Translate

Tampilkan postingan dengan label Roh Kudus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Roh Kudus. Tampilkan semua postingan

16 Jun 2019

Karunia-Karunia Roh Kudus Ibadah Raya 16 Juni 2019


Karunia-Karunia Roh Kudus
Ibadah Raya 16 Juni 2019


Wahyu 21:1-2 (TB)
1 Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan laut pun tidak ada lagi.
2 Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.

Selain tujuan Roh Kudus yaitu untuk kuasa dan kegerakan rohani, tapi juga sebagai hiasan untuk gerejaNya, berupa karunia-karunia. Gereja (kita) harus "berdandan" supaya siap memyambut kedatangan Mempelai Surga.

Kita harus berusaha menarik mempelai Pria Surga, yaitu dengan "berdandan".
Setelah dipenuhkan Roh Kudus, kita tidak boleh berhenti. Kita ambil contoh Jemaat Korintus.
Awalnya jemaat Korintus mengalami perpecahan

1 Korintus 1:10 (TB)  Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.

Ada perselisihan/ pro - kontra
1 Korintus 3:1-9 (TB) 
1 Dan aku, saudara-saudara, pada waktu itu tidak dapat berbicara dengan kamu seperti dengan manusia rohani, tetapi hanya dengan manusia duniawi, yang belum dewasa dalam Kristus.
2 Susulah yang kuberikan kepadamu, bukanlah makanan keras, sebab kamu belum dapat menerimanya. Dan sekarang pun kamu belum dapat menerimanya.
3 Karena kamu masih manusia duniawi. Sebab, jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi dan bahwa kamu hidup secara manusiawi?
4 Karena jika yang seorang berkata: "Aku dari golongan Paulus," dan yang lain berkata: "Aku dari golongan Apolos," bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi yang bukan rohani?
5 Jadi, apakah Apolos? Apakah Paulus? Pelayan-pelayan Tuhan yang olehnya kamu menjadi percaya, masing-masing menurut jalan yang diberikan Tuhan kepadanya.
6 Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan. 
7 Karena itu yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram, melainkan Allah yang memberi pertumbuhan.
8 Baik yang menanam maupun yang menyiram adalah sama; dan masing-masing akan menerima upahnya sesuai dengan pekerjaannya sendiri.
9 Karena kami adalah kawan sekerja Allah; kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah.

Dosa dalam jemaat Korintus: perpecahan, percabulan, perselisihan, dsb
1 Korintus 5:1-5 (TB)
1  Memang orang mendengar, bahwa ada percabulan di antara kamu, dan percabulan yang begitu rupa, seperti yang tidak terdapat sekalipun di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, yaitu bahwa ada orang yang hidup dengan isteri ayahnya.
2 Sekalipun demikian kamu sombong. Tidakkah lebih patut kamu berdukacita dan menjauhkan orang yang melakukan hal itu dari tengah-tengah kamu?
3 Sebab aku, sekalipun secara badani tidak hadir, tetapi secara rohani hadir, aku — sama seperti aku hadir — telah menjatuhkan hukuman atas dia, yang telah melakukan hal yang semacam itu.
4 Bilamana kita berkumpul dalam roh, kamu bersama-sama dengan aku, dengan kuasa Yesus, Tuhan kita,
5 orang itu harus kita serahkan dalam nama Tuhan Yesus kepada Iblis, sehingga binasa tubuhnya, agar rohnya diselamatkan pada hari Tuhan.

Perselisihan dalam gereja hingga dibawa ke meja pengadilan

1 Korintus 6:1-3 (TB)
1 Apakah ada seorang di antara kamu, yang jika berselisih dengan orang lain, berani mencari keadilan pada orang-orang yang tidak benar, dan bukan pada orang-orang kudus?
2 Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang kudus akan menghakimi dunia? Dan jika penghakiman dunia berada dalam tangan kamu, tidakkah kamu sanggup untuk mengurus perkara-perkara yang tidak berarti?
3 Tidak tahukah kamu, bahwa kita akan menghakimi malaikat-malaikat? Jadi apalagi perkara-perkara biasa dalam hidup kita sehari-hari.

Banyak cacat cela pada jemaat Korintus,begitu juga ada dalam gereja jaman sekarang.
Walaupum jemaat Korintus penuh kejelekan, tapi Tuhan memberikan karunia-karunia Roh Kudus.

1 Korintus 12:1-11 (TB) 
1 Sekarang tentang karunia-karunia Roh. Aku mau, saudara-saudara, supaya kamu mengetahui kebenarannya.
2 Kamu tahu, bahwa pada waktu kamu masih belum mengenal Allah, kamu tanpa berpikir ditarik kepada berhala-berhala yang bisu.
3 Karena itu aku mau meyakinkan kamu, bahwa tidak ada seorang pun yang berkata-kata oleh Roh Allah, dapat berkata: "Terkutuklah Yesus!" dan tidak ada seorang pun, yang dapat mengaku: "Yesus adalah Tuhan", selain oleh Roh Kudus.
4 Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh.
5 Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan.
6 Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang.
7 Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama.
8 Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan.
9 Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan.
10 Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu.
11 Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya.

