Translate

Tampilkan postingan dengan label Pantekosta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pantekosta. Tampilkan semua postingan

9 Jun 2019

Ibadah hari Pentakosta 9 Juni 2019. Hari Raya Pentakosta.


Ibadah hari Pentakosta 9 Juni 2019.
Hari Raya Pentakosta.

"Karya Roh Kudus dalam hidup orang beriman"

Kata Pentakosta berasal dari bahasa Yunani = Pentekonta Hemeras artinya "lima puluh"
Pada hari ke 50 di rayakanlah Hari Raya Pentakosta, karena 50 hari = 7 minggu, hari itu disebut juga Hari Raya 7minggu.

Kel 34;22                               
Hari raya Tujuh Minggu, yakni hari raya buah bungaran dari penuaian gandum, haruslah kaurayakan, juga hari raya pengumpulan hasil pada pergantian tahun.

Ul 16:9-10
9  Tujuh minggu harus kauhitung: pada waktu orang mulai menyabit gandum yang belum dituai, haruslah engkau mulai menghitung tujuh minggu itu.
10  Kemudian haruslah engkau merayakan hari raya Tujuh Minggu bagi TUHAN, Allahmu, sekedar persembahan sukarela yang akan kauberikan, sesuai dengan berkat yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.

Hari itu juga disebut Hari Raya menuai
Kel 23:16 Hari Buah Bungaran.
aupeliharalah juga hari raya menuai, yakni menuai buah bungaran dari hasil usahamu menabur di ladang; demikian juga hari raya pengumpulan hasil pada akhir tahun, apabila engkau mengumpulkan hasil usahamu dari ladang.

Mengapa disebut Hari Raya Pentakosta? Dan apa hubungannya dengan angka 50?
Hari kenaikan Tuhan Yesus ke sorga itu 40 hari setelah hari kebangkitan-Nya. Sedangkan setelah Yesus naik ke Sorga sampai dengan dicurahkannya Roh Kudus itu = 10 hari. Jadi totalnya 50 hari.
Kis 1:3
Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.

Jadi Hari Pentakosta itu dikenal dengan Hari Raya menuai.
Lalu kemudian kalau dihubungkan dengan Pentakosta waktu Roh Kudus dicurahkan, maka yang dituai disini bukan gandum lagi, tapi jiwa-jiwa.
Sebab pada hari itu ketika rasul Petrus setelah dipenuhkan Roh Kudus, ia mulai berkhotbah dan 3.000 orang menyerahkan diri bertobat dan dibaptis dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Karya Roh Kudus dalam hidup orang beriman:

Pertama:
Kuasa Roh Kudus menjadikan orang biasa dipakai luar biasa:
Kis 2:1-4; 37-42
1 Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.
2  Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;
3  dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.
4  Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.

37  Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: "Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?"
38  Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.
39  Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita."
40  Dan dengan banyak perkataan lain lagi ia memberi suatu kesaksian yang sungguh-sungguh dan ia mengecam dan menasihati mereka, katanya: "Berilah dirimu diselamatkan dari angkatan yang jahat ini."
41  Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.
42  Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

Kuasa Roh Kudus yang membuat manusia biasa dipakai luar biasa, sehingga 3.000 orang diyakinkan untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat mereka.

Kedua:
Roh Kudus membuat mujijat dan tanda-tanda:
Kis 2:43 Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda.

Kis 3:1-10 (Orang lumpuh disembuhkan)
1  Pada suatu hari menjelang waktu sembahyang, yaitu pukul tiga petang, naiklah Petrus dan Yohanes ke Bait Allah.
2  Di situ ada seorang laki-laki, yang lumpuh sejak lahirnya sehingga ia harus diusung. Tiap-tiap hari orang itu diletakkan dekat pintu gerbang Bait Allah, yang bernama Gerbang Indah, untuk meminta sedekah kepada orang yang masuk ke dalam Bait Allah.
3  Ketika orang itu melihat, bahwa Petrus dan Yohanes hendak masuk ke Bait Allah, ia meminta sedekah.
4  Mereka menatap dia dan Petrus berkata: "Lihatlah kepada kami."
5  Lalu orang itu menatap mereka dengan harapan akan mendapat sesuatu dari mereka.
6  Tetapi Petrus berkata: "Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!"
7  Lalu ia memegang tangan kanan orang itu dan membantu dia berdiri. Seketika itu juga kuatlah kaki dan mata kaki orang itu.
8  Ia melonjak berdiri lalu berjalan kian ke mari dan mengikuti mereka ke dalam Bait Allah, berjalan dan melompat-lompat serta memuji Allah.
9  Seluruh rakyat itu melihat dia berjalan sambil memuji Allah,
10  lalu mereka mengenal dia sebagai orang yang biasanya duduk meminta sedekah di Gerbang Indah Bait Allah, sehingga mereka takjub dan tercengang tentang apa yang telah terjadi padanya.

Ketiga:
Roh Kudus mempersatukan murid-murid Tuhan:
Kis 2:44
44  Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama,

Roh Kudus adalah Roh pemersatu:
1 Kor 1:10
10  Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.

Keempat:
Roh Kudus menjadikan orang tidak egois:
Kis 2:44b-45
44  Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama,
45  dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing.

Akhir zaman, dosa yang paling menonjol adalah dosa mencintai diri sendiri (egois)
2 Tim 3:1-2
1  Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
2  Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama,

Itu sebabnya kita perlu dipenuhkan dengan Roh Kudus agar tidak menjadi orang yang egois, sebab salah satu buahnya Roh Kudus adalah kemurahan.
Gal 5:22
22  Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
23  kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.  

2 Kor 9:11-12
11  kamu akan diperkaya dalam segala macam kemurahan hati, yang membangkitkan syukur kepada Allah oleh karena kami.
12  Sebab pelayanan kasih yang berisi pemberian ini bukan hanya mencukupkan keperluan-keperluan orang-orang kudus, tetapi juga melimpahkan ucapan syukur kepada Allah.

Itu sebabnya dalam ayat 6 - 9 ada anjuran agar mau berkorban:
2 Kor 9:6-9
6  Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga.
7  Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.
8  Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.
9  Seperti ada tertulis: "Ia membagi-bagikan, Ia memberikan kepada orang miskin, kebenaran-Nya tetap untuk selamanya."

Roh Kudus yang menggerakkan hati sehingga rela berkorban.

Kelima:
Roh Kudus mengubahkan hati yang tadinya kikir, sehingga suka memberi. Sebab orang kikir tidak mendapat bagian dalam kerajaan Allah.
1 Kor 6:9-10
9  Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit,
10  pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

Keenam:
Roh Kudus mendorong seorang untuk setia dalam persekutuan dan perjamuan suci.
Kis 2: 46
Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati,

Ketujuh:
Roh Kudus membawa kepada perkembangan .
Kis 2:47
sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.

