Translate

23 Jul 2016

Ibadah Pendalaman Alkitab. 15 Juli 1016. KELEPASAN ATAU PERTOLONGAN YERUSALEM.



Ibadah Pendalaman Alkitab. 15 Juli 2016
KELEPASAN ATAU PERTOLONGAN ATAS YERUSALEM.

Yerusalem adalah kota dari Raja Salem, Raja Damai, kota yang sangat dipermuliakan karena atas Yerusalem Tuhan mengadakan suatu perlindungan yang sangat istimewa.
Sebagian besarnya dunia dengan beratus-ratus ribu kota yang berserakan dibumi, tetapi dalam Zakharia 12, khusus atas Yerusalem Tuhan mengadakan perlindungan.

Perlindungan atas Yerusalem menunjuk pangayoman Tuhan atas Yerusalem Baru yaitu Sidang Mempelai-Nya. Apapun yang terjadi Tuhan akan membela sepenuhnya  atas Yerusalem.

Zakh 12:1-6.
12:1 Firman TUHAN tentang Israel: Demikianlah firman TUHAN yang membentangkan langit dan yang meletakkan dasar bumi dan yang menciptakan roh dalam diri manusia:
12:2 "Sesungguhnya Aku membuat Yerusalem menjadi pasu yang menyebabkan segala bangsa di sekeliling menjadi pening; juga Yehuda akan mengalami kesusahan ketika Yerusalem dikepung.
12:3 Maka pada waktu itu Aku akan membuat Yerusalem menjadi batu untuk diangkat bagi segala bangsa. Siapa yang mengangkatnya pastilah mendapat luka parah. Segala bangsa di bumi akan berkumpul melawannya.
12:4 Pada waktu itu, demikianlah firman TUHAN, Aku akan membuat segala kuda menjadi bingung, penunggangnya menjadi gila. Atas kaum Yehuda, Aku akan membuka mata-Ku, tetapi segala kuda bangsa akan Kubuat menjadi buta.
12:5 Sesudah itu kaum-kaum di Yehuda akan berkata dalam hatinya: Penduduk Yerusalem mempunyai kekuatan oleh karena TUHAN semesta alam, Allah mereka.
12:6 Pada waktu itu Aku akan membuat kaum-kaum di Yehuda seperti anglo berapi di tengah-tengah timbunan kayu dan seperti suluh berapi di tengah-tengah timbunan bulir gandum; api keduanya akan menjilat ke kanan dan ke kiri segala bangsa di sekeliling, tetapi Yerusalem selanjutnya akan tetap tinggal di tempatnya yang dahulu.

Bangsa Israel adalah bangsa yang dihukum Tuhan, juga merupakan bangsa yang dikasihi Tuhan.
Seluruh dunia sekarang ini heboh persoalan Timur Tengah, terutama persoalan Yerusalem. Firman Tuhan harus dipenuhi terlebih dahulu secara jasmani, baru yang rohani. Yerusalem jasmani satu waktu akan hancur, diganti dengan Yerusalem Baru yang penuh dengan kemuliaan Allah.

Perlindungan yang heran atas kota Yerusalem, tetapi yang terpenting sebenarnya melindungi penghuni atau penduduk kota Yerusalem.
Demi keselamatan Yerusalem itulah Tuhan mengadakan perlindungan atas seluruh Yerusalem.

Matius 5 mengemukakan dari 10 Hukum Perjanjian Lama dan 10 Hukum Perjanjian Baru. Seperti tubuh mempunyai 20 jari.
Jari untuk pegangan:
Jari kaki, menunjuk suatu pegangan pendirian.
Jari tangan, menunjuk suatu pegangan usaha / pekerjaan.

Firman Tuhan yang sempurna tidak boleh berkurang setitikpun. Demikian pula anggota tubuh Kristus harus lengkap.
Mat 5:18
5:18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

Mat 5:21-26 Hukum Pertama: Hukum Perdamaian.
5:21 Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum.
5:22 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.
5:23 Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,
5:24 tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.
5:25 Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara.
5:26 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas.

Marah itu dihati, tapi membunuh itu praktek perbuatan. Dan itu disebutkan dalam hukum yang lama/Torat.
Kalau hukum Baru menunjuk sumbernya yaitu hati.

