Translate

23 Jun 2019

Ibadah Pendalaman Alkitab 21 Juni 2019. CARILAH YANG BAIK DAN JANGAN YANG JAHAT. SUPAYA KAMU HIDUP.



Ibadah Pendalaman Alkitab 21 Juni 2019.
CARILAH YANG BAIK DAN JANGAN YANG JAHAT. SUPAYA KAMU HIDUP.

Amos 5:14-15
5:14 Carilah yang baik dan jangan yang jahat, supaya kamu hidup; dengan demikian TUHAN, Allah semesta alam, akan menyertai kamu, seperti yang kamu katakan.
5:15 Bencilah yang jahat dan cintailah yang baik; dan tegakkanlah keadilan di pintu gerbang; mungkin TUHAN, Allah semesta alam, akan mengasihani sisa-sisa keturunan Yusuf.

Dalam hidup ini kita dihadapkan dengan 2 hal ini, yaitu baik dan jahat.
Mana yang lebih dominan menguasai hidup kita?
Carilah yang baik!
Amos mengajak kita untuk mencari yang baik.

Orang yang baik mengeluarkan hal-hal yang baik dari perbendaharaannya yang baik. (Mat 12:35)

12:35 Orang yang baik mengeluarkan hal-hal yang baik dari perbendaharaannya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan hal-hal yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat.

Jadi kebaikan dan kejahatan itu berasal dari hati kita.
Kata-kata ini ditujukan kepada orang Farisi.
Dalam hidupnya Tuhan Yesus selalu dihadapkan dengan orang-orang Farisi yang suka berpura-pura itu.
Dimata Tuhan tidak ada yang dapat disembunyikan.

Pil 4:5
4:5 Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!

Kalau kita membaca kitab Amos, pembritaannya bersifat hukuman, tapi didalamnya juga ada ajakan untuk bertobat.

Amos 5:4-6
5:4 Sebab beginilah firman TUHAN kepada kaum Israel: "Carilah Aku, maka kamu akan hidup!
5:5 Janganlah kamu mencari Betel, janganlah pergi ke Gilgal dan janganlah menyeberang ke Bersyeba, sebab Gilgal pasti masuk ke dalam pembuangan dan Betel akan lenyap."
5:6 Carilah TUHAN, maka kamu akan hidup, supaya jangan Ia memasuki keturunan Yusuf bagaikan api, yang memakannya habis dengan tidak ada yang memadamkan bagi Betel.

Sekalipun Allah telah memutuskan untuk mendatangkan hukuman atas Israel, tetapi Ia tidak suka akan kematian orang fasik, melainkan akan kembalinya orang fasik itu dari jalannya, supaya ia hidup.

Yeh 33:11
33:11 Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan ALLAH, Aku tidak berkenan kepada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan kepada pertobatan orang fasik itu dari kelakuannya supaya ia hidup. Bertobatlah, bertobatlah dari hidupmu yang jahat itu! Mengapakah kamu akan mati, hai kaum Israel?

Disini kita diajak untuk mengenal hatinya Tuhan.
Hati Tuhan itu penuh dengan kasih.

Yes 54:7-8
54:7 Hanya sesaat lamanya Aku meninggalkan engkau, tetapi karena kasih sayang yang besar Aku mengambil engkau kembali.
54:8 Dalam murka yang meluap Aku telah menyembunyikan wajah-Ku terhadap engkau sesaat lamanya, tetapi dalam kasih setia abadi Aku telah mengasihani engkau, firman TUHAN, Penebusmu.

CARILAH TUHAN, MAKA KAMU AKAN HIDUP.
Mencari Tuhan = mencari yang baik……..kamu akan selamat.

Daud menasehati Salomo agar dalam hidupnya mau mencari Tuhan.
1 Taw 28:9
28:9 Dan engkau, anakku Salomo, kenallah Allahnya ayahmu dan beribadahlah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan dengan rela hati, sebab TUHAN menyelidiki segala hati dan mengerti segala niat dan cita-cita. Jika engkau mencari Dia, maka Ia berkenan ditemui olehmu, tetapi jika engkau meninggalkan Dia maka Ia akan membuang engkau untuk selamanya.

Sebagai orang tua yang bijak selalu mendorong anak-anaknya untuk beribadah kepada Tuhan dan mengenal Tuhan dengan baik.

Kalau kita mencari Tuhan dengan sungguh-sungguh maka Allah akan mendengarkan dari Sorga dan mengampuni dosa-dosa kita serta memulihkan kita.

2 Taw 7:14
7:14 dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.

Didalam kitab 2 Taw 15:1-19 ada sebuah cerita tentang seorang raja yang mau dengan sungguh-sungguh berbalik kepada Tuhan dan mencari Tuhan.
Ayat 2 :
15:2 Ia pergi menemui Asa dan berkata kepadanya: "Dengarlah kepadaku, Asa dan seluruh Yehuda dan Benyamin! TUHAN beserta dengan kamu bilamana kamu beserta dengan Dia. Bilamana kamu mencari-Nya, Ia berkenan ditemui olehmu, tetapi bilamana kamu meninggalkan-Nya, kamu akan ditinggalkan-Nya.

Ayat 3: Israel tanpa Allah tanpa ajaran tanpa hukum.
15:3 Lama sekali Israel tanpa Allah yang benar, tanpa ajaran dari pada imam dan tanpa hukum.

Apa akibatnya? Ayat 4-5-6.
Tedapat kekacauan yang besar. Bangsa menghancurkan bangsa, kota menghancurkan kota. Karena Allah mengacaukan mereka dengan berbagai-bagai kesesakan.

