Translate

1 Des 2013

Ibadah Raya, 2 Des 2013. Mengiring Tuhan sampai langkah terakhir.

Ibadah Raya, 2 Des 2013


Mengiring Tuhan sampai langkah terakhir.


Yos 24:15
15 Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!"

Ayat diatas merupakan suatu keputusan yang diambil Yosua dihadapan bangsa Israel bahwa Yosua tidak akan pernah ingkar janji dalam mengiring Tuhan.
Diceritakan pada fatsal 24 ini Yosua kembali mengumpulkan semua suku Israel di Sikhem.
Dipanggilnya para tua-tua orang Israel para kepalanya, para hakimnya dan para pengatur pasukannya. Kali ini bukan mendengarkan pidato perpisahan dengan Yosua, tapi untuk mendengarkan firman yang pernah dikatakan Allah kepada nenek moyang mereka dan pengalaman perjalanan panjang yang dialami oleh mereka, dengan maksud agar mereka tetap berpaut kepada Allahnya Israel.

Yosua mulai menyampaikam Firman Allah yang disampaikan kepada Abraham.
Yos 24:3
3 Tetapi Aku mengambil Abraham, bapamu itu, dari seberang sungai Efrat, dan menyuruh dia menjelajahi seluruh tanah Kanaan. Aku membuat banyak keturunannya dan memberikan Ishak kepadanya.

Yosua bercerita bagaimana nenek moyang mereka itu diberkati Tuhan sejak dilepaskannya mereka dari Mesir sampai membawa mereka ketanah Kanaan serta menghalau bangsa Kanaan dan menumpasnya.
Semuanya itu dikerjakan oleh Tuhan dan bukan usaha dari mereka. Mereka memperoleh negeri itu dengan pertolongan Tuhan.
Yos 24:13
13 Demikianlah Kuberikan kepadamu negeri yang kamu peroleh tanpa bersusah-susah dan kota-kota yang tidak kamu dirikan, tetapi kamulah yang diam di dalamnya; juga kebun-kebun anggur dan kebun-kebun zaitun yang tidak kamu tanami, kamulah yang makan hasilnya.

Ini berarti segala sesuatu disediakan oleh Tuhan. Sama seperti yang dikatakan Rsl Paulus didalam surat
Pil 4:19
19 Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.

Tujuan Allah memberikan semuanya ini agar umat Allah selalu ingat kepada Allahnya.

Yos 24:13-14
13 Demikianlah Kuberikan kepadamu negeri yang kamu peroleh tanpa bersusah-susah dan kota-kota yang tidak kamu dirikan, tetapi kamulah yang diam di dalamnya; juga kebun-kebun anggur dan kebun-kebun zaitun yang tidak kamu tanami, kamulah yang makan hasilnya.
14 Oleh sebab itu, takutlah akan TUHAN dan beribadahlah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan setia. Jauhkanlah allah yang kepadanya nenek moyangmu telah beribadah di seberang sungai Efrat dan di Mesir, dan beribadahlah kepada TUHAN.
15 Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!

Ada tiga pesan yang terkandung dalam ayat 14:
1.- Takutlah akan Tuhan.
2.- Beribadah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan setia.
3.- Jauhkan segala berhala.

Dalam ayat 15 Yosua menantang kepada bangsa Israel kalau masih ada yang mau beribadah kepada allah lain silahkan, tapi bagi Yosua cuma ada satu pilihan yaitu: dia dan keluarganya akan tetap beribadah kepada Tuhan. Yosua mau jadi contoh bagi umat Allah, bahwa sampai pada langkah terakhir pun ia bersama keluarganya akan tetap mengiring Tuhan.

Hal yang sama juga pernah dikatakan oleh Rasul Paulus.
2 Tim 4:6-8
6 Mengenai diriku, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan dan saat kematianku sudah dekat.
7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.
8 Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.

Pertandingan apa yang dimaksudkan Rsl Paulus? Pertandingan rohani.
Ini sama seperti yang tertulis didalam surat
Ibr 12:1-4.
1 Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.
2 Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.
3 Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa.
4 Dalam pergumulan kamu melawan dosa kamu belum sampai mencucurkan darah.

"Dalam pergumulan melawan dosa kamu belum sampai mencucurkan darah."

