Translate

7 Apr 2019

Ibadah Pendalaman Alkitab 5 April 2019 KERUNTUHAN ISRAEL



Ibadah Pendalaman Alkitab 5 April 2019
KERUNTUHAN ISRAEL:
Amos 3:9-15
3:9 Siarkanlah di dalam puri di Asyur dan di dalam puri di tanah Mesir serta katakan: "Berkumpullah di gunung-gunung dekat Samaria dan pandanglah kekacauan besar yang ada di tengah-tengahnya dan pemerasan yang ada di kota itu."
3:10 "Mereka tidak tahu berbuat jujur," demikianlah firman TUHAN, "mereka itu yang menimbun kekerasan dan aniaya di dalam purinya."
3:11 Sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: "Musuh akan ada di sekeliling negeri, kekuatanmu akan ditanggalkannya dari padamu, dan purimu akan dijarahi!"
3:12 Beginilah firman TUHAN: "Seperti seorang gembala melepaskan dari mulut singa dua tulang betis atau potongan telinga, demikianlah orang Israel yang diam di Samaria akan dilepaskan seperti sebagian dari katil dan seperti sepenggal dari kaki balai-balai."
3:13 "Dengarlah, dan peringatkanlah kaum keturunan Yakub," demikianlah firman Tuhan ALLAH, Allah semesta alam,
3:14 "bahwa pada waktu Aku menghukum Israel karena perbuatan-perbuatannya yang jahat, Aku akan melakukan hukuman kepada mezbah-mezbah Betel, sehingga tanduk-tanduk mezbah itu dipatahkan dan jatuh ke tanah.
3:15 Aku akan merobohkan balai musim dingin beserta balai musim panas; hancurlah rumah-rumah gading, dan habislah rumah-rumah gedang," demikianlah firman TUHAN.

Ini suatu tema yang menyedihkan.
Ayat 9: Siarkanlah = umumkanlah.
Kejatuhan / keruntuhan Israel ini disuruh menyiarkan kepada Asyur dan Mesir (bangsa kafir). “pandanglah kekacauan besar yang ada di tengah-tengahnya dan pemerasan yang ada di kota itu."

Band: Mark 4:22
4:22 Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan tersingkap.

Israel akan dikacaukan:
Kata kacau = campur aduk (sehingga tidak terbeda-bedakan lagi)
Juga berarti kusut/kalut: (ini mengenai pikiran) pikirannya bertambah kacau mendengar berita itu.
Arti yang lain : tidak aman = tidak tentram (negeri itu semakin kacau).
Kondisi kacau ini diawali dengan pemerasan yang ada dikota itu.
Tuhan tidak suka melihat umatNya jadi pemeras.
Peras = mengambil untung banyak dari orang lain.
Meminta uang dsb dengan ancaman.

Ini adalah sifat dari pemungut cukai. Seperti pengakuan Zakhius setelah bertemu Yesus:

Luk 19:8
19:8 Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat."

Bandingkan dengan: Ams 13:11
13:11 Harta yang cepat diperoleh akan berkurang, tetapi siapa mengumpulkan sedikit demi sedikit, menjadi kaya.

Perbuatan seorang beriman seharusnya lebih baik daripada orang yang tidak beriman.
Zakhius bertobat dari perbuatan jahatnya.
Jadi Israel yang disebut sebagai tukang peras, ini menunjukan suatu perbuatan yang melebihi orang kafir. Sebab Israel punya Torat, seharusnya hidupnya sesuai dengan Torat.
Jadi bagian ini menunjuk kehidupan orang Kristen yang tidak nampak keKristenannya, seperti yang dikatakan Rasul Paulus dalam
1 Kor 5:1-2
5:1 Memang orang mendengar, bahwa ada percabulan di antara kamu, dan percabulan yang begitu rupa, seperti yang tidak terdapat sekalipun di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, yaitu bahwa ada orang yang hidup dengan isteri ayahnya.
5:2 Sekalipun demikian kamu sombong. Tidakkah lebih patut kamu berdukacita dan menjauhkan orang yang melakukan hal itu dari tengah-tengah kamu?