Dari jumlah sebesar 120 orang kemudian menjadi ribuan:
Kis 1:15
15  Pada hari-hari itu berdirilah Petrus di tengah-tengah saudara-saudara yang sedang berkumpul itu, kira-kira seratus dua puluh orang banyaknya, lalu berkata:

Kis 2:41
Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.

Kis 4:4
Tetapi di antara orang yang mendengar ajaran itu banyak yang menjadi percaya, sehingga jumlah mereka menjadi kira-kira lima ribu orang laki-laki.

Kis 5:14
Dan makin lama makin bertambahlah jumlah orang yang percaya kepada Tuhan, baik laki-laki maupun perempuan,

Kita sadar sekarang, kalau gereja mau berkembang harus mengutamakan pekerjaan Roh Kudus dan firman Tuhan.
Peran Roh Kudus begitu luar biasa.

Roh Kudus juga disebut Roh Penghibur - Roh Penolong - Roh Kebenaran.
Yoh 14:15-16,26
15  "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.
16  Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,
17  yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.
26  tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

Penolong = Parakletos (seorang yang dipanggil agar senantiasa menyertai orang lain untuk menolongnya)

Parakletos: Penghibur - penasehat - penolong - pendoa syafaat - pengacara - pemberi kekuatan -  seorang yang senantiasa siap siaga.

Kalau dari sederetan arti nama Parakletos ini bisa kita kenali, maka sekarang kita sadar, bahawa kita sangat membutuhkan Dia (Roh Kudus)
Jangan biarkan Dia berada diluar hidup Anda, tapi undanglah Dia masuk kedalam hatimu sekarang.

Bagaimana jalannya? Mohon kepada Sang Pembaptis dalam Roh, yaitu Tuhan Yeus Kristus untuk membaptiskan Anda.

Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.
Mat 3:11
11  Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.

Tuhan Yesus memberkati kita semua.













20 Mei 2018

Ibadah Raya. 20 Mei 2018 Hari Raya Pentakosta



Ibadah Raya. 20 Mei 2018
Hari Raya Pentakosta

Hari Raya Pentakosta adalah hari pencurahan Roh Kudus, awal kebangkitan gereja Tuhan dan merupakan Hari Panen Raya yang harus dirayakan
Kalau jaman dahulu adalah gandum yang dipanen, kalau jaman Pantekosta adalah jiwa- jiwa yang dipanen.

Keluaran 34:22-23
22  Hari raya Tujuh Minggu, yakni hari raya buah bungaran dari penuaian gandum, haruslah kaurayakan, juga hari raya pengumpulan hasil pada pergantian tahun.
23 Tiga kali setahun segala orangmu yang laki-laki harus menghadap ke hadirat Tuhanmu TUHAN, Allah Israel

3 Hari Raya yang dirayakan umat Israel
1. Hari Raya Roti Tak Beragi / Paskah
2. Pesta Panen Pertama / Pantekosta
3. Pesta Pondok Daun / Pesat Nikah Anak Domba ( belum tergenapi )

Keluaran 23:14-19
14 "Tiga kali setahun haruslah engkau mengadakan perayaan bagi-Ku.
15 Hari raya Roti Tidak Beragi haruslah kaupelihara; tujuh hari lamanya engkau harus makan roti yang tidak beragi, seperti yang telah Kuperintahkan kepadamu, pada waktu yang ditetapkan dalam bulan Abib, sebab dalam bulan itulah engkau keluar dari Mesir, tetapi janganlah orang menghadap ke hadirat-Ku dengan tangan hampa.
16 Kaupeliharalah juga hari raya menuai, yakni menuai buah bungaran dari hasil usahamu menabur di ladang; demikian juga hari raya pengumpulan hasil pada akhir tahun, apabila engkau mengumpulkan hasil usahamu dari ladang. 
17 Tiga kali setahun semua orangmu yang laki-laki harus menghadap ke hadirat Tuhanmu TUHAN.
18  Janganlah kaupersembahkan darah korban sembelihan yang kepada-Ku beserta sesuatu yang beragi, dan janganlah lemak korban hari raya-Ku bermalam sampai pagi.
19 Yang terbaik dari buah bungaran hasil tanahmu haruslah kaubawa ke dalam rumah TUHAN, Allahmu. Janganlah kaumasak anak kambing dalam susu induknya." 

 3 hari Raya tersebut bagi kita sekarang adalah :
1. Perjamuan Suci, yang harus selalu diadakan.
2. Harus dipenuhkan Roh Kudus
3. Harus ada kerinduan akan kedatangan Tuhan

1 Yohanes 3:2-3
2 Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.
3 Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci.

Tidak semua gereja menjadi mempelai Tuhan,hanya yang hatinya mau disucikan dan yang menantikan kedatanganNya.

Keluaran 23:18-19
18 Janganlah kaupersembahkan darah korban sembelihan yang kepada-Ku beserta sesuatu yang beragi, dan janganlah lemak korban hari raya-Ku bermalam sampai pagi.
19 Yang terbaik dari buah bungaran hasil tanahmu haruslah kaubawa ke dalam rumah TUHAN, Allahmu. Janganlah kaumasak anak kambing dalam susu induknya." 

Tuhan tidak suka adanya pencampuran darah korban dengan sesuatu yang beragi . Korban darah menunjuk Perjamuan Suci , roti yang beragi adalah Firman Tuhan yang sudah kemasukan ragi pengajaran lain.
Dalam memakan Perjamuan Suci, harus ada perdamaian, tidak boleh menyimpan dosa.

1 Korintus 5:6-8
6 Kemegahanmu tidak baik. Tidak tahukah kamu, bahwa sedikit ragi mengkhamiri seluruh adonan? 
 7 Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi. Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus.
8 Karena itu marilah kita berpesta, bukan dengan ragi yang lama, bukan pula dengan ragi keburukan dan kejahatan, tetapi dengan roti yang tidak beragi, yaitu kemurnian dan kebenaran.

Ragi menjelaskan tentang dosa, saat memakan Perjamuan Suci harus ada perdamaian, penyelesaian. Hanya kemurnian dan kebenaran.

Ragi juga berarti ajaran sesat.
Matius 13:33
33 Dan Ia menceriterakan perumpamaan ini juga kepada mereka: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya."

Perempuan adalah lambang gereja . Tepung 3 sukat adalah pengajaran Tritunggal. Tiap kali ada pengajaran yang tidak sehat masuk gereja Tuhan, maka gereja Tuhan akan rusak.
Kita dididik menjadi gereja Tuhan yang mengarah ke kepala yaitu Kristus

Efesus 4:15-16
15 tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.
16 Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, — yang rapi tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota — menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.