Hati yang marah tidak ada damai, sebab marah akan bertambah-tambah yang akan dihukum oleh Sanhedrin dan akhirnya oleh api neraka.
Tuhan menggenapkan hukum yang lama.
Damai artinya tidak suka simpan marah, suka memperbaiki kalau ada persetujuan antara sesama.

Mat 5: 23-24
5:23 Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,
5:24 tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.

Harus ada perdamaian dahulu baru melaksanakan ibadah dengan benar.
Mat 5:27-32 Hukum kedua : Hukum Kesucian.
5:27 Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah.
5:28 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.
5:29 Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.
5:30 Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka.
5:31 Telah difirmankan juga: Siapa yang menceraikan isterinya harus memberi surat cerai kepadanya.
5:32 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah, ia menjadikan isterinya berzinah; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah.

Hati seorang pria yang menginginkan perempuan lain, itu disebut berzinah.
Jadi hati harus disucikan.

Mat 5:33-37 Hukum ke tiga: Hukum Kebenaran.
5:33 Kamu telah mendengar pula yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan bersumpah palsu, melainkan peganglah sumpahmu di depan Tuhan.
5:34 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali bersumpah, baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah,
5:35 maupun demi bumi, karena bumi adalah tumpuan kaki-Nya, ataupun demi Yerusalem, karena Yerusalem adalah kota Raja Besar;
5:36 janganlah juga engkau bersumpah demi kepalamu, karena engkau tidak berkuasa memutihkan atau menghitamkan sehelai rambut pun.
5:37 Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.

Kita harus hidup dalam kebenaran dan kejujuran.
Orang yang berkata ya tapi tidak, dan berkata tidak tapi ya, ini tidak jujur.
Ya diatas ya, tidak diatas tidak, tidak perlu bersumpah, karena kalau ada sumpah, maka manusia itu langsung berhadapan dengan Allah. Sebab bersumpah demi langit; langit adalah tahtanya Allah. Jadi orang itu langsung menjumpai tahta Allah dan berhadapan dengan Allah.

Walaupun bersumpah, manusia cenderung melanggar sumpahnya. Juga janji terhadap manusia, manusia itu tidak dapat memenuhinya. Apalagi sumpah kepada Allah.
Janji yang tidak dipenuhi itu berasal dari manusia, tetapi kalau sumpah tidak dipenuhi, langsung bersalah pada Allah.

Mat 12:35-37
12:35 Orang yang baik mengeluarkan hal-hal yang baik dari perbendaharaannya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan hal-hal yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat.
12:36 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman.
12:37 Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum."

Tuhan penuh dengan kasih sayang, supaya kita menjadi benar. Jangan menjadi orang yang bersalah.
Kalau kita hidup dalam kebenaran, kita tidak boleh bersumpah:
Demi langit         = yang menjadi tahtanya Allah.
Demi bumi          = yang menjadi alas kaki Allah.
Demi Yerusalem = yang menjadi kota Raja Besar.
Demi kepala        = sebab kepala adalah Kristus.

Kita tidak boleh ada tipu, harus hidup dalam kebenaran, sebab kalau ada kebenaran, Tuhan mengadakan perlindungan. Perlindungan ini berhubungan dengan Zakharia 12, yaitu perlindungan terhadap Yerusalem.
Perlindungan Allah atas Yerusalem ini tidak boleh diganggu gugat.

Yerusalem Baru adalah Mempelai Perempuan Tuhan, milik Raja Yang Besar dan Ia mendapat perlindungan yang besar.
Kalau dikepung oleh musuh-musuh, maka Yerusalem mengeluarkan api dan menghancurkan musuh-musuhnya.

Tuhan mengadakan perlindungan terhadap kita, kalau kita berada didalam sumber kebenaran Firman Tuhan, serta kita masuk dalam kebenaran ini.

Sebab Allah adalah pencipta langit dimana Ia bertahta, dan bumi yang menjadi alas kaki-Nya.
Zakh 12:1
12:1 Firman TUHAN tentang Israel: Demikianlah firman TUHAN yang membentangkan langit dan yang meletakkan dasar bumi dan yang menciptakan roh dalam diri manusia:

Ucapan Tuhan untuk melindungi kota Yerusalem :
Ia menyatakan bahwa Ia yang membentangkan langit yang lebar dan tidak terbatas, dan bumi yang berputar pada satu poros  dengan begitu ajaib.
Juga manusia yang ada didalam bumi yang adalah ciptaan Tuhan, Ia menyatakan kekuasaan-Nya atas segala ciptaan-Nya sampai kepada manusia, Ia beri hidup dan roh.