Kejadian di Amos 3 : 9-15 ini bertolak belakang dengan Amos 3:2a Tuhan berfirman:  "Hanya kamu yang Kukenal dari segala kaum di muka bumi,

Seharusnya bangsa Israel bangga dengan ucapan pengakuan Tuhan ini, tapi Israel sudah menganggap diri mereka sebagai bangsa pilihan Tuhan, oleh karena itu menyangka bahwa Tuhan akan melepaskan mereka dari bahaya dan kesukaran.

Bandingkan dengan Amos 3:12
3:12 Beginilah firman TUHAN: "Seperti seorang gembala melepaskan dari mulut singa dua tulang betis atau potongan telinga, demikianlah orang Israel yang diam di Samaria akan dilepaskan seperti sebagian dari katil dan seperti sepenggal dari kaki balai-balai."

Apabila seekor singa menerkam seekor domba dari kawananya, maka si gembala akan mencoba melepaskan sepotong daging dari singa itu sebagai bukti untuk pemilik kawanan domba itu, bahwa domba tadi telah diterkam oleh binatang buas. Sebab tanpa bukti yang demikian, ia harus membayar ganti rugi.

Kel 22:12-13
22:12 Tetapi jika binatang itu benar-benar dicuri orang dari padanya, maka ia harus membayar ganti kerugian kepada pemilik.
22:13 Jika binatang itu benar-benar diterkam oleh binatang buas, maka ia harus membawanya sebagai bukti. Tidak usah ia membayar ganti binatang yang diterkam itu.

Membawanya sebagai bukti! Jadi begitulah Israel akan dilepaskan, dengan perkataan lain: Apa yang tinggal sesudah keruntuhan Israel tidak berharga lagi, sisa-sisa itu hanya dapat membuktikan bahwa Israel sudah benar-benar binasa.

Israel memang bangsa pilihan Allah, kalau Israel saja sebagai cabang asli Allah tidak menyayangkanya, apalagi kita yang berasal dari bangsa kafir=tunas liar yang dicangkokkan dengan yang asli = zaitun asli, itu sebabnya jangan kamu bermegah.

Rm 11:17-24
11:17 Karena itu apabila beberapa cabang telah dipatahkan dan kamu sebagai tunas liar telah dicangkokkan di antaranya dan turut mendapat bagian dalam akar pohon zaitun yang penuh getah,
11:18 janganlah kamu bermegah terhadap cabang-cabang itu! Jikalau kamu bermegah, ingatlah, bahwa bukan kamu yang menopang akar itu, melainkan akar itu yang menopang kamu.
11:19 Mungkin kamu akan berkata: ada cabang-cabang yang dipatahkan, supaya aku dicangkokkan di antaranya sebagai tunas.
11:20 Baiklah! Mereka dipatahkan karena ketidakpercayaan mereka, dan kamu tegak tercacak karena iman. Janganlah kamu sombong, tetapi takutlah!
11:21 Sebab kalau Allah tidak menyayangkan cabang-cabang asli, Ia juga tidak akan menyayangkan kamu.
11:22 Sebab itu perhatikanlah kemurahan Allah dan juga kekerasan-Nya, yaitu kekerasan atas orang-orang yang telah jatuh, tetapi atas kamu kemurahan-Nya, yaitu jika kamu tetap dalam kemurahan-Nya; jika tidak, kamu pun akan dipotong juga.
11:23 Tetapi mereka pun akan dicangkokkan kembali, jika mereka tidak tetap dalam ketidakpercayaan mereka, sebab Allah berkuasa untuk mencangkokkan mereka kembali.
11:24 Sebab jika kamu telah dipotong sebagai cabang dari pohon zaitun liar, dan bertentangan dengan keadaanmu itu kamu telah dicangkokkan pada pohon zaitun sejati, terlebih lagi mereka ini, yang menurut asal mereka akan dicangkokkan pada pohon zaitun mereka sendiri.

Kita bermegah dalam pengharapan – bermegah dalam kesengsaraan.

