Translate

30 Sep 2018

Ibadah Pendalaman Alkitab 28 September 2018. IMAN MAKIN BERTAMBAH, KASIH SEMAKIN KUAT 2 Tesalonika fasal 1:3b.


Ibadah Pendalaman Alkitab 28 September 2018.
IMAN MAKIN BERTAMBAH, KASIH  SEMAKIN KUAT 2 Tesalonika fasal 1:3b.

Setelah kita mendengar kata pendahuluan dari surat 2 Tesalonika ini, kita melihat pekerjaan Urim dan Tumim yang menyucikan Jemaat Tuhan yang ada di Tesalonika. Seperti yang kita ketahui bahwa Jemaat Tesalonika ini adalah Jemaat yang dipesiapkan untuk menyambut kedatangan Tuhan kembali.

Dalam surat 2 Tesalonika ini ada 6 kali ditulis tentang kedatangan Tuhan.
Fasal 1 ayat 7 : Ia menyatakan diriNya.
   “  1 “  10 : Ia datang untuk dimuliakan.
Fasal 2  ayat 1 : Tentang kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus.
    “       “ 2 : Hari Tuhan telah tiba.
     “     “ 3 : Sebelum datang hari Tuhan, terjadi murtad.
     “     “ 8 : Ia datang untuk membinasakan si Pendurhaka.

2 Tes 1:7
1:7 dan untuk memberikan kelegaan kepada kamu yang ditindas, dan juga kepada kami, pada waktu Tuhan Yesus dari dalam sorga menyatakan diri-Nya bersama-sama dengan malaikat-malaikat-Nya, dalam kuasa-Nya, di dalam api yang bernyala-nyala,

Ayat 10:
1:10 apabila Ia datang pada hari itu untuk dimuliakan di antara orang-orang kudus-Nya dan untuk dikagumi oleh semua orang yang percaya, sebab kesaksian yang kami bawa kepadamu telah kamu percayai.

2 Tes 2:1
2:1 Tentang kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus dan terhimpunnya kita dengan Dia kami minta kepadamu, saudara-saudara,

Ayat 2
2:2 supaya kamu jangan lekas bingung dan gelisah, baik oleh ilham roh, maupun oleh pemberitaan atau surat yang dikatakan dari kami, seolah-olah hari Tuhan telah tiba.

Ayat 3
2:3 Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa,

2 Tes 2:8
2:8 pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali.

Pekerjaan Urim dan Tumim ini menyucikan SidangNya, sehingga layak nanti dipertemukan dengan Yesus mempelai pria Sorga.
Dalam ucapan syukur dan doa di fasal 1 ini, rasul Paul sekali lagi memuji iman serta kasih yang dimiliki oleh Sidang Jemaat di Tesalonika, dimana dikatakan: “Imanmu makin bertambah dan kasihmu makin kuat.

2 Tes 1:3
1:3 Kami wajib selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu, saudara-saudara. Dan memang patutlah demikian, karena imanmu makin bertambah dan kasihmu seorang akan yang lain makin kuat di antara kamu,

Iman bertambah ini lewat apa?
Lewat ujian. Dalam ayt 4 dikatakan bahwa Jemaat Tesalonika ini tabah dalam menghadapi segala penganiayaan dan penindasan yang mereka derita.

Rasul Yakub berkata:
Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.
(Yak 1:12)

Disitu diseliblpkan kata “Tahan uji” Jadi melewati proses diuji inilah kita bisa memiliki iman yang bertambah.
Kalau kita diuji dan kemudian kita tidak tahan, kita tidak akan terima upah.

1 Pet 1:6-7
1:6 Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan.
1:7 Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu -- yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api -- sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.

Penganiayaan dan penindasan yang dialami oleh Jemaat di Tesalonika ini sebagai ujian untuk menambah iman mereka.
Iman itu tumbuh lewat sengsara. Sebab sengsara itu menimbulkan ketekunan dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.

Roma 5:3-5
5:3 Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan,
5:4 dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.
5:5 Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.

Tuhan melatih kita melewati fase-fase ini.
Imanmu makin bertambah:
Kita tahu bahwa iman itu timbul dari mendengar firman Kristus, ini berarti kita harus melatih pendengaran kita untuk menjadi pendengar FA yang baik seperti Maria.

Kalau kita terkena coba, janganlah kita tawar hati, sebab dibalik cobaan ini ada maksud Tuhan untuk melatih iman kita.
Itu sebabnya rasul Petrus berkata:

Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
( 1 Pet 4:12)

1 Kor 10:13
10:13 Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

Kalau pencobaan datang atas diri kita, jangan heran! Sebaliknya bersukacitalah seab kita diijinkan mengambil bagian dalam penderitaan yang dialami oleh Kristus, supaya nanti kalau Tuhan menyatakan diriNYa, kita boleh bersukacita bersama dengan DIA.

1 Pet 4:13
4:13 Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.

Dalam Alkitab ada sebuah contoh tentang masa krisis yag dihadapi oleh bangsa Israel, dan masa krisis ini berkepanjangan sampai 3 ½ tahun.
Dalam keadaan krisis yan cukup berat ini Allah mengadakan pemeliharaan secara khusus kepada nabi Elia dan seorang janda di Sarfat bersama dengan anaknya, dengan segenggam tepung dan sedikit minyak dalam botol. Allah sanggup memelihara mereka dalam waktu yang panjang.