Ciptaan ini menurut teladan Allah, sebab Ia bermaksud membentuk Yerusalem Baru yaitu Mempelai Perempuan Tuhan.
Why 21:1-2
21:1 Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan laut pun tidak ada lagi.
21:2 Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.

Wahyu 21 Adalah kelengkapan perlindungan Allah atas Sidang Mempelai Perempuan-Nya. Dia melindungi sehingga tidak ada tangis maupun perkabungan, dukacita dan air mata.

Zakh 12:10-14
 12:10 "Aku akan mencurahkan roh pengasihan dan roh permohonan atas keluarga Daud dan atas penduduk Yerusalem, dan mereka akan memandang kepada dia yang telah mereka tikam, dan akan meratapi dia seperti orang meratapi anak tunggal, dan akan menangisi dia dengan pedih seperti orang menangisi anak sulung.
12:11 Pada waktu itu ratapan di Yerusalem akan sama besarnya dengan ratapan atas Hadad-Rimon di lembah Megido.
12:12 Negeri itu akan meratap, setiap kaum keluarga tersendiri; kaum keluarga keturunan Daud tersendiri dan isteri mereka tersendiri; kaum keluarga keturunan Natan tersendiri dan isteri mereka tersendiri;
12:13 kaum keluarga keturunan Lewi tersendiri dan isteri mereka tersendiri; kaum keluarga Simei tersendiri dan isteri mereka tersendiri;
12:14 juga segala kaum keluarga yang masih tinggal, setiap kaum keluarga tersendiri dan isteri mereka tersendiri."

Allah mencurahkan kepada penduduk Yerusalem Roh Kemurahan dan Roh Sembahyang. Kalau Tuhan tidak mengirimkan Roh-Nya, maka kita tidak dapat tertolong dan terlepas dari segala persoalan problem tubuh dan daging kita.

Cara Tuhan untuk melindungi kita dan supaya rohani kita lebih terangkat, Ia mengirimkan Roh Sulung.
Keluarga Daud menerima Roh itu, disamping mereka melihat sesuatu dan terbuka mata, mereka mengerang dan menangis. Ada tangisan besar seperti dilembah Medigo, sebab menyesali segala kesalahan dan Allah mendengarnya.

Pada zaman akhir, Tuhan mengirimkan Roh Kemurahan, supaya kita suka sembahyang. Doa kita tidak akan sia-sia tetapi akan didengar Tuhan.
Dia mendengar setiap keluhan hati kita dan akan menolong kita.

Roma 8:18-23, 25-27.
8:18 Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.
8:19 Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan.
8:20 Karena seluruh makhluk telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya sendiri, tetapi oleh kehendak Dia, yang telah menaklukkannya,
8:21 tetapi dalam pengharapan, karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah.
8:22 Sebab kita tahu, bahwa sampai sekarang segala makhluk sama-sama mengeluh dan sama-sama merasa sakit bersalin.
8:23 Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga mengeluh dalam hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu pembebasan tubuh kita.
8:25 Tetapi jika kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun.
8:26 Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.
8:27 Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.

Sedikit sengsara yang kita alami itu tidak dapat dibandingkan dengan kemulyaan yang besar yang akan dinyatakan nanti.
Kita harus hidup dalam doa yang didorong Roh Kudus, sehingga doa kita didengar Tuhan.
Roh ini secara khusus menunjuk pada Hujan Akhir.

Roh Kemurahan dan Roh Sembahyang akan membawa kehidupan kita untuk suka menyembah Tuhan dengan keluhan yag luar biasa dan dibantu oleh Roh Kudus, nanti ada pengayoman yang luar biasa dari Tuhan.

Yerusalem terkenal dengan peristiwa hari Pentokasta, dimana ada 120 murid dan dengan satu roh bersatu menyembah, sehingga ada api di Yerusalem. Akibatnya ada 3000 orang dibaptiskan. Kebangunan rohani nanti juga akan terjadi diseluruh muka bumi.

