Translate

Tampilkan postingan dengan label ibadah Doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ibadah Doa. Tampilkan semua postingan

23 Feb 2020

Ibadah Doa 18 Pebruari 2020 PERJALANAN YANG KITA TEMPUH (1)


Ibadah Doa 18 Pebruari 2020
PERJALANAN YANG KITA TEMPUH (1)
Jalan manakah yang kita tempuh?
Sebab ada jalan yang disebut jalan orang baik, dan ada jalan yang disebut jalan orang fasik.

Ams 2:20
2:20 Sebab itu tempuhlah jalan orang baik, dan peliharalah jalan-jalan orang benar.

Ams 4:14-15
4:14 Janganlah menempuh jalan orang fasik, dan janganlah mengikuti jalan orang jahat.
4:15 Jauhilah jalan itu, janganlah melaluinya, menyimpanglah dari padanya dan jalanlah terus.

Tapi orang benar pasti akan menempuh jalannya Tuhan.
Hos 14:10
14:10 Siapa yang bijaksana, biarlah ia memahami semuanya ini; siapa yang paham, biarlah ia mengetahuinya; sebab jalan-jalan TUHAN adalah lurus, dan orang benar menempuhnya, tetapi pemberontak tergelincir di situ.
Berikut ini kita akan melihat jalan yang ditempuh Kain.

Yud 11
1:11 Celakalah mereka, karena mereka mengikuti jalan yang ditempuh Kain dan karena mereka, oleh sebab upah, menceburkan diri ke dalam kesesatan Bileam, dan mereka binasa karena kedurhakaan seperti Korah.
 
Kearah manakah Kain ini menempuh jalannya? 
Kej : 4:16
4:16 Lalu Kain pergi dari hadapan TUHAN dan ia menetap di tanah Nod, di sebelah timur Eden.
Ini yang menyebabkan Kain disebut menempuh jalannya sendiri / jalan yang ditempuh Kain.
Pergi dari hadapan Tuhan! Itu = menjauh dari Tuhan.
Tuhan peringatkan kita, agar kita tidak menempuh jalannya sendiri.
Mengapa sampai terjadi hal yang demikian?
Ini diawali dari suatu ibadah.

Kalau pada waktu itu persembahan Kain ditolak oleh Tuhan, Kain kemudian marah, bukannya instrospeksi. Ini yang menjadi penyebab kemudia dia menjadi seorang pembunuh. Kej 4:3-12
4:3 Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada TUHAN sebagai korban persembahan;
4:4 Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu,
4:5 tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram.
4:6 Firman TUHAN kepada Kain: "Mengapa hatimu panas dan mukamu muram?
4:7 Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya."
4:8 Kata Kain kepada Habel, adiknya: "Marilah kita pergi ke padang." Ketika mereka ada di padang, tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu, lalu membunuh dia.
4:9 Firman TUHAN kepada Kain: "Di mana Habel, adikmu itu?" Jawabnya: "Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?"
4:10 Firman-Nya: "Apakah yang telah kauperbuat ini? Darah adikmu itu berteriak kepada-Ku dari tanah.
4:11 Maka sekarang, terkutuklah engkau, terbuang jauh dari tanah yang mengangakan mulutnya untuk menerima darah adikmu itu dari tanganmu.
4:12 Apabila engkau mengusahakan tanah itu, maka tanah itu tidak akan memberikan hasil sepenuhnya lagi kepadamu; engkau menjadi seorang pelarian dan pengembara di bumi."

Jadi kegagalan dalam ibadah itu akan berdampak sesuatu yang negatif.
Mari kita periksa bagaimana dengan ibadah kita?
Tuhan mengindahkan persembahan Habel dengan persembahanya, tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkanNya.

Jalan yang ditempuh Kain ini menjauh dari Eden.
Eden adalah Firdaus, tempat yang menunjuk Sorga.
Semakin jauh dari Eden berarti semakin jauh dari kebahagiaan. Sebab Eden ini penuh dengan kebahagiaan, damai sejahtera.

Kain ini pergi kesebelah timur Eden.
Kalau kita bandingkan dengan Kej 13:11
13:11 Sebab itu Lot memilih baginya seluruh Lembah Yordan itu, lalu ia berangkat ke sebelah timur dan mereka berpisah.

Jalan yang ditempuh Lot ini juga arahnya sebelah timur, dan akhirnya Lot ini sampai ke kota Sodom.
Lot menjauhi jalan salib. Kej 13:14-15
13:14 Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan,
13:15 sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya.
 
 Timur – Barat – Utara – Selatan = membentuk salib.
Kalau Lot memilih Sodom akhir hidupnya hancur.
1 Kor 1:18
1:18 Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.

Kalau jalan yang ditempuh kearah Timur ini salah, maka sudah selayaknya harus kembali kearah yang berlawanan, yaitu kearah Barat.
Kearah Barat adalah tempat dimana berita yang kudus diberitakan, dan itu adalah berita yang tidak terbinasanakan tentang keselamatan ang kekal.

Mark 16:8
16:8 Lalu mereka keluar dan lari meninggalkan kubur itu, sebab gentar dan dahsyat menimpa mereka. Mereka tidak mengatakan apa-apa kepada siapa pun juga karena takut. Dengan singkat mereka sampaikan semua pesan itu kepada Petrus dan teman-temannya. Sesudah itu Yesus sendiri dengan perantaraan murid-murid-Nya memberitakan dari Timur ke Barat berita yang kudus dan tak terbinasakan tentang keselamatan yang kekal itu.

Band: Mat 24:27
24:27 Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia.

Dari Timur ke Barat berita itu disampaikan.
Kehidupan yang sama seperti Kain dan Lot ini dapat tertolong jika mau mendengar dan menerima Injil Keselamatan.

Roma 1:16-17
1:16 Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.
1:17 Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman."

9 Okt 2017

Ibadah Doa 3 Oktober 2017. Berada Pada Jalan Tuhan



Ibadah Doa 3 Oktober 2017.
Berada Pada Jalan Tuhan

Jalan manakah yang saudara tempuh?
Sebab ada jalan yang disebut orang baik, dan ada jalan yang disebut jalan orang fasik.
Ams 2:20
2:20 Sebab itu tempuhlah jalan orang baik, dan peliharalah jalan-jalan orang benar.
Ams 4:14-15
4:14 Janganlah menempuh jalan orang fasik, dan janganlah mengikuti jalan orang jahat.