1 Raj 17:1-16
17:1 Lalu berkatalah Elia, orang Tisbe, dari Tisbe-Gilead, kepada Ahab: "Demi Tuhan yang hidup, Allah Israel, yang kulayani, sesungguhnya tidak akan ada embun atau hujan pada tahun-tahun ini, kecuali kalau kukatakan."
17:2 Kemudian datanglah firman TUHAN kepadanya:
17:3 "Pergilah dari sini, berjalanlah ke timur dan bersembunyilah di tepi sungai Kerit di sebelah timur sungai Yordan.
17:4 Engkau dapat minum dari sungai itu, dan burung-burung gagak telah Kuperintahkan untuk memberi makan engkau di sana."
17:5 Lalu ia pergi dan ia melakukan seperti firman TUHAN; ia pergi dan diam di tepi sungai Kerit di sebelah timur sungai Yordan.
17:6 Pada waktu pagi dan petang burung-burung gagak membawa roti dan daging kepadanya, dan ia minum dari sungai itu.
17:7 Tetapi sesudah beberapa waktu, sungai itu menjadi kering, sebab hujan tiada turun di negeri itu.
17:8 Maka datanglah firman TUHAN kepada Elia:
17:9 "Bersiaplah, pergi ke Sarfat yang termasuk wilayah Sidon, dan diamlah di sana. Ketahuilah, Aku telah memerintahkan seorang janda untuk memberi engkau makan."
17:10 Sesudah itu ia bersiap, lalu pergi ke Sarfat. Setelah ia sampai ke pintu gerbang kota itu, tampaklah di sana seorang janda sedang mengumpulkan kayu api. Ia berseru kepada perempuan itu, katanya: "Cobalah ambil bagiku sedikit air dalam kendi, supaya aku minum."
17:11 Ketika perempuan itu pergi mengambilnya, ia berseru lagi: "Cobalah ambil juga bagiku sepotong roti."
17:12 Perempuan itu menjawab: "Demi TUHAN, Allahmu, yang hidup, sesungguhnya tidak ada roti padaku sedikit pun, kecuali segenggam tepung dalam tempayan dan sedikit minyak dalam buli-buli. Dan sekarang aku sedang mengumpulkan dua tiga potong kayu api, kemudian aku mau pulang dan mengolahnya bagiku dan bagi anakku, dan setelah kami memakannya, maka kami akan mati."
17:13 Tetapi Elia berkata kepadanya: "Janganlah takut, pulanglah, buatlah seperti yang kaukatakan, tetapi buatlah lebih dahulu bagiku sepotong roti bundar kecil dari padanya, dan bawalah kepadaku, kemudian barulah kaubuat bagimu dan bagi anakmu.
17:14 Sebab beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Tepung dalam tempayan itu tidak akan habis dan minyak dalam buli-buli itu pun tidak akan berkurang sampai pada waktu TUHAN memberi hujan ke atas muka bumi."
17:15 Lalu pergilah perempuan itu dan berbuat seperti yang dikatakan Elia; maka perempuan itu dan dia serta anak perempuan itu mendapat makan beberapa waktu lamanya.
17:16 Tepung dalam tempayan itu tidak habis dan minyak dalam buli-buli itu tidak berkurang seperti firman TUHAN yang diucapkan-Nya dengan perantaraan Elia.

Yak 5:17
5:17 Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujan pun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan.
Kita lihat disini ba
hwa manusia hidup ini bukan karena roti saja, tapi dari Firman yang keluar dari mulutNya Allah.

Mat 4:4
4:4 Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."
Apa yang dikatakan Elia itu adalah FA.
Dahulukan mencari kerajaan Allah serta kebenarannya, maka sekaliannya akan ditambahkannya kepadamu.

Mat 6:33
6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Pemeliharaan secara khusus ini juga akan kita alami dari Tuhan, asal saja kita mau percaya kepada firmanNya.
Jika hujan tidak turun selama 3 ½ tahun, itu berarti suatu cobaan yang cukup berat, namun bagi Elia dan janda Sarfat beserta anaknya, kejadian itu seperti tidak terasa, sebab Tuhan mengadakan pemeliharaan.

Janji Tuhan juga akan memelihara gerejaNya pada nanti masa 3 ½ tahun, waktu Antikris berkuasa dibumi ini, kita akan dibawa ketempat pengungsian dan disana kita akan dipelihara oleh Allah selama satu masa, dua masa dan setengah masa.

Why 12:13-18
12:13 Dan ketika naga itu sadar, bahwa ia telah dilemparkan di atas bumi, ia memburu perempuan yang melahirkan Anak laki-laki itu.
12:14 Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.
12:15 Lalu ular itu menyemburkan dari mulutnya air, sebesar sungai, ke arah perempuan itu, supaya ia dihanyutkan sungai itu.
12:16 Tetapi bumi datang menolong perempuan itu. Ia membuka mulutnya, dan menelan sungai yang disemburkan naga itu dari mulutnya.
12:17 Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus.
12:18 Dan ia tinggal berdiri di pantai laut.

Dengan 2 sayap burung Nazar yang besar, perempuan itu diterbangkan kesuatu tempat untuk dipelihara oleh Allah.
3 ½ tahun yang dialami oleh janda Sarfat bersama anaknya, ini menubuatkan akan terjadi suatu peristiwa yang besar yang akan menimpa dunia ini, namun Tuhan berjanji akan memelihara kita.

Itu sebabnya kita diajar untuk percaya akan janji pemeliharaan Tuhan pada hari-hari itu.
Ditengah-tengah kesesakan da tindasan, imannya orang Kristen semakin bertambah dan kasihnya terhadap sesama semakin kuat.
Amin. Tuhan Yesus memberkati.