Translate

3 Des 2016

Ibadah Natal Palangkaraya. 1 Desember 2016. DIMANA ADA KEBENARAN DISITU AKAN TUMBUH DAMAI SEJAHTERA



Ibadah Natal Palangkaraya
1 Desember 2016
DIMANA ADA KEBENARAN DISITU AKAN TUMBUH DAMAI SEJAHTERA

Yes 32:17
32:17 Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.

Manusia hidup ini membutuhkan ketenangan dan ketentraman.
Tenang dan tentram berarti damai.
Sedangkan damai berarti:
1.- Tidak ada perang, tidak ada kerusuhan, aman.
2.- Damai – tentram, tenang.
3.- Keadaan tidak bermusuhan, rukun.

Kalau berdamai : berarti berbaik kembali, berhenti bermusuhan.
Juga berarti berunding untuk mencari kesepakatan.
Sumbernya damai itu ialah kebenaran.
Kebenaran itu siapa?
Apakah kebenaran ada pada manusia?  Tidak ada satupun manusia yang benar. Semuanya telah berbuat dosa.

Rm 3:10-18.
3:10 seperti ada tertulis: "Tidak ada yang benar, seorang pun tidak.
3:11 Tidak ada seorang pun yang berakal budi, tidak ada seorang pun yang mencari Allah.
3:12 Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang berbuat baik, seorang pun tidak.
3:13 Kerongkongan mereka seperti kubur yang ternganga, lidah mereka merayu-rayu, bibir mereka mengandung bisa.
3:14 Mulut mereka penuh dengan sumpah serapah,
3:15 kaki mereka cepat untuk menumpahkan darah.
3:16 Keruntuhan dan kebinasaan mereka tinggalkan di jalan mereka,
3:17 dan jalan damai tidak mereka kenal;
3:18 rasa takut kepada Allah tidak ada pada orang itu."

Lalu siapakah kebenaran itu?
Yesus itulah kebenaran: Yoh 14:6
14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Firman Allah itu kebenaran: Yoh 17:17
17:17 Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.

Sedangkan kebenaran itulah yang memerdekakan kita:                                      Yoh 8:8:32
8:32 dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."

Kalau kebenaran itu dicurahkan dalam hati kita maka yang terjadi adalah keubahan, seperti bunyi ayat sebelumnya:
Yes 32:15-16
32:15 Sampai dicurahkan kepada kita Roh dari atas: Maka padang gurun akan menjadi kebun buah-buahan, dan kebun buah-buahan itu akan dianggap hutan.         32:16 Di padang gurun selalu akan berlaku keadilan dan di kebun buah-buahan akan tetap ada kebenaran.

Padang gurun akan menjadi kebun buah-buahan: Ini menunjuk buahnya Roh Kudus. Gal 5:22-23
5:22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
5:23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.

Padang gurun: bicara tentang suasana gersang.
Tuhan memulihkan tanah yang gersang, lewat hujan pengajaran FT.

Ul 32:1-3
32:1 "Pasanglah telingamu, hai langit, aku mau berbicara, dan baiklah bumi mendengarkan ucapan mulutku.
32:2 Mudah-mudahan pengajaranku menitik laksana hujan, perkataanku menetes laksana embun, laksana hujan renai ke atas tunas muda, dan laksana dirus hujan ke atas tumbuh-tumbuhan.
32:3 Sebab nama TUHAN akan kuserukan: Berilah hormat kepada Allah kita,

Maz 68:10-11
68:10 Hujan yang melimpah Engkau siramkan, ya Allah; Engkau memulihkan tanah milik-Mu yang gersang,
68:11 sehingga kawanan hewan-Mu menetap di sana; dalam kebaikan-Mu Engkau memenuhi kebutuhan orang yang tertindas, ya Allah.

Tanah yang gersang diubah menjadi tempat yang subur.
Dalam kitab Yosua ada cerita tentang seorang anak perempuan yang minta hadiah pernikahan kepada ayahnya. Dan yang diminta oleh anak ini adalah mata air.
Mengapa dia minta mata air? Karena dia mendiami tempat yang gersang.

