Translate

7 Des 2014

Ibadah Raya. 7 Desember 2014. Tujuh Sangkakala Dibunyikan.


Ibadah Raya. 7 Desember 2014
TUJUH SANGKAKALA DIBUNYIKAN.

Mulai dari Why 8:6-13 kita akan mendengar penjelasan tentang tujuh sangkakala dibunyikan.

Pada waktu sangkakala itu dibunyikan, terjadilah suatu kejadian-kejadian yang mengerikan yang terjadi menimpa bumi – laut dan angkasa.
Ada 7 sangkakala yang dibunyikan: Dan hampir setiap sangkakala dibunyikan mengakibatkan 1/3 bagian dari bumi-laut-langit menjadi korban.

Sangkakala pertama dibunyikan:
Why 8:6-7 Hujan es bercampur darah – sasarannya bumi.
6  Dan ketujuh malaikat yang memegang ketujuh sangkakala itu bersiap-siap untuk meniup sangkakala.
7  Lalu malaikat yang pertama meniup sangkakalanya dan terjadilah hujan es, dan api, bercampur darah; dan semuanya itu dilemparkan ke bumi; maka terbakarlah sepertiga dari bumi dan sepertiga dari pohon-pohon dan hanguslah seluruh rumput-rumputan hijau.

Waktu sangkakala pertama dibunyikan apa yang terjadi?
Hujan es dan api bercampur darah menimpa bumi.
Apa akibatnya?
1/3 bumi terbakar  -  1/3 pohon-pohon dan hanguslah seluruh rumputan hijau.

Sangkakala ke dua dibunyikan:
Why 8:8-9 Gununung besar yang menyala-nyala oleh api.
8  Lalu malaikat yang kedua meniup sangkakalanya dan ada sesuatu seperti gunung besar, yang menyala-nyala oleh api, dilemparkan ke dalam laut. Dan sepertiga dari laut itu menjadi darah,
9  dan matilah sepertiga dari segala makhluk yang bernyawa di dalam laut dan binasalah sepertiga dari semua kapal.

Waktu sangkakala kedua dibunyikan apa yang terjadi?
Gunung besar yang menyala oleh api menimpa laut.
Akibatnya 1/3 mahluk yang di laut binasa, juga 1/3 dari semua kapal.

Sangkakala ke tiga dibunyikan:
Why 8:10-11 Sebuah bintang besar menyala-nyala seperti obor jatuh dari langit.
10  Lalu malaikat yang ketiga meniup sangkakalanya dan jatuhlah dari langit sebuah bintang besar, menyala-nyala seperti obor, dan ia menimpa sepertiga dari sungai-sungai dan mata-mata air.
11  Nama bintang itu ialah Apsintus. Dan sepertiga dari semua air menjadi apsintus, dan banyak orang mati karena air itu, sebab sudah menjadi pahit.

Waktu sangkakala ke tiga dibunyikan apa yang terjadi?
Sebuah bintang yang besar yang menyala-nyala jatuh dari langit menimpa 1/3 dari sungai-sungai dan mata-mata air.
Akibatnya 1/3 semua air menjadi Apsintus. Dan banyak orang mati karena air itu, sebab air itu sudah menjadi pahit.

Catatan: Apsintus (Yun) = ipuh (pohon yang getahnya beracun)
Karena membuat air menjadi pahit, nampaknya pahit seperti ipuh.

Sangkakala ke empat dibunyikan:
Why 9:12-13
12  Lalu malaikat yang keempat meniup sangkakalanya dan terpukullah sepertiga dari matahari dan sepertiga dari bulan dan sepertiga dari bintang-bintang, sehingga sepertiga dari padanya menjadi gelap dan sepertiga dari siang hari tidak terang dan demikian juga malam hari.
13  Lalu aku melihat: aku mendengar seekor burung nasar terbang di tengah langit dan berkata dengan suara nyaring: "Celaka, celaka, celakalah mereka yang diam di atas bumi oleh karena bunyi sangkakala ketiga malaikat lain, yang masih akan meniup sangkakalanya."

Waktu sangkakala ke empat dibunyikan apa yang terjadi?
Terpukulah 1/3 dari matahari – 1/3 bulan - 1/3 bintang-bintang.
Akibatnya 1/3 dari padanya menjadi gelap dan 1/3 dari siang tidak terang demikian juga malam.