Rasul Paulus bicara mengenai kesatuan jemaat yang menyatu pada tubuh Kristus dan karunia yang berbeda-beda.

Allah Tritunggal:
1 Yohanes 5:6-8
6  Inilah Dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Yesus Kristus, bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh adalah kebenaran.
7 Sebab ada tiga yang memberi kesaksian [di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu.
8 Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi]: Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.

Manusia terdiri dari tubuh, jiwa dan roh, yang merupakan satu. Sama juga dengan Allah Tritunggal yaitu, Allah Bapa, Putra dan Roh Kudus dan merupakan satu.

Ragi adalah pengajaran sesat
Matius 16:5-12
5  Pada waktu murid-murid Yesus menyeberang danau, mereka lupa membawa roti.
 6 Yesus berkata kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki."
7 Maka mereka berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain: "Itu dikatakan-Nya karena kita tidak membawa roti."
8 Dan ketika Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata: "Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Hai orang-orang yang kurang percaya!
9 Belum juga kamu mengerti? Tidak kamu ingat lagi akan lima roti untuk lima ribu orang itu dan berapa bakul roti kamu kumpulkan kemudian?
10 Ataupun akan tujuh roti untuk empat ribu orang itu dan berapa bakul kamu kumpulkan kemudian?
11 Bagaimana mungkin kamu tidak mengerti bahwa bukan roti yang Kumaksudkan. Aku berkata kepadamu: Waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki."
12 Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa bukan maksud-Nya supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang Farisi dan Saduki.

Farisi dan Saduki adalah 2 sekte yang menghalangi ajaran Yesus. Yaitu ajaran yang tidak sehat yang tercampur pada tepung 3 sukat (Mat 14:33)

Hanya lewat penggembalaan yang sehat, gereja bisa tumbuh dewasa menjadi mempelai Tuhan.

Keluaran 23:18 (TB)  Janganlah kaupersembahkan darah korban sembelihan yang kepada-Ku beserta sesuatu yang beragi, dan janganlah lemak korban hari raya-Ku bermalam sampai pagi.

"....janganlah lemak korban hari raya-Ku bermalam sampai pagi."

Lemak korban adalah sesuatu yang  terbaik,  bila itu merupakan talenta atau pemberian Tuhan, jangan diabaikan ( disimpan sampai pagi).

Ada waktunya nanti kita tidak dapat lagi bekerja, menggunakan talenta untuk Tuhan.

Yohanes 9:4  Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorang pun yang dapat bekerja.

Pergunakan talenta, jangan dikubur, seperti hamba yang di beri talenta dan bisa mengembangkannya. Talenta dimulai dari yang kecil.

Selagi hari masih siang!
Kesempatan bekerja adalah terbatas. Untuk bekerja kita butuh semangat melalui Roh Kudus.

Tuhan berbicara mengenai ladang yang menguning.
Yohanes 4:34-38
34  Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.
35 Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.
36 Sekarang juga penuai telah menerima upahnya dan ia mengumpulkan buah untuk hidup yang kekal, sehingga penabur dan penuai sama-sama bersukacita.
37 Sebab dalam hal ini benarlah peribahasa: Yang seorang menabur dan yang lain menuai.
38 Aku mengutus kamu untuk menuai apa yang tidak kamu usahakan; orang-orang lain berusaha dan kamu datang memetik hasil usaha mereka."

Tuhan bicara mengenai kondisi yang ada di Samaria. Saat Tuhan sedang berbicara dengan perempuan Samaria, Tuhan sedang mempersiapkannya untuk menjadi penginjil, dipakai sebagai alatNya.

Yohanes 4:39- 42  Dan banyak orang Samaria dari kota itu telah menjadi percaya kepada-Nya karena perkataan perempuan itu, yang bersaksi: "Ia mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat."
40  Ketika orang-orang Samaria itu sampai kepada Yesus, mereka meminta kepada-Nya, supaya Ia tinggal pada mereka; dan Ia pun tinggal di situ dua hari lamanya.
41 Dan lebih banyak lagi orang yang menjadi percaya karena perkataan-Nya,
42 dan mereka berkata kepada perempuan itu: "Kami percaya, tetapi bukan lagi karena apa yang kaukatakan, sebab kami sendiri telah mendengar Dia dan kami tahu, bahwa Dialah benar-benar Juruselamat dunia."

Tuhan bisa memakai siapapun, bahkan dari perempuan Samaria yang sebelumnya hidupnya rusak. Akhirnya banyak jiwa yang diselamatkan karena kesaksian perempuan Samaria ini.

Memberitakan injil adalah tugas yang diberikan Tuhan pada murid-muridNya, sekarang amanat itu ditujukan pada kita.

Markus 16:15-20
15 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
16 Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.
17 Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
18 mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh."
19 Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.
20 Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.


Pencurahan Roh Kudus adalah untuk membekali murid-murid memberitakan injil, inilah makna Pantekosta.
Tuhan curahkan Roh Kudus supaya kita berani untuk bersaksi dan memberitakan injil. Tuhan tidak memberikan roh ketakutan

2 Timotius 1:7 (TB)  Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.

Pekerjaan Roh Kudus adalah roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.

Kisah Para Rasul 2:41-42
41  Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.
42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

Kisah diatas merupakan awal kegerakan gereja, adanya semangat untuk memberitakan injil dan melayani. Dan akan menggerakkan hati kita juga bila kita dipenuhkan Roh Kudus. Tujuan dipenuhkan Roh Kudus adalah masuk dalam pembentukan tubuh Kristus.

1 Korintus 12:12-13
12  Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus.
13 Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.

Lewat baptisan Roh kita menjadi satu tubuh. Karunia bahasa Roh adalah untuk menyatukan.
Seperti dulu, manusia hanya memiliki satu bahasa. Tapi karena kesombongan manusia, maka Tuhan mengacaukan bahasa satu sama lain.

Kejadian 11:1-9
1  Adapun seluruh bumi, satu bahasanya dan satu logatnya.
2 Maka berangkatlah mereka ke sebelah timur dan menjumpai tanah datar di tanah Sinear, lalu menetaplah mereka di sana.
3 Mereka berkata seorang kepada yang lain: "Marilah kita membuat batu bata dan membakarnya baik-baik." Lalu bata itulah dipakai mereka sebagai batu dan tér gala-gala sebagai tanah liat.
4 Juga kata mereka: "Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi."
5 Lalu turunlah TUHAN untuk melihat kota dan menara yang didirikan oleh anak-anak manusia itu,
6 dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana.
7 Baiklah Kita turun dan mengacaubalaukan di sana bahasa mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing."
8 Demikianlah mereka diserakkan TUHAN dari situ ke seluruh bumi, dan mereka berhenti mendirikan kota itu.
9 Itulah sebabnya sampai sekarang nama kota itu disebut Babel, karena di situlah dikacaubalaukan TUHAN bahasa seluruh bumi dan dari situlah mereka diserakkan TUHAN ke seluruh bumi.