Orang benar pasti menempuh jalannya Tuhan.
Hos 14:10
14:10 Siapa yang bijaksana, biarlah ia memahami semuanya ini; siapa yang paham, biarlah ia mengetahuinya; sebab jalan-jalan TUHAN adalah lurus, dan orang benar menempuhnya, tetapi pemberontak tergelincir di situ.

Berikut ini kita akan melihat seorang yang menempuh jalannya sendiri, dan itu berarti berlawanan dengan jalannya Tuhan.

Yudas 11. Celakalah mereka karena mereka mengikuti jalan yang ditempuh Kain.
1:11 Celakalah mereka, karena mereka mengikuti jalan yang ditempuh Kain dan karena mereka, oleh sebab upah, menceburkan diri ke dalam kesesatan Bileam, dan mereka binasa karena kedurhakaan seperti Korah.

Ada tiga nama disebutkan dalam ayat ini:
Pertama Kain – Kemudian Bileam dan yang ketiga Korah. Bileam adalah seorang nabi yang menerima suap, bernubuat oleh perintah manusia.
Sedangkan Korah dia adalah seorang yang memimpin pembrontakan terhadap Musa.
Lalu Kain ini disebutkan telah menempuh jalannya sendiri bukan karena atas petunjuk Tuhan.

Kearah manakah Kain ini menempuh jalanya?
Kesebelah Timur Eden.
Kej 4:16
4:16 Lalu Kain pergi dari hadapan TUHAN dan ia menetap di tanah Nod, di sebelah timur Eden.

Kain telah menempuh jalannya sendiri, dia pergi dari hadapan Tuhan = menjauh dari Tuhan.
Tuhan peringatkan kita agar tidak menempuh jalannya Kain.
Kain menjadi orang pertama yang menempuh jalannya sendiri.

Mengapa sampai terjadi hal yang sedemikian?
Ini diawali dari suatu ibadah.
Kalau pada waktu Kain mempersembahkan persembahanya dan ditolak oleh Tuhan, Kain kemudian marah. Harusnya Kain ini instropeksi diri mengapa sampai persembahannya ditolak oleh Tuhan?

Kej 4:3-12
4:3 Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada TUHAN sebagai korban persembahan;
4:4 Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu,
4:5 tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram.
4:6 Firman TUHAN kepada Kain: "Mengapa hatimu panas dan mukamu muram?
4:7 Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya."
4:8 Kata Kain kepada Habel, adiknya: "Marilah kita pergi ke padang." Ketika mereka ada di padang, tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu, lalu membunuh dia.
4:9 Firman TUHAN kepada Kain: "Di mana Habel, adikmu itu?" Jawabnya: "Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?"
4:10 Firman-Nya: "Apakah yang telah kauperbuat ini? Darah adikmu itu berteriak kepada-Ku dari tanah.
4:11 Maka sekarang, terkutuklah engkau, terbuang jauh dari tanah yang mengangakan mulutnya untuk menerima darah adikmu itu dari tanganmu.
4:12 Apabila engkau mengusahakan tanah itu, maka tanah itu tidak akan memberikan hasil sepenuhnya lagi kepadamu; engkau menjadi seorang pelarian dan pengembara di bumi."

Kegagalan dalam ibadah itu akan berdampak sesuatu yang negatif.
Mari kita periksa bagaimana dengan ibadah kita?
Tuhan mengindahkan Habel dengan persembahannya, tetapi Kain dengan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya.
Jalan yang ditempuh Kain ini menjauh dari Eden.

Semakin jauh dari Eden berarti semakin jauh dari kebahagiaan.
Sebab Eden ini penuh dengan kebahagiaan, damai sejahtera.
Kain ini pergi kesebelah timur Eden.

Sama seperti yang diperbuat oleh Lot 
Kej 13:11
13:11 Sebab itu Lot memilih baginya seluruh Lembah Yordan itu, lalu ia berangkat ke sebelah timur dan mereka berpisah.

Jalan yang ditempu Lot ini mengarah kesebelah Timur juga, dan akhirnya sampai ke Sodom.
Lot menjauhi jalan salib: Kej 13:14-15
13:14 Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan,
13:15 sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya.

Jika Lot menghindar dari jalan salib,maka akhirnya kehidupannya hancur.
Jalan salib inilah yang disediakan Tuhan bagi kita. 

1 Kor 1:18
1:18 Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.

Jika jalan yang ditempuh kearah Timur ini salah, maka sudah selayaknya harus kembali kearah yang berlawanan, yaitu kearah Barat.
Karena arah Barat ini adalah tempat dimana berita kudus diberitakan, dan itu adalah berita yang tidak terbinasakan tentang keselamatan yang kekal.

Mark 16:8
16:8 Lalu mereka keluar dan lari meninggalkan kubur itu, sebab gentar dan dahsyat menimpa mereka. Mereka tidak mengatakan apa-apa kepada siapa pun juga karena takut. Dengan singkat mereka sampaikan semua pesan itu kepada Petrus dan teman-temannya. Sesudah itu Yesus sendiri dengan perantaraan murid-murid-Nya memberitakan dari Timur ke Barat berita yang kudus dan tak terbinasakan tentang keselamatan yang kekal itu.

Dari Timur ke Barat berita itu disampaikan.
Band: Mat 24:27
24:27 Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia.

Kehidupan yang seperti Lot dan Kain ini bisa tertolong jika mau mendengarkan dan menerima Injil.
Roma 1:16-17
1:16 Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.
1:17 Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman."

Tuhan Yesus memberkati !

31 Agu 2016

Ibadah Doa. 30 Agustus 2016. Allah Menerangkan.




Ibadah Doa. 30 Agustus 2016
“ALLAH MENERANGKAN”

