Translate

2 Jan 2017

BIBLE CAMP SESI 2.DUA BELAS BATU PERINGATAN:


Bible Camp Sesi 2

DUA BELAS BATU PERINGATAN:
Yos 4:1-24
4:1 Setelah seluruh bangsa itu selesai menyeberangi sungai Yordan, berfirmanlah TUHAN kepada Yosua, demikian:
4:2 "Pilihlah dari bangsa itu dua belas orang, seorang dari tiap-tiap suku,
4:3 dan perintahkanlah kepada mereka, demikian: Angkatlah dua belas batu dari sini, dari tengah-tengah sungai Yordan ini, dari tempat berjejak kaki para imam itu, bawalah semuanya itu ke seberang dan letakkanlah di tempat kamu akan bermalam nanti malam."
4:4 Lalu Yosua memanggil kedua belas orang yang ditetapkannya dari orang Israel itu, seorang dari tiap-tiap suku,
4:5 dan Yosua berkata kepada mereka: "Menyeberanglah di depan tabut TUHAN, Allahmu, ke tengah-tengah sungai Yordan, dan angkatlah masing-masing sebuah batu ke atas bahumu, menurut bilangan suku orang Israel,
4:6 supaya ini menjadi tanda di tengah-tengah kamu. Jika anak-anakmu bertanya di kemudian hari: Apakah artinya batu-batu ini bagi kamu?
4:7 maka haruslah kamu katakan kepada mereka: Bahwa air sungai Yordan terputus di depan tabut perjanjian TUHAN; ketika tabut itu menyeberangi sungai Yordan, air sungai Yordan itu terputus. Sebab itu batu-batu ini akan menjadi tanda peringatan bagi orang Israel untuk selama-lamanya."
4:8 Maka orang Israel itu melakukan seperti yang diperintahkan Yosua. Mereka mengangkat dua belas batu dari tengah-tengah sungai Yordan, seperti yang difirmankan TUHAN kepada Yosua, menurut jumlah suku Israel. Semuanya itu dibawa merekalah ke seberang, ke tempat bermalam, dan diletakkan di situ.
4:9 Pula Yosua menegakkan dua belas batu di tengah-tengah sungai Yordan itu, di tempat bekas berjejak kaki para imam pengangkat tabut perjanjian itu. Batu-batu itu masih ada di sana sampai sekarang.
4:10 Para imam pengangkat tabut itu tinggal berdiri di tengah-tengah sungai Yordan, sampai selesai dilakukan segala yang diperintahkan TUHAN kepada Yosua untuk disampaikan kepada bangsa itu, sesuai dengan segala yang diperintahkan Musa kepada Yosua. Maka menyeberanglah bangsa itu dengan cepat-cepat.
4:11 Ketika seluruh bangsa itu selesai menyeberang, maka menyeberanglah tabut TUHAN itu serta para imam di depan mata bangsa itu.
4:12 Juga bani Ruben, bani Gad dan suku Manasye yang setengah itu menyeberang, dengan bersenjata, di depan orang Israel itu, seperti yang dikatakan Musa kepada mereka.
4:13 Kira-kira empat puluh ribu orang yang siap untuk berperang menyeberang di hadapan TUHAN ke dataran Yerikho untuk berperang.
4:14 Pada waktu itulah TUHAN membesarkan nama Yosua di mata seluruh orang Israel, sehingga mereka takut kepadanya, seperti mereka takut kepada Musa seumur hidupnya.
4:15 Berfirmanlah TUHAN kepada Yosua, demikian:
4:16 "Perintahkanlah para imam pengangkat tabut hukum Allah itu supaya naik dari sungai Yordan."
4:17 Maka Yosua memerintahkan kepada para imam itu, demikian: "Keluarlah dari sungai Yordan."
4:18 Ketika para imam, pengangkat tabut perjanjian TUHAN itu, keluar dari tengah-tengah sungai Yordan, dan baru saja kaki para imam itu dijejakkan di tanah yang kering, maka berbaliklah air sungai Yordan itu ke tempatnya dan mengalir seperti dahulu dengan meluap sepanjang tepinya.
4:19 Bangsa itu telah keluar dari sungai Yordan pada tanggal sepuluh bulan pertama dan mereka berkemah di Gilgal, di batas timur Yerikho.
4:20 Kedua belas batu yang diambil dari sungai Yordan itu ditegakkan oleh Yosua di Gilgal.
4:21 Dan berkatalah ia kepada orang Israel, demikian: "Apabila di kemudian hari anak-anakmu bertanya kepada ayahnya: Apakah arti batu-batu ini?
4:22 maka haruslah kamu beritahukan kepada anak-anakmu, begini: Israel telah menyeberangi sungai Yordan ini di tanah yang kering! --
4:23 sebab TUHAN, Allahmu, telah mengeringkan di depan kamu air sungai Yordan, sampai kamu dapat menyeberang seperti yang telah dilakukan TUHAN, Allahmu, dengan Laut Teberau, yang telah dikeringkan-Nya di depan kita, sampai kita dapat menyeberang,
4:24 supaya semua bangsa di bumi tahu, bahwa kuat tangan TUHAN, dan supaya mereka selalu takut kepada TUHAN, Allahmu."