Kita meminta karunia pada Tuhan, tapi Tuhan yang menghendaki,  dan bila Tuhan memberikan kepada kita,kita harus siap dimanapun Tuhan tempatkan.

Tujuan jabatan-jabatan untuk membangun Tubuh Kristus
Efesus 4:11-12 (TB)
11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

Doa Syafaat Yesus, supaya ada kesatuan murid-muridNya ( hamba-hamba Tuhan dan jemaat).

Yohanes 17:11, 20-21 (TB)
11  Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.
20 Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka;
21 supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.

Yohanes 17:22-23 (TB) 
22 Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu:
23 Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku.

Tuhan menginginkan agar gerejaNya bersatu, dan sampai saat ini masih belum bersatu. Kita usahakan di gereja lokal dulu untuk menjadi satu.

Karunia Roh Kudus untuk melengkapi orang kudus untuk pelayanan dalam pembangunan Tubuh Kristus.
Melayani pekerjaan Tuhan harus mutlak dilengkapi dengan karunia-karunia dari Roh Kudus.

Karunia Roh Kudus diberikan untuk kepentingan bersama
1 Korintus 12:7 (TB)  Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama.

Diberikan supaya tidak terjadi perpecahan
1 Korintus 12:22-27 (TB)
22 Malahan justru anggota-anggota tubuh yang nampaknya paling lemah, yang paling dibutuhkan.
23 Dan kepada anggota-anggota tubuh yang menurut pemandangan kita kurang terhormat, kita berikan penghormatan khusus. Dan terhadap anggota-anggota kita yang tidak elok, kita berikan perhatian khusus.
24 Hal itu tidak dibutuhkan oleh anggota-anggota kita yang elok. Allah telah menyusun tubuh kita begitu rupa, sehingga kepada anggota-anggota yang tidak mulia diberikan penghormatan khusus,
25 supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan.
26 Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita.
27 Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya.
Supaya gereja utuh, Tuhan memberikan karunia dan jabatan salam gereja.

Talenta apa yang Tuhan berikan, untuk melayaniNya? Hendaknya kita pakai dan kembangkan.
Jangan melayani Tuhan tanpa talenta.

Karunia= belas kasihan = pemberian sebagai tanda kasih dari Allah kepada manusia
Mengaruniai= menyatakan kasih kepada siapa yang diberi, suatu tanda kasih.
Karunia yang Tuhan berikan pada kita merupakan suatu perhiasan rohani, bisa berupa bakat dan talenta.

Tuhan menaruh belas kasihan kepada siapa yang dikehendakinya

Roma 9:18 (TB)  Jadi Ia menaruh belas kasihan kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan Ia menegarkan hati siapa yang dikehendaki-Nya.

Tuhan menegarkan hati seseorang karena sudah berkali-kali diperingatkan, tetapi tidak mau dengar-dengaran. Seperti Firaun yang berulang kali diperingatkan melalui tulah- tulah tapi masih berkeras hati, sehingga Tuhan menegarkan hatinya.

Kita harus berusaha menarik perhatian Tuhan supaya mendapat karunia Roh Kudus. Melakukan hal yang disenangi Tuhan, yaitu lebih sungguh-sungguh lagi beribadah kepada Tuhan, membangun hubungan yang intim.

Jika ada kerinduan untuk melayani demi pembangunan Tubuh Kristus, Tuhan pasti akan memberi karunia-karunia Roh Kudus.

13 Mei 2018

Ibadah Raya 13 Mei 2018. TERIMA PENGASIHAN ROH KUDUS



Ibadah Raya 13 Mei 2018

TERIMA PENGASIHAN ROH KUDUS :     
Mat 12:29-37
12:29 Atau bagaimanakah orang dapat memasuki rumah seorang yang kuat dan merampas harta bendanya apabila tidak diikatnya dahulu orang kuat itu? Sesudah diikatnya barulah dapat ia merampok rumah itu.
12:30 Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan.
12:31 Sebab itu Aku berkata kepadamu: Segala dosa dan hujat manusia akan diampuni, tetapi hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni.
12:32 Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datang pun tidak.
12:33 Jikalau suatu pohon kamu katakan baik, maka baik pula buahnya; jikalau suatu pohon kamu katakan tidak baik, maka tidak baik pula buahnya. Sebab dari buahnya pohon itu dikenal.
12:34 Hai kamu keturunan ular beludak, bagaimanakah kamu dapat mengucapkan hal-hal yang baik, sedangkan kamu sendiri jahat? Karena yang diucapkan mulut meluap dari hati.
12:35 Orang yang baik mengeluarkan hal-hal yang baik dari perbendaharaannya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan hal-hal yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat.
12:36 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman.
12:37 Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum."

