Translate

28 Jun 2014

Pendalaman Alkitab. 27 Juni 2014. Papan-Papan dan Kayu Lintang Tabernakel




Pendalaman Alkitab. 27 Juni 2014
Papan-Papan dan Kayu Lintang Tabernakel.

Papan-papan ini membentuk 2 ruangan  : Ruangan Suci dan Ruangan Maha Suci.
Kalau tidak ada papan-papan ini tidak mungkin ada ruangan.

Papa-papan yang dihubungkan = bicara soal fellowship.
Kesempurnaan gereja Tuhan itu nanti akan terjadi sebab Allah sudah mengorbankan Anak satu-satunya itu.

Korbannya Kristus begitu mahal sebab bukan hanya bermaksud menyucikan saja, tapi menyempurnakan.

Agar papan itu menjadi teguh, maka ditambah dengan kayu silang sebanyak 5 buah.
Kel 26:15-25 (Rancangan perencanaanya papan-papan Tabernakel)
15  Haruslah engkau membuat untuk Kemah Suci papan dari kayu penaga yang berdiri tegak,
16  sepuluh hasta panjangnya satu papan dan satu setengah hasta lebarnya tiap-tiap papan.
17  Tiap-tiap papan harus ada dua pasaknya yang disengkang satu sama lain; demikianlah harus kauperbuat dengan segala papan Kemah Suci.
18  Haruslah engkau membuat papan-papan untuk Kemah Suci, dua puluh papan pada sebelah selatan.
19  Dan haruslah kaubuat empat puluh alas perak di bawah kedua puluh papan itu, dua alas di bawah satu papan untuk kedua pasaknya, dan seterusnya dua alas di bawah setiap papan untuk kedua pasaknya.
20  Juga untuk sisi yang kedua dari Kemah Suci, pada sebelah utara, kaubuatlah dua puluh papan
21  dengan empat puluh alas peraknya: dua alas di bawah satu papan dan seterusnya dua alas di bawah setiap papan.
22  Untuk sisi belakang Kemah Suci, pada sebelah barat, haruslah kaubuat enam papan.
23  Dua papan haruslah kaubuat untuk sudut Kemah Suci, di sisi belakang.
24  Kedua papan itu haruslah kembar pasaknya di sebelah bawah dan seperti itu juga kembar pasaknya di sebelah atas, di dekat gelang yang satu itu; demikianlah harus kedua papan itu; haruslah itu merupakan kedua sudutnya.
25  Jadi harus ada delapan papan dengan alas peraknya: enam belas alas; dua alas di bawah satu papan dan seterusnya dua alas di bawah setiap papan.

Kel 26:26-30 (Rancangan / perencanaannya kayu lintang Tabernakel)
26  Juga haruslah kaubuat kayu lintang dari kayu penaga: lima untuk papan-papan pada sisi yang satu dari Kemah Suci,
27  lima kayu lintang untuk papan-papan pada sisi yang kedua dari Kemah Suci, dan lima kayu lintang untuk papan-papan pada sisi Kemah Suci yang merupakan sisi belakangnya, pada sebelah barat.
28  Dan kayu lintang yang di tengah, di tengah-tengah papan-papan itu, haruslah melintang terus dari ujung ke ujung.
29  Papan-papan itu haruslah kausalut dengan emas, gelang-gelang itu haruslah kaubuat dari emas sebagai tempat memasukkan kayu-kayu lintang itu, dan kayu-kayu lintang itu haruslah kausalut dengan emas.
30  Kemudian haruslah kaudirikan Kemah Suci sesuai dengan rancangan yang telah ditunjukkan kepadamu di atas gunung itu.