Bahasa Roh adalah bahasa kesatuan tubuh Kristus. Berusahalah agar dipenuhkan Roh Kudus, supaya menjadi satu kesatuan yang kuat
Roh Kudus juga  di curahkan saat berdoa, saat mendengar Firman Tuhan, bukan hanya saat hari Pantekosta saja. Roh Kudus tidak hanya tercurah saat hari Pentakosta saja, bisa setiap saat,saat kita berdoa dan hancur hati.

Yesaya 57:15  Sebab beginilah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang bersemayam untuk selamanya dan Yang Mahakudus nama-Nya: "Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk.

Hati yang remuk adalah hati yang dipenuhi masalah. Roh Kudus seperti air yang mengalir, mengalir ke tempat yang rendah, yaitu ke hayo orang yang mau merendahkan diri.

Kepenuhan Roh Kudus juga terjadi saat berdoa

Kisah Para Rasul 4:31 (TB)  Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani.

 Kepenuhan  Roh Kudus jadi terjadi saat mendengar Firman Tuhan. Ketika Petrus menyampaikan Firman kepada keluarga Kornelius.

Kisah Para Rasul 10:44 Ketika Petrus sedang berkata demikian, turunlah Roh Kudus ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu.

Kiranya Roh Kudus menjamah setiap ibadah kita agar tidak terjadi kekeringan.



4 Jun 2017

Ibadah Hari Pentakosta. 4 Juni 2017.



Ibadah Hari Pentakosta. 4 Juni 2017.

PENTAKOSTA
Hari Raya Tujuh Minggu = Adalah Pesta Pertanian.
Kel 34:22-23
34:22 Hari raya Tujuh Minggu, yakni hari raya buah bungaran dari penuaian gandum, haruslah kaurayakan, juga hari raya pengumpulan hasil pada pergantian tahun.
34:23 Tiga kali setahun segala orangmu yang laki-laki harus menghadap ke hadirat Tuhanmu TUHAN, Allah Israel,

Ada 3 x dalam satu tahun bangsa Israel mengadakan pesta:
Pesta yang pertama: Hari Raya Roti yang tidak beragi (Paskah).
Pesta yang kedua     : Pesta Panen Pertama = Hari Raya menuai (Pentakosta).
Pesta yang ketiga     : Pesta Pengumpulan = Pesta Pondok Daun (Pesta Nikah Anak Domba).

Kel 23:14-17
23:14 "Tiga kali setahun haruslah engkau mengadakan perayaan bagi-Ku.
23:15 Hari raya Roti Tidak Beragi haruslah kaupelihara; tujuh hari lamanya engkau harus makan roti yang tidak beragi, seperti yang telah Kuperintahkan kepadamu, pada waktu yang ditetapkan dalam bulan Abib, sebab dalam bulan itulah engkau keluar dari Mesir, tetapi janganlah orang menghadap ke hadirat-Ku dengan tangan hampa.
23:16 Kaupeliharalah juga hari raya menuai, yakni menuai buah bungaran dari hasil usahamu menabur di ladang; demikian juga hari raya pengumpulan hasil pada akhir tahun, apabila engkau mengumpulkan hasil usahamu dari ladang.
23:17 Tiga kali setahun semua orangmu yang laki-laki harus menghadap ke hadirat Tuhanmu TUHAN.

Buat kita sekarang pengertiannya:
1.- Kita harus ada persekutuan dengan Perjamuan Suci.
2.- Kita harus penuh dengan Roh Kudus.
3.- Kita harus selalu merindukan kedatangan Tuhan.

1 Yoh 3:2-3
3:2 Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.
3:3 Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci.

Kel 23:18-19
23:18 Janganlah kaupersembahkan darah korban sembelihan yang kepada-Ku beserta sesuatu yang beragi, dan janganlah lemak korban hari raya-Ku bermalam sampai pagi.
23:19 Yang terbaik dari buah bungaran hasil tanahmu haruslah kaubawa ke dalam rumah TUHAN, Allahmu. Janganlah kaumasak anak kambing dalam susu induknya."

Jangan mencampur darah korban dengan roti yang beragi!
Tuhan tidak suka pencampuran.
Dia menghendaki semua korban harus seperti yang ditentukan.

Korban darah = menunjuk Perjamuan Suci.
Roti beragi      = FA yang sudah kemasukan ragi pengajaran lain.

Dua perkara ini jangan dicampur menjadi satu. (1 Kor 5:6-8 = Perjamuan Suci)
5:6 Kemegahanmu tidak baik. Tidak tahukah kamu, bahwa sedikit ragi mengkhamiri seluruh adonan?
5:7 Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi. Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus.
5:8 Karena itu marilah kita berpesta, bukan dengan ragi yang lama, bukan pula dengan ragi keburukan dan kejahatan, tetapi dengan roti yang tidak beragi, yaitu kemurnian dan kebenaran.

Ragi disini artinya dosa!
Mat 13:33
13:33 Dan Ia menceriterakan perumpamaan ini juga kepada mereka: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya."

Ragi disini bicara soal pengajaran sesat.
Mat 16:5-12 (Ragi pengajaran sesat dari orang Farisi dan Saduki)
16:5 Pada waktu murid-murid Yesus menyeberang danau, mereka lupa membawa roti.
16:6 Yesus berkata kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki."
16:7 Maka mereka berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain: "Itu dikatakan-Nya karena kita tidak membawa roti."
16:8 Dan ketika Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata: "Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Hai orang-orang yang kurang percaya!
16:9 Belum juga kamu mengerti? Tidak kamu ingat lagi akan lima roti untuk lima ribu orang itu dan berapa bakul roti kamu kumpulkan kemudian?
16:10 Ataupun akan tujuh roti untuk empat ribu orang itu dan berapa bakul kamu kumpulkan kemudian?
16:11 Bagaimana mungkin kamu tidak mengerti bahwa bukan roti yang Kumaksudkan. Aku berkata kepadamu: Waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki."
16:12 Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa bukan maksud-Nya supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang Farisi dan Saduki.

Kemudian dikatakan : Janganlah lemak korban hari Raya-Ku bermalam sampai pagi.
Lemak korban adalah sesuatu yang terbaik.
Kalau itu merupakan talenta (pemberian Tuhan) Jangan disimpan sampai pagi. Artinya : diabaikan. Talenta itu harus dipergunakan.

Sebab ada masanya kita tidak dapat lagi menggunakan talenta-talenta kita, sebab hari sudah menjadi gelap (masa sengsara besar).