Ada tangisan yang besar menimpa keluarga Daud, mereka menangis sebab melihat yang pernah ditusuk.
Pada waktu Yesus disalib Ia sudah mati, ada seorang prajurit yang menusukan tombaknya pada lambung Tuhan, sehingga keluar air dan darah, orang yang melihat itu terbuka matanya, lalu bersaksi: Bahwa Yesus adalah benar-benar Anak Allah.
Tulang Yesus tidak dipatahkan dan lambung-Nya ditikam, semua itu sudah disebut dalam Firman dahulu, ini adalah kegenapan Firman Tuhan.

Mereka menangis, seperti menangisi anak tunggal dan meratapi anak sulung. Anak Tunggal dan anak Sulung menunjuk Kristus yang tertombak pada lambung-Nya.
Dalam doa, kalau hati kita hancur, maka doa kita akan berhasil.

Jangan kita segan-segan untuk berdoa begitu rupa, dimana kita ditolong oleh Roh Kudus. Kita harus dapat melihat suatu perkara yang besar, sebab nanti kalau Wahyu 2 & 3 nanti dalam kegenapanya, yaitu penyucian 7 sidang, nanti Tuhan akan menyatakan perkara itu, yaitu semua bangsa akan melihat dan akan menangis dengan tangisan yang besar, sebab mereka melihat yang mereka tusuk adalah Kristus.

Why 1:7-8
1:7 Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin.
1:8 "Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa."

Waktu ditikam Ia menerima dan menyediakan diri-Nya untuk menanggung segala kutuk dan dosa.
Pada Dia yang sudah berkorban sampai mati, ada kuasa kebangkitan, sebab kaki-Nya tidak dipatahkan dan dapat bangkit. Lebih dari kuasa kebangkitan yaitu lambungnya ditusuk, sehingga keluar air dan darah.

Hal ini menunjuk perkara yang besar yaitu suatu kemuliaan.
Dia yang ditusuk adalah Dia Yang Maha Kuasa, Alfa dan Omega didalam kemulyaan dan kesempurnaan-Nya. Semua bangsa akan menangis.

Jangan kita terlambat dan jangan menunggu nanti baru kita menangis. Sekarang inilah waktunya, supaya kita dapat berdoa dengan hancur hati. Jangan mengeraskan hati!  Hati yang dikerjakan Firman adalah hati yang hancur.

Yoh 20:24-25
20:24 Tetapi Tomas, seorang dari kedua belas murid itu, yang disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka, ketika Yesus datang ke situ.
20:25 Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: "Kami telah melihat Tuhan!" Tetapi Tomas berkata kepada mereka: "Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya."

Thomas tidak percaya kalau ia tidak menusukan jarinya ketangan bekas paku dan lambung yang terkena tikam tombak serdadu Romawi.
Tuhan datang dan menyuruh Thomas untuk menusukan jarinya. Dan Thomas berseru: “Ya Tuhanku dan Allahku”
Jangan kita bersikap seperti Thomas tidak percaya pada Firman Tuhan dan menghinakan Firman Tuhan.

Sebelum prajurit Romawi menusukan tombak pada lambung Yesus, mereka lebih dahulu mau mematahkan tulang Tuhan, tetapi karena Yesus sudah mati, maka tidak jadi dipatahkan tulang kaki-Nya.
Kejadian ini sesuai dengan ketentuan Firman Tuhan. Walaupun Ia sudah tergantung sebagai seorang berdosa yang terkena kutuk, tapi pada-Nya ada kebangkitan.

Yoh 19:31-33
19:31 Karena hari itu hari persiapan dan supaya pada hari Sabat mayat-mayat itu tidak tinggal tergantung pada kayu salib -- sebab Sabat itu adalah hari yang besar -- maka datanglah orang-orang Yahudi kepada Pilatus dan meminta kepadanya supaya kaki orang-orang itu dipatahkan dan mayat-mayatnya diturunkan.
19:32 Maka datanglah prajurit-prajurit lalu mematahkan kaki orang yang pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan bersama-sama dengan Yesus;
19:33 tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya,

Ul 21:22-23
21:22 "Apabila seseorang berbuat dosa yang sepadan dengan hukuman mati, lalu ia dihukum mati, kemudian kaugantung dia pada sebuah tiang,
21:23 maka janganlah mayatnya dibiarkan semalam-malaman pada tiang itu, tetapi haruslah engkau menguburkan dia pada hari itu juga, sebab seorang yang digantung terkutuk oleh Allah; janganlah engkau menajiskan tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu."