Rm 5:2-3
5:2 Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah.
5:3 Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan,
Israel diijinkan mengalami keruntuhan, karena ada satu kebanggaan disebut sebagai bangsa pilihan, tapi kita tidak seperti itu. Kita boleh bermegah karena iman.
Rm 3:27-30
3:27 Jika demikian, apakah dasarnya untuk bermegah? Tidak ada! Berdasarkan apa? Berdasarkan perbuatan? Tidak, melainkan berdasarkan iman!
3:28 Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat.
3:29 Atau adakah Allah hanya Allah orang Yahudi saja? Bukankah Ia juga adalah Allah bangsa-bangsa lain? Ya, benar. Ia juga adalah Allah bangsa-bangsa lain!
3:30 Artinya, kalau ada satu Allah, yang akan membenarkan baik orang-orang bersunat karena iman, maupun orang-orang tak bersunat juga karena iman.

Amos 3:10
3:10 "Mereka tidak tahu berbuat jujur," demikianlah firman TUHAN, "mereka itu yang menimbun kekerasan dan aniaya di dalam purinya."

Mengumpulkan harta dengan jalan merampas dengan penggagahan.
Bukan saja mereka disebut pemeras, tapi juga disebut penggagah dan perampas.

Apa yang FA katakan tentang dosa perampas ini.
Im 19:13
19:13 Janganlah engkau memeras sesamamu manusia dan janganlah engkau merampas; janganlah kautahan upah seorang pekerja harian sampai besok harinya.
Hidup mereka tidak sesuai dengan Torat.

Amos 3:13-15
3:13 "Dengarlah, dan peringatkanlah kaum keturunan Yakub," demikianlah firman Tuhan ALLAH, Allah semesta alam,
3:14 "bahwa pada waktu Aku menghukum Israel karena perbuatan-perbuatannya yang jahat, Aku akan melakukan hukuman kepada mezbah-mezbah Betel, sehingga tanduk-tanduk mezbah itu dipatahkan dan jatuh ke tanah.
3:15 Aku akan merobohkan balai musim dingin beserta balai musim panas; hancurlah rumah-rumah gading, dan habislah rumah-rumah gedang," demikianlah firman TUHAN.

Kalau kondisi bangsa Israel sudah sedemikian rupa, Tuhan ijinkan musuh-musuhnya mengepung mereka, dan kekuatan mereka akan ditanggalkannya daripadamu dan purimu akan dijarah.

Amos 3:11
3:11 Sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: "Musuh akan ada di sekeliling negeri, kekuatanmu akan ditanggalkannya dari padamu, dan purimu akan dijarahi!"
Aku akan melakukan hukuman kepada mezbah-mezbah di Bethel.

Hukuman itu akan menimpa Bethel.
Tanduk-tanduk mezbah itu dipatahkan dan jatuh ketanah.
Tanduk = Pada mulanya adalah lambang dari kekuatan ilahi, adalah bagian tersuci dari mezbah.

Im 4:7, 18, 30
4:7 Kemudian imam itu harus membubuh sedikit dari darah itu pada tanduk-tanduk mezbah pembakaran ukupan dari wangi-wangian, yang ada di hadapan TUHAN di dalam Kemah Pertemuan, dan semua darah selebihnya harus dicurahkannya kepada bagian bawah mezbah korban bakaran yang di depan pintu Kemah Pertemuan.
4:18 Kemudian dari darah itu harus dibubuhnya sedikit pada tanduk-tanduk mezbah yang di hadapan TUHAN di dalam Kemah Pertemuan, dan semua darah selebihnya harus dicurahkannya kepada bagian bawah mezbah korban bakaran yang di depan pintu Kemah Pertemuan.
4:30 Kemudian imam harus mengambil dengan jarinya sedikit dari darah korban itu, lalu membubuhnya pada tanduk-tanduk mezbah korban bakaran. Semua darah selebihnya haruslah dicurahkannya kepada bagian bawah mezbah.

Adonia pernah memegang tanduk-tanduk mezbah, dengan maksud agar jiwanya tertolong tidak dibunuh.
1 Raj 1:50
1:50 Takutlah Adonia kepada Salomo, sebab itu ia segera pergi memegang tanduk-tanduk mezbah.
Mezbah : Pada mulanya lambang dari kehadiran ilahi, adalah bagian yang terpenting dari Bait Suci.