 Mrk 5:21:-43
21   Sesudah Yesus menyeberang lagi dengan perahu, orang banyak berbondong-bondong datang lalu mengerumuni Dia. Sedang Ia berada di tepi danau,
22  datanglah seorang kepala rumah ibadat yang bernama Yairus. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya
23  dan memohon dengan sangat kepada-Nya: "Anakku perempuan sedang sakit, hampir mati, datanglah kiranya dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, supaya ia selamat dan tetap hidup."
24  Lalu pergilah Yesus dengan orang itu. Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia dan berdesak-desakan di dekat-Nya.
25  Adalah di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan.
26  Ia telah berulang-ulang diobati oleh berbagai tabib, sehingga telah dihabiskannya semua yang ada padanya, namun sama sekali tidak ada faedahnya malah sebaliknya keadaannya makin memburuk.
27  Dia sudah mendengar berita-berita tentang Yesus, maka di tengah-tengah orang banyak itu ia mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jubah-Nya.
28  Sebab katanya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh."
29  Seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan ia merasa, bahwa badannya sudah sembuh dari penyakitnya.
30  Pada ketika itu juga Yesus mengetahui, bahwa ada tenaga yang keluar dari diri-Nya, lalu Ia berpaling di tengah orang banyak dan bertanya: "Siapa yang menjamah jubah-Ku?"
31  Murid-murid-Nya menjawab: "Engkau melihat bagaimana orang-orang ini berdesak-desakan dekat-Mu, dan Engkau bertanya: Siapa yang menjamah Aku?"
32  Lalu Ia memandang sekeliling-Nya untuk melihat siapa yang telah melakukan hal itu.
33  Perempuan itu, yang menjadi takut dan gemetar ketika mengetahui apa yang telah terjadi atas dirinya, tampil dan tersungkur di depan Yesus dan dengan tulus memberitahukan segala sesuatu kepada-Nya.
34  Maka kata-Nya kepada perempuan itu: "Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!"
35   Ketika Yesus masih berbicara datanglah orang dari keluarga kepala rumah ibadat itu dan berkata: "Anakmu sudah mati, apa perlunya lagi engkau menyusah-nyusahkan Guru?"
36  Tetapi Yesus tidak menghiraukan perkataan mereka dan berkata kepada kepala rumah ibadat: "Jangan takut, percaya saja!"
37  Lalu Yesus tidak memperbolehkan seorangpun ikut serta, kecuali Petrus, Yakobus dan Yohanes, saudara Yakobus.
38  Mereka tiba di rumah kepala rumah ibadat, dan di sana dilihat-Nya orang-orang ribut, menangis dan meratap dengan suara nyaring.
39  Sesudah Ia masuk Ia berkata kepada orang-orang itu: "Mengapa kamu ribut dan menangis? Anak ini tidak mati, tetapi tidur!"
40  Tetapi mereka menertawakan Dia. Maka diusir-Nya semua orang itu, lalu dibawa-Nya ayah dan ibu anak itu dan mereka yang bersama-sama dengan Dia masuk ke kamar anak itu.
41  Lalu dipegang-Nya tangan anak itu, kata-Nya: "Talita kum," yang berarti: "Hai anak, Aku berkata kepadamu, bangunlah!"
42  Seketika itu juga anak itu bangkit berdiri dan berjalan, sebab umurnya sudah dua belas tahun. Semua orang yang hadir sangat takjub.
43  Dengan sangat Ia berpesan kepada mereka, supaya jangan seorangpun mengetahui hal itu, lalu Ia menyuruh mereka memberi anak itu makan.

Ada dua kejadian dalam Mrk 5:21-43 ini:
Yang pertama : Yesus menyembuhkan perempuan yang sakit pendarahan selama 12 tahun.
Yang kedua:  Yesus membangkitkan anak Yairus yang berumur 12 tahun dari kematian.

Fasal 5 ini dalam terangnya Tabernakel terkena Pelita Mas.
Pelita dari keluarga Yairus ini hampir padam, begitu juga dengan pelita perempuan yang sakit pendarahan ini.
Tapi keduanya telah ditolong Tuhan, sehingga pelita itu tidak dibiarkan padam.

Ada tertulis :   Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.
(Yes 42:3)

Baik Yairus maupun perempuan yang sakit pendarahan ini keadannya sama seperti pelita yang pudar nyalanya.
Kita mau periksa apa yang sedang dialami oleh Yairus dan perempuan ini.

Apa yang sedang menimpa keluarga Yairus?
Yairus adalah seorang kepala Rumah Ibadat: berarti dia adalah seorang yang aktif dalam kerohanian.
Seorang yang giat dalam pekerjaan Tuhan, tapi mengapa orang seperti Yairus ini diijinkan Tuhan mengalami pencobaan yang berat?
Yairus ini seorang imam, dan seorang imam itu harus menjaga agar pelitanya tidak padam.

Kita mau lihat arti nama Yairus:
Yairus = kata Gerika untuk Yair.
Yair artinya : Allah menerangkan.
Apa yang akan Allah terangkan?
Yair ini ternyata adalah anak dari Manasye

Bil 32:41
Yair, anak Manasye, pergi merebut dusun-dusunnya dan menamainya Hawot-Yair.

Sedangkan Manasye artinya = orang yang dilupakan.
Kej 41:51
Yusuf memberi nama Manasye kepada anak sulungnya itu, sebab katanya: "Allah telah membuat aku lupa sama sekali kepada kesukaranku dan kepada rumah bapaku."

Ada yang dilupakan dalam kehidupan Yairus, nah untuk ini Allah mau menerangkan.
Sebagai seorang kepala Rumah Ibadat, Yairus mungkin sudah disibukan dalam pelayanannya, tapi bagaimana dengan keluarganya?

Seorang pelayan Tuhan itu boleh saja disibukan dengan pelayanan, tapi bagaimana dengan urusan keluarganya?
Dalam surat 1 Tim 3:5
Jikalau seorang tidak tahu mengepalai keluarganya sendiri, bagaimanakah ia dapat mengurus Jemaat Allah?

Jangan mengabaikan keluarga!
Di mimbar mungkin orang seperti Yairus ini hebat, tapi bagaimana keadaan dirumahnya?
Apakah ia masih seorang ayah yang disegani oleh anak-anaknya?
Dihormati oleh istrinya?
Ini yang mau diterangkan oleh Allah.
Seperti arti kata Yair tadi: Allah menerangkan.
Apa yang terlupakan oleh kita akan diterangkan oleh Allah.

Menghadapi kenyataan anaknya sedang sakit, bahkan hampir mati. Yairus ini jatuh tersungkur didepan kaki Yesus.

Mrk 5:22-23
22  datanglah seorang kepala rumah ibadat yang bernama Yairus. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya
23  dan memohon dengan sangat kepada-Nya: "Anakku perempuan sedang sakit, hampir mati, datanglah kiranya dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, supaya ia selamat dan tetap hidup."

Dibutuhkan kerendahan hati untuk datang kepada Yesus, agar mendapatkan kembali anaknya.

Ayat 40-42
40  Tetapi mereka menertawakan Dia. Maka diusir-Nya semua orang itu, lalu dibawa-Nya ayah dan ibu anak itu dan mereka yang bersama-sama dengan Dia masuk ke kamar anak itu.
41  Lalu dipegang-Nya tangan anak itu, kata-Nya: "Talita kum," yang berarti: "Hai anak, Aku berkata kepadamu, bangunlah!"
42  Seketika itu juga anak itu bangkit berdiri dan berjalan, sebab umurnya sudah dua belas tahun. Semua orang yang hadir sangat takjub.