Bagian dari perikop ini bicara soal terima pengasihan-pengasihan Roh Kudus.
Setelah kita dipenuhkan dengan Roh Kudus, maka Tuhan mempunyai maksud didalam setiap kehidupan kita.

Hati kita yang digambarkan sebuah rumah yang dahulu dikuasai oleh orang kuat, tapi setelah orang kuat itu di ikat, maka barang-barangnya dapat dirampok dibawa keluar.
Barang-barang itu seperti berhala, kesenangan-kesenangan lama, beda-benda yang mungkin dikagumi, sehingga di puja-puja.

Contohnya: Orang yang kagum berat kepada seorang artis / penyanyi / pemain sepak bola / bulu tangkis atau siapa saja, sehingga ia mengoleksi foto-fotonya, dipasang dikamarnya, supaya kalau masuk kamar dia boleh memandangi foto-foto itu. Hal seperti itu sudah seperti memberhalakan.

Ternyata harta benda yang dimaksud dalam ayat 29 ini adalah perkara-perkara yang tidak baik yang secara tidak sadar sudah lama kita simpan dalam hati.  Barang-barang itu sendiri memang tidak berbahaya, tapi orang kuat yaitu Iblis yang menguasai rumah hati manusia itu yang berbahaya. Sebab tidak ada satu kuasapun yang mampu mengeluarkan barang-barang itu kalau bukan orang yang lebih kuat, yang akan mengikatnya, kemudian merampas barang-barang yang ada dalam rumah itu.

Luk 11:21-22
11:21 Apabila seorang yang kuat dan yang lengkap bersenjata menjaga rumahnya sendiri, maka amanlah segala miliknya.
11:22 Tetapi jika seorang yang lebih kuat dari padanya menyerang dan mengalahkannya, maka orang itu akan merampas perlengkapan senjata, yang diandalkannya, dan akan membagi-bagikan rampasannya.

Sekarang rumah ini sudah kosong, bersih tersapu dan rapih teratur, tidak ada penghuninya.
Ini yang menjadi sebab mengapa penghuni yang lama itu datang kembali dengan mengajak 7 roh lain yang lebih jahat dari padanya dan mereka masuk dan berdiam disitu.

Mat 12:43-45
12:43 "Apabila roh jahat keluar dari manusia, ia pun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian. Tetapi ia tidak mendapatnya.
12:44 Lalu ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu. Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu kosong, bersih tersapu dan rapi teratur.
12:45 Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula. Demikian juga akan berlaku atas angkatan yang jahat ini."

Setelah Tuhan membersihkan rumah hati kita, Tuhan akan menempatkan penghuni yang baru, yaitu Roh Kebenaran.
Tadinya orang ini tidak bisa berkata benar, (sebab ia bisu) = bisu dari kebenaran, sekarang ia dapat berkata benar, sebab Roh Kebenaran itu menguasai hatinya.
 Mat 12:22                                                                                 Yoh 14:15-17
14:15 "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.
14:16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,
14:17 yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.

Ef 4:25
4:25 Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.

Roh Kudus yang membuat orang ini dapat berkata benar.
Roh Kudus yang akan memimpin kamu kedalam seluruh kebenaran.

Yoh 16:13
16:13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.

Hidup seorang berubah menjadi baru karena pekerjaan Roh Kudus didalam orang itu.
Orang buta: Tadinya ia hanya melihat kegelapan, tapi sekarang ia bisa melihat terang.

Orang yang bisa melihat kemulyaan Tuhan itu bisa juga merasakanya. Sebab ada firman Tuhan yang mengatakan: Maz 34:9
34:9 Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!

Kita punya mulut untuk berkata benar, dan punya mata untuk melihat kemulyaan Tuhan.

Rumah yang sudah dibersihkan itu kemudian diisi dengan apa?
2 Tim 2:20-21 Perabot-perabot rohani.
2:20 Dalam rumah yang besar bukan hanya terdapat perabot dari emas dan perak, melainkan juga dari kayu dan tanah; yang pertama dipakai untuk maksud yang mulia dan yang terakhir untuk maksud yang kurang mulia.
2:21 Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.

Emas = Keilahian / kesucian.
Perak = Ketebusan.
Kayu dan tanah liat  = Hal-hal yang fana.
Jika seorang itu menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat = Ada kerinduan untuk dipakai Tuhan, sehingga ada usaha untuk hidup dalam kesucian, maka kehidupannya akan dipakai untuk maksud yang mulia.

Ia dikuduskan – dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.
Diberi karunia untuk melayani Tuhan.

Rm 12:6-8
12:6 Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita.
12:7 Jika karunia untuk melayani, baiklah kita melayani; jika karunia untuk mengajar, baiklah kita mengajar;                           
12:8 jika karunia untuk menasihati, baiklah kita menasihati. Siapa yang membagi-bagikan sesuatu, hendaklah ia melakukannya dengan hati yang ikhlas; siapa yang memberi pimpinan, hendaklah ia melakukannya dengan rajin; siapa yang menunjukkan kemurahan, hendaklah ia melakukannya dengan sukacita.
Tuhan Yesus memberkati.