Kel 36:20-34 (Pelaksanaan untuk membuat papan-papan Tabernakel dan kayu lintang Tabernakel).
20  Dibuat oranglah untuk Kemah Suci itu papan dari kayu penaga yang berdiri tegak,
21  sepuluh hasta panjangnya satu papan dan satu setengah hasta lebarnya tiap-tiap papan.
22  Tiap-tiap papan ada dua pasaknya yang disengkang satu sama lain; demikianlah diperbuat dengan segala papan Kemah Suci.
23  Dibuat oranglah papan-papan untuk Kemah Suci, dua puluh papan pada sebelah selatan.
24  Dan empat puluh alas perak dibuat orang di bawah kedua puluh papan itu, dua alas di bawah satu papan untuk kedua pasaknya, dan seterusnya dua alas di bawah setiap papan untuk kedua pasaknya.
25  Juga dibuat orang untuk sisi yang kedua dari Kemah Suci, pada sebelah utara, dua puluh papan
26  dengan empat puluh alas peraknya: dua alas di bawah satu papan dan seterusnya dua alas di bawah setiap papan.
27  Untuk sisi belakang Kemah Suci, pada sebelah barat, dibuat oranglah enam papan.
28  Dua papan dibuat orang untuk sudut Kemah Suci, di sisi belakang.
29  Kedua papan itu kembar pasaknya di sebelah bawah dan seperti itu juga kembar pasaknya di sebelah atas, di dekat gelang yang satu itu, demikianlah dibuat orang dengan kedua papan yang untuk kedua sudutnya itu.
30  Jadi ada delapan papan dengan alas peraknya: enam belas alas; dua-dua alas di bawah satu papan.
31  Dibuatlah juga kayu lintang dari kayu penaga: lima untuk papan-papan pada sisi yang satu dari Kemah Suci,
32  lima kayu lintang untuk papan-papan pada sisi yang kedua dari Kemah Suci, dan lima kayu lintang untuk papan-papan Kemah Suci yang merupakan sisi belakangnya, pada sebelah barat.
33  Dibuat oranglah kayu lintang yang di tengah menjadi melintang terus di tengah-tengah papan-papan itu dari ujung ke ujung.
34  Papan-papan itu disalut dengan emas, gelang-gelang itu dibuat dari emas sebagai tempat memasukkan kayu-kayu lintang itu, dan kayu-kayu lintang itu disalut dengan emas

Rincian-rincian tersebut diatas bukan maksud Tuhan memberi yang sukar pada kita, tapi maksud Tuhan mau menunjukkan bahwa Dia adalah Allah yang tepat.

Kel 26:16 (ukuran)
16 sepuluh hasta panjangnya satu papan dan satu setengah hasta lebarnya tiap-tiap papan.

Setiap papan : panjang 10 hasta – lebar 1 ½ hasta.
Kel 26:18
Ay 18 jumlah papan-papan sebelah selatan = 20 batang.
Ay 19 Tiap papan = 2 kaki. Jumlah 40 kaki.
Ay 20-21 jumlah papan-papan disebelah utara = 20 batang. Jumlah papan-papan disebelah barat =  6 batang. 2 batang disebelah pojok.
Ay 25  akhirnya dibelakang itu ada 8 batang papan dengan 16 kaki.
Ay 26 = Lintang Tabernakel = 5 batang, dipasang pada dinding 2  belah pihak (utara + selatan dan juga dibelakang). Papan yang satu itu memanjang = merupakan papan tengah yang  mengikat papan-papan dinding itu menjadi satu.
Ay 29 Papan-papan itu dibungkus emas. Juga cincin-cincin itu dibuat dari emas.
Ay 30 Papan-papan itu berpredikatkan Tabernakel. Dan ini dibuat menurut apa yang dilihat Musa diatas gunung.

Pengertian rohani dari papan-papan itu:
Papan-papan itu dibuat dari kayu penaga dan seluruhnya disalut dengan emas. Dan itu gambarnya dari anak-anak Tuhan Allah yang ditebus oleh darah Kristus sejak

Tuhan datang diatas muka bumi ini. Dan mereka itu kemudian membentuk Ruangan Suci dan Ruangan Maha Suci.
Kel 26:29
29 Papan-papan itu haruslah kausalut dengan emas, gelang-gelang itu haruslah kaubuat dari emas sebagai tempat memasukkan kayu-kayu lintang itu, dan kayu-kayu lintang itu haruslah kausalut dengan emas.

Rumah Allah yang dibangun atas batu-batu hidup, bukan bangunan yang ada sekarang ini, tapi adalah kehidupan kita ini yang akan dijadikan tempat tinggal-Nya.

1 Kor 3:16 .
16  Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?

1 Kor 6:19
19  Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah,  —  dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?

2 Kor 6:16
16  Apakah hubungan bait Allah dengan berhala? Karena kita adalah bait dari Allah yang hidup menurut firman Allah ini: "Aku akan diam bersama-sama dengan mereka dan hidup di tengah-tengah mereka, dan Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku.

Ef 2:20-22
20  yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.
21  Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapi tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan.
22  Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.

Ibr 3:6
6 tetapi Kristus setia sebagai Anak yang mengepalai rumah-Nya; dan rumah-Nya ialah kita, jika kita sampai kepada akhirnya teguh berpegang pada kepercayaan dan pengharapan yang kita megahkan.

1 Pet 2:5
5  Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.

1 Kor 3:16 Ini bicara soal rumah yang baik, sekalipun fondasinya begitu baik yaitu Kristus, tapi diatasnya jangan dibangun dengan kayu, rumput, jerami (kedagingan), tapi harus dibangun dari bahan  emas, perak dan batu-batu indah.
Emas = kasih Allah.
Perak = ketebusan.
Batu-batu indah = karunia Roh Kudus.
Jadi bukan rumah yang acak-acakan, tapi rumah yang begitu indah.

