku Israel. Dan mereka akan memperlakukan Edom selaras dengan murka-Ku dan amarah-Ku, dan mereka akan mengetahui, bahwa Akulah yang membalas, demikianlah firman Tuhan ALLAH."

Keatas Edom terjadi suatu pembalasan, sebab Edom itu sudah bertindak jahat kepada Yakub dan keturunan Yakub yaitu Yehuda. Dan Yehuda ini yang menurunkan Kristus.

Sebab itu dalam Perjanjian Baru Tuhan itu mengadakan suatu pembalasan, yaitu keatas kehidupan-kehidupan yang menghina kepada Anak Allah dan darah-Nya. Dan inilah satu sikap yang mengganggu anak-anak Tuhan.
Siapapun orangnya seperti Esau ini akan mengalami pembalasan dari Tuhan.

Ibr 10:29-31 Pembalasan Tuhan.
10:29 Betapa lebih beratnya hukuman yang harus dijatuhkan atas dia, yang menginjak-injak Anak Allah, yang menganggap najis darah perjanjian yang menguduskannya, dan yang menghina Roh kasih karunia?
10:30 Sebab kita mengenal Dia yang berkata: "Pembalasan adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan." Dan lagi: "Tuhan akan menghakimi umat-Nya."
10:31 Ngeri benar, kalau jatuh ke dalam tangan Allah yang hidup.

Kepada Edom itu sudah terjadi pembalasan, dan ini diterangkan dalam Ibrani 10; “Bahwa orang-orang yang menghinakan ROH KUDUS dan KORBAN-NYA KRISTUS.

Roh Kudus menunjuk zaman akhir.
Dalam zaman akhir ini Allah akan menunjukan kasih-Nya kepada yang dikasihani-Nya, tapi pembalasan Allah itu juga terhadap kehidupan yang menghinakan darah Kristus dan Roh Kudus.

Zaman akhir ini adalah zaman Roh Kudus. Roh kemurahan ini nanti akan terwujud dalam kegerakan hujan akhir.
Roh kemurahan itu diumpamakan seperti karet.

Karet itu bisa diulur, kita ulur lagi berbuat dosa, tapi karet itu bisa putus.
Kemurahan Allah ada batasnya! Jangan kita mempermainkannya.
Zaman Roh Kudus jangan dipermainkan.
Roh itu namanya Roh Sulung, dan ini ada hubungannya dengan kesulungan. Esau itu kakak Yakub tapi dia sudah mempermainkan hak kesulungannya.

Roma 8:23
8:23 Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga mengeluh dalam hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu pembebasan tubuh kita.

Roh Sulung ini harus kita manfaatkan untuk mengalami satu kebebasan.
Kita hidup dijaman kemurahan, yaitu yang namanya Roh Sulung.
Kita berpegang ini, sebab ada hubungannya dengan Esau.

Mengapa Esau harus mengalami hukuman yang hebat?
Sebab dia sudah menghinakan kemurahan Allah yaitu hak sulung.

Roma 9:12-13
9:12 dikatakan kepada Ribka: "Anak yang tua akan menjadi hamba anak yang muda,"
9:13 seperti ada tertulis: "Aku mengasihi Yakub, tetapi membenci Esau."

Esau sudah meninggalkan hak sulungannya. Esau sudah berbuat perkara yang sangat menyakitkan hati Tuhan, ia jual itu dengan sepiring makanan.

Pemberian Allah dalam bentuk hak sulung itu tidak lebih dari sesuap makanan.
Esau sudah membuang kemurahan Allah.
Jangan kita buang kemurahan Allah. Tuhan sudah menyediakan Roh Sulung kepada kita.
Jangan jadi seperti Esau yag mementingkan perkara jasmani lebih dari yang rohani.

Tuhan sudah menyediakan diri-Nya menjadi korban, kita mau terima pemberian ini sebagai kesempatan yang begitu besar.
Dia dalam pengorbanan-Nya itu sudah mengambil kedudukan sebagai Orang Sulung, dan untuk ini harus ada pengalaman yaitu Dia mati dan bangkit menjadi Orang Sulung.

1 Kor 15:20-21
15:20 Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal.
15:21 Sebab sama seperti maut datang karena satu orang manusia, demikian juga kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia.