19 Mei 2013

Hari Raya Pantekosta, Ibadah Raya Minggu 19 Mei 2013


Hari Raya Pentakosta.


Pentakosta = Hari Raya tujuh minggu adalah Pesta Pertanian.

Kel 34: 22,23.
Ada 3 x dalam satu tahun bangsa Israel mengadakan pesta. (Imamat 23)
1.- Hari Raya Roti tidak beragi = Paskah
2.- Pesta Panen pertama = Hari Raya menuai = Pentakosta. (digenapi pada Perjanjian Baru, Roh Kudus dicurahkan)
3.- Pesta Pengumpulan = Pesta Pondok Daun = Pesta Nikah Anak Domba.

Kel 23:14-17.
bulan Abib, dalam kalender internasional jatuh bulan April
Ayat 14,17 = “Tiga kali setahun haruslah engkau mengadakan perayaan bagi-Ku.”

Buat kita sekarang pengertiannya adalah:
1.- Kita harus ada persekutuan dengan Perjamuan Kudus.
2.- Kita harus penuh dengan Roh Kudus (Kis 2:17)
3.- Kita harus selalu merindukan kedatangan Tuhan, yaitu berarti hidup menjaga kesucian (1 Yoh 3:2-3)
seperti 5 anak dara yang bodoh dan yang bijak, dimana yang bijak selalu siap sedia menyongsong mempelai (Mat 25 : 1-14)

Pentakosta = Panen Raya.
Waktu itu yang dipanen adalah gandum.
dalam injil Yoh 4:39-42
Perempuan samaria yang berbincang-bincang dengan Yesus hidupnya seketika juga berubah, Tuhan menjamah hatinya, ia bertobat dan menginjili

Kita diingatkan perkataan Tuhan Yesus
Yoh 4:35
Kata Yesus kepada mereka:” Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.”

Yang menguning adalah gandum yang sudah tua siap untuk dituai.
Ini menunjuk jiwa-jiwa/orang-orang Samaria yang dimenangkan oleh perempuan Samaria untuk menjadi orang beriman kepada Kristus. (Yoh 4:39-42)

Memberitakan Injil adalah tugas yang dipercayakan Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya, dan sekarang kepada kita.

Yoh 4: 34-38
Ada karunia menabur yaitu penginjil
Menyiram (memupuk)yaitu , penggembalaan supaya rohani bertumbuh menjadi dewasa (Ibr 6:1-3)


Markus 16:15-18.
Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala mahluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan,tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka meminum racun maut, mereka tidak akan mendapatkan celaka; mereka akan meletakan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.

Pada hari Pentakosta terjadi panen raya, bukan lagi gandum yang dipanen, tapi 3.000 jiwa manusia diselamatkan oleh pemberitaan Injil yang disampaikan Rasul Petrus, waktu itu adalah kotbah Petrus yang pertama sejak dia dipenuhkan oleh Roh Kudus

Kis 2:1-4, 36-42
Ay 39.....sebab bagi kamu lah janji itu....orang yang masih jauh :yaitu kita bangsa kafir
Ay 41 merupakan Panen Raya, sekali berkotbah memenangkan 3000 jiwa

Bandingkan Kel 23:16a.

Kis 2: 46-47
Gereja mula mula.... Digerakkan Roh Kudus untuk bersekutu tiap saat


Tujuan kita dibaptis dengan Roh Kudus ialah supaya kita dibawa masuk dalam pembentukkan Tubuh Kristus.
1 Kor 12:12-13. “Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus. Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.”

Kepenuhan Roh kudus adalah mutlak (Ef 5:18b)


Karunia bahasa Roh adalah bertujuan menyatukan tubuh Kristus. Ini kebalikannya dari berpencarnya bangsa-bangsa pada waktu mendirikan menara Babel.
Kej 11:1-9
Ayat 6-7 : Bahasa yang dikacaukan oleh Allah.

Pada Hari Raya Pentakosta Roh Kudus diturunkan keatas semua murid-murid Tuhan.

Hari Pentakosta sangat berarti bagi Rasul Paulus, sehingga ia berusaha untuk berada di Yerusalem waktu itu.
Kis Rsl 20:16 “ Paulus telah memutuskan untuk tidak singgah di Efesus, supaya jangan habis waktunya di Asia. Sebab ia buru-buru, agar jika mungkin, ia telah berada di Yerusalem pada hari raya Pentakosta.”

Sepertinya gereja Efesus diabaikan, sehingga ia tidak singgah di Efesus. Tapi dalam kesempatan Pentakosta lain, justru dia mengutamakan gereja Efesus.
1 Kor 16:8,9
Rasul Paulus mengatakan “Tetapi aku akan tinggal di Efesus sampai hari raya Pentakosta, sebab disini banyak kesempatan bagiku untuk mengerjakan pekerjaan yang besar dan penting, sekalipun ada banyak penentang.”