Kalau kita melihat kejadian – kejadian pada saat sangkakala pertama sampai dengan ke empat dibunyikan, begitu mengerikan apa yang bakal terjadi menimpa bumi – laut dan angkasa dengan segala isinya. Tapi itu belum selesai!
Sebab masih ada 3 malaikat lain yang masih akan meniup sangkakalanya:
Why 8:13
13 Lalu aku melihat: aku mendengar seekor burung nasar terbang di tengah langit dan berkata dengan suara nyaring: "Celaka, celaka, celakalah mereka yang diam di atas bumi oleh karena bunyi sangkakala ketiga malaikat lain, yang masih akan meniup sangkakalanya."

Penduduk bumi diperingatkan : Ini hal yang serius!
Mari kita perhatikan tanda-tanda yang diberikan lewat ke 4 sangkakala ini terlebih dahulu.

Kata “Celaka” ini di ulang dalam beberapa kali dalam kitab Wahyu; dan ini untuk diperhatikan.
Celaka yang pertama: Wahyu 8:13
Celaka yang kedua    : Wahyu 9:12
Celaka yang ke tiga   : Wahyu 11:14
Dan yang terakhir dari kata-kata celaka itu dikatakan pada saat Babel kota besar itu dibinasakan. Wahyu 18:10, 16, 19.
Why 9:12
12 Celaka yang pertama sudah lewat. Sekarang akan menyusul dua celaka lagi.

Why 11:14
13  Celaka yang kedua sudah lewat: lihatlah, celaka yang ketiga segera menyusul.

Why 18:10,16,19
10 Mereka akan berdiri jauh-jauh karena takut akan siksaannya dan mereka akan berkata: "Celaka, celaka engkau, hai kota yang besar, Babel, hai kota yang kuat, sebab dalam satu jam saja sudah berlangsung penghakimanmu!"
16 mereka berkata: "Celaka, celaka, kota besar, yang berpakaian lenan halus, dan kain ungu dan kain kirmizi, dan yang dihiasi dengan emas, dan permata dan mutiara, sebab dalam satu jam saja kekayaan sebanyak itu sudah binasa."
 19  Dan mereka menghamburkan debu ke atas kepala mereka dan berseru, sambil menangis dan meratap, katanya: "Celaka, celaka, kota besar, yang olehnya semua orang, yang mempunyai kapal di laut, telah menjadi kaya oleh barangnya yang mahal, sebab dalam satu jam saja ia sudah binasa.

Jika semua ini akan menimpa penduduk bumi, dan Tuhan sebutkan dengan kata “Celaka”, sebaliknya Tuhan berkata:

”Bersuka citalah atas dia, hai Sorga, dan kamu orang-orang kudus –rasul-rasul dan nabi-nabi, karena Allah telah menjatuhkan hukuman atas dia karena kamu.” Why 18:20

Jadi Tuhan bedakan  disini antara orang-orang yang berbuat fasik dengan orang-orang yang takut akan nama Tuhan.

PENJELASAN SANGKAKALA PERTAMA:
Hujan es besar bercampur darah:
Pada hujan es bercampur darah ini sasarannya adalah bumi; dan akibatnya terjadi kebakaran yang luar biasa: 1/3 bumi terbakar. 1/3 pohon-pohon terbakar, rumput hijau hangus.

Hal yang sama pernah terjadi pada waktu bangsa Israel berada di Mesir. Karena kekerasan hati Firaun, maka Allah menurunkan hujan es dan api menyambar ke bumi.
Kel 9:22-26
22   Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Ulurkanlah tanganmu ke langit, supaya hujan es turun di seluruh tanah Mesir, menimpa manusia dan binatang dan menimpa tumbuh-tumbuhan di padang di tanah Mesir."
23  Lalu Musa mengulurkan tongkatnya ke langit, maka TUHAN mengadakan guruh dan hujan es, dan apipun menyambar ke bumi, dan TUHAN menurunkan hujan es meliputi tanah Mesir.
24  Dan turunlah hujan es, beserta api yang berkilat-kilat di tengah-tengah hujan es itu, terlalu dahsyat, seperti yang belum pernah terjadi di seluruh negeri orang Mesir, sejak mereka menjadi suatu bangsa.
25  Hujan es itu menimpa binasa segala sesuatu yang ada di padang, di seluruh tanah Mesir, dari manusia sampai binatang; juga segala tumbuh-tumbuhan di padang ditimpa binasa oleh hujan itu dan segala pohon di padang ditumbangkannya.
26  Hanya di tanah Gosyen, tempat kediaman orang Israel, tidak ada turun hujan es.