Itu sebabnya Tuhan Yesus berkata:
Yoh 9:4 Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorang pun yang dapat bekerja.
Ayat ini bicara tentang bekerja.
Kesempatan untuk bekerja itu waktunya terbatas = Selama masih siang!

PANTEKOSTA: Panen Raya
Ini mengingatkan kita akan kata-kata Tuhan Yesus didalam Yoh 4:34-38
4:34 Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.
4:35 Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.
4:36 Sekarang juga penuai telah menerima upahnya dan ia mengumpulkan buah untuk hidup yang kekal, sehingga penabur dan penuai sama-sama bersukacita.
4:37 Sebab dalam hal ini benarlah peribahasa: Yang seorang menabur dan yang lain menuai.
4:38 Aku mengutus kamu untuk menuai apa yang tidak kamu usahakan; orang-orang lain berusaha dan kamu datang memetik hasil usaha mereka."

Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.
Yang menguning ini gandum yang sudah tuwa dan siap untuk dituai.
Ini menunjuk jiwa-jiwa / orang-orang Samaria yang dimenangkan oleh perempuan Samaria untuk menjadi pengikut Kristus.

Yoh 4:39-42
4:39 Dan banyak orang Samaria dari kota itu telah menjadi percaya kepada-Nya karena perkataan perempuan itu, yang bersaksi: "Ia mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat."
4:40 Ketika orang-orang Samaria itu sampai kepada Yesus, mereka meminta kepada-Nya, supaya Ia tinggal pada mereka; dan Ia pun tinggal di situ dua hari lamanya.
4:41 Dan lebih banyak lagi orang yang menjadi percaya karena perkataan-Nya,
4:42 dan mereka berkata kepada perempuan itu: "Kami percaya, tetapi bukan lagi karena apa yang kaukatakan, sebab kami sendiri telah mendengar Dia dan kami tahu, bahwa Dialah benar-benar Juruselamat dunia."

Memberitakan Injil adalah perintah Tuhan Yesus kepada murid-mrid-Nya, itu dulu, sekarang menjadi tugas kita.

Mark 16:15-20
16:15 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
16:16 Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.
16:17 Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
16:18 mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh."
16:19 Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.
16:20 Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.

Pada hari Pentakosta terjadi panen raya, yang dipanen bukan gandum lagi tapi jiwa-jiwa manusia. 3000 jiwa dimenangkan oleh pemberitaan Injil yang disampaikan oleh rasul Petrus waktu itu.

Kis 2:41-42
2:41 Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.
2:42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

Tujuan kita dibaptis dengan Roh Kudus adalah: Supaya kita dibawa masuk dalam pembentukan Tubuh Kristus.

1 Kor 12:12-13
12:12 Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus.
12:13 Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.

Karunia bahasa Roh adalah bertujuan menyatukan, ini kebalikan dari berpencarnya bangsa-bangsa pada waktu mereka mendirikan menara Babel.

Kej 11:1-9
11:1 Adapun seluruh bumi, satu bahasanya dan satu logatnya.
11:2 Maka berangkatlah mereka ke sebelah timur dan menjumpai tanah datar di tanah Sinear, lalu menetaplah mereka di sana.
11:3 Mereka berkata seorang kepada yang lain: "Marilah kita membuat batu bata dan membakarnya baik-baik." Lalu bata itulah dipakai mereka sebagai batu dan tér gala-gala sebagai tanah liat.
11:4 Juga kata mereka: "Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi."
11:5 Lalu turunlah TUHAN untuk melihat kota dan menara yang didirikan oleh anak-anak manusia itu,
11:6 dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana.
11:7 Baiklah Kita turun dan mengacaubalaukan di sana bahasa mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing."
11:8 Demikianlah mereka diserakkan TUHAN dari situ ke seluruh bumi, dan mereka berhenti mendirikan kota itu.
11:9 Itulah sebabnya sampai sekarang nama kota itu disebut Babel, karena di situlah dikacaubalaukan TUHAN bahasa seluruh bumi dan dari situlah mereka diserakkan TUHAN ke seluruh bumi.

 Bahasa yang dikacaukan oleh Allah ayat 6-7.
Hari Pentakosta ini sangat berarti bagi rasul Paulus (mempunyai arti khusus bagi gereja Tuhan) 1 Kor 16:8
16:8 Tetapi aku akan tinggal di Efesus sampai hari raya Pentakosta,

Kis 20:16
20:16 Paulus telah memutuskan untuk tidak singgah di Efesus, supaya jangan habis waktunya di Asia. Sebab ia buru-buru, agar jika mungkin, ia telah berada di Yerusalem pada hari raya Pentakosta.

Roh Kudus turun pada Hari Pentakosta juga sesudahnya.
Kis 4:31 (Waktu mereka berdoa)
4:31 Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani.

Kis 10:44 (Waktu Firman Tuhan diberitakan)
10:44 Ketika Petrus sedang berkata demikian, turunlah Roh Kudus ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu.


15 Mei 2016

Ibadah Hari Raya Pentakosta 15 Mei 2016.



Ibadah Raya Pentakosta.15 Mei 2016
HARI RAYA PENTAKOSTA.

Bahasa aslinya dari bahasa Yunani : “PENTEKOSTE”ARTINYA HARI YANG KE 50.
Im 23:15-16
23:15 Kemudian kamu harus menghitung, mulai dari hari sesudah sabat itu, yaitu waktu kamu membawa berkas persembahan unjukan, harus ada genap  tujuh minggu;
23:16 sampai pada hari sesudah sabat yang ketujuh kamu harus hitung lima puluh hari; lalu kamu harus mempersembahkan korban sajian yang baru kepada TUHAN.

Bandingkan: Kis 1:3
1:3 Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.

40 hari dari kebangkitan-Nya sampai Yesus naik ke Sorga, kemudian masa penantian Roh Kudus selama 10 hari (40 + 10 = 50 hari) tepat hari raya Pentakosta.

Dalam kitab Kel 34:22-23 Hari Raya Tujuh Minggu adalah Hari Raya Buah-bungaran dari penuaian gandum.
34:22 Hari raya Tujuh Minggu, yakni hari raya buah bungaran dari penuaian gandum, haruslah kaurayakan, juga hari raya pengumpulan hasil pada pergantian tahun.
34:23 Tiga kali setahun segala orangmu yang laki-laki harus menghadap ke hadirat Tuhanmu TUHAN, Allah Israel,

Tiga kali setahun: Bandingkan Ul 16:16-17
16:16 Tiga kali setahun setiap orang laki-laki di antaramu harus menghadap hadirat TUHAN, Allahmu, ke tempat yang akan dipilih-Nya, yakni pada hari raya Roti Tidak Beragi, pada hari raya Tujuh Minggu dan pada hari raya Pondok Daun. Janganlah ia menghadap hadirat TUHAN dengan tangan hampa,
16:17 tetapi masing-masing dengan sekedar persembahan, sesuai dengan berkat yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu."

