Translate

20 Mar 2016

Ibadah Doa.15 Maret 2016.Peristiwa Menjelang Paskah ( Peristiwa Pertama)



Ibadah Doa. 15 Maret 2016
PERISTIWA MENJELANG PASKAH
Peristiwa Pertama

Mark 14:1-2
14:1 Hari raya Paskah dan hari raya Roti Tidak Beragi akan mulai dua hari lagi. Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat mencari jalan untuk menangkap dan membunuh Yesus dengan tipu muslihat,
14:2 sebab mereka berkata: "Jangan pada waktu perayaan, supaya jangan timbul keributan di antara rakyat."

Hari Raya Paskah akan dimulai 2 hari lagi. Jadi ini adalah peristiwa pra Paskah.
Paskah bicara tentang kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus.

Ada peristiwa apa menjelang Paskah?
Ada 3 peristiwa besar dan tercatat sepanjang masa, yaitu:
Pertama: Yesus diurapi.
Kedua    : Penghianatan Yudas Iskariot.
Ketiga    : Penyangkalan Petrus.

Kita akan membahas bagian pertama. “Yesus diurapi” Mark 14:3-9
14:3 Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta, dan sedang duduk makan, datanglah seorang perempuan membawa suatu buli-buli pualam berisi minyak narwastu murni yang mahal harganya. Setelah dipecahkannya leher buli-buli itu, dicurahkannya minyak itu ke atas kepala Yesus.
14:4 Ada orang yang menjadi gusar dan berkata seorang kepada yang lain: "Untuk apa pemborosan minyak narwastu ini?
14:5 Sebab minyak ini dapat dijual tiga ratus dinar lebih dan uangnya dapat diberikan kepada orang-orang miskin." Lalu mereka memarahi perempuan itu.
14:6 Tetapi Yesus berkata: "Biarkanlah dia. Mengapa kamu menyusahkan dia? Ia telah melakukan suatu perbuatan yang baik pada-Ku.
14:7 Karena orang-orang miskin selalu ada padamu, dan kamu dapat menolong mereka, bilamana kamu menghendakinya, tetapi Aku tidak akan selalu bersama-sama kamu.
14:8 Ia telah melakukan apa yang dapat dilakukannya. Tubuh-Ku telah diminyakinya sebagai persiapan untuk penguburan-Ku.
14:9 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di mana saja Injil diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia."

Yang diperbuat oleh perempuan ini adalah sebagai persiapan untuk hari penguburan Yesus.
14:8 Ia telah melakukan apa yang dapat dilakukannya. Tubuh-Ku telah diminyakinya sebagai persiapan untuk penguburan-Ku.

Persiapan untuk penguburan Yesus berarti persiapan untuk meyambut hari sengsara Yesus yang kemudian dikenal sebagai hari Jumat Agung.

Yesus bicara tentang kematian yang akan dialami 2 hari lagi.
Untuk menyongsong Paskah perlu persiapan.
Persiapan apa yang kita siapkan untuk menyambut hari Paskah?

Tubuh Yesus diminyaki. Ini merupakan persiapan hari penguburan Yesus.
Kata diminyaki = diurapi.
Minyak Narwastu jati ini bukan minyak urapan.

Minyak ini berasal dari tumbuhan  asli yang tumbuh di India Utara yaitu dipegunungan Himalaya.
Nama aslinya disebut PITTIKES artinya sejati.

Minyak Narwastu ini tergolong barang yang mahal, ditafsir harganya pada waktu itu 300 dinar. Sedangkan 300 dinar itu sama dengan gajih seorang pekerja selama satu tahun, sebab seorang pekerja itu upahnya dalam satu hari = sedinar.

Mat 20:1-2
20:1 "Adapun hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar keluar mencari pekerja-pekerja untuk kebun anggurnya.
20:2 Setelah ia sepakat dengan pekerja-pekerja itu mengenai upah sedinar sehari, ia menyuruh mereka ke kebun anggurnya.

Perempuan ini mengumpulkan hasil kerjanya selama satu tahun.
Bagi perempuan Yahudi minyak Narwastu itu sangat berharga sekali, dan itu adalah minyak persiapan untuk hari pernikahannya, nanti minyak itu akan dipersembahkan kepada suaminya.

Perempuan ini adalah gambar dari gereja Tuhan yang disebut sebagai calon mempelai perempuan Tuhan, dimana ditangannya tidak kosong tapi ada persembahan minyak Narwastu jati yang akan dipersembahkan kepada mempelai pria Sorgawi.

Kid 1:12
1:12 -- Sementara sang raja duduk pada mejanya, semerbak bau narwastuku.

Sang Raja duduk pada mejanya: bandingkan Mat 26:6-7
26:6 Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta,
26:7 datanglah seorang perempuan kepada-Nya membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi yang mahal. Minyak itu dicurahkannya ke atas kepala Yesus, yang sedang duduk makan
.
Yesus duduk makan = sama seperti Raja duduk pada mejanya.
Semerbak bau Narwastu tercium oleh mempelai laki-laki.
Bandingkan Yoh 12:3
12:3 Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu.

Bau minyak semerbak di seluruh rumah itu.
Semerbak berarti Harum merata.
Tuhan mencium persembahan yang harum. Yang harum itu menjadi kesukaan Tuhan, dan itu bau harum juga keluar dari daging korban yang dipersembahkan diatas mezbah, seperti yang sudah diperbuat oleh Nuh ketika keluar dari bahtera.

Kej 8:20-22.
8:20 Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN; dari segala binatang yang tidak haram dan dari segala burung yang tidak haram diambilnyalah beberapa ekor, lalu ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu.
8:21 Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya: "Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan.
8:22 Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam."

Tuhan mencium bau persembahan yang harum itu.
Kita harus menjadi persembahan yang harum bagi Tuhan.

2 Kor 2:15
2:15 Sebab bagi Allah kami adalah bau yang harum dari Kristus di tengah-tengah mereka yang diselamatkan dan di antara mereka yang binasa.

Kristus sudah memberikan contoh untuk mempersembahkan korban bau yang harum bagi Allah.

Ef 5:2
5:2 dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.

Untuk bisa mengeluarkan bau yang harum, maka botol itu harus dipecahkan.
Mark 14:3
14:3 Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta, dan sedang duduk makan, datanglah seorang perempuan membawa suatu buli-buli pualam berisi minyak narwastu murni yang mahal harganya. Setelah dipecahkannya leher buli-buli itu, dicurahkannya minyak itu ke atas kepala Yesus.

Hati yang pecah itu kesukaan Allah, dan Allah tidak memandang rendah / menghinakan hati yang pecah/hancur.

Yes 57:15
57:15 Sebab beginilah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang bersemayam untuk selamanya dan Yang Mahakudus nama-Nya: "Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk.

Maz  51:19
51:19 Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.

Adakah kita membawa hati yang pecah dihadapan Allah? Bagaikan botol minyak narwastu yang dipecahkan sehingga mengeluarkan bau yang harum semerbak.
Tuhan disukakan dengan persembahan kita.