Translate

21 Des 2014

Ibadah Raya. 21 Desember 2014. Sangkakala Ke-3 Ditiup


Ibadah Raya. 21 Desember 2014
SANGKAKALA KE 3 DI TIUP.

Why 8:10-11
10  Lalu malaikat yang ketiga meniup sangkakalanya dan jatuhlah dari langit sebuah bintang besar, menyala-nyala seperti obor, dan ia menimpa sepertiga dari sungai-sungai dan mata-mata air.
11  Nama bintang itu ialah Apsintus. Dan sepertiga dari semua air menjadi apsintus, dan banyak orang mati karena air itu, sebab sudah menjadi pahit.

Malaikat ke 3 meniup sangkakala dan apa yang terjadi?
Sebuah bintang besar menyala-nyala seperti obor jatuh menimpa sungai dan 1/3  sungai-sungai dan mata-mata air, akibatnya 1/3 air menjadi Apsintus, dan banyak orang mati karena air itu sebab tidak bisa diminum.

Apa itu Apsintus?
Apsintus dalam bahasa Yunani artinya ipuh (pohon yang getahnya beracun).
Ini yang membuat air menjadi pahit dan banyak orang mati karenanya. Sungai dan mata-mata air menjadi pahit dan banyak orang mati karenanya. Sungai dan mata-mata air menjadi pahit (keracunan).
Kita tahu bahwa air adalah kebutuhan utama manusia hidup, kalau mata air menjadi pahit berarti suatu malapetaka terjadi.

Pada zamannya nabi Elisa pernah terjadi di Yerikho airnya juga beracun, dan itu berbahaya bagi ibu-ibu yang sedang hamil, sebab kalau sampai minum air ini bisa berakibatkan keguguran.
2 Raj 2:19-22
19  Berkatalah penduduk kota itu kepada Elisa: "Cobalah lihat! Letaknya kota ini baik, seperti tuanku lihat, tetapi airnya tidak baik dan di negeri ini sering ada keguguran bayi."
20  Jawabnya: "Ambillah sebuah pinggan baru bagiku dan taruhlah garam ke dalamnya." Maka mereka membawa pinggan itu kepadanya.
21  Kemudian pergilah ia ke mata air mereka dan melemparkan garam itu ke dalamnya serta berkata: "Beginilah firman TUHAN: Telah Kusehatkan air ini, maka tidak akan terjadi lagi olehnya kematian atau keguguran bayi."

Pada waktu itu banyak bayi-bayi yang gugur.
Dalam bahasa rohani bayi-bayi yang dilahirkan itu adalah menunjuk ciptaan baru. Jadi kalau gugur berarti gagal jadi ciptaan baru.
1 Pet 1:23
23 Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal.

Kelahiran baru itu menajdi syarat mutlak untuk masuk kedalam kerajaan sorga.
Yoh 3:3,5
3 Yesus menjawab, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah."
5 Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.

Jadi gugurnya bayi-bayi itu menunjuk pada gagalnya menjadi ciptaan baru.
Air di Yerikho disehatkan kembali dengan garam yang ditaruh di dalam (pinggan) yang baru.
Pinggan = piring besar atau mangkuk.

Bagian mana yang diberi garam?
2 Raj 2:21
21 Kemudian pergilah ia ke mata air mereka dan melemparkan garam itu ke dalamnya serta berkata: "Beginilah firman TUHAN: Telah Kusehatkan air ini, maka tidak akan terjadi lagi olehnya kematian atau keguguran bayi."

Yang harus digarami adalah mata-air.
Mengapa mata-airnya yang harus digarami? Sebab ini adalah sumbernya!
Seperti mata-air yang tertimpa Apsintus, kemudian berubah menjadi pahit.

Kalau sumbernya diberi garam, maka airnya menjadi sehat kembali.
Mengapa menggunakan garam? Sebab garam ini berfungsi untuk menahan kebusukan.
Kebusukan apa yang ada di Yerikho?
Yerikho adalah kota yang pernah dikutuk oleh Yosua.
Yos 6:26
26 Pada waktu itu bersumpahlah Yosua, katanya: "Terkutuklah di hadapan TUHAN orang yang bangkit untuk membangun kembali kota Yerikho ini; dengan membayarkan nyawa anaknya yang sulung ia akan meletakkan dasar kota itu dan dengan membayarkan nyawa anaknya yang bungsu ia akan memasang pintu gerbangnya!"

Kutuk = Perkataan yang menimbulkan bencana, laknat.

Terkutuk berarti kena laknat!
Kutuk ini ditiadakan dengan garam.
Mata-air yang terkena kutuk ini di sehatkan kembali dengan garam.

Mengapa harus menggunakan garam?
Selain garam itu fungsinya untuk menahan kebusukkan, garam juga menjadi bahan penyedap rasa. Masakan tanpa garam jadi hambar.

Tuhan Yesus pernah berkata: “Kamu adalah garam dunia”
Mat 5:13
13  "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.

Apa maksudnya menjadi garam dunia?
Kalau itu dikaitkan dengan perkataan “jangan hambar (penuh kasih)
Kol 4:6
6 Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang.

Jangan hambar! Garam yang tawar tidak ada gunanya:        
Luk 14:34-35
34  Garam memang baik, tetapi jika garam juga menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan?
35  Tidak ada lagi gunanya baik untuk ladang maupun untuk pupuk, dan orang membuangnya saja. Siapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!"