1 Kor 3:11-15
11 Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.
12  Entahkah orang membangun di atas dasar ini dengan emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau jerami,
13  sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu.
14  Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah.
15  Jika pekerjaannya terbakar, ia akan menderita kerugian, tetapi ia sendiri akan diselamatkan, tetapi seperti dari dalam api.

Kalau kita mau jadi rumah Allah, maka minimal hidup ini harus disucikan.
1 Kor 3:21-23
21 Karena itu janganlah ada orang yang memegahkan dirinya atas manusia, sebab segala sesuatu adalah milikmu:
22  baik Paulus, Apolos, maupun Kefas, baik dunia, hidup, maupun mati, baik waktu sekarang, maupun waktu yang akan datang. Semuanya kamu punya.
23  Tetapi kamu adalah milik Kristus dan Kristus adalah milik Allah.

Jangan ada orang yang mengagungkan manusia, yang dipermuliakan itu adalah Tuhan, bukan manusia itulah rumah Allah.
1 Kor 6:19-20
19  Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah,  —  dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?
20  Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!

Harga dari tubuh manusia, bukan untuk mencari makan.
Makanan untuk perut dan perut untuk makanan.
1 Kor 6:12-13,15,19-20.
12 ¶  Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apapun.
13  Makanan adalah untuk perut dan perut untuk makanan: tetapi kedua-duanya akan dibinasakan Allah. Tetapi tubuh bukanlah untuk percabulan, melainkan untuk Tuhan, dan Tuhan untuk tubuh.
15 Tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah anggota Kristus? Akan kuambilkah anggota Kristus untuk menyerahkannya kepada percabulan? Sekali-kali tidak!
19  Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah,  —  dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?
20  Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!

Jangan makanan itu mengikat kita!
Allah menghargai manusia, yaitu jika manusia itu tahu menghargai tubuhnya sebagai Bait Roh Kudus.
Maksud Allah agar manusia itu bisa menghargai tubuhnya sebagai rumah Allah.
Ini berarti kita juga harus bisa menghargai orang lain.
Jangan kemudian kita seperti orang dunia ini, kalau ada persoalan itu kemudian membawa ke pengadilan, sebab kita ini nanti akan menghakimi dunia.
1 Kor 6:1-8
1  Apakah ada seorang di antara kamu, yang jika berselisih dengan orang lain, berani mencari keadilan pada orang-orang yang tidak benar, dan bukan pada orang-orang kudus?
2  Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang kudus akan menghakimi dunia? Dan jika penghakiman dunia berada dalam tangan kamu, tidakkah kamu sanggup untuk mengurus perkara-perkara yang tidak berarti?
3  Tidak tahukah kamu, bahwa kita akan menghakimi malaikat-malaikat? Jadi apalagi perkara-perkara biasa dalam hidup kita sehari-hari.
4  Sekalipun demikian, jika kamu harus mengurus perkara-perkara biasa, kamu menyerahkan urusan itu kepada mereka yang tidak berarti dalam jemaat?
5  Hal ini kukatakan untuk memalukan kamu. Tidak adakah seorang di antara kamu yang berhikmat, yang dapat mengurus perkara-perkara dari saudara-saudaranya?
6  Adakah saudara yang satu mencari keadilan terhadap saudara yang lain, dan justru pada orang-orang yang tidak percaya?
7  Adanya saja perkara di antara kamu yang seorang terhadap yang lain telah merupakan kekalahan bagi kamu. Mengapa kamu tidak lebih suka menderita ketidakadilan? Mengapakah kamu tidak lebih suka dirugikan?
8  Tetapi kamu sendiri melakukan ketidakadilan dan kamu sendiri mendatangkan kerugian, dan hal itu kamu buat terhadap saudara-saudaramu.

Ini yang dikehendaki Allah atas hidup kita ini / harga dari hidup kita ini.
2 Kor 6:16-17
16  Apakah hubungan bait Allah dengan berhala? Karena kita adalah bait dari Allah yang hidup menurut firman Allah ini: "Aku akan diam bersama-sama dengan mereka dan hidup di tengah-tengah mereka, dan Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku.
17  Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu.

Apa hubungannya Bait Allah dengan berhala.
Yang dimaksud dengan rumah Allah itu jangan semrawut hubungannya dengan soal-soal sosial.

Apa hubungannya kekristenan dengan adat-istiadat yang datangnya dari berhala-berhala.
Apa hubungannya terang dengan gelap?
Kita harus jadi rumah Allah yang murni diakui Tuhan sebagai rumah pribadi-Nya.

Tuhan Yesus memberkati!