Jangan menghadap Tuhan dengan tangan hampa!
Jadi Hari Raya Pentakosta adalah Pesta Besar kedua.
Sebab ada 3 hari raya besar orang Israel yang tidak boleh dilupakan.
Pertama : Hari Raya Roti tak beragi = PASKAH.
Kedua     : Hari Raya 7 minggu = PENTEKOSTE.
Ketiga     : Hari Raya Pondok Daun.

Hari Raya 7 Minggu disebut sebagai Hari Raya menuai. Kel 23:16
23:16 Kaupeliharalah juga hari raya menuai, yakni menuai buah bungaran dari hasil usahamu menabur di ladang; demikian juga hari raya pengumpulan hasil pada akhir tahun, apabila engkau mengumpulkan hasil usahamu dari ladang.

Kalau waktu itu yang dituai adalah gandum, tapi dalam Hari Raya Pentakosta, yang dituai adalah jiwa-jiwa manusia.

Kis 2:37- 39, 41-42.
2:37 Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: "Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?"
2:38 Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.
2:39 Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita."
2:41 Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.
2:42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

Peristiwa pada hari Pentakosta ini menggenapi nubuat Tuhan Yesus dalam Injil Yoh 4:35-38
4:35 Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.
4:36 Sekarang juga penuai telah menerima upahnya dan ia mengumpulkan buah untuk hidup yang kekal, sehingga penabur dan penuai sama-sama bersukacita.
4:37 Sebab dalam hal ini benarlah peribahasa: Yang seorang menabur dan yang lain menuai.
4:38 Aku mengutus kamu untuk menuai apa yang tidak kamu usahakan; orang-orang lain berusaha dan kamu datang memetik hasil usaha mereka."

Dipemandangan mata Tuhan Yesus,penduduk Samaria itu bagaikan gandum yang menguning dan siap untuk dituai.
Tuhan Yesus memberi pelajaran kepada murid-murid-Nya agar mereka meniru apa yang dikerjakan oleh prempuan Samaria ini.

Yoh 4:39-42
4:39 Dan banyak orang Samaria dari kota itu telah menjadi percaya kepada-Nya karena perkataan perempuan itu, yang bersaksi: "Ia mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat."
4:40 Ketika orang-orang Samaria itu sampai kepada Yesus, mereka meminta kepada-Nya, supaya Ia tinggal pada mereka; dan Ia pun tinggal di situ dua hari lamanya.
4:41 Dan lebih banyak lagi orang yang menjadi percaya karena perkataan-Nya,
4:42 dan mereka berkata kepada perempuan itu: "Kami percaya, tetapi bukan lagi karena apa yang kaukatakan, sebab kami sendiri telah mendengar Dia dan kami tahu, bahwa Dialah benar-benar Juruselamat dunia."

Perempuan Samaria ini sudah menuai gandum / jiwa-jiwa penduduk Samaria.
Dalam kesempatan lain:
Luk 10:1-3 Tuhan Yesus mengutus 70 murid-murid-Nya.
10:1 Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya.
10:2 Kata-Nya kepada mereka: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.
10:3 Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala.

Sehubungan dengan tuaian banyak ini FT mengatakan :
“Siapakah yang Aku utus dan siapakah yang mau pergi untuk Aku”

Yes 6:8
6:8 Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: "Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yesaya merespond tawaran Tuhan:
“Ini aku, utuslah aku.”
Banyak orang takut menjadi utusan Tuhan, kwatir akan kebutuhan hidupnya. Tapi Tuhan mengatakan: “Seorang pekerja patut mendapatkan upahnya.”

Luk 10:1-7
10:1 Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya.
10:2 Kata-Nya kepada mereka: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.
10:3 Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala.
10:4 Janganlah membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut, dan janganlah memberi salam kepada siapa pun selama dalam perjalanan.
10:5 Kalau kamu memasuki suatu rumah, katakanlah lebih dahulu: Damai sejahtera bagi rumah ini.
10:6 Dan jikalau di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera, maka salammu itu akan tinggal atasnya. Tetapi jika tidak, salammu itu kembali kepadamu.
10:7 Tinggallah dalam rumah itu, makan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Janganlah berpindah-pindah rumah.

Dalam surat 1 Kor 9:13-14 dikatakan:
9:13 Tidak tahukah kamu, bahwa mereka yang melayani dalam tempat kudus mendapat penghidupannya dari tempat kudus itu dan bahwa mereka yang melayani mezbah, mendapat bahagian mereka dari mezbah itu?
9:14 Demikian pula Tuhan telah menetapkan, bahwa mereka yang memberitakan Injil, harus hidup dari pemberitaan Injil itu.

Orang yang bekerja untuk Tuhan pasti dipelihara oleh Tuhan.
Tuhan Yesus mengutus murid-murid-Nya untuk memberitakan Injil, tapi sebelumnya mereka harus diperlengkapi dengan kuasa dari tempat yang Maha Tinggi.

Luk 24:49
24:49 Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi."

Kuasa yang dikaruniakan Tuhan pada gereja-Nya itu berasal dari tempat yang tinggi. Dan kuasa itu sudah diturunkan pada Hari Pentakosta.

Kis 1:8
1:8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

Kis 2:1-4
2:1 Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.
2:2 Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;
2:3 dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.
2:4 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.

Janji Bapa itu juga berlaku bagi kita sekarang gereja Tuhan diakhir zaman ini.

Kis 2:17-18
2:17 Akan terjadi pada hari-hari terakhir -- demikianlah firman Allah -- bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi.
2:18 Juga ke atas hamba-hamba-Ku laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu dan mereka akan bernubuat.

Janji Tuhan akan mencurahkan Roh Kudus-Nya keatas setiap daging.
Sudah siapkah kita menerima pencurahan Roh Kudus?
Tuhan kiranya menganugerahkan kemurahan-Nya atas kita semua.

Tuhan Yesus memberkati.


9 Jun 2014

Ibadah hari Pentakosta 8 Juni 2014. “Karya Roh Kudus dalam hidup orang beriman”




 Ibadah hari Pentakosta 8 Juni 2014
 Hari Raya Pentakosta.
“Karya Roh Kudus dalam hidup orang beriman”


Kata Pentakosta berasal dari bahasa Yunani = Pentekonta Hemeras artinya “lima puluh”
Pada hari ke 50 di rayakanlah Hari Raya Pentakosta, karena 50 hari = 7 minggu, hari itu disebut juga Hari Raya 7 minggu.
Kel 34;22
Hari raya Tujuh Minggu, yakni hari raya buah bungaran dari penuaian gandum, haruslah kaurayakan, juga hari raya pengumpulan hasil pada pergantian tahun.

