Translate

24 Mar 2016

Ibadah Doa.22 Maret 2016. Perisitwa Menjelang Paskah : Peristiwa Ketiga.



Ibadah Doa. 22 Maret 2016
PERISTIWA MENJELANG PASKAH : PERISTIWA KETIGA

Ada peristiwa apa sebelum Paskah?
Pada bagian yang lalu kita telah mengikuti kisah persembahan minyak Narwastu dari seorang perempuan berdosa kemudian dilanjutkan dengan kisah penghianatan Yudas Iskariot.

Pada bagian ke 3 ini mengisahkan tentang penyangkalan Petrus. Itu diceritakan dalam Injil Mat 26: 69-75
26:69 Sementara itu Petrus duduk di luar di halaman. Maka datanglah seorang hamba perempuan kepadanya, katanya: "Engkau juga selalu bersama-sama dengan Yesus, orang Galilea itu."
26:70 Tetapi ia menyangkalnya di depan semua orang, katanya: "Aku tidak tahu, apa yang engkau maksud."
26:71 Ketika ia pergi ke pintu gerbang, seorang hamba lain melihat dia dan berkata kepada orang-orang yang ada di situ: "Orang ini bersama-sama dengan Yesus, orang Nazaret itu."
26:72 Dan ia menyangkalnya pula dengan bersumpah: "Aku tidak kenal orang itu."
26:73 Tidak lama kemudian orang-orang yang ada di situ datang kepada Petrus dan berkata: "Pasti engkau juga salah seorang dari mereka, itu nyata dari bahasamu."
26:74 Maka mulailah Petrus mengutuk dan bersumpah: "Aku tidak kenal orang itu." Dan pada saat itu berkokoklah ayam.
26:75 Maka teringatlah Petrus akan apa yang dikatakan Yesus kepadanya: "Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali." Lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan sedihnya.

Kisah penyangkalan Petrus ini diawali ketika Petrus ikut berdiang (menghangatkan tubuh) bersama-sama hamba-hamba Imam Besar.
Mark 14:66-72
14:66 Pada waktu itu Petrus masih ada di bawah, di halaman. Lalu datanglah seorang hamba perempuan Imam Besar,
14:67 dan ketika perempuan itu melihat Petrus sedang berdiang, ia menatap mukanya dan berkata: "Engkau juga selalu bersama-sama dengan Yesus, orang Nazaret itu."
14:68 Tetapi ia menyangkalnya dan berkata: "Aku tidak tahu dan tidak mengerti apa yang engkau maksud." Lalu ia pergi ke serambi muka [dan berkokoklah ayam].
14:69 Ketika hamba perempuan itu melihat Petrus lagi, berkatalah ia pula kepada orang-orang yang ada di situ: "Orang ini adalah salah seorang dari mereka."
14:70 Tetapi Petrus menyangkalnya pula. Tidak lama kemudian orang-orang yang ada di situ berkata juga kepada Petrus: "Engkau ini pasti salah seorang dari mereka, apalagi engkau seorang Galilea!"
14:71 Maka mulailah Petrus mengutuk dan bersumpah: "Aku tidak kenal orang yang kamu sebut-sebut ini!"
14:72 Dan pada saat itu berkokoklah ayam untuk kedua kalinya. Maka teringatlah Petrus, bahwa Yesus telah berkata kepadanya: "Sebelum ayam berkokok dua kali, engkau telah menyangkal Aku tiga kali." Lalu menangislah ia tersedu-sedu.

Band Luk 22:55
22:55 Di tengah-tengah halaman rumah itu orang memasang api dan mereka duduk mengelilinginya. Petrus juga duduk di tengah-tengah mereka.

Yoh 18:18
18:18 Sementara itu hamba-hamba dan penjaga-penjaga Bait Allah telah memasang api arang, sebab hawa dingin waktu itu, dan mereka berdiri berdiang di situ. Juga Petrus berdiri berdiang bersama-sama dengan mereka.

Hawa dingin yang mendorong Petrus untuk berdiang bersama-sama mereka.
Hawa dingin menunjuk dingin rohani.
Tuhan pernah mengingatkan tentang kasih kebanyakan orang menjadi dingin justru itu terjadi pada saat-saat zaman akhir ini.

Mat 24:12
24:12 Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.

Kasih kebayakan orang akan menjadi dingin. Dan ini yang sedang melanda gereja Tuhan zaman akhir ini.
Kedurhakaan itu yang menjadi penyebabnya.
Durhaka =  artinya ingkar terhadap perintah (Tuhan, orang tua, dsb)
Mendurhaka = menentang perintah Tuhan.
Dingin rohani akan melanda gereja Tuhan. untuk menghangatkan rohani yang menjadi dingin ini harus datang pada api (berdiang).