Sebab itu batu-batu ini akan menjadi tanda peringatan bagi orang Israel untuk selama-lamanya."

Allah memerintahkan Yosua agar memilih 12 orang dari 12 suku Israel, agar  mereka mengambil 12 batu didasar sungai Yordan untuk dibuatkan sebuah tugu peringatan.

Maksud dibuatnya tugu peringatan ini ialah supaya bangsa Israel mengingat suatu peristiwa besar, dimana Allah telah membawa bangsa Israel untuk menyeberang sungai Yordan.

Yos 4:20-24
4:20 Kedua belas batu yang diambil dari sungai Yordan itu ditegakkan oleh Yosua di Gilgal.
4:21 Dan berkatalah ia kepada orang Israel, demikian: "Apabila di kemudian hari anak-anakmu bertanya kepada ayahnya: Apakah arti batu-batu ini?
4:22 maka haruslah kamu beritahukan kepada anak-anakmu, begini: Israel telah menyeberangi sungai Yordan ini di tanah yang kering! --
4:23 sebab TUHAN, Allahmu, telah mengeringkan di depan kamu air sungai Yordan, sampai kamu dapat menyeberang seperti yang telah dilakukan TUHAN, Allahmu, dengan Laut Teberau, yang telah dikeringkan-Nya di depan kita, sampai kita dapat menyeberang,
4:24 supaya semua bangsa di bumi tahu, bahwa kuat tangan TUHAN, dan supaya mereka selalu takut kepada TUHAN, Allahmu."

Dari kisah ini kita boleh menarik kesimpulan, bawa Tuhan itu mau agar kita mengingat peristiwa-peristiwa dimana Tuhan itu telah menolong kita, dan juga Tuhan mau agar kita menyaksikan perbuatan-perbuatan-Nya yang besar dari Tuhan.

 4:24 supaya semua bangsa di bumi tahu, bahwa kuat tangan TUHAN, dan supaya mereka selalu takut kepada TUHAN, Allahmu."

Band 1 Pet 2:9
2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:

Ini berarti kita dipanggil untuk menjadi saksi akan perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib, sama seperti yang diamanatkan Tuhan Yesus dalam Injil                      
Mark 16:15-16.
16:15 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
16:16 Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.

Salah satu kekurangan kita adalah tidak suka bersaksi! Pada hal FT mengatakan “Supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan-Nya yang besar dari Dia.”
Maksud didirikan tugu peringatan ini, agar bangsa Israel selalu mengingat perbuatan-perbuatan Allah yang besar.

Peristiwa mengeringkan air pernah terjadi 2 kali.
Yang pertama Tuhan mengeringkan Laut Tiberau.
Yang kedua Tuhan mengeringkan Sungai Yordan.

Menyeberang Laut Tiberau ini bicara mengenai lepas dari pengaruhnya Mesir.
Kalau menyeberang Sungai Yordan ini bicara tentang kekudusan.
Kedua tempat ini yang dilalui oleh umat Allah.

Pengalaman dilepaskan dari pengaruhnya dunia ini harus menjadi pengalaman kita sebagai orang beriman.
2 Kor 6:17
6:17 Sebab itu:  Keluarlah kamu dari antara mereka,  dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan,  dan janganlah menjamah apa yang najis,  maka Aku akan menerima kamu.