Jadi pematahan tanduk mezbah itu berarti keruntuhan tempat suci di Bethel, dan Bethel adalah pusat resmi dari agama negara. Amos 7:13 Tempat kudus raja, Bait Suci kerajaan.
Ini berarti keruntuhan dari soko guru yang merupakan dasar negara Israel.

Amos 3:15
3:15 Aku akan merobohkan balai musim dingin beserta balai musim panas; hancurlah rumah-rumah gading, dan habislah rumah-rumah gedang," demikianlah firman TUHAN.
Maksudnya rumah-rumah yang dihiasi dengan ukiran gading, begitupun juga dengan perabotannya.

Band: 1 Raj 22:39 =Istana gading ini dihancurkan semuanya oleh Tuhan.
22:39 Selebihnya dari riwayat Ahab dan segala yang dilakukannya serta istana gading dan segala kota yang didirikannya, bukankah semuanya itu tertulis dalam kitab sejarah raja-raja Israel?

Rumah-rumah gedang = rumah-rumah kayu arang. Rumah-rumah yang sudah dihiasi dari dalam dengan kayu arang yang sudah dikerjakan.

Yeh 27:15 Tulang gading dan kayu arang untuk upeti.
27:15 Orang Rodos berdagang dengan engkau, banyak daerah pesisir menjadi daerah pasaranmu; mereka membawa kepadamu tulang gading dan kayu arang sebagai upeti.

Tempat suci di Bethel sudah diruntuhkan.
Itu sebabnya Allah berfirman: Amos 5:4-5
5:4 Sebab beginilah firman TUHAN kepada kaum Israel: "Carilah Aku, maka kamu akan hidup!
5:5 Janganlah kamu mencari Betel, janganlah pergi ke Gilgal dan janganlah menyeberang ke Bersyeba, sebab Gilgal pasti masuk ke dalam pembuangan dan Betel akan lenyap."

Bethel akan lenyap!
Carilah Tuhan, maka kamu akan hidup!
Jika umat Tuhan mau mencari Tuhan, maka sekelompok sisa dapat diselamatkan dari malapetaka yang dibicarakan Amos.

Amos 5:15
5:15 Bencilah yang jahat dan cintailah yang baik; dan tegakkanlah keadilan di pintu gerbang; mungkin TUHAN, Allah semesta alam, akan mengasihani sisa-sisa keturunan Yusuf.

Didalam hidup ini mencari Tuhan setiap hari diperlukan untuk menerima kasih karunia dan menerima kasih sayangNya.
Selama seorang itu mencari Tuhan, Allah membuat segala usahanya berhasil.

2 Taw 26:1-5
26:1 Segenap bangsa Yehuda mengambil Uzia, yang masih berumur enam belas tahun dan menobatkan dia menjadi raja menggantikan ayahnya, Amazia.
26:2 Ia memperkuat Elot dan mengembalikannya kepada Yehuda, sesudah raja mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangnya.
26:3 Uzia berumur enam belas tahun pada waktu ia menjadi raja dan lima puluh dua tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Yekholya, dari Yerusalem.
26:4 Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN, tepat seperti yang dilakukan Amazia, ayahnya.
26:5 Ia mencari Allah selama hidup Zakharia, yang mengajarnya supaya takut akan Allah. Dan selama ia mencari TUHAN, Allah membuat segala usahanya berhasil.

Tapi sayang disaat ia menjadi kuat kemudian tinggi hati dan berubah setia kepada Tuhan dan melakukan hal-hal yang seharusnya tidak boleh dikerjakan olehnya.

2 Taw 26:16
26:16 Setelah ia menjadi kuat, ia menjadi tinggi hati sehingga ia melakukan hal yang merusak. Ia berubah setia kepada TUHAN, Allahnya, dan memasuki bait TUHAN untuk membakar ukupan di atas mezbah pembakaran ukupan
.
Akibatnya fatal: dia terkena kusta sampai hari matinya. Dia harus tinggal dirumah pengasingan.
Ini suatu contoh seorang yang mengawali hidupnya begitu indah dengan Tuhan, tapi harus berakhir dengan sesuatu yang menyedihkan.

Maz 9:11
9:11 Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu, sebab tidak Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya TUHAN.