Yos 15:16-19
15:16 Lalu berkatalah Kaleb: "Siapa yang menggempur Kiryat-Sefer dan merebutnya, kepadanya akan kuberikan Akhsa, anakku, menjadi isterinya."
15:17 Dan Otniel, anak Kenas saudara Kaleb, merebut kota itu; lalu Kaleb memberikan kepadanya Akhsa, anaknya, menjadi isterinya.
15:18 Ketika perempuan itu tiba, dibujuknya suaminya untuk meminta ladang kepada ayahnya. Maka turunlah perempuan itu dari keledainya, lalu berkatalah Kaleb kepadanya: "Ada apa?"
15:19 Jawabnya: "Berikanlah kepadaku hadiah; telah kauberikan kepadaku tanah yang gersang, berikanlah juga kepadaku mata air." Lalu diberikannyalah kepadanya mata air yang di hulu dan mata air yang di hilir.

Hadiah yang diminta adalah mata air, karena sebelumnya dia hanya mendapat bagian tanah yang gersang.
Hak 1:12-15
1:12 Berkatalah Kaleb: "Siapa yang mengalahkan dan merebut Kiryat-Sefer, kepadanya akan kuberikan Akhsa, anakku, menjadi isterinya."
1:13 Dan Otniel, anak Kenas adik Kaleb, merebut kota itu; lalu Kaleb memberikan Akhsa, anaknya, kepadanya menjadi isterinya.
1:14 Ketika perempuan itu tiba, dibujuknya suaminya untuk meminta sebidang ladang kepada ayahnya. Maka turunlah perempuan itu dari keledainya, lalu berkatalah Kaleb kepadanya: "Ada apa?"
1:15 Jawabnya kepadanya: "Berikanlah kepadaku suatu hadiah; telah kauberikan kepadaku tanah yang gersang, berikanlah juga kepadaku mata air." Lalu Kaleb memberikan kepadanya mata air yang di hulu dan mata air yang di hilir.

Ini permintaan yang tepat yaitu mata air, sebab mata air ini bicara mengenai sumber air yang terus mengalir sampai pada hidup yang kekal.

Sumber mata air ini pernah ditawarkan Tuhan Yesus kepada perempuan Samaria, yang sebelumnya menjalani hidup yang gersang.

Yoh 4:13-14
4:13 Jawab Yesus kepadanya: "Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi,
4:14 tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal."

Dalam kesempatan Natal tahun ini Tuhan menawarkan mata air kepada kita sebagai hadiah, terutama dalam pernikahan kita.
Jika dulu nikah-nikah kita mengalami kegersangan, asal kita tahu persis tindakan apa yang harus kita ambil, tidak lain memohon mata air yang hidup, maka kita akan mengalami suasana pesta nikah kembali seperti pesta nikah di Kana.

Dikebun buah-buahan akan tetap ada kebenaran:
Jalannya untuk mengalami kesuburan rohani adalah menerima hujan pengajaran FT.
Dimana ada kebenaran disitu akan tumbuh damai sejahtera.
Sedangkan orang yang suka damai itu akan ada masa depan.

Maz 37:37
37:37 Perhatikanlah orang yang tulus dan lihatlah kepada orang yang jujur, sebab pada orang yang suka damai akan ada masa depan;

Masa depan dijanjikan Tuhan kepada orang yang suka damai!
Apakah pada Natal kali ini ada kehidupan yang tidak merasakan damai dalam hidupnya, mungkin masih menyimpan permusuhan, simpan kepahitan, kesalahan dalam hatinya.

Mari kita raih masa depan dengan berpegang pada janji Tuhan, bahwa Tuhan  sedang menawarkan mata air kepada kita hari ini.

Mintalah hadiah mata air dari Tuhan agar hati saudara tidak terasa gersang lagi.
Perbaiki hubungan dengan sesama, itulah jalannya untuk mengalami damai sejahtera.
Kiranya kasih karunia Allah didalam nama Tuhan Yesus Kristus dicurahkan dalam kehidupan saudara sekalian.

Selamat Natal Tuhan Yesus memberkati.