Translate

16 Feb 2014

Ibadah Raya, 16 Feb 2014. Lanjutan Mezbah Korban Bakaran



Pengertian akan Mezbah Korban Bakaran harus benar-benar dimengerti, karena ini yang menjadi dasar.
dari segala sesuatunya,  terutama pelayanan kita.
Dengan korban Kristus, kita diperdamaikan dengan Allah
2 Kor 5: 18-21
18 Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami.
19 Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami.
20 Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah. 21 Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.

Berita mengenai korban Kristus harus diberitakan. Sudah selayaknya kita berdoa bagi pemberitaan injil di seluruh dunia.
Hati kita harus diperdamaikan  oleh dengan Alla, yaitu dosa-dosa dan kesalahan kita, harus kita akui dihadapanNya, karena bila tidak diperdamaikan, kita menjadi musuh Allah.

Dosa-dosa kita yang menjadi pemisah
Yes 59:2
tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.

Yohanes Pembaptis bekerja lebih dahulu dari Yesus. Dia adalah pembuka jalan, dan ia memperkenalkan Yesus pada pengikutnya
Yoh 1:29
 Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.

"Anak Domba", disini gelar tersebut ditampilkan oleh Yohanes Pembaptis, bukan gelar Tuhan yang lain, misalnya "Juru Selamat", "Tabib Yang Agung", dsb. Dan gelar ini muncul kembali dalam Kitab Wahyu 19, yaitu  "Pesta Kawin Anak Domba"
Why 19:7-9
7  Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.
8  Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" (Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.)
9  Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."

Anak Domba yang disembelih menunjuk pada Yesus yang disalib
Why 5:9
Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: "Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.

Kel 27:1
"Haruslah engkau membuat mezbah dari kayu penaga, lima hasta panjangnya dan lima hasta lebarnya, sehingga mezbah itu empat persegi, tetapi tiga hasta tingginya.

Ukuran mezbah:
5 hasta = 5 luka Tuhan Yesus.
2 di tangan karena paku
2 di kaki karena paku
1 dilambung karena tertusuk

4 luka untuk Bangsa Israel, 1 Luka untuk Bangsa Kafir, Ketika Yesus mati, Ia ditusuk pada lambung, saat darah mengalir itulah keselamatan bagi Bangsa Kafir lahir.
Karena itu pesan Yesus "Beritakan injil sampai ke ujung bumi....."
Dan ketika pemberitaan injil tersebar, maka Yesus akan datang kembali

Bentuk mezbah adalah 4 segi = 4 penjuru dunia.

Pada kayu salib Tuhan menanggung dosa kita. Manusia yang diam di penjuru bumi ini, Tuhan bermaksud menjangkaunya.
Tembaga = hukuman. Semua dosa itu dihukum / disalib disana
.
Tanduk :
Kel 27:2
2 Haruslah engkau membuat tanduk-tanduknya pada keempat sudutnya; tanduk-tanduknya itu haruslah seiras dengan mezbah itu dan haruslah engkau menyalutnya dengan tembaga
.
Tanduk itu tanduk perdamaian. Tanduk itu juga berarti satu kekuatan. Korban-Nya Tuhan itu ditunjukan kepenjuru bumi, bahwa korban-Nya Tuhan itu kekuatan dalam perdamaian.
Maz 181-3 Tanduk keselamatanku.
1  Untuk pemimpin biduan. Dari hamba TUHAN, yakni Daud yang menyampaikan perkataan nyanyian ini kepada TUHAN, pada waktu TUHAN telah melepaskan dia dari cengkeraman semua musuhnya dan dari tangan Saul.
2  Ia berkata: "Aku mengasihi Engkau, ya TUHAN, kekuatanku!
3  Ya TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku!