Untuk mendapatkan kembali anaknya, selain ia harus merendahkan diri, juga ia harus mau melihat kenyataan dari hidup anaknya yang membutuhkan perhatiannya.
Ayat 40  Tetapi mereka menertawakan Dia. Maka diusir-Nya semua orang itu, lalu dibawa-Nya ayah dan ibu anak itu dan mereka yang bersama-sama dengan Dia masuk ke kamar anak itu.

Tuhan ingin agar ayah dan ibu dari anak ini menaruh perhatian kepada anaknya.
Kematian anak Yairus ini menunjuk matinya perasaan anak terhadap orang tuanya.

Umur 12 tahun ini menunjuk usia akil balik, dimana seorang anak itu sedang mencari identitas dirinya.
Saat-saat seperti itu kondisinya begitu rawan, kalau orang tua kurang mengawasi, bisa-bisa anak ini tergelincir, seperti anaknya Yairus ini.

Dibutuhkan perhatian extra dari orang tua. Sesibuk apapun kita tidak boleh mengabaikan anak-anak kita,  sebab nanti jika terjadi apa-apa dengan anak kita, kita sendiri yang musti menanggungnya.

Kemudian kita beralih kepada bagian kedua:
Siapakah perempuan yang sakit meleleh darah 12 tahun ini?
Perempuan ini kondisinya semakin memburuk.

Ayat 25-26
25  Adalah di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan.
26  Ia telah berulang-ulang diobati oleh berbagai tabib, sehingga telah dihabiskannya semua yang ada padanya, namun sama sekali tidak ada faedahnya malah sebaliknya keadaannya makin memburuk.

Usahanya untuk berobat ke tabib sudah ia kerjakan sampai semua hartanya habis untuk berobat, tetapi tidak membawa hasil.
Jadi saat itu adalah saat terakhir dari usahanya, tidak ada harapan lagi selain datang kepada Yesus.

Iman seperti inilah yang dikehendaki oleh Tuhan. Berharap hanya kepada Tuhan saja. Maz 71:5
Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan, kepercayaanku sejak masa muda, ya ALLAH.

Sakit yang ada pada perempuan ini menunjuk kenajisan:
Im 15:25-27
25. Apabila seorang perempuan berhari-hari lamanya mengeluarkan lelehan, yakni lelehan darah yang bukan pada waktu cemar kainnya, atau apabila ia mengeluarkan lelehan lebih lama dari waktu cemar kainnya, maka selama lelehannya yang najis itu perempuan itu adalah seperti pada hari-hari cemar kainnya, yakni ia najis.
26  Setiap tempat tidur yang ditidurinya, selama ia mengeluarkan lelehan, haruslah baginya seperti tempat tidur pada waktu cemar kainnya dan setiap barang yang didudukinya menjadi najis sama seperti kenajisan cemar kainnya.
27  Setiap orang yang kena kepada barang-barang itu menjadi najis, dan ia harus mencuci pakaiannya, membasuh tubuhnya dengan air, dan ia menjadi najis sampai matahari terbenam.

Kenajisan itu tidak bisa disembuhkan oleh tabib.
Satu-satunya jalan untuk mengalami pentahiran yaitu dia harus berurusan dengan Yesus.
“Asal kujamah jubah-Nya, aku akan sembuh”

Pada saat tangan perempuan ini menjamah jubah Yesus, maka terjadilah suatu persekutuan, dimana kuasa keilahian dari Yesus mengalir dalam dirinya dan ia menjadi kudus.
Seperti yang dikatakan rasul Paulus dalam suratnya kepada Titus.

Titus 1:15
Bagi orang suci semuanya suci; tetapi bagi orang najis dan bagi orang tidak beriman suatupun tidak ada yang suci, karena baik akal maupun suara hati mereka najis.

Perempuan yang sudah terima kesembuhan ini adalah gambar dari Gereja Tuhan yang sudah terima penyucian.
Ingat! Sakit dari perempuan ini tidak dapat disembuhkan oleh para tabib, hanya Yesus yang mampu menyembuhkannya.
Kenajisan tidak dapat disembuhkan dengan jalan apa saja, kecuali berurusan dengan korban-Nya.

Semoga Roh Kudus memberikan pengertian kepada Anda semua.
Tuhan Yesus memberkati.

24 Mar 2016

Ibadah Doa.22 Maret 2016. Perisitwa Menjelang Paskah : Peristiwa Ketiga.



Ibadah Doa. 22 Maret 2016
PERISTIWA MENJELANG PASKAH : PERISTIWA KETIGA

Ada peristiwa apa sebelum Paskah?
Pada bagian yang lalu kita telah mengikuti kisah persembahan minyak Narwastu dari seorang perempuan berdosa kemudian dilanjutkan dengan kisah penghianatan Yudas Iskariot.

Pada bagian ke 3 ini mengisahkan tentang penyangkalan Petrus. Itu diceritakan dalam Injil Mat 26: 69-75
26:69 Sementara itu Petrus duduk di luar di halaman. Maka datanglah seorang hamba perempuan kepadanya, katanya: "Engkau juga selalu bersama-sama dengan Yesus, orang Galilea itu."
26:70 Tetapi ia menyangkalnya di depan semua orang, katanya: "Aku tidak tahu, apa yang engkau maksud."
26:71 Ketika ia pergi ke pintu gerbang, seorang hamba lain melihat dia dan berkata kepada orang-orang yang ada di situ: "Orang ini bersama-sama dengan Yesus, orang Nazaret itu."
26:72 Dan ia menyangkalnya pula dengan bersumpah: "Aku tidak kenal orang itu."
26:73 Tidak lama kemudian orang-orang yang ada di situ datang kepada Petrus dan berkata: "Pasti engkau juga salah seorang dari mereka, itu nyata dari bahasamu."
26:74 Maka mulailah Petrus mengutuk dan bersumpah: "Aku tidak kenal orang itu." Dan pada saat itu berkokoklah ayam.
26:75 Maka teringatlah Petrus akan apa yang dikatakan Yesus kepadanya: "Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali." Lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan sedihnya.