Tapi kita harus berhati-hati dalam berdiang / menghangatkan rohani kita. Sebab kalau tempat untuk berdiang itu salah bisa jadi nanti akan seperti Petrus.

Petrus ini salah memilih tempat untuk berdiang, sebab yang ada disekitar itu adalah hamba-hamba Imam Besar. Ini menunjuk persekutan yang tidak sehat. Kita tahu bahwa Imam-imam bagsa Yahudi ini memusuhi ajaran Tuhan Yesus. Tuhan Yesus pernah menasehati murid-murid-Nya tentang ajaran orang-orang Farisi dan Saduki.

Mat 16:6,12
16:6 Yesus berkata kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki."
16:12 Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa bukan maksud-Nya supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang Farisi dan Saduki.

Kepada siapa kita bersekutu kita harus mengenalinya baik-baik. Sebab kalau salah mengadakan persekutuan resikonya besar.
Ini adalah awalnya Petrus sebelum menyangkal Yesus.

Rasul Paulus berpesan kepada anak-anak Tuhan di gereja Tesalonika agar mereka menjauhkan diri dari orang yang tidak menurut ajaran yang seperti mereka telah terima dari Rasul Paulus.

2 Tes 3:6
3:6 Tetapi kami berpesan kepadamu, saudara-saudara, dalam nama Tuhan Yesus Kristus, supaya kamu menjauhkan diri dari setiap saudara yang tidak melakukan pekerjaannya dan yang tidak menurut

ajaran yang telah kamu terima dari kami.
Kepada anak didiknya yang bernama Timotius, Rs Paulus berpesan : “Jangan mengajarkan ajaran lain!”
1 Tim 1:3
1:3 Ketika aku hendak meneruskan perjalananku ke wilayah Makedonia, aku telah mendesak engkau supaya engkau tinggal di Efesus dan menasihatkan orang-orang tertentu, agar mereka jangan mengajarkan ajaran lain

Ajaran sehat yang harus tetap dipegang.
1 Tim 4:6
4:6 Dengan selalu mengingatkan hal-hal itu kepada saudara-saudara kita, engkau akan menjadi seorang pelayan Kristus Yesus yang baik, terdidik dalam soal-soal pokok iman kita dan dalam ajaran sehat yang telah kauikuti selama ini.

Titus 1:9
1:9 dan berpegang kepada perkataan yang benar, yang sesuai dengan ajaran yang sehat, supaya ia sanggup menasihati orang berdasarkan ajaran itu dan sanggup meyakinkan penentang-penentangnya.

Titus 2:1
2:1 Tetapi engkau, beritakanlah apa yang sesuai dengan ajaran yang sehat:
Selalu berpegang pada ajaran yang benar:                                                                
2 Tes 2:15                                                               15. Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis.

2 Tes 3:6
3:6 Tetapi kami berpesan kepadamu, saudara-saudara, dalam nama Tuhan Yesus Kristus, supaya kamu menjauhkan diri dari setiap saudara yang tidak melakukan pekerjaannya dan yang tidak menurut ajaran yang telah kamu terima dari kami.

Dalam kondisi dingin rohani, memang ada kecenderungan untuk menghangatkan diri, tapi bukan ditempat yang salah.
Petrus ini menyangkal Yesus untuk menyelamatkan diri sendiri.                   Tuhan Yesus pernah berpesan kepada murid-murid-Nya, agar mereka memiliki pendirian yang tegas.

Mat 10:32-33
10:32 Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga.
10:33 Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga."

Pada zaman aniaya nanti banyak orang Kristen yang murtad, tidak berani lagi mengaku nama Yesus didepan manusia.
Orang seperti ini nanti akan ditolak dihadapan Tuhan.

Mat 26:69- 75.
  26:69 Sementara itu Petrus duduk di luar di halaman. Maka datanglah seorang hamba perempuan kepadanya, katanya: "Engkau juga selalu bersama-sama dengan Yesus, orang Galilea itu."
26:70 Tetapi ia menyangkalnya di depan semua orang, katanya: "Aku tidak tahu, apa yang engkau maksud."
26:71 Ketika ia pergi ke pintu gerbang, seorang hamba lain melihat dia dan berkata kepada orang-orang yang ada di situ: "Orang ini bersama-sama dengan Yesus, orang Nazaret itu."
26:72 Dan ia menyangkalnya pula dengan bersumpah: "Aku tidak kenal orang itu."
26:73 Tidak lama kemudian orang-orang yang ada di situ datang kepada Petrus dan berkata: "Pasti engkau juga salah seorang dari mereka, itu nyata dari bahasamu."
26:74 Maka mulailah Petrus mengutuk dan bersumpah: "Aku tidak kenal orang itu." Dan pada saat itu berkokoklah ayam.
26:75 Maka teringatlah Petrus akan apa yang dikatakan Yesus kepadanya: "Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali." Lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan sedihnya.