Bagaimana dengan kita sekarang ini yang sedang merayakan hari Pentakosta? Adakah kerinduan yang sangat agar hidup kita ini juga dipenuhkan dengan Roh Kudus.

Roh Kudus diturunkan pada hari raya Pentakosta, dan murid-murid Yesus dipenuhkan dengan Roh Kudus.
Juga pada hari-hari sesudah hari Pentakosta Roh Kudus juga memenuhkan mereka.
Roh Kudus memenuhkan mereka pada saat mereka berdoa (Kis 4:31)
Roh Kudus memenuhkan mereka pada saat pemberitaan firman Allah (Kis 10:44).

Apa yang membuat mereka dipenuhkan dengan Roh Kudus? Kerinduan untuk bersekutu dengan Tuhan lewat doa, juga lewat mendengarkan firman-Nya.

Adakah kita juga memiliki kerinduan seperti itu?

17 Mei 2013

Ibadah Kepenuhan Roh Kudus : Roh Kudus Adalah Pribadi Yang Ilahi: Ia Adalah Allah.


Roh Kudus Adalah Pribadi Yang Ilahi: Ia Adalah Allah.

Di dalam seluruh Alkitab jelaslah bahwa Roh Kudus itu adalah Allah sendiri. Ini terlihat misalnya dari kata sifat yang digandengkan dengan kata Roh. Tanpa kekecualian sifat-sifat itu adalah sifat-sifat dari Allah sendiri.

Ia kekal: Ini berarti bahwa tidak pernah ada suatu saat di mana Dia tidak ada.
Ibn. 9:14 Betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diriNya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup.

Ia Maha kuasa: Lukas 1:35 Jawab malaikat itu kepadanya:
“ Roh Kudus akan turun keatasmu dan kuasa Allah Yang Maha Tinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus Anak Allah.”

Ia Maha ada: (Ia ada dimana-mana pada saat yang sama): Mazmur 139:7 Ke mana aku dapat pergi menjauhi RohMu, ke mana aku dapat lari dari hadapanMu?

Ia Maha tahu: I Kor 2:10,11. Karena kepada kita Allah telah menyatakan oleh Roh, sebab Roh menyelidik segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah. Siapa gerangan di antara manusia yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri manusia selain roh manusia sendiri yang ada di dalam dia? Demikianpulalah tidak ada orang yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri Allah selain Roh Allah.

Roh Kudus disebut Allah: Kis Rsl. 5:3,4. Tetapi Petrus berkata: “Ananias, mengapa hatimu dikuasai Iblis, sehingga engkau mendustai Roh Kudus dan menahan sebagian dari hasil penjualan tanah itu? Selama tanah itu tidak dijual, bukankah itu tetap kepunyaanmu, dan setelah dijual, bukankah hasilnya itu tetap dalam kuasamu? Mengapa engkau merencanakan perbuatan itu dalam hatimu? Engkau bukan mendustai manusia tetapi mendustai Allah.”

Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambarNya, dalam kemuliaan yang semakin besar. 2 Kor 3:18

Ia adalah Pencipta: Dalam Alkitab Roh Kudus pertama disebut di Kejadian 1:2 Roh Allah melayang-layang diatas permukaan air.

Kejadian 1:1 mengatakan: Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.

Dalam Kolose 1, surat Paulus kepada gereja di Kolose, dimana ia menulis tentang Yesus Kristus, di antara kebenaran-kebenaran yang hebat lainnya, ia mengatakan:
Karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia. Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu ada di dalam Dia. Kol 1:16,17

Jadi, Allah Bapa, Allah Anak, dan Allah Roh Kudus bersama-sama menciptakan bumi. Yang paling penting bagi orang Kristen adalah mengerti dan menerima fakta itu baik dari segi theologia maupun dari segi praktis

Tuhan memberkati

15 Mei 2013

Manifestasi dari Roh Kudus.



taken from believerinsight.com
Manifestasi dari Roh Kudus.

Kis Rsl.2:37-39.
Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: “Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?”

Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis didalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masihn jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita.”

Bertobat adalah hal yang pertama sebelum dipenuhkan oleh Roh Kudus


Roh Kudus membuat orang percaya suka bersekutu. (Kis Rsl. 2:41-42, 46-47).

Roh Kudus membuat mujijat: (Kis Rsl. 2:43) Band. Kis Rsl. 1:8. “Kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun keatas kamu.”

Roh Kudus mempersatukan (Kis Rsl 2:44-45).

Sekarang ini zamannya Roh Kudus (Kis Rsl.3:21)
Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu, …..
Roh Kudus diutus untuk menyertai gerejaNya (Yoh 14:16-17).