Dalam surat Tim tadi kita baca Rsl Paulus mengatakan tentang darah: (darahku mulai dicurahkan).
Apa yang dimaksud oleh Rsl Paulus? Ini adalah darah siksaan yang dialami oleh Rsl Paulus, penderitaan yang sedemikian hebat yang dialami oleh Rsl Paulus, sedangkan kita dalam pergumulan belum sampai mencucurkan darah.
Baru menghadapi dosa saja sudah kalah.
2 Kor 11:23b-28
23 ……. Aku lebih banyak berjerih lelah; lebih sering di dalam penjara; didera di luar batas; kerap kali dalam bahaya maut.
24 Lima kali aku disesah orang Yahudi, setiap kali empat puluh kurang satu pukulan,
25 tiga kali aku didera, satu kali aku dilempari dengan batu, tiga kali mengalami karam kapal, sehari semalam aku terkatung-katung di tengah laut.
26 Dalam perjalananku aku sering diancam bahaya banjir dan bahaya penyamun, bahaya dari pihak orang-orang Yahudi dan dari pihak orang-orang bukan Yahudi; bahaya di kota, bahaya di padang gurun, bahaya di tengah laut, dan bahaya dari pihak saudara-saudara palsu.
27 Aku banyak berjerih lelah dan bekerja berat; kerap kali aku tidak tidur; aku lapar dan dahaga; kerap kali aku berpuasa, kedinginan dan tanpa pakaian,
28 dan, dengan tidak menyebut banyak hal lain lagi, urusanku sehari-hari, yaitu untuk memelihara semua jemaat-jemaat.

Pil 3:10-11
10 Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,
11 supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.

Rasul Paulus telah mencapai garis akhir: Baik Yosua maupun Rsl Paulus telah mencapai garis akhir. Bagi orang yang setia sampai mati akan dijanjikan mahkota kehidupan.
Why 2:10b
Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.

Ini ditujukan kepada jemaat di Smirna, jemaat yang penuh kemiskinan dan penderitaan, tapi mereka adalah orang-orang Kristen yang setia, bahkan setia sampai akhir.

Setelah mendengarkan semua yang dikatakan Yosua, bangsa Israel mengambil keputusan untuk berikrar kepada Tuhan.
Yos 24:16-18
16 Lalu bangsa itu menjawab: "Jauhlah dari pada kami meninggalkan TUHAN untuk beribadah kepada allah lain!
17 Sebab TUHAN, Allah kita, Dialah yang telah menuntun kita dan nenek moyang kita dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan, dan yang telah melakukan tanda-tanda mujizat yang besar ini di depan mata kita sendiri, dan yang telah melindungi kita sepanjang jalan yang kita tempuh, dan di antara semua bangsa yang kita lalui,
18 TUHAN menghalau semua bangsa dan orang Amori, penduduk negeri ini, dari depan kita. Kamipun akan beribadah kepada TUHAN, sebab Dialah Allah kita."

"Kami pun akan beribadah kepada Tuhan, SEBAB DIALAH ALLAH KITA!"

Apakah cukup hanya berucap sedemikian kepada Yosua? Yosua tidak begitu saja menerima ucapan dari bangsa Israel soal ibadah kepada Tuhan, sebab itu Yosua tandaskan kembali bahwa Tuhan dimana kita beribadah itu adalah TUHAN YANG KUDUS DAN PENCEMBURU.

Jika bicara soal Tuhan yang kudus, maka Tuhan menginginkan suatu umat yang kudus.
1 Pet 1:14-16
14 Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu,
15 tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu,
16 sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.

Imamat 11:44-45
44 Sebab Akulah TUHAN, Allahmu, maka haruslah kamu menguduskan dirimu dan haruslah kamu kudus, sebab Aku ini kudus, dan janganlah kamu menajiskan dirimu dengan setiap binatang yang mengeriap dan merayap di atas bumi.
45 Sebab Akulah TUHAN yang telah menuntun kamu keluar dari tanah Mesir, supaya menjadi Allahmu; jadilah kudus, sebab Aku ini kudus.

Sesuatu sifat yang menonjol dari Tuhan selalin KASIH adalah PENCEMBURU. Itu sebabnya jangan membuat Tuhan itu cemburu karena ada berhala di tengah-tengahmu. Berhala adalah sesuatu yang bediri antara kita dengan Allah.
Kol 3:5-6
5 Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala,
6 semuanya itu mendatangkan murka Allah (atas orang-orang durhaka).