Orang yang tergantung adalah orang yang terkena kutuk Allah.
Hal tulang-Nya yang tidak sempat dipatahkan:
Tulang menunjuk kuasa kebangkitan. Ia adalah Anak Domba korban Paskah untuk menebus umat Israel.

Kel 12:46
12:46 Paskah itu harus dimakan dalam satu rumah juga; tidak boleh kaubawa sedikit pun dari daging itu keluar rumah; satu tulang pun tidak boleh kamu patahkan.

Inilah peraturan Paskah! Dan bagi kita sekarang ada Domba Paskah yang jauh lebih berharga dari yang tersembelih, yaitu korban Anak Domba Allah, yaitu makanan sejati lewat Perjamuan Suci.
Domba Paskah tidak boleh dimakan campur ragi. Ragi menunjuk dosa. Tuhan bermaksud melepaskan kita dari ikatan dosa,kalau kita menghargai Perjamuan Suci.

1 Kor 5:7-8
5:7 Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi. Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus.
5:8 Karena itu marilah kita berpesta, bukan dengan ragi yang lama, bukan pula dengan ragi keburukan dan kejahatan, tetapi dengan roti yang tidak beragi, yaitu kemurnian dan kebenaran.

Paskah kita sudah disembelih untuk melepaskan kita dari ragi-ragi dosa.
Satu tulangpun tidak boleh dipatahkan; berarti ada perlindungan bagi orang yang hancur hatinya dan yang menyembah Tuhan.

Maz 34:19-21
34:19 TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.
34:20 Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu;
34:21 Ia melindungi segala tulangnya, tidak satu pun yang patah.

Ia memperhatikan orang yang remuk hatinya.
Tuhan periksa hati yang sungguh-sungguh hancur banyak peperangan, tetapi bagi orang yang berdoa dengan sungguh-sungguh dan hancur hati, Tuhan mengadakan kelepasan dan perlindungan, Ia melindungi tulang-tulang dan tidak ada yang dipatahkan.

Doa orang benar itu ada kuasanya, sebab Tuhan akan mengadakan perlindungan yang tidak dapat diganggu gugat.
Perjamuan Suci itu tergantung kita yang memakainya, kalau kita percaya dan dengan hati yang hancur, maka Ia akan mengadakan perlindungan, dan Tuhan memberikan pengalaman kebangkitan.

Kuasa kebangkitan dapat menjadikan hati nurani tidak ada perasaan tertuduh. Hati nurani yang jahat diubah penuh kedamaian.
Jadi perjanjian Perlindungan Tuhan tidak hanya secara luar saja, tetapi sampai hati nurani.

Iblis selalu menuduh siang malam atas hati manusia, sehingga ada perasaan hati nurani yang jahat, tetapi oleh kuasa kebangkitan akan mengubah hati nurani itu menjadi baik.

Oleh baptisan air kita mengalami kenyataan kematian dan kebangkitan, sebab disitu kita mulai melakukan ketentuan Firman Tuhan dan kita mulai mengalami kuasa kebangkitan yang kena mengena dengan hati nurani.

1 Pet 3:21
3:21 Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan -- maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah -- oleh kebangkitan Yesus Kristus,

HAL PENUSUKAN LAMBUNG:
Waktu Adam tidur, Allah mengoperasi lambungnya. Allah mengambil sebilah tulang rusuk Adam untuk dijadikan seorang perempuan, yaitu Hawa.
Hal ini menggambarkan lambung Kristus yang ditusuk, akan keluar Gereja Tuhan yang disempurnakan dan dipermuliakan.

Yoh 19:34-37
19:34 tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air.
19:35 Dan orang yang melihat hal itu sendiri yang memberikan kesaksian ini dan kesaksiannya benar, dan ia tahu, bahwa ia mengatakan kebenaran, supaya kamu juga percaya.
19:36 Sebab hal itu terjadi, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci: "Tidak ada tulang-Nya yang akan dipatahkan."
19:37 Dan ada pula nas yang mengatakan: "Mereka akan memandang kepada Dia yang telah mereka tikam."