15:4 Tetapi dalam kesesakan mereka berbalik kepada TUHAN, Allah orang Israel. Mereka mencari-Nya, dan Ia berkenan ditemui oleh mereka.
15:5 Pada zaman itu tidak dapat orang pergi dan pulang dengan selamat, karena terdapat kekacauan yang besar di antara segenap penduduk daerah-daerah.
15:6 Bangsa menghancurkan bangsa, kota menghancurkan kota, karena Allah mengacaukan mereka dengan berbagai-bagai kesesakan.

Bagaimana cara mereka berbalik kepada Tuhan?
Dengan jalan membaharui mezbah.
Merobohkan patung Asyera yang keji, menumbuknya sampai halus, dan membakarnya dilembah Kidron.

Ayat 8, 11-15:
15:8 Ketika Asa mendengar perkataan nubuat yang diucapkan oleh nabi Azarya bin Oded itu, ia menguatkan hatinya dan menyingkirkan dewa-dewa kejijikan dari seluruh tanah Yehuda dan Benyamin dan dari kota-kota yang direbutnya di pegunungan Efraim. Ia membaharui mezbah TUHAN yang ada di depan balai Bait Suci TUHAN.
15:11 Pada hari itu mereka mempersembahkan kepada TUHAN tujuh ratus lembu sapi dan tujuh ribu kambing domba dari jarahan yang mereka bawa pulang.
15:12 Mereka mengadakan perjanjian untuk mencari TUHAN, Allah nenek moyang mereka, dengan segenap hati dan jiwa.
15:13 Setiap orang, baik anak-anak atau orang dewasa, baik laki-laki atau perempuan, yang tidak mencari TUHAN, Allah Israel, harus dihukum mati.
15:14 Mereka bersumpah setia kepada TUHAN dengan suara yang nyaring, dengan sorak-sorai dan dengan tiupan nafiri dan sangkakala.
15:15 Seluruh Yehuda bersukaria atas sumpah itu, karena dengan segenap hati mereka bersumpah setia dan dengan kehendak yang bulat mereka mencari TUHAN. TUHAN berkenan ditemui oleh mereka dan mengaruniakan keamanan kepada mereka di segala penjuru.

Asa bertindak dengan cepat untuk memusnakan patung-patung itu dan membakarnya kemudian dibuang ke sungai Kidron.

Sungai Kidron ini hulunya disebelah utara Yerusalem mengalir menuju laut mati. Sungai ini dikenal tempat raja-raja melakukan pembaharuan, seperti Asa – Hezkia – Yosia, memakai tempat lembah ini sebagai tempat pemusnaan, dimana patung dewa-dewa, mezbah dll dibakar atau dihancurkan menjadi debu.

Disebrang sungai Kidron ini ada suatu taman yang biasa dipakai oleh Tuhan Yesus dan murid-muridNya berdoa.

Yoh 18:1
18:1 Setelah Yesus mengatakan semuanya itu keluarlah Ia dari situ bersama-sama dengan murid-murid-Nya dan mereka pergi ke seberang sungai Kidron. Di situ ada suatu taman dan Ia masuk ke taman itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya.

Kita melihat Kidron ini dalam dua sisi:
Sisi pertama adalah tempat dimana terjadinya suatu pembaharuan dalam ibadah (mengubur segala yang lama) = Kolam Pembasuhan.
Sisi kedua: Disebrang sungai ini ada tempat yang bernama Getzemani (pemerasan minyak) = Tempat dimana Tuhan Yesus berdoa dalam kegentaran yang mendalam sebelum penangkapanNya.

Mark 14:32-42
14:32 Lalu sampailah Yesus dan murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Kata Yesus kepada murid-murid-Nya: "Duduklah di sini, sementara Aku berdoa."
14:33 Dan Ia membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes serta-Nya. Ia sangat takut dan gentar,
14:34 lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah."
14:35 Ia maju sedikit, merebahkan diri ke tanah dan berdoa supaya, sekiranya mungkin, saat itu lalu dari pada-Nya.
14:36 Kata-Nya: "Ya Abba, ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-Mu, ambillah cawan ini dari pada-Ku, tetapi janganlah apa yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki."
14:37 Setelah itu Ia datang kembali, dan mendapati ketiganya sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: "Simon, sedang tidurkah engkau? Tidakkah engkau sanggup berjaga-jaga satu jam?
14:38 Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah."
14:39 Lalu Ia pergi lagi dan mengucapkan doa yang itu juga.
14:40 Dan ketika Ia kembali pula, Ia mendapati mereka sedang tidur, sebab mata mereka sudah berat dan mereka tidak tahu jawab apa yang harus mereka berikan kepada-Nya.
14:41 Kemudian Ia kembali untuk ketiga kalinya dan berkata kepada mereka: "Tidurlah sekarang dan istirahatlah. Cukuplah. Saatnya sudah tiba, lihat, Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang berdosa.
14:42 Bangunlah, marilah kita pergi. Dia yang menyerahkan Aku sudah dekat."

Tempat pemerasan minyak.
Yang diperas disini bukan buah zaitun untuk diambil minyaknya, tapi Yesus dalam pergumulannya sehinggga peluhnya bertetes ketanah menjadi seperti darah.

Luk 22:44
22:44 Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah

Yang Tuhan mau ajarkan kepada kita disini adalah:
Kalau kita sudah sadar dan mau berbalik kepada Allah, maka langkah kemudian adalah mencari Tuhan agar kita hidup.
Dalam mencari Tuhan harus terjadi pembaharuan dan setelah itu kita dilengkapi rohani kita untuk pergi kesungai Kidron masuk dalam pergumulan.