Translate

7 Mei 2017

Ibadah Raya 7 Mei 2017. HIDUP DALAM KASIH KARUNIA YANG MELIMPAH-LIMPAH



Ibadah Raya 7 Mei 2017.
HIDUP DALAM KASIH KARUNIA YANG MELIMPAH-LIMPAH

Kis 5:1-11
5:1 Ada seorang lain yang bernama Ananias. Ia beserta isterinya Safira menjual sebidang tanah.
5:2 Dengan setahu isterinya ia menahan sebagian dari hasil penjualan itu dan sebagian lain dibawa dan diletakkannya di depan kaki rasul-rasul.
5:3 Tetapi Petrus berkata: "Ananias, mengapa hatimu dikuasai Iblis, sehingga engkau mendustai Roh Kudus dan menahan sebagian dari hasil penjualan tanah itu?
5:4 Selama tanah itu tidak dijual, bukankah itu tetap kepunyaanmu, dan setelah dijual, bukankah hasilnya itu tetap dalam kuasamu? Mengapa engkau merencanakan perbuatan itu dalam hatimu? Engkau bukan mendustai manusia, tetapi mendustai Allah."
5:5 Ketika mendengar perkataan itu rebahlah Ananias dan putuslah nyawanya. Maka sangatlah ketakutan semua orang yang mendengar hal itu.
5:6 Lalu datanglah beberapa orang muda; mereka mengapani mayat itu, mengusungnya ke luar dan pergi menguburnya.
5:7 Kira-kira tiga jam kemudian masuklah isteri Ananias, tetapi ia tidak tahu apa yang telah terjadi.
5:8 Kata Petrus kepadanya: "Katakanlah kepadaku, dengan harga sekiankah tanah itu kamu jual?" Jawab perempuan itu: "Betul sekian."
5:9 Kata Petrus: "Mengapa kamu berdua bersepakat untuk mencobai Roh Tuhan? Lihatlah, orang-orang yang baru mengubur suamimu berdiri di depan pintu dan mereka akan mengusung engkau juga ke luar."
5:10 Lalu rebahlah perempuan itu seketika itu juga di depan kaki Petrus dan putuslah nyawanya. Ketika orang-orang muda itu masuk, mereka mendapati dia sudah mati, lalu mereka mengusungnya ke luar dan menguburnya di samping suaminya.
5:11 Maka sangat ketakutanlah seluruh jemaat dan semua orang yang mendengar hal itu.

Disaat terjadinya kegerakan Roh Kudus pada waktu itu, ada sepasang suami istri yang mengalami kematian bersama karena mereka mendustai Roh Kudus.

Kis 4:32-37
4:32 Adapun kumpulan orang yang telah percaya itu, mereka sehati dan sejiwa, dan tidak seorang pun yang berkata, bahwa sesuatu dari kepunyaannya adalah miliknya sendiri, tetapi segala sesuatu adalah kepunyaan mereka bersama.
4:33 Dan dengan kuasa yang besar rasul-rasul memberi kesaksian tentang kebangkitan Tuhan Yesus dan mereka semua hidup dalam kasih karunia yang melimpah-limpah.
4:34 Sebab tidak ada seorang pun yang berkekurangan di antara mereka; karena semua orang yang mempunyai tanah atau rumah, menjual kepunyaannya itu, dan hasil penjualan itu mereka bawa
4:35 dan mereka letakkan di depan kaki rasul-rasul; lalu dibagi-bagikan kepada setiap orang sesuai dengan keperluannya.
4:36 Demikian pula dengan Yusuf, yang oleh rasul-rasul disebut Barnabas, artinya anak penghiburan, seorang Lewi dari Siprus.
4:37 Ia menjual ladang, miliknya, lalu membawa uangnya itu dan meletakkannya di depan kaki rasul-rasul.

Hidup dalam kasih karunia yang melimpah-limpah.
Jika Roh Kudus bekerja, yang terjadi adalah suatu keajaiban.
Orang tidak lagi memikirkan dirinya sendiri.

Pada hal diakhir zaman ini dinubuatkan banyak orang yang hidup hanya mementingkan diri sendiri.
2 Tim 3:1-2
3:1 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
3:2 Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama,

Seperti yang kita baca tadi disaat gereja mula-mula dilanda oleh kasih Allah maka terjadi suatu kegerakan. Roh Kuduslah yang membuat mereka dapat melakukan hal-hal yang luarbiasa.

Menjual tanah dan rumah, hasilnya diletakan didepan kaki para rasul. Ini semua pekerjaan dari Roh Kudus, sebab buahnya Roh Kudus salah satu dari 9 buah itu adalah kemurahan.
Roh Kudus telah menjadikan orang-orang percaya waktu itu memiliki hati yang penuh kemurahan.

Gal 5:22-23
5:22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
5:23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.

Kemurahan adalah lawan dari kekikiran.
Roh Kuduslah yang menjadikan mereka berubah dari sifat kikir menjadi orang yang suka memberi. Sebab orang kikir tidak bisa masuk dalam kerajaan Allah. (1 Kor 6:10)

Nah ditengah-tengah kegerakan Hidup Dalam Kasih Karunia Yang Melimpah-limpah ini, ada sepasang suami istri yang ikut juga menjual sebidang tanahnya. Niat menjual tanah ini memang datangnya karena gerakan Roh Kudus.        

Tapi sayang setelah tanah itu dijual, dan sekarang berbentuk uang, hati Ananias dan Safira ini tergoda oleh Iblis, dan mereka tidak tahan terhadap godaan ini, sehingga akhirnya mereka mendustai Roh Kdus.
Godaan Iblis itu bisa datang kepada siapa saja.