Kuasa kebangkitan harus menjadi pengalaman, dan kita harus benar-benar dalam posisi perlindungan Allah.
Setelah mengalami kebangkitan, kita menuju kepada perjanjian Tuhan yaitu mempermuliakan Gereja-Nya. Untuk itu kita akan mengalami penyucian yang hebat. Segala dosa-dosa dibersihkan dan kita diubahkan menjadi sama seperti Dia.

Why 1:4-8
1:4 Dari Yohanes kepada ketujuh jemaat yang di Asia Kecil: Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu, dari Dia, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, dan dari ketujuh roh yang ada di hadapan takhta-Nya,
1:5 dan dari Yesus Kristus, Saksi yang setia, yang pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya --
1:6 dan yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya, -- bagi Dialah kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya. Amin.
1:7 Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin.
1:8 "Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa."

Hal ini terjadi sesudah Tuhan ditampilkan sebagai Raja diatas segala Raja. Itulah Dia yang sudah ditusuk dengan maksud menyucikan sidang-Nya dengan darah-Nya, dan ini menyangkut 7 Sidang.

Kalau Tuhan ditampilkan dalam kemuliaan-Nya, maka kita mendapat contoh supaya kehidupan kita seperti Dia.

Dan 7:13-14
7:13 Aku terus melihat dalam penglihatan malam itu, tampak datang dengan awan-awan dari langit seorang seperti anak manusia; datanglah ia kepada Yang Lanjut Usianya itu, dan ia dibawa ke hadapan-Nya.
7:14 Lalu diberikan kepadanya kekuasaan dan kemuliaan dan kekuasaan sebagai raja, maka orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa mengabdi kepadanya.
Kekuasaannya ialah kekuasaan yang kekal, yang tidak akan lenyap, dan kerajaannya ialah kerajaan yang tidak akan musnah.

Waktu Daniel melihat penglihatan yang besar dalam awan, maka suatu Wahyu diberikan Allah kepada Daniel mengenai masa yang akan datang.

Dan 7:15
7:15 Maka aku, Daniel, terharu karena hal itu, dan penglihatan-penglihatan yang kulihat itu menggelisahkan aku.

Aku Daniel tertusuk rohku, ditengah-tengah bagian tubuh.
Daniel diijinkan mengalami  penusukan demi pembukaan suatu rahasia pada akhir zaman.

Kalau dulu pada Daniel saja Tuhan sudah membukakan rahasia-Nya, tapi sekarang kita memandang Tuhan sendiri yang tertusuk, maksudnya yaitu kepada kita rahasia Firman Tuhan mengenai apa yag akan terjadi, Tuhan bukakan.

Dan 12:4
12:4 Tetapi engkau, Daniel, sembunyikanlah segala firman itu, dan meteraikanlah Kitab itu sampai pada akhir zaman; banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah."

Tuhan pesan supaya kitab itu dimeteraikan:  Bandingkan:
Why 22:10
22:10 Lalu ia berkata kepadaku: "Jangan memeteraikan perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini, sebab waktunya sudah dekat
Tuhan menyatakan supaya Firman nubuatan jangan dimeteraikan, sebab waktunya sudah dekat.

Kalau Daniel sendiri mengalami tertusuk rohnya sedalam-dalam hatinya, maka ia diijinkan melihat apa yang akan terjadi juga melihat pribadi Tuhan yang begitu mulia, tentu hal-hal yang lain Tuhan bukakan juga.

Yang lain-lain yang kita perlukan, yaitu supaya hidup kita disucikan untuk sampai disempurnakan.
Kita harus mengerti waktunya, dimana Firman Tuhan menyediakan sesuatu yang lebih penting dari pada mengejar segala sesuatu yang ada didunia, serta kita harus dapat memandang Dia dengan kehancuran hati kita, supaya kita boleh mengalami penyucian.