Hab 3:3-4 Tanduk kekuatan.
3  Allah datang dari negeri Teman dan Yang Mahakudus dari pegunungan Paran. Sela. Keagungan-Nya menutupi segenap langit, dan bumipun penuh dengan pujian kepada-Nya.
4 Ada kilauan seperti cahaya, sinar cahaya dari sisi-Nya dan di situlah terselubung kekuatan-Nya
.
Luk 1:68-71 Tanduk keselamatan.
68 "Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya,
69 Ia menumbuhkan sebuah tanduk keselamatan bagi kita di dalam keturunan Daud, hamba-Nya itu,
70 — seperti yang telah difirmankan-Nya sejak purbakala oleh mulut nabi-nabi-Nya yang kudus —
71 untuk melepaskan kita dari musuh-musuh kita dan dari tangan semua orang yang membenci kita,

Ada kisah mengenai Adonai. Saat Daud di usia tua, dia menyangka bahwa ia akan menjadi Rasa, kemudian ternyata yang menjadi Rasa adalah Salomo. Saat itu Adonai ketakutan akan dibunuh dan ia memegang tanduk pada Mezbah Korban Bakaran, dan ia memperoleh keselamatan sehingga tidak jadi dibunuh
1 Raj 1:5, 28-30, 39, 50-53
5 Lalu Adonia, anak Hagit, meninggikan diri dengan berkata: "Aku ini mau menjadi raja." Ia melengkapi dirinya dengan kereta-kereta dan orang-orang berkuda serta lima puluh orang yang berlari di depannya.
28 Lalu raja Daud menjawab, katanya: "Panggillah Batsyeba." Perempuan itu masuk menghadap raja dan berdiri di depannya.
29  Lalu raja bersumpah dan berkata: "Demi TUHAN yang hidup, yang telah membebaskan nyawaku dari segala kesesakan,
30 pada hari ini aku akan melaksanakan apa yang kujanjikan kepadamu demi TUHAN, Allah Israel, dengan sumpah ini: Anakmu Salomo akan menjadi raja sesudah aku, dan dialah yang akan duduk di atas takhtaku menggantikan aku." 39  Imam Zadok telah membawa tabung tanduk berisi minyak dari dalam kemah, lalu diurapinya Salomo. Kemudian sangkakala ditiup, dan seluruh rakyat berseru: "Hidup raja Salomo!"
50  Takutlah Adonia kepada Salomo, sebab itu ia segera pergi memegang tanduk-tanduk mezbah.
51  Lalu diberitahukanlah kepada Salomo: "Ternyata Adonia takut kepada raja Salomo, dan ia telah memegang tanduk-tanduk mezbah, serta berkata: Biarlah raja Salomo lebih dahulu bersumpah mengenai aku, bahwa ia takkan membunuh hambanya ini dengan pedang." 52  Lalu kata Salomo: "Jika ia berlaku sebagai kesatria, maka sehelai rambutpun dari kepalanya tidak akan jatuh ke bumi, tetapi jika ternyata ia bermaksud jahat, haruslah ia dibunuh."
53  Dan raja Salomo menyuruh orang menjemput dia dari mezbah itu. Ketika ia masuk, sujudlah ia menyembah kepada raja Salomo, lalu Salomo berkata kepadanya: "Pergilah ke rumahmu."

Betapa hebat kekuatan tanduk.
Tetapi kemudian, Adonia ini menyia-nyiakan kesempatan. Ia meminta Abisag, yang seharusnya untuk Daud. Tanduk keselamatan disia-siakan oleh Adonai
1 Raj 2 :28-30
28  Ketika kabar itu sampai kepada Yoab--memang Yoab telah memihak kepada Adonia, sekalipun ia tidak memihak kepada Absalom--maka larilah Yoab ke kemah TUHAN, lalu memegang tanduk-tanduk mezbah.
29  Kemudian diberitahukanlah kepada Salomo, bahwa Yoab sudah lari ke kemah TUHAN, dan telah ada di samping mezbah. Lalu Salomo menyuruh Benaya bin Yoyada: "Pergilah, pancung dia."
30 Benaya masuk ke dalam kemah TUHAN serta berkata kepadanya: "Beginilah kata raja: Keluarlah." Jawabnya: "Tidak, sebab di sinilah aku mau mati." Lalu Benaya menyampaikan jawab itu kepada raja, katanya: "Beginilah kata Yoab dan beginilah jawabnya kepadaku."

Why 5:6 Tanduk Anak Domba.
6  Maka aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk itu dan di tengah-tengah tua-tua itu berdiri seekor Anak Domba seperti telah disembelih, bertanduk tujuh dan bermata tujuh: itulah ketujuh Roh Allah yang diutus ke seluruh bumi.

Kel 27: 3-4
3  Juga harus engkau membuat kuali-kualinya tempat menaruh abunya, dan sodok-sodoknya dan bokor-bokor penyiramannya, garpu-garpunya dan perbaraan-perbaraannya; semua perkakasnya itu harus kaubuat dari tembaga.
4  Haruslah engkau membuat untuk itu kisi-kisi, yakni jala-jala tembaga, dan pada jala-jala itu haruslah kaubuat empat gelang tembaga pada keempat ujungnya.

 

Diatas jala-jala korban itu diletakkan. Kristus sudah jadi korban untuk menyatukan yang di sorga dan di bumi.


Tugas yang tidak mudah, hanya Putra Allah yang mempu melakukannya.
Tuhan juga menuntut kita untuk berdamai dengan orang lain. Kita harus lapang dada untuk mengampuni
Seperti yang pada Doa Bapa Kami
Mat 6:12-15

12  dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;
13  dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)
14  Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.
15  Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu." 


Karena membenci sama dengan membunuh
1 Yoh 3:15
Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya.

Tuhan mengajar kita untuk suka mengampuni, karena Bapa mengampuni.

2 Kor 5:19 Korban perdamaian.
Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami.

1 Tim 2:4-7 Korban perdamaian dan perantara.
4 yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran.
5 Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus,
6 yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua manusia: itu kesaksian pada waktu yang ditentukan.
7 Untuk kesaksian itulah aku telah ditetapkan sebagai pemberita dan rasul — yang kukatakan ini benar, aku tidak berdusta — dan sebagai pengajar orang-orang bukan Yahudi, dalam iman dan kebenaran.

Yang dibakar adalah dosa manusia:
Api = bara = semangat. Api itu menyala-nyala = semangat, tidak boleh suam/dingin.
Korban itu merupakan korban yang berbau harum kalau sudah dibakar. Kalau rohani bersemangat itu berbau harum, kalau tidak bersemangat itu berbau amis.

2 Kor 2:14-16
14 Tetapi syukur bagi Allah, yang dalam Kristus selalu membawa kami di jalan kemenangan-Nya. Dengan perantaraan kami Ia menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia di mana-mana.
15 Sebab bagi Allah kami adalah bau yang harum dari Kristus di tengah-tengah mereka yang diselamatkan dan di antara mereka yang binasa.
16 Bagi yang terakhir kami adalah bau kematian yang mematikan dan bagi yang pertama bau kehidupan yang menghidupkan. Tetapi siapakah yang sanggup menunaikan tugas yang demikian?

Tuhan suka rohani yang membara; Rohani yang dibakar oleh Roh Kudus.
2 Tim 1:6
6 Karena itulah kuperingatkan engkau untuk mengobarkan karunia Allah yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu.

Roma 12:11
Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.


Kalau kita jadi hamba Tuhan belum dipenuhkan Roh Kudus, maka kita belum berbau harum, daging yang belum dibakar.


 2 Kor 2:14-16
14  Tetapi syukur bagi Allah, yang dalam Kristus selalu membawa kami di jalan kemenangan-Nya. Dengan perantaraan kami Ia menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia di mana-mana.
15  Sebab bagi Allah kami adalah bau yang harum dari Kristus di tengah-tengah mereka yang diselamatkan dan di antara mereka yang binasa.
16 Bagi yang terakhir kami adalah bau kematian yang mematikan dan bagi yang pertama bau kehidupan yang menghidupkan. Tetapi siapakah yang sanggup menunaikan tugas yang demikian?

Ibr 5:10 Kristus sebagai Imam Besar.
10  dan Ia dipanggil menjadi Imam Besar oleh Allah, menurut peraturan Melkisedek.
Kita harus bisa menerima Dia sebagai Imam Besar, supaya terjadi perdamaian atas dosa-dosa kita.
Bunyi bel yang digunakan oleh Imam Besar, ini pengertian rohaninya adalah bahasa asing dalam ibadah. Bahasa asing itu merupakan bukti hadirnya Imam Besar.

Ibr 5:7-14 Tentang hal Yesus sebagai Imam Besar.
7 Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan.
8 Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya,
9 dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya,
10  dan Ia dipanggil menjadi Imam Besar oleh Allah, menurut peraturan Melkisedek.
11 Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan, tetapi yang sukar untuk dijelaskan, karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan.
12 Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras.
13 Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil.
14 Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.


Semoga Roh Kudus memberi pencerahan. Tuhan Yesus memberkati.