Translate

Tampilkan postingan dengan label Tesalonika 2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tesalonika 2. Tampilkan semua postingan

13 Jan 2019

Ibadah Pendalaman Alkitab 11 Januari 2019. PENUTUP SURAT 2 Tesalonika.


Ibadah Pendalaman Alkitab 11 Januari 2019.
PENUTUP SURAT 2 Tesalonika.

2 Tes 3:16-18
3:16 Dan Ia, Tuhan damai sejahtera, kiranya mengaruniakan damai sejahtera-Nya terus-menerus, dalam segala hal, kepada kamu. Tuhan menyertai kamu sekalian.
3:17 Salam dari padaku, Paulus. Salam ini kutulis dengan tanganku sendiri. Inilah tanda dalam setiap surat: beginilah tulisanku.
3:18 Kasih karunia Yesus Kristus, Tuhan kita, menyertai kamu sekalian!

Oleh kemurahan Tuhan kita telah sampai pada penutup surat 2 Tesalonika, dimana kita telah belajar suratan 1 dan 2 Tesalonika sampai hari ini.
Dengan seijin Tuhan kita telah sampai pada penutup surat Tesalonika ini, justru diawal tahun 2019 dimana kita lalui selama 11 hari ini. Ada banyak hal yang sudah terjadi ditahun yang lalu, baik itu berupa pergumulan dalam persoalan kesehatan, ekonomi juga rumah tangga dan pekerjaan kita sampai pada persoalan pelayanan.

Namun semua itu dapat kita lewati bersama dengan FT, khususnya kita telah dituntun dalam PA dalam mempelajari suratan 1 dan 2 Tesalonika ini, dimana banyak memberikan kepada kita kekuatan iman kita.
Hari ini kita akan mengakhiri suratan ini yaitu sampai pada salam penutup yang ditulis oleh Rasul Paulus dengan gaya tulisannya sendiri yang mempunyai ciri khas.

Dalam salam penutupnya rasul Paulus menekankan tentang damai sejahtera Tuhan.
Menjadi kerinduan hati rasul Paulus agar damai sejahtera Tuhan itu dikaruniakan atas Sidang Jemaat di Tesalonika secara terus menerus.

Kata terus menerus itu berarti setiap kali, tidak berhenti.
Kalau damai itu digambarkan seperti air, ia terus mengalir dar sumber mata air, kesungai-sungai yang dialirinya sampai ke laut yang luas.

Damai sejahtera disini yang dimaksudkan adalah damai sejahtera dari Tuhan dari Tuhan sendiri.
Damai sejahtera dari Tuhan itu beda dengan apa yang diberikan oleh dunia ini.

Yoh 14:27
14:27 Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.
  
Yesus adalah raja damai: Yes 9:1,5-6.
9:1 Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar.

9:5 Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.
9:6 Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.

Damai yang dijanjikan Tuhan itu berbeda dengan damainya dunia ini, sebab damainya dunia ini palsu; mereka berkata: “Damai sejahtera!”  “Damai sejahtera!” tetapi tidak ada damai sejahtera.

Yer 6:14-15
6:14 Mereka mengobati luka umat-Ku dengan memandangnya ringan, katanya: Damai sejahtera! Damai sejahtera!, tetapi tidak ada damai sejahtera.
6:15 Seharusnya mereka merasa malu, sebab mereka melakukan kejijikan; tetapi mereka sama sekali tidak merasa malu dan tidak kenal noda mereka. Sebab itu mereka akan rebah di antara orang-orang yang rebah; mereka akan tersandung jatuh pada waktu Aku menghukum mereka, firman TUHAN."

Yeremia fasal 6 ini bicara soal malapetaka yag akan menimpa Yerusalem dan Yehuda. Secara langsung ini menubuatkan tentang malapetaka yang akan menimpa gereja Tuhan.