Roh Kudus dicurahkan secara melimpah. (Kis Rsl 2:1-4 ) Kis 4:31 “Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani.”

Roh Kudus memberi mereka keberanian untuk memberitakan firman Allah. Bandingkan 2 Tim 1:7. “Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.”

Roh Kudus memberi pertumbuhan:

Kis Rsl 2:41 (3.000 Orang)

Kis Rsl 2:47 Tiap-tiap hari Tuhan menambahkan jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.

Kis Rsl 4:4 (5.000 Orang)

Kis Rsl 5:14 Makin lama makin bertambah.

Kis Rsl 6:7 Jumlah murid makin bertambah banyak; juga sejumlah besar imam menyerahkan diri dan percaya.

Itulah manifestasi (perwujudtan) dari Roh Kudus.

Gereja Tuhan akan bekembang jika ada Roh Kudus didalam gereja itu.

Tuhan Yesus memberkati.

12 Mei 2013

Ibadah Raya, Minggu 12 Mei 2013, “Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?”


taken from www.biblestudyspace.com

Ibadah Raya , Minggu 12 Mei 2013
“Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?”
Kisah Rsl. 19:2a


Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?
Kisah Rsl. 19:2A
Pertanyaan ini ditujukan kepada 12 murid Tuhan yang ada di Efesus.
Dari cara bertanyanya Rs. Paulus ini menunjukkan betapa pentingnya baptisan Roh Kudus itu harus dialami oleh setiap orang percaya yang sudah bertobat.
Bukan Cuma dibaptis dengan air saja tetapi juga harus dibaptis dengan Roh Kudus.

Tuhan Yesus pernah berbincang-bincang dengan Nikodemos (seorang pemimpin agama Yahudi) yang belum dibaptis dengan air dan dengan Roh Kudus.
Yoh 3:3,5.
Ayat 5: Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seseorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk kedalam kerajaan Allah.
Tuhan Yesus berbicara tentang dilahirkan kembali; (Jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat kerajaan Allah.)


Ada dua macam kelahiran yang dibicarakan Tuhan Yesus kepada Nikodemos.
Pertama: Kelahiran lewat air (baptisan tobat)
Bertobat adalah cara satu-satunya untuk dapat
masuk dalam kerajaan Allah.

Markus 1:14-15. Sesudah Yohanes ditangkap datanglah Yesus ke Galilea memberitakan Injil Allah, kata-Nya: “Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!”

Kabar pertobatan ini yang terus diberitakan:
Lukas 24:47. “dan lagi dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan
dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem.”

Baptisan air yang benar adalah dimana segala dosa-dosa kita sudah dimatikan, kemudian dikuburkan lewat percaya pada kematian Yesus, karena Dia mati adalah untuk menebus dosa-dosa manusia.

Roma 6:3-10.
Ayat 6: .Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa

Orang Kristen di Efesus ketika ditanya soal baptisan mereka menjawab sudah dibaptis dengan baptisan Yohanes. Rasul Paulus katakan bahwa mereka harus dibaptis dengan nama Tuhan Yesus. Kis Rsl 19:3-5.

MENGAPA HARUS DIBAPTIS DENGAN NAMA TUHAN YESUS?
Sebab dikolong langit ini tidak ada nama lain yang dapat menyelamatkan manusia, selain percaya kepada nama Tuhan Yesus. Kis Rsl. 4:12.
Nama Yesus yang dapat menyelamatkan manusia dari hukuman Allah.

Roma 10:9-10. “Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.”


Kedua: Tuhan Yesus bicara soal baptisan Roh Kudus.

Yohanes 3:5 Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk dalam kerajaan Allah.”

Dari sini kita bisa mengetahui betapa pentingnya baptisan Roh Kudus ini.

Mengapa harus dibaptis dengan Roh Kudus?
Sebab yang dilahirkan daging adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh adalah roh. (ayat 6)

Daging ini tidak dapat mewarisi Kerajaan Allah.
1 Kor 15:50
Saudara-saudara, inilah yang hendak kukatakan kepadamu, yaitu bahwa daging dan darah tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah dan bahwa yang binasa tidak mendapat bagian dalam apa yang tidak dapat binasa.”

Yang dilahirkan Roh adalah roh.
Kalau kita dilahirkan oleh Roh Kudus maka roh kita akan diperbaharui.

Yehezkiel 36:26-27.
"Kamu akan Kuberikan hati yang baru,dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat. Roh-Ku akan kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.”

Roh Kudus yang mengajar kita agar hidup menurut segala firman Tuhan.

Mengapa 12 murid di Efesus belum dipenuhkan dengan Roh Kudus?

Ada dua penyebabnya:
Pertama: Baptisannya belum sempurna.
Karena hanya dibaptis dengan baptisan Yohanes.
Baptisan Yohanes adalah baptisan tobat! Mereka harus dibaptis dalam nama Yesus, sebab hanya nama Yesus yang dapat menyelamatkan manusia dari hukuman Allah.