1 Yoh 2:15-17
2:15 Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.
2:16 Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.
2:17 Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

Persiapan untuk masuk ketanah Kanaan adalah gambaran dari kegerakan rohani Hujan Akhir.
Gereja Tuhan akan memasuki  pengalaman ini, kalau mau disebut gereja yang akan masuk menjadi Sidang Mempelai Perempuan-Nya.

Ada dua macam hujan:
Ul 11:14
11:14 maka Ia akan memberikan hujan untuk tanahmu pada masanya, hujan awal dan hujan akhir, sehingga engkau dapat mengumpulkan gandummu, anggurmu dan minyakmu,

Hujan awal dan hujan akhir:
Hujan awal manfaatnya bagi tanaman adalah untuk menumbuhkan benih.
Hujan akhir manfaatnya untuk mematangkan buah .

Kita yang hidup dihari-hari akhir ini diberi kesempatan oleh Tuhan untuk mematangkan rohani kita lewat kegerakan rohani hujan akhir.

Kapan Sungai Yordan menjadi jalan raya?
Pada waktu kaki para imam yang mengangkut Tabut Perjanjian itu mencelupkan kakinya kedalam air ditepi sungai Yordan.

Yos 3:14-16
3:14 Ketika bangsa itu berangkat dari tempat perkemahan mereka untuk menyeberangi sungai Yordan, para imam pengangkat tabut perjanjian itu berjalan di depan bangsa itu.
3:15 Segera sesudah para pengangkat tabut itu sampai ke sungai Yordan, dan para imam pengangkat tabut itu mencelupkan kakinya ke dalam air di tepi sungai itu -- sungai Yordan itu sebak sampai meluap sepanjang tepinya selama musim menuai --
3:16 maka berhentilah air itu mengalir. Air yang turun dari hulu melonjak menjadi bendungan, jauh sekali, di dekat Adam, kota yang terletak di sebelah Sartan, sedang air yang turun ke Laut Araba itu, yakni Laut Asin, terputus sama sekali. Lalu menyeberanglah bangsa itu, di tentangan Yerikho.

 Kapan air sungai Yordan kembali seperti semula?Yaitu waktu kaki para imam yang mengangkut Tabut Perjanjian itu kakinya dijejakan pada tanah kering.
Yang berperan disini bukan kaki para imam, tapi adalah Tabut Allah.
Ingat! Tabut Allah yang menuntun mereka.

Yos 3:3-4
3:3 dan memberi perintah kepada bangsa itu, katanya: "Segera sesudah kamu melihat tabut perjanjian TUHAN, Allahmu, yang diangkat para imam, yang memang suku Lewi, maka kamu harus juga berangkat dari tempatmu dan mengikutinya --
3:4 hanya antara kamu dan tabut itu harus ada jarak kira-kira dua ribu hasta panjangnya, janganlah mendekatinya -- maksudnya supaya kamu mengetahui jalan yang harus kamu tempuh, sebab jalan itu belum pernah kamu lalui dahulu."

Tanpa Tabut Perjanjian Tuhan, mereka akan tersesat, sebab jalan itu belum pernah mereka lalui.
Jalan yang belum pernah kita lalui adalah jalan sepanjang tahun 2017, apa yang akan terjadi di tahun 2017 kita tidak tahu, kejadian apa yang terjadi kita tidak tahu, namun jika kita jadikan Firman Tuhan itu sebagi penuntun jalan kita, kita tidak takut dalam menghadapi apapun yang akan terjadi nanti.

Yes 58:11
58:11 TUHAN akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan.

Mengikuti gerak dari Tabut Perjanjian Tuhan agar tidak tersesat.
Begitu juga dengan perjalanan kita sekarang ini, kita mau melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus yang memimpin kita dalam iman dan yang membawa kita dalam iman dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan.

Ibr 12:2-3                                                                12:2 Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.
12:3 Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa.

Memandang Tabut Perjanjian Tuhan itu = memandang Yesus yang tekun menanggung bantahan sehebat itu.

Sehebat apakah masalah Anda? Sehingga Anda harus mengalami keputusasaan? Pandang DIA yang sudah berkorban bagi kita, sama seperti bangsa Israel memandang Tabut Perjanjian Tuhan, dan sungai Yordan yang membentang dihadapan mereka itu dibuatnya kering.

Halangan rintangan apakah yang saat ini lagi Anda hadapi? Apakah karena itu sehingga Anda mengalami keputusasaan?
Jalan yang tadinya tertutup, seperti air sungai Yordan yang membentang dihadapan mereka, namun karena ada Tabut Perjanjian Tuhan, maka jalan itu terbuka kembali.