Yer 6:22-26,1.
6:22 Beginilah firman TUHAN: "Sesungguhnya, suatu bangsa akan datang dari tanah utara, suatu suku bangsa yang besar akan bergerak maju dari ujung bumi.
6:23 Mereka memakai panah dan tombak; mereka bengis, tidak kenal belas kasihan. Suara mereka gemuruh seperti laut, mereka mengendarai kuda, berlengkap seperti orang maju berperang, menyerang engkau, hai puteri Sion!"
6:24 Kami telah mendengar kabarnya, tangan kami sudah menjadi lemah lesu; kesesakan telah menyergap kami, kami kesakitan seperti perempuan yang melahirkan.
6:25 "Janganlah keluar ke padang, dan janganlah berjalan di jalan, sebab pedang musuh mengamuk -- kegentaran datang dari segala jurusan!"
6:26 Hai puteri bangsaku, kenakanlah kain kabung, dan berguling-gulinglah dalam debu! Berkabunglah seperti menangisi seorang anak tunggal, merataplah dengan pahit pedih! Sebab sekonyong-konyong akan datang si pembinasa menyerangmu.
6:1 Larilah mengungsi, hai orang-orang Benyamin, dari tengah-tengah Yerusalem! Tiuplah sangkakala di Tekoa, dan naikkanlah asap sebagai tanda di atas Bet-Kerem! Sebab malapetaka telah mengintai dari utara, yakni suatu kehancuran besar.

Sebelum hal ini menimpa gereja Tuhan, ada seruan supaya gereja Tuhan mau menerima pengajaran. Yer 6:8
6:8 Terimalah penghajaran, hai Yerusalem, supaya Aku jangan menarik diri dari padamu, supaya Aku jangan membuat engkau sunyi sepi, menjadi negeri yang tidak berpenduduk!"

Kalau ada damai sejahtera yang asli, dan itu datangnya dari Tuhan, maka ada damai sejahterahyang palsu, yang dinubuatkan oleh para nabi-nabi palsu.

Yeh 13:10-16
13:10 Oleh karena, ya sungguh karena mereka menyesatkan umat-Ku dengan mengatakan: Damai sejahtera!, padahal sama sekali tidak ada damai sejahtera -- mereka itu mendirikan tembok dan lihat, mereka mengapurnya --
13:11 katakanlah kepada mereka yang mengapur tembok itu: Hujan lebat akan membanjir, rambun akan jatuh dan angin tofan akan bertiup!
13:12 Kalau tembok itu sudah runtuh, apakah orang tidak akan berkata kepadamu: Di mana sekarang kapur, yang kamu oleskan itu?
13:13 Oleh sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: Di dalam amarah-Ku Aku akan membuat angin tofan bertiup dan di dalam murka-Ku hujan lebat akan membanjir, dan di dalam amarah-Ku rambun yang membinasakan akan jatuh.
13:14 Dan Aku akan meruntuhkan tembok yang kamu kapur itu dan merobohkannya ke tanah, supaya dasarnya menjadi kelihatan; tembok kota itu akan runtuh dan kamu akan tewas di dalamnya. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN.
13:15 Begitulah Aku akan melampiaskan amarah-Ku atas tembok itu dan kepada mereka yang mengapurnya dan Aku akan berkata kepadamu: Lenyap temboknya dan lenyap orang-orang yang mengapurnya,
13:16 yaitu nabi-nabi Israel yang bernubuat tentang Yerusalem dan melihat baginya suatu penglihatan mengenai damai sejahtera, padahal sama sekali tidak ada damai sejahtera, demikianlah firman Tuhan ALLAH."

Band: Mat 7:24-27
7:24 "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.
7:25 Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.
7:26 Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.
7:27 Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya."

Damai yang palsu itu digambarkan seperti tembok yang dikapur, kemudian tertimpa hujan lebat da banjir, serta angin topan yang akan meruntuhkan tembok itu.

Yeh 13:12
13:12 Kalau tembok itu sudah runtuh, apakah orang tidak akan berkata kepadamu: Di mana sekarang kapur, yang kamu oleskan itu?

Damai sejahtera itu erat kaitannya dengan lawatan Tuhan. Luk 19:41-44
19:41 Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya,
19:42 kata-Nya: "Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu.
19:43 Sebab akan datang harinya, bahwa musuhmu akan mengelilingi engkau dengan kubu, lalu mengepung engkau dan menghimpit engkau dari segala jurusan,
19:44 dan mereka akan membinasakan engkau beserta dengan pendudukmu dan pada tembokmu mereka tidak akan membiarkan satu batu pun tinggal terletak di atas batu yang lain, karena engkau tidak mengetahui saat, bilamana Allah melawat engkau."

Jangan kita membiasakan diri atau acuh takacuh terhadap lawatan Tuhan dalam bentuk firman yang dibukakan, sebab jika tidak damai itu akan diambil oleh Tuhan.

