Translate

26 Jan 2020

Ibadah Raya 26 Januari 2020. PERJALANAN RASUL PAULUS (4) “Menjadi orang yang berguna bagi orang lain”


Ibadah Raya 26 Januari 2020.
PERJALANAN RASUL PAULUS (4)
“Menjadi orang yang berguna bagi orang lain”

Kis 18:24-28.
18:24 Sementara itu datanglah ke Efesus seorang Yahudi bernama Apolos, yang berasal dari Aleksandria. Ia seorang yang fasih berbicara dan sangat mahir dalam soal-soal Kitab Suci.
18:25 Ia telah menerima pengajaran dalam Jalan Tuhan. Dengan bersemangat ia berbicara dan dengan teliti ia mengajar tentang Yesus, tetapi ia hanya mengetahui baptisan Yohanes.
18:26 Ia mulai mengajar dengan berani di rumah ibadat. Tetapi setelah Priskila dan Akwila mendengarnya, mereka membawa dia ke rumah mereka dan dengan teliti menjelaskan kepadanya Jalan Allah.
18:27 Karena Apolos ingin menyeberang ke Akhaya, saudara-saudara di Efesus mengirim surat kepada murid-murid di situ, supaya mereka menyambut dia. Setibanya di Akhaya maka ia, oleh kasih karunia Allah, menjadi seorang yang sangat berguna bagi orang-orang yang percaya.
18:28 Sebab dengan tak jemu-jemunya ia membantah orang-orang Yahudi di muka umum dan membuktikan dari Kitab Suci bahwa Yesus adalah Mesias.

Apolos hidupnya menjadi berkat bagi orang lain.
Dalam hal apakah ia disebut berguna bagi orang lain?
Dalam memberi penjelasan kepada orang-orang Yahudi, bahwa Yesus adalah Mesias.
Dengan bijaknya ia mengalahkan perbantahan orang Yahudi.

Karena dengan bijaknya ia mengalahkan perbantahan orang Yahudi dihadapan orang banyak, sambil menyatakan dari dalam al Kitab bahwa Yesus itulah Kristus (TL)  Kis 18: 28.
Apolos adalah seorang yang bijaksana, selain itu ia seorang fasih berbicara dan mahir dalam soal-soal kitab suci.
Kis 18:24
18:24 Sementara itu datanglah ke Efesus seorang Yahudi bernama Apolos, yang berasal dari Aleksandria. Ia seorang yang fasih berbicara dan sangat mahir dalam soal-soal Kitab Suci.

Kelebihannya inilah yang membuat ia berguna bagi orang lain.
Orang-orang seperti Apolos inilah yang dibutuhkan didalam gereja Tuhan pada akhir zaman ini, sebab gereja Tuhan sedang menghadapi kemajuan tehnologi, dimana manusia menjadi bertambah pandai.
Didalam ladangnya Tuhan, Tuhan mencari orang-orang yang berguna, untuk dapat dipekerjakan sebagai alatnya.

Kalau ada orang yang disebut sangat berguna, berarti ada yang tidak berguna.
Lalu siapakah orang hamba yang  tidak berguna ini? Jawabnya ada dalam Injil 
Mat 25:30
25:30 Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."

Hamba yang tidak berguna itu dicampakan kedalam kegelapan yang paling gelap.
Mengapa ia sampai dicampakan ketempat yang paling gelap itu?
Karena ia telah menjadi orang yang tidak berguna bagi orang lain.
Hamba ini ternyata hamba yang jahat dan malas. Mat 25:24:26
25:24 Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam.
25:25 Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!
25:26 Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?
  
Talenta itu diberikan oleh tuannya bukan untuk disembunyikan, tapi untuk dikembangkan. 
Hati-hati dengan kepercayaan yang dipercayakan Tuhan kepada kita.
Sekarang kita mau lihat hamba yang berguna bagi tuannya, yaitu yang dipercaya 5 talenta dan 2 talenta.

Mat 25:20-23
25:20 Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima talenta, katanya: Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba lima talenta.
25:21 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
25:22 Lalu datanglah hamba yang menerima dua talenta itu, katanya: Tuan, dua talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba dua talenta.
25:23 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

Tuan itu berkata kepada hambanya: Baik sekali perbuatanmu itu : hai hambaku yang baik dan yang setia.
Jadi ada hamba yang baik, ada pula hamba yang jahat.
Hamba yang setia (berarti berguna) dan hamba yang tidak setia ini disebut hamba yang tidak berguna.

Ada hamba yang dahulu tidak berguna, tapi sekarang sangat berguna.
Apa yang membuat perbuatannya berubah secara drastis?
Jawabnya :  Kelahiran baru!
Ini yang membuat terjadinya perubahan secara drastis.