Dalam PL ada kisah tentang seorang yang tergoda oleh Iblis dan akhirnya membiarkan Iblis menguasai kehidupannya. Orang ini adalah Kain.

Kej 4:6-7
4:6 Firman TUHAN kepada Kain: "Mengapa hatimu panas dan mukamu muram?
4:7 Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya."

Kain tidak berkuasa atas godaan itu.
Dosa sudah mengintip didepan pintu, ia sangat menggoda engkau.                  
Apa yang dimaksud dengan pintu disini? Pintu yang dimaksud adalah pintu hati manusia.
Kain tergoda dengan perasaan iri hati yang ada didalam dirinya. Ini terjadi ketika ia bersama dengan adiknya lagi membawa persembahan kepada Allah. Ternyata persembahan Kain ditolak oleh Tuhan, sedang persembahan Habil diterima oleh Tuhan.

Kej 4:3-5
4:3 Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada TUHAN sebagai korban persembahan;
4:4 Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu,
4:5 tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram.

Perasaan iri ini kemudian menjelma menjadi kebencian.
Kembali pada Ananias dan Safira, hatinya tergoda oleh uang hasil dari menjual tanah itu.

Firman Tuhan mengatakan:
 Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka. (1 Tim 6:10)

Ananias telah memakai sebagian dari hasil penjualan tanah itu.
Kis 5:1-2.
5:1 Ada seorang lain yang bernama Ananias. Ia beserta isterinya Safira menjual sebidang tanah.
5:2 Dengan setahu isterinya ia menahan sebagian dari hasil penjualan itu dan sebagian lain dibawa dan diletakkannya di depan kaki rasul-rasul.

Sesuatu yang sudah dinazarkan kepada Tuhan jangan itu tidak ditepati.
Pkh 5:3-5 Taatilah nazarmu!
5:3 Kalau engkau bernazar kepada Allah, janganlah menunda-nunda menepatinya, karena Ia tidak senang kepada orang-orang bodoh. Tepatilah nazarmu.
5:4 Lebih baik engkau tidak bernazar dari pada bernazar tetapi tidak menepatinya.
5:5 Janganlah mulutmu membawa engkau ke dalam dosa, dan janganlah berkata di hadapan utusan Allah bahwa engkau khilaf. Apakah perlu Allah menjadi murka atas ucapan-ucapanmu dan merusakkan pekerjaan tanganmu?

Allah tidak bisa dipermainkan!
Dengan mencurahkan Roh Kudus-Nya Allah bermaksud supaya terjadi perubahan drastis dalam kehidupan anak-anak Tuhan.
Sifat kikir yang ada pada waktu itu dikikis habis oleh Roh Kudus, tapi sayang masih ada hati yang bisa tergoda.

Perbuatan Ananias dan Safira ini adalah perbuatan melawan Roh Kudus.
Kita sering melawan Roh Kudus apabila kita terbiasa mendukacitakan.

1 Tes 5:19
5:19 Janganlah padamkan Roh,
Roh Kudus menghendaki agar Ananias dan Sapira ini turut dalam kegerakan
“Hidup Dalam Kasih Karunia Yang melimpah-limpah”
  Mereka telah ditipu Iblis!

Apakah kalau seorang itu mengorbankan hartanya atau uangnya, kemudian mengalami kekurangan?
Apa kata FT: 2 Kor 9:6-9
9:6 Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga.
9:7 Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.
9:8 Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.
9:9 Seperti ada tertulis: "Ia membagi-bagikan, Ia memberikan kepada orang miskin, kebenaran-Nya tetap untuk selamanya."

Supaya kamu senantiasa berkecukupan didalam segala sesuatu dan malah berkelebihan didalam pelbagai kebajikan.
Kegerakan yang terjadi pada waktu itu bermaksud agar anak-anak Tuhan tidak berkekurangan.

Kis 4:34-35
4:34 Sebab tidak ada seorang pun yang berkekurangan di antara mereka; karena semua orang yang mempunyai tanah atau rumah, menjual kepunyaannya itu, dan hasil penjualan itu mereka bawa
4:35 dan mereka letakkan di depan kaki rasul-rasul; lalu dibagi-bagikan kepada setiap orang sesuai dengan keperluannya.

Ini juga merupakan buah dari Roh Kudus “KEBAIKAN” Gal 6:9-10
6:9 Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.
6:10 Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.

Pada saat itu mereka hidup dalam kecukupan, sebab Roh Kudus menghendaki mereka hidup untuk saling menolong.
Gal 6:2
6:2 Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.
Ananias dan Safira telah mendustai Roh Kudus dan mendustai Allah.
Dusta kepada Roh Kudus begitu dasyat akibatnya. Kematian dialami oleh suami istri ini adalah kematian yang tragis, mengerikan sekali, dan ini justru terjadi ditengah-tengah kegerakan hujan awal.

Bagaimana di zaman akhir sekarang ini, adakah kejadian dizaman hujan awal itu dapat terulang kembali?
Apa yang kita bisa ambil pelajaran dari kisah Ananias dan Sapira ini?
Jika hati kita tidak disucikan dari ketamakan maka nanti juga akan mengalami akibat yang fatal.

Sebab ketamakan = penyembah berhala. Kol 3:5-6
3:5 Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala,
3:6 semuanya itu mendatangkan murka Allah [atas orang-orang durhaka].

Berhala; bicara soal berhala adalah sesuatu yang dibenci oleh Allah.
Kel 20:4-6
20:4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.
20:5 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,
20:6 tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku.

Tuhan akan membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan keempat dari orang-orang yang membenci Aku.