Hujan es besar bercampur darah:
Darah siapakah ini?
Ini adalah darah yang pernah di injak-injak darah yang dianggap najis, pada hal darah itu mengkuduskan.Dan keatas orang-orang ini Tuhan akan mengadakan pembalasan.
Ibr 10:29-31
29  Betapa lebih beratnya hukuman yang harus dijatuhkan atas dia, yang menginjak-injak Anak Allah, yang menganggap najis darah perjanjian yang menguduskannya, dan yang menghina Roh kasih karunia?
30  Sebab kita mengenal Dia yang berkata: "Pembalasan adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan." Dan lagi: "Tuhan akan menghakimi umat-Nya."
31  Ngeri benar, kalau jatuh ke dalam tangan Allah yang hidup.

Jadi inilah darah pembalasan bagi orang-orang yang menghina darah Kristus akan terkena pembalasan dari Allah.

Mengapa Allah menyertakan darah dalam hujan es itu? Sebab darah itu sudah di tolak. Sedangkan darah itu adalah tanda perdamaian! Menolak darah Yesus, berarti tidak mau diperdamaikan dengan Allah.
Rm 3:25
25 Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.
Ini adalah darah perdamaian.

Darah Yesus juga berkuasa membenarkan. Rm 5:9
9  Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah.

Oleh darah-Nya kita mendapat pengampunan dosa dan penebusan.
Ef 1:7
7  Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya,

Dengan darah Yesus kita dibawa masuk ke Ruang Maha Suci, ini berarti kita dibawa masuk ke sempurnaan.
Ibr 10:19-22
19  Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus,
20  karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diri-Nya sendiri,
21  dan kita mempunyai seorang Imam Besar sebagai kepala Rumah Allah.
22  Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni.

Jadi darah yang disertakan bersama hujan es ini adalah darah pembalasan bagi yang menolak korbannya Kristus.
Yoh 3:18
18 Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.

Waktu Allah menghukum Mesir dengan hujan es, belum terjadi peristiwa Paskah. Darah domba yang dikorbankan itu terjadi pada tulah ke 10, sedangkan hujan es itu tulah yang ke 7.
Artinya Yesus belum disalibkan (Paskah). Sedangkan sekarang kita hidup dalam zamannya setelah Yesus dikorbankan (disalibkan).
Ini berarti kita mesti lebih bersungguh-sungguh lagi dalam menghargai korban-Nya.

Karena menghina darah Paskah, Firaun dan orang-orang Mesir tertimpa tulah ke 10 Kel 12:29-30
29  Maka pada tengah malam TUHAN membunuh tiap-tiap anak sulung di tanah Mesir, dari anak sulung Firaun yang duduk di takhtanya sampai kepada anak sulung orang tawanan, yang ada dalam liang tutupan, beserta segala anak sulung hewan.
30  Lalu bangunlah Firaun pada malam itu, bersama semua pegawainya dan semua orang Mesir; dan kedengaranlah seruan yang hebat di Mesir, sebab tidak ada rumah yang tidak kematian.

Kesalahan Firaun terbesar adalah melarang umat Israel beribadah kepada Allah di padang gurun.
Kel 5:1-2
1  Kemudian Musa dan Harun pergi menghadap Firaun, lalu berkata kepadanya: "Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Biarkanlah umat-Ku pergi untuk mengadakan perayaan bagi-Ku di padang gurun."
2  Tetapi Firaun berkata: "Siapakah TUHAN itu yang harus kudengarkan firman-Nya untuk membiarkan orang Israel pergi? Tidak kenal aku TUHAN itu dan tidak juga aku akan membiarkan orang Israel pergi."

Jangan halang-halangi orang yang mau beribadah kepada Allah, sebab ita mendatangkan murka Allah.
Sebaliknya kalau umat Allah tahu arti ibadah, itu akan membawa keuntungan yang besar.
1 Tim 6:6
6  Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar.

Menghadapi pehukuman Allah yang bakal menimpa dunia, maka marilah kita pergunakan waktu yang singkat ini untuk meningkatkan ibadah kita.

Tuhan Yesus memberkati Anda semua.