Kedua: Dua belas murid ini belum pernah dengar ada Roh Kudus.
Roh Kudus oknum Allah yang ketiga ini harus dikenal oleh setiap orang Kristen.
Mereka belum pernah dengar = berarti tidak pernah diperkenalkan.
Bagaimana Anda dapat dibaptiskan dengan Roh Kudus, kalau Anda tidak mengenal siapa Roh Kudus itu?
Roh Kudus dikirim Allah ke dunia ini untuk menggantikan tugas Yesus yang sudah selesai waktu itu, fungsinya adalah untuk menyertai kita sampai akhir zaman. (Yoh 14:15-17)

Kalau kita belum dibaptis dengan Roh Kudus, maka status kita ini seperti anak yatim. (Yoh 14:18)

Sedangkan orang yang sudah dibaptis dengan Roh Kudus dia dapat disebut sebagai anak-anak Allah, dan dapat menyapa Allah dengan sebutan: “Abba ya Bapa”
Roma 8:15 “ya Abba, ya Bapa!”
Galatia 4:6 “ya Abba, ya Bapa!”

Abba= kata Aram untuk “Bapa” menggambarkan bentuk sapaan yang akrab, terutama sapaan anak-anak terhadap bapanya, sebagaimana kata dalam bahasa Inggris “Daddy”.

Selamat menerima baptisan Roh Kudus,Tuhan Yesus memberkati.

11 Mei 2013

Ibadah Kepenuhan Roh Kudus



taken from hubpages.com

Ibadah Kepenuhan Roh Kudus


BAGAIMANA DIPENUHI ROH KUDUS?

Ada tiga langkah yang harus kita ketahui supaya kita dipenuhkan Roh Kudus.
Langkah pertama: PENGERTIAN
Langkah kedua : KEPATUHAN
Langkah ketiga : BERJALAN OLEH IMAN.

PENGERTIAN:
Pengertian yang dimaksud disini adalah: Pengertian akan KEBENARAN.
Kebenaran yang pertama yang harus kita mengerti adalah, bahwa Allah telah memberikan Roh KudusNYA , dan IA tinggal didalam kita.
Jika kita menerima Kristus sebagai Juru Selamat kita, Roh Allah tinggal didalam kita. (Ef. 1:13-14)
Allah berjanji bahwa Roh hidup didalam kita jika kita milik Kristus, dan Allah tidak dapat bohong.
Kita juga harus mengerti bahwa Allah menghendaki kita penuh dengan Roh. (Ef 5:18).
Allah ingin mengisi hidup kita dengan RohNya. (Lukas 11:13) Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang memintanya.

Jika kita gagal dipenuhkan Roh Kudus, ingatlah bahwa itu bukanlah keengganan Allah. Kesalahan itu seluruhnya ada pada kita.

APAKAH YANG MENGHALANGI PEKERJAAN ROH KUDUS DIDALAM KEHIDUPAN KITA?

D O S A:
Sebelum kita dapat dipenuhkan Roh Kudus kita harus selesaikan secara jujur dan lengkap akan setiap dosa yang kita ketahui dalam hidup kita.
Mungkin hal ini akan menyakitkan pada waktu kita harus mengaku dosa-dosa yang kita sembunyikan atau yang kita tidak sadari.
Tapi tidak ada kepenuhan Roh Kudus tanpa PENYUCIAN DOSA.

LANGKAH PERTAMA DALAM PEMBERSIHAN DOSA IALAH:
Kesadaran akan kehadiranNya.
Dosa adalah penyumbat yang besar, dan DARAH YESUS adalah pembersih yang besar ditambah dengan pertobatan dan iman.
Kita harus membersihkan secara lengkap terhadap dosa dalam hidup kita jika kita ingin mengetahui kepenuhan Roh Kudus.
Hal ini tidak mudah sebab beberapa alasan.
Membersihkan dosa dalam hidup kita itu sukar, sebab bukan hanya kita harus mengetahui dosa kita, tetapi kita harus bertobat daripadanya.

DOSA MEMBUTAKAN ROHANI KITA:
Sering kita dibutakan betapa ngeri dosa itu.
Mudah sekali bagi kita mengakui dosa kita, tapi gagal melihat banyak dosa lain yang mungkin menghalangi secara langsung langkah kita dengan Tuhan.

Kalau kita mengakui dosa-dosa kita jangan hanya yang kita ketahui saja, tapi juga terhadap dosa yang kita tidak ketahui.
Kita bukan saja harus jujur akan adanya macam-macam dosa yang kita ketahui saja, tapi juga terhadap dosa yang tidak kita ketahui. (Lukas 9:23)

Dosa akan selalu menjadi soal yang terus menerus.
Hidup kita selalu akan ditandai oleh kekalahan dan keputusasaan, selama kita bertahan pada kebenaran diri sendiri. (2 Kor 5:15)

Langkah kedua: KEPATUHAN.
Langkah kedua untuk dipenuhkan Roh Kudus adalah kepatuhan.
Apa yang dimaksudkan dengan istilah ini?
Kepatuhan yang dimaksud disini adalah bahwa kita meninggalkan jalan kita sendiri dan berusaha untuk tunduk kepada Kristus sebagai Tuhan dan dikuasai olehNya dalam segala bagian dari kehidupan kita.