Daniel diijinkan mengalami tertusuk rohnya.
Persoalan tertusuk sama halnya dengan persoalan tulang yang tidak dihancurkan, artinya seperti juga kita harus mengalami proses kematian dan kebangkitan, dan proses itu harus menjadi pengalaman kita.
Tuhan Yesus yang tertusuk itu kemudian dipermuliakan.

Luk 2:34-35
2:34 Lalu Simeon memberkati mereka dan berkata kepada Maria, ibu Anak itu: "Sesungguhnya Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di Israel dan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan
2:35 -- dan suatu pedang akan menembus jiwamu sendiri --, supaya menjadi nyata pikiran hati banyak orang."

Perkara ini dialami oleh Maria, Kristus harus menjadi tanda kematian dan kebangkitan. Maria gambar dari Gereja Tuhan, dan Maria diijinkan oleh pedang Firman Tuhan hatinya tertusuk, supaya segala pemikiran dan isi hati manusia dinyatakan, sebab tidak ada barang yang tersembunyi.

Pekerjaan penyucian Allah yang besar, supaya umat-Nya sungguh-sungguh mendapat perlindungan Tuhan dan masuk dlam kehidupan yang dipermuliakan. Oleh karena itu Gereja Tuhan harus mengalami seperti Maria.  Firman Tuhan yang lebih tajam dari pedang akan menusuk sampai sedalam-dalam hati.

 Inilah pekerjaan Urim dan Tumim, ketajaman Firman Tuhan dan terangnya Roh Kudus akan menusuk sampai dalam hati kita, supaya kita nanti dapat menerima itu dan kita mengalami proses penyucian.
Pekerjaan Firman Tuhan akan menembusi sampai sedalam-dalamm hati kita, kalau kita tidak mau mengubah sifat tabiat kita dan Firman Tuhan kita tolak, kita tidak akan mengalami penyucian.

Firman Tuhan tidak dapat menjadi berkat, melainkan akan menghukum kita.   Firman Tuhan menusuk kedalam hati kita, supaya kita tertusuk dan tersinggung, sehingga apa yang ada didalam hati akan dikeluarkan.
Tuhan akan melindungi kita dari dosa akhir zaman yang banyak sekali menutup hati manusia. Bukan hanya perasaan hati saja, tetapi juga segala yang menjadi pemikiran dan rencana hati juga Tuhan mau sucikan, supaya kehidupan kita mencapai kemulyaan.

Kalau kehidupan Kristen mengelakan penusukan pedang, tidak mau menerima Firman Tuhan, tinggal dalam dosa serta tidak mau disucikan, berarti membiarkan hidup kita tidak mau dilindungi oleh Tuhan, karena Tuhan tidak mau berhubungan dengan dosa. Dosa itu menyebabkan kita bermusuhan dengan Allah.

Kita harus mempunyai tanda-tanda kehidupan kita menuju pada kesempurnaan, dan Ia nanti akan mengakui Sidang-Nya adalah tulang dari tulang-Nya dan daging dari daging-Nya.
Ia mau memiliki Sidang-Nya dengan kasih hati-Nya.

Ef 5:23, 25-29. Perlindungan Tuhan yang begitu besar kalau kita mau masuk dalam rencana-Nya.

5:23 karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh.
5:25 Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya
5:26 untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman,
5:27 supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela.
5:28 Demikian juga suami harus mengasihi isterinya sama seperti tubuhnya sendiri: Siapa yang mengasihi isterinya mengasihi dirinya sendiri.
5:29 Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri, tetapi mengasuhnya dan merawatinya, sama seperti Kristus terhadap jemaat,

Zakh 12:4, 6.
12:4 Pada waktu itu, demikianlah firman TUHAN, Aku akan membuat segala kuda menjadi bingung, penunggangnya menjadi gila. Atas kaum Yehuda, Aku akan membuka mata-Ku, tetapi segala kuda bangsa akan Kubuat menjadi buta.
12:6 Pada waktu itu Aku akan membuat kaum-kaum di Yehuda seperti anglo berapi di tengah-tengah timbunan kayu dan seperti suluh berapi di tengah-tengah timbunan bulir gandum; api keduanya akan menjilat ke kanan dan ke kiri segala bangsa di sekeliling, tetapi Yerusalem selanjutnya akan tetap tinggal di tempatnya yang dahulu.