Kisah penyangkalan Petrus ini diawali ketika Petrus ikut berdiang (menghangatkan tubuh) bersama-sama hamba-hamba Imam Besar.
Mark 14:66-72
14:66 Pada waktu itu Petrus masih ada di bawah, di halaman. Lalu datanglah seorang hamba perempuan Imam Besar,
14:67 dan ketika perempuan itu melihat Petrus sedang berdiang, ia menatap mukanya dan berkata: "Engkau juga selalu bersama-sama dengan Yesus, orang Nazaret itu."
14:68 Tetapi ia menyangkalnya dan berkata: "Aku tidak tahu dan tidak mengerti apa yang engkau maksud." Lalu ia pergi ke serambi muka [dan berkokoklah ayam].
14:69 Ketika hamba perempuan itu melihat Petrus lagi, berkatalah ia pula kepada orang-orang yang ada di situ: "Orang ini adalah salah seorang dari mereka."
14:70 Tetapi Petrus menyangkalnya pula. Tidak lama kemudian orang-orang yang ada di situ berkata juga kepada Petrus: "Engkau ini pasti salah seorang dari mereka, apalagi engkau seorang Galilea!"
14:71 Maka mulailah Petrus mengutuk dan bersumpah: "Aku tidak kenal orang yang kamu sebut-sebut ini!"
14:72 Dan pada saat itu berkokoklah ayam untuk kedua kalinya. Maka teringatlah Petrus, bahwa Yesus telah berkata kepadanya: "Sebelum ayam berkokok dua kali, engkau telah menyangkal Aku tiga kali." Lalu menangislah ia tersedu-sedu.

Band Luk 22:55
22:55 Di tengah-tengah halaman rumah itu orang memasang api dan mereka duduk mengelilinginya. Petrus juga duduk di tengah-tengah mereka.

Yoh 18:18
18:18 Sementara itu hamba-hamba dan penjaga-penjaga Bait Allah telah memasang api arang, sebab hawa dingin waktu itu, dan mereka berdiri berdiang di situ. Juga Petrus berdiri berdiang bersama-sama dengan mereka.

Hawa dingin yang mendorong Petrus untuk berdiang bersama-sama mereka.
Hawa dingin menunjuk dingin rohani.
Tuhan pernah mengingatkan tentang kasih kebanyakan orang menjadi dingin justru itu terjadi pada saat-saat zaman akhir ini.

Mat 24:12
24:12 Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.

Kasih kebayakan orang akan menjadi dingin. Dan ini yang sedang melanda gereja Tuhan zaman akhir ini.
Kedurhakaan itu yang menjadi penyebabnya.
Durhaka =  artinya ingkar terhadap perintah (Tuhan, orang tua, dsb)
Mendurhaka = menentang perintah Tuhan.
Dingin rohani akan melanda gereja Tuhan. untuk menghangatkan rohani yang menjadi dingin ini harus datang pada api (berdiang).

Tapi kita harus berhati-hati dalam berdiang / menghangatkan rohani kita. Sebab kalau tempat untuk berdiang itu salah bisa jadi nanti akan seperti Petrus.

Petrus ini salah memilih tempat untuk berdiang, sebab yang ada disekitar itu adalah hamba-hamba Imam Besar. Ini menunjuk persekutan yang tidak sehat. Kita tahu bahwa Imam-imam bagsa Yahudi ini memusuhi ajaran Tuhan Yesus. Tuhan Yesus pernah menasehati murid-murid-Nya tentang ajaran orang-orang Farisi dan Saduki.

Mat 16:6,12
16:6 Yesus berkata kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki."
16:12 Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa bukan maksud-Nya supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang Farisi dan Saduki.

Kepada siapa kita bersekutu kita harus mengenalinya baik-baik. Sebab kalau salah mengadakan persekutuan resikonya besar.
Ini adalah awalnya Petrus sebelum menyangkal Yesus.

Rasul Paulus berpesan kepada anak-anak Tuhan di gereja Tesalonika agar mereka menjauhkan diri dari orang yang tidak menurut ajaran yang seperti mereka telah terima dari Rasul Paulus.

2 Tes 3:6
3:6 Tetapi kami berpesan kepadamu, saudara-saudara, dalam nama Tuhan Yesus Kristus, supaya kamu menjauhkan diri dari setiap saudara yang tidak melakukan pekerjaannya dan yang tidak menurut

ajaran yang telah kamu terima dari kami.
Kepada anak didiknya yang bernama Timotius, Rs Paulus berpesan : “Jangan mengajarkan ajaran lain!”
1 Tim 1:3
1:3 Ketika aku hendak meneruskan perjalananku ke wilayah Makedonia, aku telah mendesak engkau supaya engkau tinggal di Efesus dan menasihatkan orang-orang tertentu, agar mereka jangan mengajarkan ajaran lain

Ajaran sehat yang harus tetap dipegang.
1 Tim 4:6
4:6 Dengan selalu mengingatkan hal-hal itu kepada saudara-saudara kita, engkau akan menjadi seorang pelayan Kristus Yesus yang baik, terdidik dalam soal-soal pokok iman kita dan dalam ajaran sehat yang telah kauikuti selama ini.

Titus 1:9
1:9 dan berpegang kepada perkataan yang benar, yang sesuai dengan ajaran yang sehat, supaya ia sanggup menasihati orang berdasarkan ajaran itu dan sanggup meyakinkan penentang-penentangnya.

Titus 2:1
2:1 Tetapi engkau, beritakanlah apa yang sesuai dengan ajaran yang sehat:
Selalu berpegang pada ajaran yang benar:                                                                
2 Tes 2:15                                                               15. Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis.

2 Tes 3:6
3:6 Tetapi kami berpesan kepadamu, saudara-saudara, dalam nama Tuhan Yesus Kristus, supaya kamu menjauhkan diri dari setiap saudara yang tidak melakukan pekerjaannya dan yang tidak menurut ajaran yang telah kamu terima dari kami.

Dalam kondisi dingin rohani, memang ada kecenderungan untuk menghangatkan diri, tapi bukan ditempat yang salah.
Petrus ini menyangkal Yesus untuk menyelamatkan diri sendiri.                   Tuhan Yesus pernah berpesan kepada murid-murid-Nya, agar mereka memiliki pendirian yang tegas.

Mat 10:32-33
10:32 Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga.
10:33 Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga."

Pada zaman aniaya nanti banyak orang Kristen yang murtad, tidak berani lagi mengaku nama Yesus didepan manusia.
Orang seperti ini nanti akan ditolak dihadapan Tuhan.

Mat 26:69- 75.
  26:69 Sementara itu Petrus duduk di luar di halaman. Maka datanglah seorang hamba perempuan kepadanya, katanya: "Engkau juga selalu bersama-sama dengan Yesus, orang Galilea itu."
26:70 Tetapi ia menyangkalnya di depan semua orang, katanya: "Aku tidak tahu, apa yang engkau maksud."
26:71 Ketika ia pergi ke pintu gerbang, seorang hamba lain melihat dia dan berkata kepada orang-orang yang ada di situ: "Orang ini bersama-sama dengan Yesus, orang Nazaret itu."
26:72 Dan ia menyangkalnya pula dengan bersumpah: "Aku tidak kenal orang itu."
26:73 Tidak lama kemudian orang-orang yang ada di situ datang kepada Petrus dan berkata: "Pasti engkau juga salah seorang dari mereka, itu nyata dari bahasamu."
26:74 Maka mulailah Petrus mengutuk dan bersumpah: "Aku tidak kenal orang itu." Dan pada saat itu berkokoklah ayam.
26:75 Maka teringatlah Petrus akan apa yang dikatakan Yesus kepadanya: "Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali." Lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan sedihnya.

Takut kepada manusia; itulah yang terjadi pada waktu itu.
Petrus takut kepada hamba-hamba perempuan Imam Besar.
Tuhan Yesus pernah berpesan dalam Injil

Mat 10:28
10:28 Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.

Disini Tuhan bicara mengenai aniaya / siksaan yang bakal dialami oleh murid-murid-Nya.
Mat 24:21
24:21 Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi.

Ini menunjuk zamannya Antikrist berkuasa dimuka bumi ini.
Sebelum peristiwa penyangkalan ini, Tuhan sudah pernah memperingatkan Petrus. Tapi Petrus dengan sombongnya berkata: "Sekalipun aku harus mati bersama-sama Engkau, aku takkan menyangkal Engkau."

Mat 26:31-35
26:31 Maka berkatalah Yesus kepada mereka: "Malam ini kamu semua akan tergoncang imanmu karena Aku. Sebab ada tertulis: Aku akan membunuh gembala dan kawanan domba itu akan tercerai-berai.
26:32 Akan tetapi sesudah Aku bangkit, Aku akan mendahului kamu ke Galilea."
26:33 Petrus menjawab-Nya: "Biarpun mereka semua tergoncang imannya karena Engkau, aku sekali-kali tidak."
26:34 Yesus berkata kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya malam ini, sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali."
26:35 Kata Petrus kepada-Nya: "Sekalipun aku harus mati bersama-sama Engkau, aku takkan menyangkal Engkau." Semua murid yang lain pun berkata demikian juga.

Tuhan Yesus berkata: Sebelum ayam berkokok.
Bandingkan: Mark 14:72
14:72 Dan pada saat itu berkokoklah ayam untuk kedua kalinya. Maka teringatlah Petrus, bahwa Yesus telah berkata kepadanya: "Sebelum ayam berkokok dua kali, engkau telah menyangkal Aku tiga kali." Lalu menangislah ia tersedu-sedu.
Penyangkalan Petrus ini berlomba dengan kokoknya ayam jantan.

Ayam jantan yang setia tiap pagi tidak pernah lupa berkokok.
Kesetiaan Petrus sedang diuji. Tapi sayang omongan Petrus ini tidak menjadi kenyataan. Bukan kesetiaan yang dibuktikan tapi penyangkalan.
Sebenarnya Petrus ini sudah diperingatkan oleh Tuhan.

Luk 22:31-34
22:31 Simon, Simon, lihat, Iblis telah menuntut untuk menampi kamu seperti gandum,
22:32 tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu."
22:33 Jawab Petrus: "Tuhan, aku bersedia masuk penjara dan mati bersama-sama dengan Engkau!"
22:34 Tetapi Yesus berkata: "Aku berkata kepadamu, Petrus, hari ini ayam tidak akan berkokok, sebelum engkau tiga kali menyangkal, bahwa engkau mengenal Aku."

Petrus ini punya pengalaman pahit, yaitu imannya gugur. Itu sebabnya setelah ia sadar dia menulis dalam suratannya untuk mengingatkan kita agar iman kita jangan gugur.

2 Pet 1:5-10
1:5 Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan,
1:6 dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan,
1:7 dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang.
1:8 Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita.
1:9 Tetapi barangsiapa tidak memiliki semuanya itu, ia menjadi buta dan picik, karena ia lupa, bahwa dosa-dosanya yang dahulu telah dihapuskan.
1:10 Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung.

Tidak pernah tersandung karena terus meningkatkan imannya sampai dengan kasih.
Pesan Tuhan Yesus kepada Petrus : “Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu.” Luk 22:32b.

Setelah kita disadarkan oleh Firman Tuhan, ada tugas buat kita yaitu menguatkan saudara-saudara kita.

Pertanyaan :
Adakah kita masih memiliki iman yang tumbuh? Atau iman yang mandek!
Jika mandek bahayanya gampang kesandung. Sebaliknya kalau terus tumbuh kita dijamin akan memasuki kerajaan Tuhan kita Yesus Kristus Juru selamat kita.

 2 Pet 1:11
1:11 Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.

Kita renungkan pengalaman Petrus ini, untuk kita jadikan pelajaran bagi pengiringan kita kepada Tuhan Yesus Kristus.

Sebagai kata terakhir : Bukan langkah pertama yang menentukan, tapi langkah yang terakhir.
Tuhan Yesus memberkati.

20 Mar 2016

Ibadah Doa.15 Maret 2016.Peristiwa Menjelang Paskah ( Peristiwa Pertama)



Ibadah Doa. 15 Maret 2016
PERISTIWA MENJELANG PASKAH
Peristiwa Pertama

Mark 14:1-2
14:1 Hari raya Paskah dan hari raya Roti Tidak Beragi akan mulai dua hari lagi. Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat mencari jalan untuk menangkap dan membunuh Yesus dengan tipu muslihat,
14:2 sebab mereka berkata: "Jangan pada waktu perayaan, supaya jangan timbul keributan di antara rakyat."

Hari Raya Paskah akan dimulai 2 hari lagi. Jadi ini adalah peristiwa pra Paskah.
Paskah bicara tentang kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus.

Ada peristiwa apa menjelang Paskah?
Ada 3 peristiwa besar dan tercatat sepanjang masa, yaitu:
Pertama: Yesus diurapi.
Kedua    : Penghianatan Yudas Iskariot.
Ketiga    : Penyangkalan Petrus.

Kita akan membahas bagian pertama. “Yesus diurapi” Mark 14:3-9
14:3 Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta, dan sedang duduk makan, datanglah seorang perempuan membawa suatu buli-buli pualam berisi minyak narwastu murni yang mahal harganya. Setelah dipecahkannya leher buli-buli itu, dicurahkannya minyak itu ke atas kepala Yesus.
14:4 Ada orang yang menjadi gusar dan berkata seorang kepada yang lain: "Untuk apa pemborosan minyak narwastu ini?
14:5 Sebab minyak ini dapat dijual tiga ratus dinar lebih dan uangnya dapat diberikan kepada orang-orang miskin." Lalu mereka memarahi perempuan itu.
14:6 Tetapi Yesus berkata: "Biarkanlah dia. Mengapa kamu menyusahkan dia? Ia telah melakukan suatu perbuatan yang baik pada-Ku.
14:7 Karena orang-orang miskin selalu ada padamu, dan kamu dapat menolong mereka, bilamana kamu menghendakinya, tetapi Aku tidak akan selalu bersama-sama kamu.
14:8 Ia telah melakukan apa yang dapat dilakukannya. Tubuh-Ku telah diminyakinya sebagai persiapan untuk penguburan-Ku.
14:9 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di mana saja Injil diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia."

Yang diperbuat oleh perempuan ini adalah sebagai persiapan untuk hari penguburan Yesus.
14:8 Ia telah melakukan apa yang dapat dilakukannya. Tubuh-Ku telah diminyakinya sebagai persiapan untuk penguburan-Ku.

Persiapan untuk penguburan Yesus berarti persiapan untuk meyambut hari sengsara Yesus yang kemudian dikenal sebagai hari Jumat Agung.

Yesus bicara tentang kematian yang akan dialami 2 hari lagi.
Untuk menyongsong Paskah perlu persiapan.
Persiapan apa yang kita siapkan untuk menyambut hari Paskah?

Tubuh Yesus diminyaki. Ini merupakan persiapan hari penguburan Yesus.
Kata diminyaki = diurapi.
Minyak Narwastu jati ini bukan minyak urapan.

Minyak ini berasal dari tumbuhan  asli yang tumbuh di India Utara yaitu dipegunungan Himalaya.
Nama aslinya disebut PITTIKES artinya sejati.

Minyak Narwastu ini tergolong barang yang mahal, ditafsir harganya pada waktu itu 300 dinar. Sedangkan 300 dinar itu sama dengan gajih seorang pekerja selama satu tahun, sebab seorang pekerja itu upahnya dalam satu hari = sedinar.

Mat 20:1-2
20:1 "Adapun hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar keluar mencari pekerja-pekerja untuk kebun anggurnya.
20:2 Setelah ia sepakat dengan pekerja-pekerja itu mengenai upah sedinar sehari, ia menyuruh mereka ke kebun anggurnya.

Perempuan ini mengumpulkan hasil kerjanya selama satu tahun.
Bagi perempuan Yahudi minyak Narwastu itu sangat berharga sekali, dan itu adalah minyak persiapan untuk hari pernikahannya, nanti minyak itu akan dipersembahkan kepada suaminya.

Perempuan ini adalah gambar dari gereja Tuhan yang disebut sebagai calon mempelai perempuan Tuhan, dimana ditangannya tidak kosong tapi ada persembahan minyak Narwastu jati yang akan dipersembahkan kepada mempelai pria Sorgawi.

Kid 1:12
1:12 -- Sementara sang raja duduk pada mejanya, semerbak bau narwastuku.

Sang Raja duduk pada mejanya: bandingkan Mat 26:6-7
26:6 Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta,
26:7 datanglah seorang perempuan kepada-Nya membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi yang mahal. Minyak itu dicurahkannya ke atas kepala Yesus, yang sedang duduk makan
.
Yesus duduk makan = sama seperti Raja duduk pada mejanya.
Semerbak bau Narwastu tercium oleh mempelai laki-laki.
Bandingkan Yoh 12:3
12:3 Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu.

Bau minyak semerbak di seluruh rumah itu.
Semerbak berarti Harum merata.
Tuhan mencium persembahan yang harum. Yang harum itu menjadi kesukaan Tuhan, dan itu bau harum juga keluar dari daging korban yang dipersembahkan diatas mezbah, seperti yang sudah diperbuat oleh Nuh ketika keluar dari bahtera.

Kej 8:20-22.
8:20 Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN; dari segala binatang yang tidak haram dan dari segala burung yang tidak haram diambilnyalah beberapa ekor, lalu ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu.
8:21 Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya: "Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan.
8:22 Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam."

Tuhan mencium bau persembahan yang harum itu.
Kita harus menjadi persembahan yang harum bagi Tuhan.

2 Kor 2:15
2:15 Sebab bagi Allah kami adalah bau yang harum dari Kristus di tengah-tengah mereka yang diselamatkan dan di antara mereka yang binasa.

Kristus sudah memberikan contoh untuk mempersembahkan korban bau yang harum bagi Allah.

Ef 5:2
5:2 dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.

Untuk bisa mengeluarkan bau yang harum, maka botol itu harus dipecahkan.
Mark 14:3
14:3 Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta, dan sedang duduk makan, datanglah seorang perempuan membawa suatu buli-buli pualam berisi minyak narwastu murni yang mahal harganya. Setelah dipecahkannya leher buli-buli itu, dicurahkannya minyak itu ke atas kepala Yesus.

Hati yang pecah itu kesukaan Allah, dan Allah tidak memandang rendah / menghinakan hati yang pecah/hancur.

Yes 57:15
57:15 Sebab beginilah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang bersemayam untuk selamanya dan Yang Mahakudus nama-Nya: "Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk.

Maz  51:19
51:19 Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.

Adakah kita membawa hati yang pecah dihadapan Allah? Bagaikan botol minyak narwastu yang dipecahkan sehingga mengeluarkan bau yang harum semerbak.
Tuhan disukakan dengan persembahan kita.

29 Mei 2014

Ibadah Doa, 27 Mei 2014. Lanjutan Mezbah Dupa

Ibadah Doa, 27 Mei 2014. Lanjutan Mezbah Dupa

TPD itu dibuat dari kayu yang disalut dengan emas. Emas gambar dari Roh Kudus. Sembahyang yang bukan dikerjakan oleh manusia daging tapi oleh Roh Kudus. Bukan dari kekuatan sendiri tapi dengan kekuatan Parakletos = Roh Kudus = penolong.

Kerinduan kita untuk menjadi manusia yang rohani, lepas tubuh ini, dan untuk mencapai itu perlu ditolong oleh Roh Kudus.
Kalau pada diri kita ini tidak ada kesukaan untuk sembahyang, jangan menuntut jemaat untuk datang dalam sembahyang. Jemaat akan merasa perlu sembahyang kalau dimulai dengan sembahyangnya para pimpinan. Rm 8:26-27
26  Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.
27 Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.

Zac 12:10
10   "Aku akan mencurahkan roh pengasihan dan roh permohonan atas keluarga Daud dan atas penduduk Yerusalem, dan mereka akan memandang kepada dia yang telah mereka tikam, dan akan meratapi dia seperti orang meratapi anak tunggal, dan akan menangisi dia dengan pedih seperti orang menangisi anak sulung.

Roh Pengasihan dan Roh permohonan itu yang tepat adalah: (Roh Kemurahan dan Roh Sembahyang)
Why 8:3-4
3 Maka datanglah seorang malaikat lain, dan ia pergi berdiri dekat mezbah dengan sebuah pedupaan emas. Dan kepadanya diberikan banyak kemenyan untuk dipersembahkannya bersama-sama dengan doa semua orang kudus di atas mezbah emas di hadapan takhta itu.
4 Maka naiklah asap kemenyan bersama-sama dengan doa orang-orang kudus itu dari tangan malaikat itu ke hadapan Allah.

Contoh pelaksanaan sembahyang pada pribadi Yesus tatkala Ia dipermuliakan diatas gunung yang tinggi.
Mezbah 4 segi = dimana-mana mutu sembahyang itu sama, artinya dimana-mana sembahyang itu bisa kita lakukan.
Mal 1:11 Nama-Ku besar diantara bangsa-bangsa.
Sebab dari terbitnya sampai kepada terbenamnya matahari nama-Ku besar di antara bangsa-bangsa, dan di setiap tempat dibakar dan dipersembahkan korban bagi nama-Ku dan juga korban sajian yang tahir; sebab nama-Ku besar di antara bangsa-bangsa, firman TUHAN semesta alam.

Semua bangsa dapat menunaikan ibadahnya. Sembahyang itu tidak pasif, tapi bisa berdoa bagi semua orang. Semua orang dapat menikmati berkat dari sembahyangnya.
1 Tim 2:1-4 Doa syafaat (doa untuk semua orang).
1  Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang,
2 untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan.
3 Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita,
4 yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran.

TANDUK: Ada 4 tanduk.
Tanduk ini bicara dari kekuatan ilahi. Maz 18;3 Ya TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku!
Hab 3:3-4
3  Allah datang dari negeri Teman dan Yang Mahakudus dari pegunungan Paran. Sela. Keagungan-Nya menutupi segenap langit, dan bumipun penuh dengan pujian kepada-Nya.
4 Ada kilauan seperti cahaya, sinar cahaya dari sisi-Nya dan di situlah terselubung kekuatan-Nya.

Kata sisinya itu = tanduk. Pada tangan-Nya memegang tanduk.
Why 5:6 (bertanduk tujuh)
 6  Maka aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk itu dan di tengah-tengah tua-tua itu berdiri seekor Anak Domba seperti telah disembelih, bertanduk tujuh dan bermata tujuh: itulah ketujuh Roh Allah yang diutus ke seluruh bumi.

Luk 1:68-69 (Tanduk keselamatan / kuasa menyelamatkan)
68 "Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya,
69 Ia menumbuhkan sebuah tanduk keselamatan bagi kita di dalam keturunan Daud, hamba-Nya itu,

Mat 1:21 (Dialah yang akan menyelamatkan)
21 Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."

Luk 2:30
sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu,

Pada tanduk tadi itu dioleskan darah yang diambil dari MKB. Itulah darah perdamaian dari dosa untuk dioleskan pada 4 tanduk itu.
Darah itu adalah harga ketebusan yang sudah dibayar kontan oleh Tuhan Yesus. Semua sudah digenapkan untuk kita. Dia yang sudah masuk ketempat suci dan mengadakan pendamaian bagi dosa kita semua. Ketebusan yang dibawa di tanduk itu mempunyai kekuatan yang kekal.
Ibr 9:12 (Ia telah masuk satu kali untuk selamanya dalam Ruangan suci)
12 dan Ia telah masuk satu kali untuk selama-lamanya ke dalam tempat yang kudus bukan dengan membawa darah domba jantan dan darah anak lembu, tetapi dengan membawa darah-Nya sendiri. Dan dengan itu Ia telah mendapat kelepasan yang kekal.

Ibr 9:19-22
19 Sebab sesudah Musa memberitahukan semua perintah hukum Taurat kepada seluruh umat, ia mengambil darah anak lembu dan darah domba jantan serta air, dan bulu merah dan hisop, lalu memerciki kitab itu sendiri dan seluruh umat,
20 sambil berkata: "Inilah darah perjanjian yang ditetapkan Allah bagi kamu."
21 Dan juga kemah dan semua alat untuk ibadah dipercikinya secara demikian dengan darah.
 22 Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan.

Ibr 7:25
25 Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka.

Keselamatan kekal yang kita yakini dari sekarang. Kita hampiri altar itu untuk meperoleh olesan darah Kristus sehingga kita beroleh kebebasan. Tuhan sediakan suatu altar untuk menghapus segala kesalahan kita, dan tempat semacam ini tidak ada didunia ini.
Kalau kita menghampiri ini altar harus dengan hati damai tanpa ada gangguan-gangguan lain.

Yang dibakar itu dupa, berbau harum, artinya: yang diperkenan kepada Allah. Doa dengan sistim ini akan mengalami doa yang diperkenan kepada Allah.

Kekuatan ini harus kita terima oleh sebab berdoa dengan ketekunan, sehingga kita bisa menembusi tirai. Jangan kita berlelah-lelah kemudian terhenti disitu, tidak bisa menembusi tirai daging.
Mezbah yang berkekuatan untuk menembusi tirai, dan doa yang tidak diganggu , doa yang los, doa yang penuh dengan kesukaan.

Kalau kita selesaikan dulu segala persoalan kita dengan orang lain, maka doa kita tidak ada halangan, dan daging ini bungkam.
 Mat 5:23-26
23 Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,
24 tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.
25 Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara.
26 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas.

Itu sebabnya altar itu ada didepan tirai, suatu penempatan yang tepat sekali.
 Ibr 10:19-22
19  Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus,
20 karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diri-Nya sendiri,
21 dan kita mempunyai seorang Imam Besar sebagai kepala Rumah Allah.
22 Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni.

Jangan kita menggunakan cara lain untuk menembusi tirai, sebab Tuhan sendiri yang sudah menembusi tirai. Itu sebabnya cara perobekkan daging itu harus kita tempuh dengan sembahyang.
Mat 27:50-51 (Tabir Bait Allah robek)
50  Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.
51 Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,

Tidak ada bagian dari tirai itu yang dapat menghalanginya

Tuhan Yesus memberkati!