Intisari dari dosa:
Kemauan kita sendiri kita tempatkan di pusat kehidupan kita, bukan Kristus.
Cara untuk dipenuhi/dikendalikan/dikuasai Roh Kudus adalah menempatkan Kristus dipusat kehidupan kita, bukannya diri sendiri.

BAGAIMANA KEPATUHAN DAPAT MENJADI KENYATAAN DIDALAM KEHIDUPAN KITA?

Langkah pertama: PENGAKUAN dan PERTOBATAN.
Ada banyak orang yang mengetahui bahwa mereka adalah orang berdosa dan mereka dapat menceritakan dosa yang mana yang mereka perbuat, tapi tidak pernah ada perubahan. Mengapa?
Sebab mereka belum pernah mengakui dosa-dosa mereka kepada Allah dan bertobat daripadanya.
MENYESAL DAN BERTOBAT:
Sebetulnya ada perbedaan antara pengakuan dan pertobatan.
Pengakuan adalah pernyataan dosa. (1 Yoh1:9)
Bertobat ialah meninggalkan dosa.
Dalam bahasa Yunani (bhs asli PB) kata BERTOBAT berarti perubahan pikiran secara total dan lengkap.

Bertobat itu bukan saja menyesal akan dosa, atau hanya mengakui kepada Allah. Bertobat dari dosa ialah berbalik daripadanya dan berpaling kepada Kristus dan kehendakNya.

Jika hidup saya tidak menyenangkan Allah, saya akan mengubahnya dan membawanya sejalan dengan kehendak Allah.
Pertobatan ialah peralihan yang disadari dari dosa saya. (Wahyu 2:5)

Langkah KEDUA dalam kepatuhan ialah: menyerahkan diri kita kepada Allah dan kehendakNya.

Dulu kita adalah hamba dosa, sekarang menjadi hamba kebenaran (Roma 6:13,18)
Serahkanlah dirimu kepada Allah:
Dalam bahasa aslinya (Yunani) kata ini diterjemahakan dan mempunyai arti yang indah, diantaranya:
1- Tempatkan dirimu didalam tangan Allah.
2- Persembahkan dirimu kepada Allah.
3- Hadapkan dirimu kepada Allah.

Arti dari kata PASRAH adalah: menempatkan diri sendiri pada suruhan seseorang. (Roma 12:1, Why 3:19-20)

Langkah KETIGA bagaimana dipenuhkan Roh Kudus ialah IMAN:
Berjalan dengan iman.
Yang pertama kita harus mengerti beberapa hal tertentu, kemudian kita harus menyerahkan diri kita kepada Allah, lalu kita harus mulai belajar rahasia berjalan dalam iman.
Titik yang terpenting adalah:
Ketika kita berserah kepada Allah dan kehendakNya, kita dipenuhi dengan Roh Kudus. Roh Kudus mengendalikan dan menguasai kita.

Roma 6:11 “Demikianlah hendaknya kamu MEMANDANGNYA: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.”

Memandang itu bukan khayalan. Kita diminta untuk memandang sifat lama kita yang telah mati bukan untuk berpura-pura, tapi untuk menginsafinya.

SEORANG KRISTEN YANG SUDAH DILAHIRKAN KEMBALI SEHARUSNYA TIDAK LAGI MEMIKIRKAN INGIN KEMBALI KEPADA KEHIDUPAN YANG LAMA.

Hal itu sama seperti dengan seorang dewasa tidak ingin kembali kepada masa kanak-kanak.
Atau seorang yang sudah menikah tidak mau kembali kepada masa bujangan.
Juga sama seperti seorang hukuman yang sudah dibebaskan tidak ingin kembali kedalam tahanan.

Jika saudara telah memenuhi syarat-syarat firman Tuhan agar penuh dengan Roh Kudus terutama PERTOBATAN dan KEPATUHAN yang telah kita pertimbangkan, maka kita dapat mengatakan kepada diri sendiri: “Oleh iman saya tahu saya telah dipenuhi dengan Roh Kudus.”

Jika kita dipenuhi Roh Kudus orang lain akan mengetahuinya, sebab orang yang dipenuhi Roh Kudus menghasilkan buah Roh. Tetapi diri kita tidak menyadarinya.

Kita sudah menjadi rumah Allah, ditinggali oleh Roh Kudus, tetapi IA INGIN MEMENUHI KITA. Namun Ia hanya dapat memenuhi mereka yang mau mengosongkan dirinya dan berserah kepadaNya.

“Hendaklah kamu penuh dengan Roh.” (Ef 5:18)