Yerusalem akan menjadi wadah minuman yang memabukan segala bangsa. Yerusalem mengalami dikepung oleh musuh-musuh disekitarnya.
Justru disitulah akan menjadi nyata perlindungan Tuhan yang heran sekali, karena Tuhan membinasakan segala bangsa yang ada disekelilingnya.

Why 20:9-10.
20:9 Maka naiklah mereka ke seluruh dataran bumi, lalu mengepung perkemahan tentara orang-orang kudus dan kota yang dikasihi itu. Tetapi dari langit turunlah api menghanguskan mereka,
20:10 dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya.

Gereja Tuhan mempunyai 3 musuh yaitu: Iblis – Antikrist dan Nabi palsu, dan waktu itu ketiga-tiganya ditangkap oleh Tuhan, lalu dimasukan kedalam api belerang untuk selama-lamanya.
Perlindungan Tuhan yang besar atas kota yang suci, yaitu Yerusalem.

Zakh 12:9
12:9 Maka pada waktu itu Aku berikhtiar untuk memunahkan segala bangsa yang menyerang Yerusalem."

Ibr 12:29
12:29 Sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan.
                                                                                  Yerusalem adalah Sidang Mempelai Tuhan yang besar yang mendapat perlindungan.
Tuhan berikan kepada kita hukum yang baru, sebab ini ada sangkut pautnya dengan Yerusalem Baru, yaitu supaya hidup dalam kebenaran.

Gelap sudah lewat dan terang itu bercahaya diatas Yerusalem.
Atas kehidupan yang baru itu Tuhan bermaksud mengadakan perlindungan, dimana kehidupan itu tidak dapat diganggu gugat.
Kalau kita mau hidup dalam pembaruan, maka yang lama itu sudah lenyap.

1 Yoh 2:8
2:8 Namun perintah baru juga yang kutuliskan kepada kamu, telah ternyata benar di dalam Dia dan di dalam kamu; sebab kegelapan sedang lenyap dan terang yang benar telah bercahaya.

Sekarang ini kebenaran dari terang itu harus bercahaya. Inilah yang menjadi sebab kehidupan itu akan sungguh-sungguh dilindungi Tuhan.
Kalau anak-anak Tuhan ditandai dengan suatu pembaruan, akan memandang Kristus bukan sekedar sebagai pencukup kebutuhan daging saja.

Kalau memandang Kristus hanya sebagai pencukup, penjamin dan pemenuh kebutuhan-kebutuhan, ini ditandai dengan kemanusiaan / keduniawian.

2 Kor 5:17
5:17 Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.

Kalau yang lama lewat dan menjadi Yerusalem Baru, tiada jalan lain bagi Allah untuk tidak harus tidak memberi perlindungan.

Zakh 12:8
12:8 Pada waktu itu TUHAN akan melindungi penduduk Yerusalem, dan orang yang tersandung di antara mereka pada waktu itu akan menjadi seperti Daud, dan keluarga Daud akan menjadi seperti Allah, seperti Malaikat TUHAN, yang mengepalai mereka.

Tanda kehidupan yang baru, yaitu mereka menjadi seperti Allah, artinya yaitu suatu kehidupan yang rohani.
Kehidupan yang sungguh-sungguh mengalami keubahan oleh Firman Tuhan. Harus ada perbedaan dengan orang kafir dalam hal doa, mereka banyak berkata-kata dan meinta-minta dalam doanya.

Kalau kita berdoa dengan doa Bapa kami, maka lebih dahulu memuliakan Tuhan, dan kita hidup dalam kebenaran. Jangan jatuh dalam pencobaan, berarti berlaku perlindungan Allah.
Suatu kehidupan yang rohani tandanya adalah pembaruan. Bukan beribadah semata-mata untuk keperluan jasmani saja, tetapi kita harus menyembah pada Allah dan merindukan Firman Tuhan.

Why 21:2-5
21:2 Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.
21:3 Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: "Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka.
21:4 Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu."
21:5 Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!" Dan firman-Nya: "Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar."

Yerusalem Baru menunjuk suatu kehidupan yang sama sekali menjadi baru, dan kehidupan itu dilindungi oleh Tuhan. Inilah yang menjadi tujuan kita.

Kol 3:10
3:10 dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;

Tuhan Yesus memberkati.