Ul 16:9-10
9 Tujuh minggu harus kauhitung: pada waktu orang mulai menyabit gandum yang belum dituai, haruslah engkau mulai menghitung tujuh minggu itu.
10 Kemudian haruslah engkau merayakan hari raya Tujuh Minggu bagi TUHAN, Allahmu, sekedar persembahan sukarela yang akan kauberikan, sesuai dengan berkat yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.

Hari itu juga disebut Hari Raya menuai
 Kel23:16 Hari Buah Bungaran.
16 Kaupeliharalah juga hari raya menuai, yakni menuai buah bungaran dari hasil usahamu menabur di ladang; demikian juga hari raya pengumpulan hasil pada akhir tahun, apabila engkau mengumpulkan hasil usahamu dari ladang.

Mengapa disebut Hari Raya Pentakosta? Dan apa hubungannya dengan angka 50?
Hari kenaikan Tuhan Yesus ke sorga itu 40 hari setelah hari kebangkitan-Nya. Sedangkan setelah Yesus naik ke Sorga sampai dengan dicurahkannya Roh Kudus itu = 10 hari.
Jadi totalnya 50 hari.

Kis 1:3
3 Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.

Jadi Hari Pentakosta itu dikenal dengan Hari Raya menuai. Lalu kemudian kalau dihubungkan dengan Pentakosta waktu Roh Kudus dicurahkan, maka yang dituai disini bukan gandum lagi, tapi jiwa-jiwa. Sebab pada hari itu ketika rasul Petrus setelah dipenuhkan Roh Kudus, ia mulai berkhotbah dan 3.000 orang menyerahkan diri bertobat dan dibaptis dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Karya Roh Kudus dalam hidup orang beriman:
Pertama: Kuasa Roh Kudus menjadikan orang biasa dipakai luar biasa
Kis 2:1-4; 37-42
1 Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.
2 Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;
3 dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.
4 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.
37  Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: "Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?"
38 Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.
39 Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita."
40 Dan dengan banyak perkataan lain lagi ia memberi suatu kesaksian yang sungguh-sungguh dan ia mengecam dan menasihati mereka, katanya: "Berilah dirimu diselamatkan dari angkatan yang jahat ini."
41 Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.
42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

Kuasa Roh Kudus yang membuat manusia biasa dipakai luar biasa, sehingga 3.000 orang diyakinkan untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat mereka.

Kedua: Roh Kudus membuat mujijat dan tanda-tanda
Kis 2:43
43 Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda.

Kis 3:1-10 (Orang lumpuh disembuhkan)
1 Pada suatu hari menjelang waktu sembahyang, yaitu pukul tiga petang, naiklah Petrus dan Yohanes ke Bait Allah.
2 Di situ ada seorang laki-laki, yang lumpuh sejak lahirnya sehingga ia harus diusung. Tiap-tiap hari orang itu diletakkan dekat pintu gerbang Bait Allah, yang bernama Gerbang Indah, untuk meminta sedekah kepada orang yang masuk ke dalam Bait Allah.
3 Ketika orang itu melihat, bahwa Petrus dan Yohanes hendak masuk ke Bait Allah, ia meminta sedekah.
4 Mereka menatap dia dan Petrus berkata: "Lihatlah kepada kami."
5 Lalu orang itu menatap mereka dengan harapan akan mendapat sesuatu dari mereka.
6 Tetapi Petrus berkata: "Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!"
7 Lalu ia memegang tangan kanan orang itu dan membantu dia berdiri. Seketika itu juga kuatlah kaki dan mata kaki orang itu.
8 Ia melonjak berdiri lalu berjalan kian ke mari dan mengikuti mereka ke dalam Bait Allah, berjalan dan melompat-lompat serta memuji Allah.
9 Seluruh rakyat itu melihat dia berjalan sambil memuji Allah,
10 lalu mereka mengenal dia sebagai orang yang biasanya duduk meminta sedekah di Gerbang Indah Bait Allah, sehingga mereka takjub dan tercengang tentang apa yang telah terjadi padanya.

Ketiga: Roh Kudus mempersatukan murid-murid Tuhan
Kis 2:44
44 Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama,

Roh Kudus adalah Roh pemersatu:
1 Kor 1:10
10 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.

Keempat: Roh Kudus menjadikan orang tidak egois
Kis 2:44b-45
 44 Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama,
45 dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing.

Akhir zaman, dosa yang paling menonjol adalah dosa mencintai diri sendiri (egois)
2 Tim 3:1-2
1 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
2 Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama,

Itu sebabnya kita perlu dipenuhkan dengan Roh Kudus agar tidak menjadi orang yang egois, sebab salah satu buahnya Roh Kudus adalah kemurahan.
Gal 5:22,23
22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.

2 Kor 9:11-12
11 kamu akan diperkaya dalam segala macam kemurahan hati, yang membangkitkan syukur kepada Allah oleh karena kami.
12 Sebab pelayanan kasih yang berisi pemberian ini bukan hanya mencukupkan keperluan-keperluan orang-orang kudus, tetapi juga melimpahkan ucapan syukur kepada Allah.

Itu sebabnya dalam 2 Kor 9:6-9 ada anjuran agar mau berkorban:
6 Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga.
7 Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.
8 Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.
9 Seperti ada tertulis: "Ia membagi-bagikan, Ia memberikan kepada orang miskin, kebenaran-Nya tetap untuk selamanya."

Roh Kudus yang menggerakkan hati sehingga rela berkorban.

Kelima: Roh Kudus mengubahkan hati yang tadinya kikir, sehingga suka memberi. Sebab orang kikir tidak mendapat bagian dalam kerajaan Allah.
1 Kor 6:9-10
9 Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit,
10 pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

Keenam: Roh Kudus mendorong seorang untuk setia dalam persekutuan dan perjamuan suci.
Kis 2: 46
46 Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati,

Ketujuh: Roh Kudus membawa kepada perkembangan
Kis 2:47
47 sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.

Dari jumlah sebesar 120 orang kemudian menjadi ribuan
Kis 1:15
15 Pada hari-hari itu berdirilah Petrus di tengah-tengah saudara-saudara yang sedang berkumpul itu, kira-kira seratus dua puluh orang banyaknya, lalu berkata:

Kis 2:41
41 Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.

Kis 4:4
4 Tetapi di antara orang yang mendengar ajaran itu banyak yang menjadi percaya, sehingga jumlah mereka menjadi kira-kira lima ribu orang laki-laki.