Yang sama dengan penyembahan berhala itu adalah “tamak” atau “serakah.”

Waktu bangsa Israel mendengar perkataan Yosua tentang ibadah kepada Allah, mereka spontan menjawab: “Tidak! Hanya kepada Tuhan saja kami akan beribadah.” Untuk membuktikan bahwa mereka hanya beribadah kepada Tuhan saja, maka mereka harus rela membuang berhala mereka.
Yos 24:22-23
22 Kemudian berkatalah Yosua kepada bangsa itu: "Kamulah saksi terhadap kamu sendiri, bahwa kamu telah memilih TUHAN untuk beribadah kepada-Nya." Jawab mereka: "Kamilah saksi!"
23 Ia berkata: "Maka sekarang, jauhkanlah allah asing yang ada di tengah-tengah kamu dan condongkanlah hatimu kepada TUHAN, Allah Israel."
24 Lalu jawab bangsa itu kepada Yosua: "Kepada TUHAN, Allah kita, kami akan beribadah, dan firman-Nya akan kami dengarkan."

CONDONGKANLAH HATIMU KEPADA TUHAN ALLAH ISRAEL.

Setelah itu kemudian dibuatlah batu peringatan:
Yos 24:24-28
24 Lalu jawab bangsa itu kepada Yosua: "Kepada TUHAN, Allah kita, kami akan beribadah, dan firman-Nya akan kami dengarkan."
25 Pada hari itu juga Yosua mengikat perjanjian dengan bangsa itu dan membuat ketetapan dan peraturan bagi mereka di Sikhem.
26 Yosua menuliskan semuanya itu dalam kitab hukum Allah, lalu ia mengambil batu yang besar dan mendirikannya di sana, di bawah pohon besar, di tempat kudus TUHAN.
27 Kata Yosua kepada seluruh bangsa itu: "Sesungguhnya batu inilah akan menjadi saksi terhadap kita, sebab telah didengarnya segala firman TUHAN yang diucapkan-Nya kepada kita. Sebab itu batu ini akan menjadi saksi terhadap kamu, supaya kamu jangan menyangkal Allahmu."
28 Sesudah itu Yosua melepas bangsa itu pergi, masing-masing ke milik pusakanya.

Dalam batu itu ditulis suatu perjanjian antara umat Allah dengan Allahnya kemudian dikenal dengan Perjanjian di Sikhem.

Membaharui perjanjian dengan Tuhan itu begitu penting, sebab kita ini seringkali tidak setia kepada perjanjian dengan Tuhan.
Seperti bunyi ayat didalam surat
Ibr 10:15-18
15 Dan tentang hal itu Roh Kudus juga memberi kesaksian kepada kita,
16 sebab setelah Ia berfirman: "Inilah perjanjian yang akan Kuadakan dengan mereka sesudah waktu itu," Ia berfirman pula: "Aku akan menaruh hukum-Ku di dalam hati mereka dan menuliskannya dalam akal budi mereka,
17 dan Aku tidak lagi mengingat dosa-dosa dan kesalahan mereka."
18 Jadi apabila untuk semuanya itu ada pengampunan, tidak perlu lagi dipersembahkan korban karena dosa.

AKU AKAN MENARUH HUKUM-KU DI DALAM HATI MEREKA DAN MENULISKANNYA DALAM AKAL BUDI MEREKA.

Jadi kesimpulan Pembaharuan Perjanjian di Sikhem ini adalah: Tuhan itu mau agar kita ini setia pada Perjanjian Tuhan.

Waktu itu Perjanjian di Sikhem ditulis disebuah batu, maka sekarang Tuhan dengan jari-Nya mau menulis itu didalam loh hati kita, sebab ada ayat mengatakan :
2 Kor 3: 3
3 Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia.

Surat yang bisa dibaca! Begitu juga yang di katakana oleh pemazmur
Maz 119:11
11 Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.

Mari kita renungkan firman Tuhan ini, dan kita mau bertanya pada diri sendiri:
ADAKAH SAYA MENYIMPAN FIRMAN TUHAN DIDALAM HATI SAYA?

Kiranya kasih dan anugerah Tuhan semakin melimpah didalam hidup kita. Tuhan Yesus memberkati.