Kita harus memiliki garam itu, sebab disekitar kita membutuhkan garam itu.
Mark 9:50
50 Garam memang baik, tetapi jika garam menjadi hambar, dengan apakah kamu mengasinkannya? Hendaklah kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain."

Garam ini ternyata dapat mendamaikan sesama.
Kata-kata yang hambar = kata-kata sia-sia yang sembrono.          
Ef 5:3-4
3  Tetapi percabulan dan rupa-rupa kecemaran atau keserakahan disebut sajapun jangan di antara kamu, sebagaimana sepatutnya bagi orang-orang kudus.
4  Demikian juga perkataan yang kotor, yang kosong atau yang sembrono  —  karena hal-hal ini tidak pantas  —  tetapi sebaliknya ucapkanlah syukur.

Bukan kata-kata sia-sia, tapi kata-kata kasih.
Karena kata-kata kasih keluar dari mulut kita, maka ini yang membawa perdamaian.
Orang yang bisa menahan lidahnya adalah orang yang sempurna.
Yak 3:2
2 Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

Air yang pahit yang tertimpa bintang yang namanya Afsintus.
Air pahit ini mengingatkan kita pada waktu bangsa Israel berada di sebuah tempat yang bernama Mara. Di tempat itu airnya tidak bisa diminum karena pahit.
Kel 15:22-27
22  Musa menyuruh orang Israel berangkat dari Laut Teberau, lalu mereka pergi ke padang gurun Syur; tiga hari lamanya mereka berjalan di padang gurun itu dengan tidak mendapat air.
23  Sampailah mereka ke Mara, tetapi mereka tidak dapat meminum air yang di Mara itu, karena pahit rasanya. Itulah sebabnya dinamai orang tempat itu Mara.
24  Lalu bersungut-sungutlah bangsa itu kepada Musa, kata mereka: "Apakah yang akan kami minum?"
25  Musa berseru-seru kepada TUHAN, dan TUHAN menunjukkan kepadanya sepotong kayu; Musa melemparkan kayu itu ke dalam air; lalu air itu menjadi manis. Di sanalah diberikan TUHAN ketetapan-ketetapan dan peraturan-peraturan kepada mereka dan di sanalah TUHAN mencoba mereka,
26  firman-Nya: "Jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan apa yang benar di mata-Nya, dan memasang telingamu kepada perintah-perintah-Nya dan tetap mengikuti segala ketetapan-Nya, maka Aku tidak akan menimpakan kepadamu penyakit manapun, yang telah Kutimpakan kepada orang Mesir; sebab Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau."
27  Sesudah itu sampailah mereka di Elim; di sana ada dua belas mata air dan tujuh puluh pohon korma, lalu berkemahlah mereka di sana di tepi air itu.

Kita lihat disini bagaimana cara Tuhan menetralisir air yang pahit itu menjadi manis dan dapat diminum.
Tuhan menunjukan sepotong kayu, dan dengan sepotong kayu yang dilemparkan kedalam air lalu air itu menjadi manis.

Kayu itu bukan tongkat Musa. Kayu yang dapat mengubah air pahit menjadi manis ini adalah kayu salib Kristus.
Korban-Nya Kristus yang sanggup mengubahkan kepahitan yang ada dalam hati seseorang terhadap sesamanya.

Dari mana asalnya kepahitan itu?
Kepahitan itu ternyata ada akarnya.
Ibr 12:15
15 Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.

Kalau kita baca ayat sebelumnya, maka kita tahu bahwa akar pahit itu penyebabnya adalah: Karena tidak mau diperdamaikan.
Ayat 14:  Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan.

Jangan tinggal di Mara! Airnya pahit.
Seperti yang pernah diucapkan oleh Naomi : “Jangan panggil aku Naomi, tapi panggilah aku si Mara! Sebab Yang Maha Kuasa telah melakukan banyak yang pahit kepadaku”
Rut 1:19-21
19  Dan berjalanlah keduanya sampai mereka tiba di Betlehem. Ketika mereka masuk ke Betlehem, gemparlah seluruh kota itu karena mereka, dan perempuan-perempuan berkata: "Naomikah itu?"
20  Tetapi ia berkata kepada mereka: "Janganlah sebutkan aku Naomi; sebutkanlah aku Mara, sebab Yang Mahakuasa telah melakukan banyak yang pahit kepadaku.
21  Dengan tangan yang penuh aku pergi, tetapi dengan tangan yang kosong TUHAN memulangkan aku. Mengapakah kamu menyebutkan aku Naomi, karena TUHAN telah naik saksi menentang aku dan Yang Mahakuasa telah mendatangkan malapetaka kepadaku."

Tuhan yang mengubah air yang pahit menjadi manis.
Tinggalah di Elim! Sebab disana ada 12 mata air dan 70 pohon korma.

Kalau saat ini Anda berada pada tempat yang disebut Mara (tinggal dalam suasana kepahitan), itu bukan berarti Tuhan tidak mencintai Anda. Tapi ditempat itulah Tuhan akan membentuk Anda sama seperti kehidupan yang telah diuji lewat api ujian, sehingga nantinya emas itu akan keluar dan timbul seperti emas murni.
Ayub 23:10
10 Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas.

Band: 1 Pet 1:6-7
6  Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan.
7  Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu  —  yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api  —  sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.

Pemurnian dalam api ini maksudnya untuk membersihkan kotoran (sanga) yang melekat pada emas, agar nanti didapati setelah diuji akan timbul seperti emas murni.

Tuhan akan menolong Anda untuk memulihkan keadaan Anda.