Takut kepada manusia; itulah yang terjadi pada waktu itu.
Petrus takut kepada hamba-hamba perempuan Imam Besar.
Tuhan Yesus pernah berpesan dalam Injil

Mat 10:28
10:28 Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.

Disini Tuhan bicara mengenai aniaya / siksaan yang bakal dialami oleh murid-murid-Nya.
Mat 24:21
24:21 Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi.

Ini menunjuk zamannya Antikrist berkuasa dimuka bumi ini.
Sebelum peristiwa penyangkalan ini, Tuhan sudah pernah memperingatkan Petrus. Tapi Petrus dengan sombongnya berkata: "Sekalipun aku harus mati bersama-sama Engkau, aku takkan menyangkal Engkau."

Mat 26:31-35
26:31 Maka berkatalah Yesus kepada mereka: "Malam ini kamu semua akan tergoncang imanmu karena Aku. Sebab ada tertulis: Aku akan membunuh gembala dan kawanan domba itu akan tercerai-berai.
26:32 Akan tetapi sesudah Aku bangkit, Aku akan mendahului kamu ke Galilea."
26:33 Petrus menjawab-Nya: "Biarpun mereka semua tergoncang imannya karena Engkau, aku sekali-kali tidak."
26:34 Yesus berkata kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya malam ini, sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali."
26:35 Kata Petrus kepada-Nya: "Sekalipun aku harus mati bersama-sama Engkau, aku takkan menyangkal Engkau." Semua murid yang lain pun berkata demikian juga.

Tuhan Yesus berkata: Sebelum ayam berkokok.
Bandingkan: Mark 14:72
14:72 Dan pada saat itu berkokoklah ayam untuk kedua kalinya. Maka teringatlah Petrus, bahwa Yesus telah berkata kepadanya: "Sebelum ayam berkokok dua kali, engkau telah menyangkal Aku tiga kali." Lalu menangislah ia tersedu-sedu.
Penyangkalan Petrus ini berlomba dengan kokoknya ayam jantan.

Ayam jantan yang setia tiap pagi tidak pernah lupa berkokok.
Kesetiaan Petrus sedang diuji. Tapi sayang omongan Petrus ini tidak menjadi kenyataan. Bukan kesetiaan yang dibuktikan tapi penyangkalan.
Sebenarnya Petrus ini sudah diperingatkan oleh Tuhan.

Luk 22:31-34
22:31 Simon, Simon, lihat, Iblis telah menuntut untuk menampi kamu seperti gandum,
22:32 tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu."
22:33 Jawab Petrus: "Tuhan, aku bersedia masuk penjara dan mati bersama-sama dengan Engkau!"
22:34 Tetapi Yesus berkata: "Aku berkata kepadamu, Petrus, hari ini ayam tidak akan berkokok, sebelum engkau tiga kali menyangkal, bahwa engkau mengenal Aku."

Petrus ini punya pengalaman pahit, yaitu imannya gugur. Itu sebabnya setelah ia sadar dia menulis dalam suratannya untuk mengingatkan kita agar iman kita jangan gugur.

2 Pet 1:5-10
1:5 Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan,
1:6 dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan,
1:7 dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang.
1:8 Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita.
1:9 Tetapi barangsiapa tidak memiliki semuanya itu, ia menjadi buta dan picik, karena ia lupa, bahwa dosa-dosanya yang dahulu telah dihapuskan.
1:10 Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung.

Tidak pernah tersandung karena terus meningkatkan imannya sampai dengan kasih.
Pesan Tuhan Yesus kepada Petrus : “Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu.” Luk 22:32b.

Setelah kita disadarkan oleh Firman Tuhan, ada tugas buat kita yaitu menguatkan saudara-saudara kita.

Pertanyaan :
Adakah kita masih memiliki iman yang tumbuh? Atau iman yang mandek!
Jika mandek bahayanya gampang kesandung. Sebaliknya kalau terus tumbuh kita dijamin akan memasuki kerajaan Tuhan kita Yesus Kristus Juru selamat kita.

 2 Pet 1:11
1:11 Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.

Kita renungkan pengalaman Petrus ini, untuk kita jadikan pelajaran bagi pengiringan kita kepada Tuhan Yesus Kristus.

Sebagai kata terakhir : Bukan langkah pertama yang menentukan, tapi langkah yang terakhir.
Tuhan Yesus memberkati.