Translate

9 Jun 2019

Ibadah hari Pentakosta 9 Juni 2019. Hari Raya Pentakosta.


Ibadah hari Pentakosta 9 Juni 2019.
Hari Raya Pentakosta.

"Karya Roh Kudus dalam hidup orang beriman"

Kata Pentakosta berasal dari bahasa Yunani = Pentekonta Hemeras artinya "lima puluh"
Pada hari ke 50 di rayakanlah Hari Raya Pentakosta, karena 50 hari = 7 minggu, hari itu disebut juga Hari Raya 7minggu.

Kel 34;22                               
Hari raya Tujuh Minggu, yakni hari raya buah bungaran dari penuaian gandum, haruslah kaurayakan, juga hari raya pengumpulan hasil pada pergantian tahun.

Ul 16:9-10
9  Tujuh minggu harus kauhitung: pada waktu orang mulai menyabit gandum yang belum dituai, haruslah engkau mulai menghitung tujuh minggu itu.
10  Kemudian haruslah engkau merayakan hari raya Tujuh Minggu bagi TUHAN, Allahmu, sekedar persembahan sukarela yang akan kauberikan, sesuai dengan berkat yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.

Hari itu juga disebut Hari Raya menuai
Kel 23:16 Hari Buah Bungaran.
aupeliharalah juga hari raya menuai, yakni menuai buah bungaran dari hasil usahamu menabur di ladang; demikian juga hari raya pengumpulan hasil pada akhir tahun, apabila engkau mengumpulkan hasil usahamu dari ladang.

Mengapa disebut Hari Raya Pentakosta? Dan apa hubungannya dengan angka 50?
Hari kenaikan Tuhan Yesus ke sorga itu 40 hari setelah hari kebangkitan-Nya. Sedangkan setelah Yesus naik ke Sorga sampai dengan dicurahkannya Roh Kudus itu = 10 hari. Jadi totalnya 50 hari.
Kis 1:3
Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.

Jadi Hari Pentakosta itu dikenal dengan Hari Raya menuai.
Lalu kemudian kalau dihubungkan dengan Pentakosta waktu Roh Kudus dicurahkan, maka yang dituai disini bukan gandum lagi, tapi jiwa-jiwa.
Sebab pada hari itu ketika rasul Petrus setelah dipenuhkan Roh Kudus, ia mulai berkhotbah dan 3.000 orang menyerahkan diri bertobat dan dibaptis dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Karya Roh Kudus dalam hidup orang beriman:

Pertama:
Kuasa Roh Kudus menjadikan orang biasa dipakai luar biasa:
Kis 2:1-4; 37-42
1 Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.
2  Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;
3  dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.
4  Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.

37  Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: "Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?"
38  Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.
39  Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita."
40  Dan dengan banyak perkataan lain lagi ia memberi suatu kesaksian yang sungguh-sungguh dan ia mengecam dan menasihati mereka, katanya: "Berilah dirimu diselamatkan dari angkatan yang jahat ini."
41  Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.
42  Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

Kuasa Roh Kudus yang membuat manusia biasa dipakai luar biasa, sehingga 3.000 orang diyakinkan untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat mereka.

Kedua:
Roh Kudus membuat mujijat dan tanda-tanda:
Kis 2:43 Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda.

Kis 3:1-10 (Orang lumpuh disembuhkan)
1  Pada suatu hari menjelang waktu sembahyang, yaitu pukul tiga petang, naiklah Petrus dan Yohanes ke Bait Allah.
2  Di situ ada seorang laki-laki, yang lumpuh sejak lahirnya sehingga ia harus diusung. Tiap-tiap hari orang itu diletakkan dekat pintu gerbang Bait Allah, yang bernama Gerbang Indah, untuk meminta sedekah kepada orang yang masuk ke dalam Bait Allah.
3  Ketika orang itu melihat, bahwa Petrus dan Yohanes hendak masuk ke Bait Allah, ia meminta sedekah.
4  Mereka menatap dia dan Petrus berkata: "Lihatlah kepada kami."
5  Lalu orang itu menatap mereka dengan harapan akan mendapat sesuatu dari mereka.
6  Tetapi Petrus berkata: "Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!"
7  Lalu ia memegang tangan kanan orang itu dan membantu dia berdiri. Seketika itu juga kuatlah kaki dan mata kaki orang itu.
8  Ia melonjak berdiri lalu berjalan kian ke mari dan mengikuti mereka ke dalam Bait Allah, berjalan dan melompat-lompat serta memuji Allah.
9  Seluruh rakyat itu melihat dia berjalan sambil memuji Allah,
10  lalu mereka mengenal dia sebagai orang yang biasanya duduk meminta sedekah di Gerbang Indah Bait Allah, sehingga mereka takjub dan tercengang tentang apa yang telah terjadi padanya.

Ketiga:
Roh Kudus mempersatukan murid-murid Tuhan:
Kis 2:44
44  Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama,

Roh Kudus adalah Roh pemersatu:
1 Kor 1:10
10  Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.

Keempat:
Roh Kudus menjadikan orang tidak egois:
Kis 2:44b-45
44  Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama,
45  dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing.

Akhir zaman, dosa yang paling menonjol adalah dosa mencintai diri sendiri (egois)
2 Tim 3:1-2
1  Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
2  Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama,

Itu sebabnya kita perlu dipenuhkan dengan Roh Kudus agar tidak menjadi orang yang egois, sebab salah satu buahnya Roh Kudus adalah kemurahan.
Gal 5:22
22  Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
23  kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.  

2 Kor 9:11-12
11  kamu akan diperkaya dalam segala macam kemurahan hati, yang membangkitkan syukur kepada Allah oleh karena kami.
12  Sebab pelayanan kasih yang berisi pemberian ini bukan hanya mencukupkan keperluan-keperluan orang-orang kudus, tetapi juga melimpahkan ucapan syukur kepada Allah.

Itu sebabnya dalam ayat 6 - 9 ada anjuran agar mau berkorban:
2 Kor 9:6-9
6  Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga.
7  Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.
8  Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.
9  Seperti ada tertulis: "Ia membagi-bagikan, Ia memberikan kepada orang miskin, kebenaran-Nya tetap untuk selamanya."

Roh Kudus yang menggerakkan hati sehingga rela berkorban.

Kelima:
Roh Kudus mengubahkan hati yang tadinya kikir, sehingga suka memberi. Sebab orang kikir tidak mendapat bagian dalam kerajaan Allah.
1 Kor 6:9-10
9  Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit,
10  pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

Keenam:
Roh Kudus mendorong seorang untuk setia dalam persekutuan dan perjamuan suci.
Kis 2: 46
Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati,

Ketujuh:
Roh Kudus membawa kepada perkembangan .
Kis 2:47
sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.

Dari jumlah sebesar 120 orang kemudian menjadi ribuan:
Kis 1:15
15  Pada hari-hari itu berdirilah Petrus di tengah-tengah saudara-saudara yang sedang berkumpul itu, kira-kira seratus dua puluh orang banyaknya, lalu berkata:

Kis 2:41
Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.

Kis 4:4
Tetapi di antara orang yang mendengar ajaran itu banyak yang menjadi percaya, sehingga jumlah mereka menjadi kira-kira lima ribu orang laki-laki.

Kis 5:14
Dan makin lama makin bertambahlah jumlah orang yang percaya kepada Tuhan, baik laki-laki maupun perempuan,

Kita sadar sekarang, kalau gereja mau berkembang harus mengutamakan pekerjaan Roh Kudus dan firman Tuhan.
Peran Roh Kudus begitu luar biasa.

Roh Kudus juga disebut Roh Penghibur - Roh Penolong - Roh Kebenaran.
Yoh 14:15-16,26
15  "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.
16  Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,
17  yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.
26  tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

Penolong = Parakletos (seorang yang dipanggil agar senantiasa menyertai orang lain untuk menolongnya)

Parakletos: Penghibur - penasehat - penolong - pendoa syafaat - pengacara - pemberi kekuatan -  seorang yang senantiasa siap siaga.

Kalau dari sederetan arti nama Parakletos ini bisa kita kenali, maka sekarang kita sadar, bahawa kita sangat membutuhkan Dia (Roh Kudus)
Jangan biarkan Dia berada diluar hidup Anda, tapi undanglah Dia masuk kedalam hatimu sekarang.

Bagaimana jalannya? Mohon kepada Sang Pembaptis dalam Roh, yaitu Tuhan Yeus Kristus untuk membaptiskan Anda.

Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.
Mat 3:11
11  Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.

Tuhan Yesus memberkati kita semua.