Ada proses yang dialami oleh Kristus, yaitu Dia harus mati dan bagkit menjadi Orang Sulung.
Kita harus bisa mengerti perkara ini, dan menerimanya.
Kita harus menjadi Kristen yang terbuka mata serta meningkat cara pengenalan kita.
Kita perlu menerima darah dari Orang Sulung ini, supaya oleh darah-Nya kita disucikan.

Disucikan perasaan hati kita, sehingga tidak lagi perasaan hati kita menuduh kita, sehingga menjadi hati yang bebas dari tuntutan-tuntutan.
Kita harus berusaha menerima penyucian darah-Nya dari Orang Sulung ini.

Kol 1:14
 1:14 di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa.

Kita mendapat ketebusan oleh darah-Nya, yaitu pengampunan dari segala dosa-dosa kita.
Kalau kita terima Dia sebagai Orang Sulung maka Ia akan mencipta kita.
Kol 1:15-16
1:15 Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan,
1:16 karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.

Segala sesuatu diciptakan oleh Dia.

Kalau kita bisa mengerti bahwa korban-Nya itu adalah korbannya dari Orang Sulung, maka Dia yang Sulung itu berkuasa membuatkan segala sesuatu.
Dan Ia mau membuat kita, Dia mau membentuk kita, dimana Dia akan menjadi kepala dan kita adalah tubuh-Nya.

Sebagai orang Sulung Dia mau mengerjakan suatu pekerjaan yang besar.
Kalau Dia mengerjakan segala sesuatu, maka dari antara karya-Nya itu yang paling Dia ingin ciptakan adalah kita sidang-Nya untuk diterima sebagai tubuh-Nya.

Siapa Dia? Dialah Orang Sulung.
Kol 1:17-18
1:17 Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia.
1:18 Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu.

Banyak anak-anak Tuhan tidak mengerti dengan perkara kesulungan ini. Kalau kita tidak mengerti kemudian melawan rencana Allah, jangan-jangan nanti akan tergolong seperti Esau.

DIA orang pertama yang keluar dari kematian dan sudah bangkit.
Yang Dia kenal itu nanti ditetapkan untuk menjadi sama dengan Dia. Kalau Dia sebagai orang Sulung maka itu berarti kita akan dijadikan Sidang Sulung-Nya.

Allah ada rencana untuk memberikan hak Sulung itu kepada kita.
Zaman sekarang ini ada kesempatan bagi kita untuk menerima hak sulung.
Jangan abaikan kesempatan ini. Mengabaikan kesempatan berarti kurang ada penyerahan diri.

Roma 8:29
8:29 Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.

Kalau Ia menerima berkat Sulung, maka yang Ia pilih itu juga menerima / menikmati berkat Sulung.
Sidang Sulung
Ibr 12:22-23
12:22 Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah,
12:23 dan kepada jemaat anak-anak sulung, yang namanya terdaftar di sorga, dan kepada Allah, yang menghakimi semua orang, dan kepada roh-roh orang-orang benar yang telah menjadi sempurna,

Ibrani 12 ini bicara soal kehidupan yang mau disucikan.
Esau yang tidak mau disucikan, ahirnya kesempatannya tertutup baginya. Tapi dalam fasal ini juga bicara soal Sidang Sulung.

Sidang orang-orang sulung: Siapa itu?
 Yaitu kehidupan yang tidak tergolong seperi Esau, tapi yang memperhatikan Kristus sebagai Orang Sulung.
Sidang Sulung= Tubuh Kristus.

Sidang pengantin Tuhan yang sangat dikasihani.
Kalau kita mau menjadi sidang Pengantin Tuhan, maka kita harus perhatikan kepada kabar pembentukan Tubuh Kristus ini, jangan perhatikan perkara-perkara lain.

Bahaya sekali kalau kita sudah tahu rencana Allah tapi masih bersikap acuh tak acuh. Sudah mendengar kabar mempelai tapi masih diberatkan dengan perkara-perkara dunia. Kita harus menghargai kemurahan Allah.

Belajar mementingkan perkara firman lebih dari kepentingan lain.
Jangan kita abaikan kesulungan ini! Kesempatan sekarang ini begitu besar, Tuhan ingin menjadikan kita orang-orang Sulung-Nya.

Tuhan Yesus memberkati.