Tuhan yang membuat jalan raya: baik itu di laut Tiberau maupun disungai Yordan.
Laut Tiberau (masalah yang besar) sungai Yordan (masalah yang tidak terlalu berat), Tuhan mampu membuat jalan raya diatasnya.

Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil!
Dua belas orang yang dipilih untuk mengambil batu dari dasar sungai Yordan:
Jadi 12 orang ini adalah orang-orang pilihan.
Mengapa untuk mengangkat batu saja harus 12 orang jumlahnya? Tapi 12 orang ini adalah orang pilihan!
Jadi Tuhan itu mulai dengan pilihan. Begitu juga untuk menjadi umat pilihan Tuhan.

Ul 7:6                                                                       7:6 Sebab engkaulah umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu; engkaulah yang dipilih oleh TUHAN, Allahmu, dari segala bangsa di atas muka bumi untuk menjadi umat kesayangan-Nya.

Dari segala bangsa yang ada diatas muka bumi: Ini merupakan anugerah Tuhan kalau kita bisa terpilih untuk menjadi umat-Nya.
Sekarang untuk menjadi pelayan-Nyapun juga melewati pilihan.

Ul 18:5
18:5 Sebab dialah yang dipilih oleh TUHAN, Allahmu, dari segala sukumu, supaya ia senantiasa melayani TUHAN dan menyelenggarakan kebaktian demi nama-Nya, ia dan anak-anaknya.

Jadi semua melewati pilihan: itu sebabnya mari kita menghargai pilihan Tuhan ini.
1 Pet 4:11
4:11 Jika ada orang yang berbicara, baiklah ia berbicara sebagai orang yang menyampaikan firman Allah; jika ada orang yang melayani, baiklah ia melakukannya dengan kekuatan yang dianugerahkan Allah, supaya Allah dimuliakan dalam segala sesuatu karena Yesus Kristus. Ialah yang empunya kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya! Amin.

Lalu apa hubungannya dengan dipilih untuk mengangkat batu dari dasar sungai Yordan?
Karena ini bukan batu sembarangan, sebab nantinya batu ini dijadikan tugu peringatan, maka orangnya yang mengangkat harus orang pilihan.
Dipilihnya mereka itu apa karena mereka itu orang-orang kuat? Bukan!

Sebab bukan oleh gagah dan bukan oleh kuat, melainkan dengan Roh Ku, firman Tuhan semesta alam.

Zakh 4:6
4:6 Maka berbicaralah ia, katanya: "Inilah firman TUHAN kepada Zerubabel bunyinya: Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam.

Rasul Paul menulis dalam suratannya kepada jemaat di Korintus tentang siapa yang dipanggil dan dipilih oleh Tuhan itu ternyata bukan orang-orang yang hebat, melainkan orang-orang yang sederhana, bahkan yang tidak termasuk hitungan.

1 Kor 1:26-29
1:26 Ingat saja, saudara-saudara, bagaimana keadaan kamu, ketika kamu dipanggil: menurut ukuran manusia tidak banyak orang yang bijak, tidak banyak orang yang berpengaruh, tidak banyak orang yang terpandang.
1:27 Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat,
1:28 dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti,
1:29 supaya jangan ada seorang manusia pun yang memegahkan diri di hadapan Allah.

Kalau kita dipilih Allah diantara segala bangsa dan suku bangsa ini, kemudian dijadikan bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, kaum keluarga Allah, maka itu merupakan suatu kebahagiaan.

Im 20:26
20:26 Kuduslah kamu bagi-Ku, sebab Aku ini, TUHAN, kudus dan Aku telah memisahkan kamu dari bangsa-bangsa lain, supaya kamu menjadi milik-Ku.

1 Pet 2:9-10
2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:
2:10 kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.

Orang yang dipilih untuk mendekat kepada Allah itu dikatakan sebagai orang yang bahagia.

Maz 65:5
65:5 Berbahagialah orang yang Engkau pilih dan yang Engkau suruh mendekat untuk diam di pelataran-Mu! Kiranya kami menjadi kenyang dengan segala yang baik di rumah-Mu, di bait-Mu yang kudus.

Semoga kita semua dipilih dan diijinkan mendekat kepada Allah.
Yak 4:8
4:8 Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!