Siapakah yang dimaksud? 
Dia adalah Onesimus. Filemon 8-22
1:8 Karena itu, sekalipun di dalam Kristus aku mempunyai kebebasan penuh untuk memerintahkan kepadamu apa yang harus engkau lakukan,
1:9 tetapi mengingat kasihmu itu, lebih baik aku memintanya dari padamu. Aku, Paulus, yang sudah menjadi tua, lagipula sekarang dipenjarakan karena Kristus Yesus,
1:10 mengajukan permintaan kepadamu mengenai anakku yang kudapat selagi aku dalam penjara, yakni Onesimus
1:11 -- dahulu memang dia tidak berguna bagimu, tetapi sekarang sangat berguna baik bagimu maupun bagiku.
1:12 Dia kusuruh kembali kepadamu -- dia, yaitu buah hatiku --.
1:13 Sebenarnya aku mau menahan dia di sini sebagai gantimu untuk melayani aku selama aku dipenjarakan karena Injil,
1:14 tetapi tanpa persetujuanmu, aku tidak mau berbuat sesuatu, supaya yang baik itu jangan engkau lakukan seolah-olah dengan paksa, melainkan dengan sukarela.
1:15 Sebab mungkin karena itulah dia dipisahkan sejenak dari padamu, supaya engkau dapat menerimanya untuk selama-lamanya,
1:16 bukan lagi sebagai hamba, melainkan lebih dari pada hamba, yaitu sebagai saudara yang kekasih, bagiku sudah demikian, apalagi bagimu, baik secara manusia maupun di dalam Tuhan.
1:17 Kalau engkau menganggap aku temanmu seiman, terimalah dia seperti aku sendiri.
1:18 Dan kalau dia sudah merugikan engkau ataupun berhutang padamu, tanggungkanlah semuanya itu kepadaku --
1:19 aku, Paulus, menjaminnya dengan tulisan tanganku sendiri: Aku akan membayarnya -- agar jangan kukatakan: "Tanggungkanlah semuanya itu kepadamu!" -- karena engkau berhutang padaku, yaitu dirimu sendiri.
1:20 Ya saudaraku, semoga engkau berguna bagiku di dalam Tuhan: Hiburkanlah hatiku di dalam Kristus!
1:21 Dengan percaya kepada ketaatanmu, kutuliskan ini kepadamu. Aku tahu, lebih dari pada permintaanku ini akan kaulakukan.
1:22 Dalam pada itu bersedialah juga memberi tumpangan kepadaku, karena aku harap oleh doamu aku akan dikembalikan kepadamu.

Onesimus adalah seorang napi (narapidana), hidupnya diubah secara drastis oleh Injil yang diberitakan rasul Paulus di penjara.
Dia mempunyai pengalaman dilahirkan kembali.
Tadinya dia adalah seorang yang tidak berguna, tapi sekarang menjadi seorang yang sangat berguna bagi orang lain.

Dahulu memang dia tidak berguna bagimu, tetapi sekarang sangat berguna baik bagimu maupun bagiku.
Apa yang membedakan antara Onesimus dengan Apolos?
Keduanya disebut sebagai orang yang sangat berguna bagi orang lain.
Mungkin yang membedakan adalah pendidikan.

Onesimus ini adalah seorang hamba, tapi rasul Paulus minta agar Filemon menerima dia bukan sebagai hamba lagi, tapi saudara. Ayat 15-16a.
1:15 Sebab mungkin karena itulah dia dipisahkan sejenak dari padamu, supaya engkau dapat menerimanya untuk selama-lamanya,
1:16 bukan lagi sebagai hamba, melainkan lebih dari pada hamba, yaitu sebagai saudara yang kekasih,

Onesimus = artinya berguna / berfaedah. Kol 4:9
4:8 Ia kusuruh kepadamu dengan maksud, supaya kamu tahu akan hal ihwal kami dan supaya ia menghibur hatimu.
4:9 Ia kusuruh bersama-sama dengan Onesimus, saudara kita yang setia dan yang kekasih, seorang dari antaramu. Mereka akan memberitahukan kepadamu segala sesuatu yang terjadi di sini.

Kelakuannya bertentangan dengan arti namanya.
Onesimus ini dipenjara karena mencuri sesuatu milik tuannya.
1:18 Dan kalau dia sudah merugikan engkau ataupun berhutang padamu, tanggungkanlah semuanya itu kepadaku –

Kisah Onesimus ini mungkin ada kemiripan dengan hidup kita yang dahulu, yaitu kehidupan yang sama sekali tidak berguna.
Kelakuan yang tidak sesuai dengan arti namanya.
Cobalah bertanya pada diri saudara sendiri: Apakah hidupku ini berguna bagi orang lain.
Dimata Tuhan keadaan kita itu bagaikan suatu perabot, ada perabot yang mulia ada perabot yang kurang mulia.

Tapi apabila seorang itu mau menguduskan diri dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah yang untuk maksud yang mulia. Sebab ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia. 2 Tim 2:20-21
2:20 Dalam rumah yang besar bukan hanya terdapat perabot dari emas dan perak, melainkan juga dari kayu dan tanah; yang pertama dipakai untuk maksud yang mulia dan yang terakhir untuk maksud yang kurang mulia.
2:21 Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.

Bagaimana kita dipemandangan mata Tuhan?
Layakah kita, bergunakah kita, berfaedahkah kita bagi orang lain.
Kita dimata Tuhan hanya sebagai hamba yang tidak berguna, namun Tuhan sudah memilih kita untuk dapat berguna bagi pekerjaan Tuhan.

Luk 17:10
17:10 Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan."

Ini adalah ungkapan dari hati yang sudah diizinkan terlibat dalam suatu pelayanan.
Sesungguhnya kita adalah hamba yang tidak berguna.