Kis 5:14
14 Dan makin lama makin bertambahlah jumlah orang yang percaya kepada Tuhan, baik laki-laki maupun perempuan,

Kita sadar sekarang, kalau gereja mau berkembang harus mengutamakan pekerjaan Roh Kudus dan firman Tuhan. Peran Roh Kudus begitu luar biasa.
Roh Kudus juga disebut Roh Penghibur – Roh Penolong – Roh Kebenaran.
Yoh 14:15-16,26
15 "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.
16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,
17 yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.
26 tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

Penolong = Parakletos (seorang yang dipanggil agar senantiasa menyertai orang lain untuk menolongnya)
Parakletos: Penghibur – penasehat – penolong – pendoa syafaat – pengacara – pemberi kekuatan - seorang yang senantiasa siap siaga.

Kalau dari sederetan arti nama Parakletos ini bisa kita kenali, maka sekarang kita sadar, bahwa kita sangat membutuhkan Roh Kudus. Jangan biarkan Dia berada diluar hidup Anda, tapi undanglah Dia masuk kedalam hatimu sekarang.
Bagaimana jalannya? Mohon kepada Sang Pembaptis dalam Roh, yaitu Tuhan Yesus Kristus untuk membaptiskan Anda.
Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.
Mat 3:11
11 Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.

Tuhan Yesus memberkati kita semua.

19 Mei 2013

Hari Raya Pantekosta, Ibadah Raya Minggu 19 Mei 2013


Hari Raya Pentakosta.


Pentakosta = Hari Raya tujuh minggu adalah Pesta Pertanian.

Kel 34: 22,23.
Ada 3 x dalam satu tahun bangsa Israel mengadakan pesta. (Imamat 23)
1.- Hari Raya Roti tidak beragi = Paskah
2.- Pesta Panen pertama = Hari Raya menuai = Pentakosta. (digenapi pada Perjanjian Baru, Roh Kudus dicurahkan)
3.- Pesta Pengumpulan = Pesta Pondok Daun = Pesta Nikah Anak Domba.

Kel 23:14-17.
bulan Abib, dalam kalender internasional jatuh bulan April
Ayat 14,17 = “Tiga kali setahun haruslah engkau mengadakan perayaan bagi-Ku.”

Buat kita sekarang pengertiannya adalah:
1.- Kita harus ada persekutuan dengan Perjamuan Kudus.
2.- Kita harus penuh dengan Roh Kudus (Kis 2:17)
3.- Kita harus selalu merindukan kedatangan Tuhan, yaitu berarti hidup menjaga kesucian (1 Yoh 3:2-3)
seperti 5 anak dara yang bodoh dan yang bijak, dimana yang bijak selalu siap sedia menyongsong mempelai (Mat 25 : 1-14)

Pentakosta = Panen Raya.
Waktu itu yang dipanen adalah gandum.
dalam injil Yoh 4:39-42
Perempuan samaria yang berbincang-bincang dengan Yesus hidupnya seketika juga berubah, Tuhan menjamah hatinya, ia bertobat dan menginjili

Kita diingatkan perkataan Tuhan Yesus
Yoh 4:35
Kata Yesus kepada mereka:” Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.”

Yang menguning adalah gandum yang sudah tua siap untuk dituai.
Ini menunjuk jiwa-jiwa/orang-orang Samaria yang dimenangkan oleh perempuan Samaria untuk menjadi orang beriman kepada Kristus. (Yoh 4:39-42)

Memberitakan Injil adalah tugas yang dipercayakan Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya, dan sekarang kepada kita.

Yoh 4: 34-38
Ada karunia menabur yaitu penginjil
Menyiram (memupuk)yaitu , penggembalaan supaya rohani bertumbuh menjadi dewasa (Ibr 6:1-3)


Markus 16:15-18.
Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala mahluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan,tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka meminum racun maut, mereka tidak akan mendapatkan celaka; mereka akan meletakan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.

Pada hari Pentakosta terjadi panen raya, bukan lagi gandum yang dipanen, tapi 3.000 jiwa manusia diselamatkan oleh pemberitaan Injil yang disampaikan Rasul Petrus, waktu itu adalah kotbah Petrus yang pertama sejak dia dipenuhkan oleh Roh Kudus

Kis 2:1-4, 36-42
Ay 39.....sebab bagi kamu lah janji itu....orang yang masih jauh :yaitu kita bangsa kafir
Ay 41 merupakan Panen Raya, sekali berkotbah memenangkan 3000 jiwa

Bandingkan Kel 23:16a.

Kis 2: 46-47
Gereja mula mula.... Digerakkan Roh Kudus untuk bersekutu tiap saat


Tujuan kita dibaptis dengan Roh Kudus ialah supaya kita dibawa masuk dalam pembentukkan Tubuh Kristus.
1 Kor 12:12-13. “Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus. Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.”

Kepenuhan Roh kudus adalah mutlak (Ef 5:18b)


Karunia bahasa Roh adalah bertujuan menyatukan tubuh Kristus. Ini kebalikannya dari berpencarnya bangsa-bangsa pada waktu mendirikan menara Babel.
Kej 11:1-9
Ayat 6-7 : Bahasa yang dikacaukan oleh Allah.

Pada Hari Raya Pentakosta Roh Kudus diturunkan keatas semua murid-murid Tuhan.

Hari Pentakosta sangat berarti bagi Rasul Paulus, sehingga ia berusaha untuk berada di Yerusalem waktu itu.
Kis Rsl 20:16 “ Paulus telah memutuskan untuk tidak singgah di Efesus, supaya jangan habis waktunya di Asia. Sebab ia buru-buru, agar jika mungkin, ia telah berada di Yerusalem pada hari raya Pentakosta.”

Sepertinya gereja Efesus diabaikan, sehingga ia tidak singgah di Efesus. Tapi dalam kesempatan Pentakosta lain, justru dia mengutamakan gereja Efesus.
1 Kor 16:8,9
Rasul Paulus mengatakan “Tetapi aku akan tinggal di Efesus sampai hari raya Pentakosta, sebab disini banyak kesempatan bagiku untuk mengerjakan pekerjaan yang besar dan penting, sekalipun ada banyak penentang.”

Bagaimana dengan kita sekarang ini yang sedang merayakan hari Pentakosta? Adakah kerinduan yang sangat agar hidup kita ini juga dipenuhkan dengan Roh Kudus.

Roh Kudus diturunkan pada hari raya Pentakosta, dan murid-murid Yesus dipenuhkan dengan Roh Kudus.
Juga pada hari-hari sesudah hari Pentakosta Roh Kudus juga memenuhkan mereka.
Roh Kudus memenuhkan mereka pada saat mereka berdoa (Kis 4:31)
Roh Kudus memenuhkan mereka pada saat pemberitaan firman Allah (Kis 10:44).

Apa yang membuat mereka dipenuhkan dengan Roh Kudus? Kerinduan untuk bersekutu dengan Tuhan lewat doa, juga lewat mendengarkan firman-Nya.

Adakah kita juga memiliki kerinduan seperti itu?