Tetapi sekarang hal itu tersembunyi (terlindung TL) bagi matamu (Luk 19:42)
Damai itu tersembunyi / terlindung, ini berati kehilangan damai. Banyak orang kehilangan damai dari Tuhan, dan itu diawali dari sikapnya terhadap lawatan Tuhan.
Kita musti berhati-hati dalam mengambil sikap pada waktu mendengarkan FA.

Seperti yang dikatakan Tuhan kepada jemaat di Sardis. Why 3:3
3:3 Karena itu ingatlah, bagaimana engkau telah menerima dan mendengarnya; turutilah itu dan bertobatlah! Karena jikalau engkau tidak berjaga-jaga, Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu.

Kekurangan yang ada pada jemaat di Sardis ini adalah dalam melaksanakan FA.
FA jangan merupakan teori saja, tapi harus menjadi praktek dalam hidup kita sehari-hari.

Yak 1:22-25
1:22 Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.
1:23 Sebab jika seorang hanya mendengar firman saja dan tidak melakukannya, ia adalah seumpama seorang yang sedang mengamat-amati mukanya yang sebenarnya di depan cermin.
1:24 Baru saja ia memandang dirinya, ia sudah pergi atau ia segera lupa bagaimana rupanya.
1:25 Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya.

Jangan sampai damai itu terlindung dari mata kita, artinya tidak melihat damai lagi, karena kita sekarang cepat dalam melakukan FA.
Dalam sepuluh hukum PB, hukum yang pertama adalah hukum perdamaian. Disitu Tuhan menekankan agar kita pergi untuk berdamai dengan lawan kita, hal itu menyangkut soal pelaksanaan dalam ibadah.

Tuhan berkata: “Tinggalkanlah persembahanmu didepan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.” Mat 5:21-26.

Banyak diantara kita yang masuk dalam penjara, penjara pencobaan dan salah satu sebab adalah kita tidak mau berdamai.
Dalam pembukaan meterai yang kedua, disana rasul Yohanes melihat kuda merah, dan kepada penunggangnya dikaruniakan mengambil damai sejahtera dari atas bumi, sehingga mereka saling membunuh.

Why 6:3-4
6:3 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kedua, aku mendengar makhluk yang kedua berkata: "Mari!"
6:4 Dan majulah seekor kuda lain, seekor kuda merah padam dan orang yang menungganginya dikaruniakan kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi, sehingga mereka saling membunuh, dan kepadanya dikaruniakan sebilah pedang yang besar.

Sekarang ini damai sejahtera masih belum diambil dari muka bumi, tapi ada saatnya damai itu akan diangkat dari muka bumi ini, itu sebabnya marilah kita mau menghargakan damai yang dari Tuhan ini.

Yoh 16:33
16:33 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia."

Pil 4:9
4:9 Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.

Tuhan Yesus memberkati.

25 Nov 2018

Ibadah Pendalaman Alkitab 23 Nov 2018. JANGAN JEMU-JEMU BERBUAT BAIK



Ibadah Pendalaman Alkitab 23 Nov 2018.
JANGAN JEMU-JEMU BERBUAT BAIK

2 Tes 3:13
3:13 Dan kamu, saudara-saudara, janganlah jemu-jemu berbuat apa yang baik

Pada bagian yang lalu baru saja kita mempelajari tentang doa.
Dalam ajaran doa tersebut kita diajar untuk minta dilepaskan dari yang jahat, sedangkan kejahatan itu berasal bagi si jahat (sebutan dari Setan) yang selalu berupaya untuk menipu kita dan membidikan anak panah berapinya kearah kita, tapi Tuhan menyediakan perisai iman bagi kita.

Si jahat yang suka merampas benih FA.
Ayat yang baru kita baca berbicara soal “Kebaikan”, janganlah jemu-jemu berbuat apa yang baik.
Kebaikan ini lawannya dari kejahatan. Kalau kejahatan itu berasal dari Setan, sebab Setan disebut Si Jahat, sedangkan kebaikan itu berasal dari Allah.

Dari semula Allah itu selalu berbuat baik. Pada waktu Allah menciptakan alam semesta beserta isinya, Allah ciptakan itu semua serba baik. Ini membuktikan bahwa Allah itu menyukai kebaikan.

Kej 1:3-4,10,12,18,21,25,31.
1:3 Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi.
1:4 Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap.
1:10 Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
1:12 Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
1:18 dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
1:21 Maka Allah menciptakan binatang-binatang laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan dalam air, dan segala jenis burung yang bersayap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
1:25 Allah menjadikan segala jenis binatang liar dan segala jenis ternak dan segala jenis binatang melata di muka bumi. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
1:31 Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.

Dari semua yang diciptakan Alah, manusialah ciptaan Allah yang teramat baik, karena manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah.

1:27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

Kalau Allah menciptakan manusia begitu baik, Iblis iri, sebab itu ia merusak ciptaan Alah ini dengan jalan menipu Hawa sehingga jatuh dalam dosa.
Kalau kita disebut sebagai anak-anak Allah, itu adalah karena kita suka berbuat kebaikan. Sebab Tuhan itu baik dan benar.

Maz 25:8
25:8 TUHAN itu baik dan benar; sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat.

Maz 16:2
16:2 Aku berkata kepada TUHAN: "Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang baik bagiku selain Engkau!"

Kebaikan Tuhan itu bisa kita rasakan seperti orang menikmati seperti seorang itu menikmati makanan.

Maz 34:9
34:9 Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!

Ajakan untuk berbuat kebaikan ini juga diserukan oleh rasul Paulus kepada jemaat di Galatia.

Gal 6:9-10
6:9 Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.
6:10 Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.

Kita akan menuai hasilnya dari perbuatan baik kita, jika kita tidak menjadi lemah. Anjuran untuk berbuat baik ini terutama ditujukan kepada kawan kita seiman, juga kepada semua orang.

Kalau Tuhan itu baik, maka Ia telah menjanjikan perkara yang baik bagi hamba-hambaNya.

2 Sam 7:28
7:28 Oleh sebab itu, ya Tuhan ALLAH, Engkaulah Allah dan segala firman-Mulah kebenaran; Engkau telah menjanjikan perkara yang baik ini kepada hamba-Mu.

Dalam hidup ini kita selalu dihadapkan dengan yang baik dan yang jahat.        Bahkan didalam diri kita ini ada dua hal yang selalu bertentangan yaitu keinginan untuk berbuat baik dan keinginan untuk berbuat jahat.

Rm 7:15-26
7:15 Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat.
7:16 Jadi jika aku perbuat apa yang tidak aku kehendaki, aku menyetujui, bahwa hukum Taurat itu baik.
7:17 Kalau demikian bukan aku lagi yang memperbuatnya, tetapi dosa yang ada di dalam aku.
7:18 Sebab aku tahu, bahwa di dalam aku, yaitu di dalam aku sebagai manusia, tidak ada sesuatu yang baik. Sebab kehendak memang ada di dalam aku, tetapi bukan hal berbuat apa yang baik.
7:19 Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat.
7:20 Jadi jika aku berbuat apa yang tidak aku kehendaki, maka bukan lagi aku yang memperbuatnya, tetapi dosa yang diam di dalam aku.
7:21 Demikianlah aku dapati hukum ini: jika aku menghendaki berbuat apa yang baik, yang jahat itu ada padaku.
7:22 Sebab di dalam batinku aku suka akan hukum Allah,
7:23 tetapi di dalam anggota-anggota tubuhku aku melihat hukum lain yang berjuang melawan hukum akal budiku dan membuat aku menjadi tawanan hukum dosa yang ada di dalam anggota-anggota tubuhku.
7:24 Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini?
7:25 Syukur kepada Allah! oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.
7:26 Jadi dengan akal budiku aku melayani hukum Allah, tetapi dengan tubuh insaniku aku melayani hukum dosa.

Sifat baik itu menjadi ciri khas dari Kristus, dan ini hendaknya diteladani oleh para pengikutNya.
Kebaikan itu tidak disembunyikan, sebaliknya diketahui oleh setiap orang.

Pil 4:5
4:5 Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!

Kebaikan disini dikaitkan dengan Tuhan sudah dekat, maksudnya Tuhan ada dekat dengan orang-orang yang baik hatinya.
Kebaikan juga merupakan salah satu dari buahnya Roh Kudus.

Gal 5:22-23
5:22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
5:23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.

Pekerjaan Roh Kudus mampu menjadikan seorang itu menjadi baik, sekalipun dahulunya ia adalah orang yang jahat.

Orang yang berbuat baik itu berasal dari Allah.
3 Yoh 11
1:11 Saudaraku yang kekasih, janganlah meniru yang jahat, melainkan yang baik. Barangsiapa berbuat baik, ia berasal dari Allah, tetapi barangsiapa berbuat jahat, ia tidak pernah melihat Allah.
 

11 Nov 2018

Ibadah Pendalaman Alkitab 9 November 2018. ORA ET LABORA


Ibadah Pendalaman Alkitab 9 November 2018.
ORA ET LABORA
2 Tes 3:1-15
3:1 Selanjutnya, saudara-saudara, berdoalah untuk kami, supaya firman Tuhan beroleh kemajuan dan dimuliakan, sama seperti yang telah terjadi di antara kamu,
3:2 dan supaya kami terlepas dari para pengacau dan orang-orang jahat, sebab bukan semua orang beroleh iman.
3:3 Tetapi Tuhan adalah setia. Ia akan menguatkan hatimu dan memelihara kamu terhadap yang jahat.
3:4 Dan kami percaya dalam Tuhan, bahwa apa yang kami pesankan kepadamu, kamu lakukan dan akan kamu lakukan.
3:5 Kiranya Tuhan tetap menujukan hatimu kepada kasih Allah dan kepada ketabahan Kristus.
3:6 Tetapi kami berpesan kepadamu, saudara-saudara, dalam nama Tuhan Yesus Kristus, supaya kamu menjauhkan diri dari setiap saudara yang tidak melakukan pekerjaannya dan yang tidak menurut ajaran yang telah kamu terima dari kami.
3:7 Sebab kamu sendiri tahu, bagaimana kamu harus mengikuti teladan kami, karena kami tidak lalai bekerja di antara kamu,
3:8 dan tidak makan roti orang dengan percuma, tetapi kami berusaha dan berjerih payah siang malam, supaya jangan menjadi beban bagi siapa pun di antara kamu.
3:9 Bukan karena kami tidak berhak untuk itu, melainkan karena kami mau menjadikan diri kami teladan bagi kamu, supaya kamu ikuti.
3:10 Sebab, juga waktu kami berada di antara kamu, kami memberi peringatan ini kepada kamu: jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan.
3:11 Kami katakan ini karena kami dengar, bahwa ada orang yang tidak tertib hidupnya dan tidak bekerja, melainkan sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna.
3:12 Orang-orang yang demikian kami peringati dan nasihati dalam Tuhan Yesus Kristus, supaya mereka tetap tenang melakukan pekerjaannya dan dengan demikian makan makanannya sendiri.
3:13 Dan kamu, saudara-saudara, janganlah jemu-jemu berbuat apa yang baik.
3:14 Jika ada orang yang tidak mau mendengarkan apa yang kami katakan dalam surat ini, tandailah dia dan jangan bergaul dengan dia, supaya ia menjadi malu,
3:15 tetapi janganlah anggap dia sebagai musuh, tetapi tegorlah dia sebagai seorang saudara.

Sesuai dengan judulnya, fasal 3 ini bicara tentang doa dan bekerja.
Berdoa dan bekerja itu seiring sejalan. Kita tidak boleh melupakan doa, sambil berusaha kita tetap berdoa.

Rasul Paulus disini ingin menjadi teladan bagi jemaat di Tesalonika, ia bukan type orang yang malas bekerja. Sambil mengabarkan Injil ia juga bekerja sebagai tukang pembuat tenda, sebab prinsip hidupnya rasul Paulus tidak ingin menjadi beban bagi orang lain.

2 Tes 3:7-9
3:7 Sebab kamu sendiri tahu, bagaimana kamu harus mengikuti teladan kami, karena kami tidak lalai bekerja di antara kamu,
3:8 dan tidak makan roti orang dengan percuma, tetapi kami berusaha dan berjerih payah siang malam, supaya jangan menjadi beban bagi siapa pun di antara kamu.
3:9 Bukan karena kami tidak berhak untuk itu, melainkan karena kami mau menjadikan diri kami teladan bagi kamu, supaya kamu ikuti.

Kis 18:1-4
18:1 Kemudian Paulus meninggalkan Atena, lalu pergi ke Korintus.
18:2 Di Korintus ia berjumpa dengan seorang Yahudi bernama Akwila, yang berasal dari Pontus. Ia baru datang dari Italia dengan Priskila, isterinya, karena kaisar Klaudius telah memerintahkan, supaya semua orang Yahudi meninggalkan Roma. Paulus singgah ke rumah mereka.
18:3 Dan karena mereka melakukan pekerjaan yang sama, ia tinggal bersama-sama dengan mereka. Mereka bekerja bersama-sama, karena mereka sama-sama tukang kemah.
18:4 Dan setiap hari Sabat Paulus berbicara dalam rumah ibadat dan berusaha meyakinkan orang-orang Yahudi dan orang-orang Yunani.

Rasul Paulus ingin jadi teladan.
Dalam 2 Tes 3:9 ia berkata: Bukan karena kami tak berhak untuk itu, yang dimaksud menerima upah dari pelayanan Injil, sebab seorang penginjil berhak menerima upah dari pelayanannya. Tapi rasul Paulus korbankan haknya.

1 Kor 9:11-18
9:11 Jadi, jika kami telah menaburkan benih rohani bagi kamu, berlebih-lebihankah, kalau kami menuai hasil duniawi dari pada kamu?
9:12 Kalau orang lain mempunyai hak untuk mengharapkan hal itu dari pada kamu, bukankah kami mempunyai hak yang lebih besar? Tetapi kami tidak mempergunakan hak itu. Sebaliknya, kami menanggung segala sesuatu, supaya jangan kami mengadakan rintangan bagi pemberitaan Injil Kristus.
9:13 Tidak tahukah kamu, bahwa mereka yang melayani dalam tempat kudus mendapat penghidupannya dari tempat kudus itu dan bahwa mereka yang melayani mezbah, mendapat bahagian mereka dari mezbah itu?
9:14 Demikian pula Tuhan telah menetapkan, bahwa mereka yang memberitakan Injil, harus hidup dari pemberitaan Injil itu.
9:15 Tetapi aku tidak pernah mempergunakan satu pun dari hak-hak itu. Aku tidak menulis semuanya ini, supaya aku pun diperlakukan juga demikian. Sebab aku lebih suka mati dari pada ...! Sungguh, kemegahanku tidak dapat ditiadakan siapa pun juga!
9:16 Karena jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil.
9:17 Kalau andaikata aku melakukannya menurut kehendakku sendiri, memang aku berhak menerima upah. Tetapi karena aku melakukannya bukan menurut kehendakku sendiri, pemberitaan itu adalah tugas penyelenggaraan yang ditanggungkan kepadaku.
9:18 Kalau demikian apakah upahku? Upahku ialah ini: bahwa aku boleh memberitakan Injil tanpa upah, dan bahwa aku tidak mempergunakan hakku sebagai pemberita Injil.

Rasul Paulus tidak ingin dikatakan bahwa ia membritakan Injil itu hanya karena upah (uang). Pembritaan rasul Paulus murni dari hati yang mengasihi kepada sidang jemaat.
2 Kor:2:4
2:4 Aku menulis kepada kamu dengan hati yang sangat cemas dan sesak dan dengan mencucurkan banyak air mata, bukan supaya kamu bersedih hati, tetapi supaya kamu tahu betapa besarnya kasihku kepada kamu semua.

2 Kor 2:17
2:17 Sebab kami tidak sama dengan banyak orang lain yang mencari keuntungan dari firman Allah. Sebaliknya dalam Kristus kami berbicara sebagaimana mestinya dengan maksud-maksud murni atas perintah Allah dan di hadapan-Nya.

2 Kor 4:2
4:2 Tetapi kami menolak segala perbuatan tersembunyi yang memalukan; kami tidak berlaku licik dan tidak memalsukan firman Allah. Sebaliknya kami menyatakan kebenaran dan dengan demikian kami menyerahkan diri kami untuk dipertimbangkan oleh semua orang di hadapan Allah.

Surat 2 Tes 3 ini dibuka dengan suatu permohonan: Berdoalah untuk kami!

Apa yang perlu didoakan oleh jemaat untuk rasul Paulus?
Supaya firman Tuhan beroleh kemajuan dan dimuliakan.
Apa yang dimaksud dengan firman Tuhan beroleh kemajuan?
Ini berarti FT semakin dibukakan rahasianya.
Rasul Paulus yakin bahwa FT itu tidak pasif, akan tetapi aktif, selalu berkembang sesuai dengan kebutuhan sidang jemaat.

Nah untuk itu dibutuhkan dukungan doa dari sidang jemaat, agar Tuhan membukakan rahasia firmanNya.
Kita harus memiliki hati seperti rasul Yohanes, ketika berada di pulau Patmos ia mendengar suara dari malaikat Tuhan, bahwa tidak ada satupun orang, baik dibumi dan di Sorga dan dibawah bumi ini, yang dapat membuka kitab yang termeterai itu. Maka menangislah ia dengan amat sedih.

Why 5:2-4
5:2 Dan aku melihat seorang malaikat yang gagah, yang berseru dengan suara nyaring, katanya: "Siapakah yang layak membuka gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya?"
5:3 Tetapi tidak ada seorang pun yang di sorga atau yang di bumi atau yang di bawah bumi, yang dapat membuka gulungan kitab itu atau yang dapat melihat sebelah dalamnya.
5:4 Maka menangislah aku dengan amat sedihnya, karena tidak ada seorang pun yang dianggap layak untuk membuka gulungan kitab itu ataupun melihat sebelah dalamnya.
Menangisi firman!!
Doa yang seperti inilah yang diharapkan oleh rasul Paulus dari sidang Jemaat di Tesalonika untuk kemajuan firman.
Berdoalah untuk kemajuan firman Tuhan.
FT dapat berkembang sedemikian rupa, bukan karena si pengkhotbah itu pandai bicara, tapi karena tuntunan Roh Kudus sehingga hamba Tuhan itu dapat berbicara sedemikian rupa.

Ef 1:15-17
1:15 Karena itu, setelah aku mendengar tentang imanmu dalam Tuhan Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus,
1:16 aku pun tidak berhenti mengucap syukur karena kamu. Dan aku selalu mengingat kamu dalam doaku,
1:17 dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar.

Pesan FT dalam ibadah itu penting sekali, sebab jika FA itu tertutup, berarti suatu kebinasaan.

2 Kor 4:3-4
4:3 Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
4:4 yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.

Menyadari betapa pentingnya FA demi keselamatan jiwa-jiwa, maka patutlah jemaat Tuhan mendoakan pelayanan penggembalaan, sebab hal itu juga demi kebutuhan kita semua.

Kol 4:3
4:3 Berdoa jugalah untuk kami, supaya Allah membuka pintu untuk pemberitaan kami, sehingga kami dapat berbicara tentang rahasia Kristus, yang karenanya aku dipenjarakan.

Rahasia Kristus = (rahasia yang tersembunyi berabad-abad.

Kol 1:25-28
1:25 Aku telah menjadi pelayan jemaat itu sesuai dengan tugas yang dipercayakan Allah kepadaku untuk meneruskan firman-Nya dengan sepenuhnya kepada kamu,
1:26 yaitu rahasia yang tersembunyi dari abad ke abad dan dari turunan ke turunan, tetapi yang sekarang dinyatakan kepada orang-orang kudus-Nya.
1:27 Kepada mereka Allah mau memberitahukan, betapa kaya dan mulianya rahasia itu di antara bangsa-bangsa lain, yaitu: Kristus ada di tengah-tengah kamu, Kristus yang adalah pengharapan akan kemuliaan!
1:28 Dialah yang kami beritakan, apabila tiap-tiap orang kami nasihati dan tiap-tiap orang kami ajari dalam segala hikmat, untuk memimpin tiap-tiap orang kepada kesempurnaan dalam Kristus.

Firman Tuhan beroleh kemajuan seperti yang telah terjadi diantara kamu.
2 Tes 3:1
3:1 Selanjutnya, saudara-saudara, berdoalah untuk kami, supaya firman Tuhan beroleh kemajuan dan dimuliakan, sama seperti yang telah terjadi di antara kamu,

Berkembangnya FA itu juga karena kerinduan hati sidang jemaat, dan menerima FA itu sebagai perkataan Allah sendiri, bukan perkataan manusia.

1 Tes 2:13
2:13 Dan karena itulah kami tidak putus-putusnya mengucap syukur juga kepada Allah, sebab kamu telah menerima firman Allah yang kami beritakan itu, bukan sebagai perkataan manusia, tetapi -- dan memang sungguh-sungguh demikian -- sebagai firman Allah, yang bekerja juga di dalam kamu yang percaya.

Ini terjadi karena FA yang disampaikan itu dalam pengurapan Roh Kudus.

1 Tes 1:5
1:5 Sebab Injil yang kami beritakan bukan disampaikan kepada kamu dengan kata-kata saja, tetapi juga dengan kekuatan oleh Roh Kudus dan dengan suatu kepastian yang kokoh. Memang kamu tahu, bagaimana kami bekerja di antara kamu oleh karena kamu.

Rasa dahaga akan FA itu juga menjadi sebab FA itu dibukakan rahasianya.

Mat 5:6
5:6 Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.

Rasa puas dalam hati sidang Jemaat itu karena FA yang mengerjakanhidup mereka, dan ini terjadi karena FA itu menuju pada perkembangannya.
Dalam terjemahan lama 2 Tes 3:1 itu disalin berkembang : dalam TB disalin beroleh kemajuan.

FA yang maju itu juga berarti berkembang. Ini menjadi kerinduan setiap gereja Tuhan yang ingin maju.
Kita diajar untuk mendoakan si pemberita FA, semoga Allah mengirim wahyu ilahi. Didalam jemaat Tesalonika perkembangan FA ini terjadi, dan itu tergantung dari sikap jemaat dalam menanggapi FA.

2 Tes 3:1-5
3:1 Selanjutnya, saudara-saudara, berdoalah untuk kami, supaya firman Tuhan beroleh kemajuan dan dimuliakan, sama seperti yang telah terjadi di antara kamu,
3:2 dan supaya kami terlepas dari para pengacau dan orang-orang jahat, sebab bukan semua orang beroleh iman.
3:3 Tetapi Tuhan adalah setia. Ia akan menguatkan hatimu dan memelihara kamu terhadap yang jahat.
3:4 Dan kami percaya dalam Tuhan, bahwa apa yang kami pesankan kepadamu, kamu lakukan dan akan kamu lakukan.
3:5 Kiranya Tuhan tetap menujukan hatimu kepada kasih Allah dan kepada ketabahan Kristus.

Bagian ini bicara tentang doa. Doa itu selain menunjang pemberitaan FA, doa juga melepaskan kita dari kejahatan. (ayat 2 dan 3)
Dalam pengajaran doa Bapa kami, Tuhan Yesus juga mengajar murid-muridNya berdoa dan dalam doa itu juga Tuhan Yesus menyebutkan: Tetapi lepaskanlah kami dari yang jahat. Mat 6:13

Perkataan jahat ini juga sering dipakai untuk menyebut oknumnya Iblis. Iblis disebut sebagai si Jahat.
Mat 13:19 Si Jahat merampas benih FA.
13:19 Kepada setiap orang yang mendengar firman tentang Kerajaan Sorga, tetapi tidak mengertinya, datanglah si jahat dan merampas yang ditaburkan dalam hati orang itu; itulah benih yang ditaburkan di pinggir jalan.

Mat 13:38 Anak-anak si Jahat.
13:38 ladang ialah dunia. Benih yang baik itu anak-anak Kerajaan dan lalang anak-anak si jahat.
Ef 6:16 Panah api dari si Jahat.
6:16 dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat,
1 Yoh 3:12
3:12 bukan seperti Kain, yang berasal dari si jahat dan yang membunuh adiknya. Dan apakah sebabnya ia membunuhnya? Sebab segala perbuatannya jahat dan perbuatan adiknya benar.

1 Yoh 5:18 Si Jahat tidak dapat menjamahnya.
5:18 Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa; tetapi Dia yang lahir dari Allah melindunginya, dan si jahat tidak dapat menjamahnya.

Jadi jelas bahwa yang dimaksud dengan si Jahat disini adalah Iblis.
Kita dilahirkan bukan dari benih si Jahat, tapi dari benih FA yang kudus dan kekal.

1 Pet 1:23
1:23 Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal.

2 Tes 3:3
3:3 Tetapi Tuhan adalah setia. Ia akan menguatkan hatimu dan memelihara kamu terhadap yang jahat.

Hari-hari ini kita perlu kekuatan dari Tuhan, terlebih kita melihat kejahatan ada dimana-mana, kemana kita akan berlindung, jika tidak dikaki Tuhan.
Tuhan dengan firmanNya sudah menguatkan kita.

1 Yoh 5:18-20
5:18 Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa; tetapi Dia yang lahir dari Allah melindunginya, dan si jahat tidak dapat menjamahnya.
5:19 Kita tahu, bahwa kita berasal dari Allah dan seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat.
5:20 Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal.