Translate

30 Des 2019

Ibadah raya 29 Desember 2019. WAKTU TUHAN BERKENAN


Ibadah raya 29 Desember 2019.
WAKTU TUHAN BERKENAN:
“Pada waktu Aku berkenan, Aku akan menjawab engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau; supaya seluruh umat manusia mengetahui, bahwa Aku, Tuhan adalah JURU SELAMATMU DAN PENEBUSMU, YANG MAHA KUAT, ALLAH YAKUB.”
Yes 49:8a, 26b
49:8a: Beginilah firman TUHAN: "Pada waktu Aku berkenan, Aku akan menjawab engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau;  26b supaya seluruh umat manusia mengetahui, bahwa Aku, TUHAN, adalah Juruselamatmu dan Penebusmu, Yang Mahakuat, Allah Yakub.

Dua ayat yang kita gabung ini, membuktikan bahwa Allah yang kita sembah itu adalah Allah yang Maha Kuat,yang mampu menolong saudara saat mana saudara membutuhkan pertolongan.

Firman Allah berkata: Pada waktu Aku berkenan, Aku akan menjawab engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Akan menolong engkau:
Kapankah waktu perkenaan itu?
Kapankah hari penyelamatan itu?
Ini bicara tentang waktu, waktunya Allah. Allah menyediakan waktunya untuk menjawab doa-doa kita dan Allah juga menyediakan waktunya untuk menolong kita.

Kapan waktu itu disediakan oleh Allah?
Waktu itu adalah waktu ini, dan hari itu adalah hari ini. 2 Kor 6:2
6:2 Sebab Allah berfirman:  "Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau,  dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau."  Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu. 

Berarti sekarang! Luk 2:11
2:11 Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.
 Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu.

Tuhan tidak mau menunda-nunda waktuNya untuk menolong saudara dan saya, Dia menyediakan waktuNya itu sekarang.
Juga Hari ini telah lahir bagimu Juru Selamat, yaitu Kristus, Tuhan, dikota Daud.
Bagaimana jika kita membiarkan waktu itu berlalu? Akankah kita mendapatkan kembali dilain kesempatan?

Allah menyediakan waktuNya bagi kita. Sekarang bagaimana dengan kita?
Adakah kita mau memanfaatkan waktu itu untuk bertemu dengan Allah?
FA mengatakan: Carilah Tuhan selama IA berkenan ditemui; berserulah kepadaNya selama Ia dekat! (Yes 55:6)

Manusia mencari Tuhan justru diwaktu kesesakan.
Raja Daud dalam kesaksiannya mengatakan bahwa dia menjadikan Tuhan itu sebagai tempat persembunyiannya, yaitu pada waktu ia berada dalam kesesakan.

Maz 32:6-7
32:6 Sebab itu hendaklah setiap orang saleh berdoa kepada-Mu, selagi Engkau dapat ditemui; sesungguhnya pada waktu banjir besar terjadi, itu tidak melandanya.
32:7 Engkaulah persembunyian bagiku, terhadap kesesakan Engkau menjaga aku, Engkau mengelilingi aku, sehingga aku luput dan bersorak. S e l a

Berdoalah kepada Tuhan selagi Ia dapat ditemui.
Kalau Allah sudah menyediakan waktuNya bagi kita, bagaimana kita merespon kehendak Allah ini?
Tuhan berkata: Waktu itu adalah waktu ini, dan hari itu adalah hari ini.
Berarti kita sudah harus siap bertemu dengan Tuhan sekarang ini.

Amos 4:12
4:12 "Sebab itu demikianlah akan Kulakukan kepadamu, hai Israel. -- Oleh karena Aku akan melakukan yang demikian kepadamu, maka bersiaplah untuk bertemu dengan Allahmu, hai Israel!"

 Didalam kitab Amos fasal 4 mulai ayat 6 s/d 13 ini, kita menemukan perkataan : Namun kamu tidak berbalik kepadaKu!
Kata-kata ini diucapkan Tuhan sampai 5 x (Ayat 6, 8, 9, 10, 11)
Setiap kalinya didahului dengan suatu peringatan:
Pertama (ayat 6) = Gigi yang tidak disentuh makanan, dan kekurangan roti disegala tempat kediamanmu = kelaparan.
Kedua (ayat 7-8)  = Allah telah menahan hujan, ketika 3 bulan lagi sebelum panen = kekeringan.
Ketiga (ayat 9) = Aku telah memukul kamu dengan hama dan penyakit gandum = hama penyakit tanaman.
Keempat (ayat 10) = Aku telah melepas penyakit sampar = penyakit pada manusia.
Kelima (ayat 11) = Aku telah menjungkirbalikan kota-kota diantara kamu, sama seperti Sodom & Gomora = Ini bicara tentang musibah.

Dengan berbagai macam kejadian-kejadian yang tidak enak menimpa kehidupan ini, Allah bermaksud untuk menyadarkan seseorang, tapi mereka tidak mau barbalik kepada Allah.

Maka keputusan Tuhan terakhir adalah: Amos 4:12
4:12 "Sebab itu demikianlah akan Kulakukan kepadamu, hai Israel. -- Oleh karena Aku akan melakukan yang demikian kepadamu, maka bersiaplah untuk bertemu dengan Allahmu, hai Israel!"

Apa yang Tuhan perbuat Tuhan selanjutnya terhadap umatNya yang tidak mau bertobat itu?
Amos 5:1-3
5:1 Dengarlah perkataan ini yang kuucapkan tentang kamu sebagai ratapan, hai kaum Israel:
5:2 "Telah rebah, tidak akan bangkit-bangkit lagi anak dara Israel, terkapar di atas tanahnya, tidak ada yang membangkitkannya."
5:3 Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH kepada kaum Israel: "Kota yang maju berperang dengan seribu orang, dari padanya akan tersisa seratus orang, dan yang maju berperang dengan seratus orang, dari padanya akan tersisa sepuluh orang."

Tuhan ijinkan mereka mengalami kegagalan.
Maju berperang dengan 1000 orang, tersisa 100 orang, kemudian 100 orang tersisa 10 orang. Ini kekalahan fatal.
Kegagalan demi kegagalan yang dialami oleh seorang itu ada hubungannya dengan mengabaikan hubungannya dengan Tuhan.

Adakah saudara sudah menyadari kekeliruan / kesalahan yang saudara perbuat akhir-akhir ini?
Kalau lewat FA yang saudara terima hari ini menyadarkan saudara, maka selanjutnya Tuhan menyarankan kita untuk mencari Tuhan!
Amos 5:4-6
5:4 Sebab beginilah firman TUHAN kepada kaum Israel: "Carilah Aku, maka kamu akan hidup!
5:5 Janganlah kamu mencari Betel, janganlah pergi ke Gilgal dan janganlah menyeberang ke Bersyeba, sebab Gilgal pasti masuk ke dalam pembuangan dan Betel akan lenyap."
5:6 Carilah TUHAN, maka kamu akan hidup, supaya jangan Ia memasuki keturunan Yusuf bagaikan api, yang memakannya habis dengan tidak ada yang memadamkan bagi Betel

Mengapa Tuhan melarang jangan mencari Bethel – Jangan pergi ke Gilgal – Jangan menyeberang ke Bersyeba. M e n g a pa?
Bethel = Tempat perjumpaan Yakub dengan Allah lewat mimpi. Kej 28:10-22.
Gilgal   = Tempat dimana Allah memerintahkan Yosua untuk menyunat ulang bangsa Israel. Tempat dimana Allah menghapuskan cela Mesir Yos 5:2-9.

Bersyeba  = nama sumur yang digali oleh Ishak. Kej 26:18-33 (32,33)
Ishak menabur dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil 100 x lipat.
Gilgal – Bethel dan Bersyeba hanyalah sarana dimana kita boleh mengalami berkat-berkat dan pertolongan Tuhan, tapi yang menjadi central dari perhatian kita harus tetap fokus pada Tuhan saja.
Itu sebabnya FA berkata: Carilah Aku, maka kamu akan hidup!
Carilah Tuhan, maka kamu akan hidup.
Tuhan Yesus memberkati: