Translate

31 Jan 2016

Ibadah Pendalaman Alkitab. 29 Januari 2016. Kitab Zakharia : Kata-kata Pendahuluan



Ibadah Pendalaman Alkitab
29 Januari 2016
KITAB ZAKHARIA : KATA-KATA PENDAHULUAN.

Kitab Zakharia ditulis tahun 520-407 sebelum Kristus.
Kitab Zakharia ini mengandung perjanjian perlindungan terhadap bangsa Israel. Kalau Tuhan mengadakan perlindungan terhadap Israel jasmani, terlebih kepada Israel rohani yaitu gereja Tuhan yang ditebus / sidang mempelai Tuhan.

Perlindungan ini berlaku mulai sekarang sampai Tuhan datang, bahkan sampai selama lamanya.
Zac 1:1-6
1:1 Dalam bulan yang kedelapan pada tahun kedua zaman Darius datanglah firman TUHAN kepada nabi Zakharia bin Berekhya bin Ido, bunyinya:
1:2 "Sangat murka TUHAN atas nenek moyangmu.
1:3 Sebab itu katakanlah kepada mereka: Beginilah firman TUHAN semesta alam: Kembalilah kepada-Ku, demikianlah firman TUHAN semesta alam, maka Aku pun akan kembali kepadamu, firman TUHAN semesta alam.
1:4 Janganlah kamu seperti nenek moyangmu yang kepadanya para nabi yang dahulu telah menyerukan, demikian: Beginilah firman TUHAN semesta alam: Berbaliklah dari tingkah lakumu yang buruk dan dari perbuatanmu yang jahat! Tetapi mereka tidak mau mendengarkan dan tidak mau menghiraukan Aku, demikianlah firman TUHAN.
1:5 Nenek moyangmu, di mana mereka? Dan para nabi, apakah mereka hidup untuk selama-lamanya?
1:6 Tetapi segala firman dan ketetapan-Ku yang telah Kuperintahkan kepada hamba-hamba-Ku, para nabi, bukankah itu telah sampai kepada nenek moyangmu? Maka bertobatlah mereka serta berkata: Sebagaimana TUHAN semesta alam bermaksud mengambil tindakan terhadap kita sesuai dengan tingkah laku kita dan perbuatan kita, demikianlah Ia mengambil tindakan terhadap kita!"

 Dalam ayat 6 ini beberapa kali disebut: “Datanglah firman Tuhan demikianlah firman Tuhan, firman Tuhan serwa sekalian alam, dan lain-lain.

Artinya firman Tuhan harus diutamakan sebelum kita lebih lanjut dari rahasia-rahasia firman Tuhan yang sangat hebat sekali. Sebab dalam kita Zakharia -dikemukakan dari hal penglihatan-penglihatan atau vision, yang bukan hanya untuk dilihat saja oleh Zakharia lalu disimpan dan ditutup pengertianya, tapi rahasia-rahasianya akan dibukakan.

Ini berarti Firman Tuhan bukan hanya untuk didengar saja, tetapi dapat dilihat, dirasa, diraba dengan tangan kita dan dapat kita nikmati, supaya sukacita itu digenapkan dalam hidup kita.

1 Yoh 1:1-6
1:1 Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup -- itulah yang kami tuliskan kepada kamu.
1:2 Hidup itu telah dinyatakan, dan kami telah melihatnya dan sekarang kami bersaksi dan memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal, yang ada bersama-sama dengan Bapa dan yang telah dinyatakan kepada kami.
1:3 Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamu pun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus.
1:4 Dan semuanya ini kami tuliskan kepada kamu, supaya sukacita kami menjadi sempurna.
1:5 Dan inilah berita, yang telah kami dengar dari Dia, dan yang kami sampaikan kepada kamu: Allah adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan.
1:6 Jika kita katakan, bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia, namun kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran.

Sekarang kita dengar pengakuan rasul Petrus dalam suratan 2 Pet 1:16-21
1:16 Sebab kami tidak mengikuti dongeng-dongeng isapan jempol manusia, ketika kami memberitahukan kepadamu kuasa dan kedatangan Tuhan kita, Yesus Kristus sebagai raja, tetapi kami adalah saksi mata dari kebesaran-Nya.
1:17 Kami menyaksikan, bagaimana Ia menerima kehormatan dan kemuliaan dari Allah Bapa, ketika datang kepada-Nya suara dari Yang Mahamulia, yang mengatakan: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."
1:18 Suara itu kami dengar datang dari sorga, ketika kami bersama-sama dengan Dia di atas gunung yang kudus.
1:19 Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu.
1:20 Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri,
1:21 sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.

Kita harus sungguh-sungguh menerima firman Nubuatan, bukan untuk didengar saja tetapi supaya mata kita terbuka untuk memandang kenyataan Firman Tuhan, karena Firman Tuhan akan membawa kita untuk bertemu  muka dengan muka dengan pribadi Tuhan.

Didalam Zac 1:1-6 terbagi atas dua bagian yaitu:
Zac 1:1-3 = Israel harus kembali kepada Allah sehingga terjadi suatu perdamaian dengan Allah.
Zac 1:4-6 = Menjauhkan diri daripada kesesatan nenek moyang Israel.

Zac 1:1-3
1:1 Dalam bulan yang kedelapan pada tahun kedua zaman Darius datanglah firman TUHAN kepada nabi Zakharia bin Berekhya bin Ido, bunyinya:
1:2 "Sangat murka TUHAN atas nenek moyangmu.
1:3 Sebab itu katakanlah kepada mereka: Beginilah firman TUHAN semesta alam: Kembalilah kepada-Ku, demikianlah firman TUHAN semesta alam, maka Aku pun akan kembali kepadamu, firman TUHAN semesta alam.

Ini berarti firman nubuatan dimulai dengan satu undangan untuk kembali pada Tuhan. sebelum nanti yaitu yang merupakan penglihatan-penglihatan yang dilihat Zakharia terjadi, ada panggilan Tuhan yang keras “Kembalilah kau umat Kristen, supaya Aku juga kembali.”

Apa arti kembali pada Allah dan Aku akan kembali kepadamu?
Artinya:
a.- Jarak perpisahan itu dipersempit dan akhirnya dihapuskan, supaya antara manusia dengan Tuhan itu ada satu perdamaian.
Rm 10:8-11
10:8 Tetapi apakah katanya? Ini: "Firman itu dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu." Itulah firman iman, yang kami beritakan.
10:9 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
10:10 Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.
10:11 Karena Kitab Suci berkata: "Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan."

b.- Datang dengan sukarela, bukan paksaan.
Ibadah itu bukan paksaan. Ia mencari sidang-Nya yang datang dengan hati yang sukarela, pasti Tuhan akan hadir dalam tiap-tiap ibadah kita.

Zac 1:3 Istilah Firman Tuhan serwa sekalian alam diulang sampai 3 kali.
Ini menunjuk Allah Tri Tunggal yang memanggil kita untuk kembali:
Allah Bapa : Bekerja dari zamannya Adam sampai Abraham 2000 tahun.
Allah Anak : Bekerja dari zamannya Abraham sampai kedatangan Yesus  yang  pertama selama 2000 tahun.
Allah Roh Kudus  : Bekerja dari kedatangan Tuhan yang pertama sampai kedatangan-Nya yang kedua, ini juga 2000 tahun.
Kita sekarang ini hidup dalam kegenapan panggilan-Nya.

Kembali pada apa? Yaitu kembali pada peraturan-peraturan Allah yang tertulis didalam Alkitab.

Mal 3:7
3:7 Sejak zaman nenek moyangmu kamu telah menyimpang dari ketetapan-Ku dan tidak memeliharanya. Kembalilah kepada-Ku, maka Aku akan kembali kepadamu, firman TUHAN semesta alam. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami harus kembali?"

Kamu sudah undur daripada segala syarat-syarat-Ku......
2 Tes 2:15
2:15 Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis.

2 Tes 3:6
3:6 Tetapi kami berpesan kepadamu, saudara-saudara, dalam nama Tuhan Yesus Kristus, supaya kamu menjauhkan diri dari setiap saudara yang tidak melakukan pekerjaannya dan yang tidak menurut ajaran yang telah kamu terima dari kami.

Itu sebabnya kita perlu mengenal segala peraturan firman Tuhan, karena inilah jalan kita untuk kembali kepada Allah untuk bertemu secara pribadi dengan Tuhan, sebelum kita melihat dunia akan dihukum degan hebat.

Peraturan apakah yang harus kita perhatikan?
1 Kor 11:1-2
 11:1 Jadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus.
11:2 Aku harus memuji kamu, sebab dalam segala sesuatu kamu tetap mengingat akan aku dan teguh berpegang pada ajaran yang kuteruskan kepadamu.

Jemaat Korintus berpegang pada peraturan sehingga menyenangkan hati rasul Paulus.
a.-Peraturan Soal Makan.
1 Kor 10:31-33                                                       10:31 Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.
 10:32 Janganlah kamu menimbulkan syak dalam hati orang, baik orang Yahudi atau orang Yunani, maupun Jemaat Allah.
10:33 Sama seperti aku juga berusaha menyenangkan hati semua orang dalam segala hal, bukan untuk kepentingan diriku, tetapi untuk kepentingan orang banyak, supaya mereka beroleh selamat.

Jangan ada kehidupan Kristen yang menjadi sandungan orang lain, artinya hanya ingat kepentingan diri sendiri. Seperti rasul Paulus tidak mau makan daging, bukan karena ia suci, tetapi karena ingat kepentingan orang lain.

1 Kor 10:23-24
10:23 "Segala sesuatu diperbolehkan." Benar, tetapi bukan segala sesuatu berguna. "Segala sesuatu diperbolehkan." Benar, tetapi bukan segala sesuatu membangun.
10:24 Jangan seorang pun yang mencari keuntungannya sendiri, tetapi hendaklah tiap-tiap orang mencari keuntungan orang lain.

Jangan berbantah-bantah mengenai perkara-perkara lahiriah. Sebab peraturan-peraturan luar itu tidak terlalu penting. Yang penting yaitu memikirkan keselamatan hidup kita.

b.- Peraturan Soal Nikah:
1 Kor 11:3
11:3 Tetapi aku mau, supaya kamu mengetahui hal ini, yaitu Kepala dari tiap-tiap laki-laki ialah Kristus, kepala dari perempuan ialah laki-laki dan Kepala dari Kristus ialah Allah.

Peraturan yang lebih penting yaitu mengenal susunan atau kedudukan dalam hidup nikah.
Suami kepala dari istri. Supaya terjadi pertemuan pribadi antara suami dan istri untuk menjadi satu.

Kristus kepala dari laki-laki (“wakil dari sidang”)
Supaya terjadi pertemuan antara Kristus dan sidang-Nya untuk menjadi satu.
Allah kepala dari Kristus = Supaya Bapa dengan Anak menjadi satu.

Menjadi satu, berarti tidak dapat diceraikan oleh manusia.
Maksud Tuhan mengundang kita kembali yaitu untuk kembali kepada Allah kalau kita menurut peraturan nikah, sehingga nikah kita diterima dalam nikah Anak Domba Allah.

Orang yang tidak mau menerima Kabar Mempelai karena hidup nikahnya tidak beres, berarti kehidupan nikahnya tidak mau diatur oleh Firman Tuhan yang akan mengakibatkan kebinasaan.

Zac 1:4-6
1:4 Janganlah kamu seperti nenek moyangmu yang kepadanya para nabi yang dahulu telah menyerukan, demikian: Beginilah firman TUHAN semesta alam: Berbaliklah dari tingkah lakumu yang buruk dan dari perbuatanmu yang jahat! Tetapi mereka tidak mau mendengarkan dan tidak mau menghiraukan Aku, demikianlah firman TUHAN.
1:5 Nenek moyangmu, di mana mereka? Dan para nabi, apakah mereka hidup untuk selama-lamanya?
1:6 Tetapi segala firman dan ketetapan-Ku yang telah Kuperintahkan kepada hamba-hamba-Ku, para nabi, bukankah itu telah sampai kepada nenek moyangmu? Maka bertobatlah mereka serta berkata: Sebagaimana TUHAN semesta alam bermaksud mengambil tindakan terhadap kita sesuai dengan tingkah laku kita dan perbuatan kita, demikianlah ia mengambil tindakan terhadap kita!"

Bertobatlah kamu! Tetapi mereka tidak mendengarkannya ..... dimanakah nenek moyangmu dan para nabi? Hidupkah mereka sampai sekarang?
Tetapi firman Tuhan itu tinggal sampai selama-lamanya,

1 Pet 1:25
1:25 tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya." Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu.

Manusia baik itu yang menolak maupun yang membritakan Forman Tuhan seperti para nabi itu semua akan berlalu, tapi firman Allah yang diberitakan itu kekal selama-lamanya.

Sebelum dunia ini mengalami kehancurannya, kita harus telah menerima Firman Tuhan untuk bertemu dengan Yesus pribadi.

Yoh 1:1, 4,10.
1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
1:4 Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.
1:10 Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.

Firman Tuhan adalah pribadi Tuhan sendiri.
Ibr 1:1-5
1:1 Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi,
1:2 maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.
1:3 Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi,
1:4 jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah dari pada nama mereka.
1:5 Karena kepada siapakah di antara malaikat-malaikat itu pernah Ia katakan: "Anak-Ku Engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini?" dan "Aku akan menjadi Bapa-Nya, dan Ia akan menjadi Anak-Ku?"

Surat Ibrani adalah surat Ketebusan, yang menunjuk cara Tuhan melindungi dan meyelamatkan umat-Nya lewat firman Tuhan.
Dahulu Allah berfirman lewat nabi-nabi-Nya, tetapi sekarang melalui Anak-Nya.

Dalam ayat ini dinyatakan 10 hal mengenai Anak Allah yaitu:
 1.- WARIS SEGALA SESUATU:
Gal 4:7
4:7 Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah.

Kalau kita menerima firman Nubuatan kita akan menjadi ahli waris.
Zac 1:6
1:6 Tetapi segala firman dan ketetapan-Ku yang telah Kuperintahkan kepada hamba-hamba-Ku, para nabi, bukankah itu telah sampai kepada nenek moyangmu? Maka bertobatlah mereka serta berkata: Sebagaimana TUHAN semesta alam bermaksud mengambil tindakan terhadap kita sesuai dengan tingkah laku kita dan perbuatan kita, demikianlah Ia mengambil tindakan terhadap kita!"

Artinya kita harus kembali pada peraturan-peraturan firman-Nya dan melalui firman-Nya kita menerima dan berjumpa dengan DIA sebagai waris dari segala sesuatu.

2.-DIA YANG MENJADIKAN DUNIA:
Kita diajar untuk tidak menaruh kuatir akan segala sesuatu, sebab dunia ini adalah hasil karya-Nya / Dia yang menjadikanya.

3.- CAHAYA KEMULIAAN ALLAH:
Kristus didalam firman itu menyatakan cahaya kemuliaan Allah.

4.- WUJUD ALLAH PRIBADI: didalam kuasa kebebasan-Nya.
Artinya: Kalau kita menerima pribadi Tuhan didalam firman-Nya, kita tidak akan tergantung pada siapa saja, dan dapat berdiri sendiri. Bila tidak dapat menerima, kita tidak dapat bebas dan berdikari.

5.- PENANGGUNG SEGALA SESUATU:
Firman Tuhan itu penanggung bagi kita dalam segala sesuatu (keberatan, kesusahan, problema dan lain-lain.)

6.- IA YANG MENYUCIKAN DOSA-DOSA KITA: dengan pengorbanan diri-Nya.

7.-DIA DUDUK DISEBELAH KANAN ALLAH BAPA ditempat yang Maha Tinggi.
Ia mengadakan pelayanan Imamat, yaitu berdoa bagi kita.

8.- IA JAUH LEBIH TINGGI DARIPADA MALAIKAT

9.- IA MEMILIKI NAMA DIATAS SEGALA NAMA:
Oleh karena nama-Nya kita selamat.

10.- IA ADALAH ANAK ALLAH PRIBADI:
Inilah pribadi Yesus dalam 10 kedudukan-Nya yang hebat yang dapat kita terima sekarang ini. Ia bersedia memberikan perkara-perkara yang besar pada setiap pribadi yang mau menerima Dia dalam pemberitaan firman Tuhan.

Ada satu pengharapan yang besar bagi kita yang mau sungguh-sungguh menerima firman-Nya.
Ef 4:10-11
4:10 Ia yang telah turun, Ia juga yang telah naik jauh lebih tinggi dari pada semua langit, untuk memenuhkan segala sesuatu.
4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,

Ibr 12:25
12:25 Jagalah supaya kamu jangan menolak Dia, yang berfirman. Sebab jikalau mereka, yang menolak Dia yang menyampaikan firman Allah di bumi, tidak luput, apa lagi kita, jika kita berpaling dari Dia yang berbicara dari sorga?

Jangan menolak firman-Nya!
Pada waktu diatas gunung Sinai Allah berfirman dan bumi bergoncang, dan tidak ada satu orang Israel yang dapat melarikan diri.

Terlebih pada zaman akhir ini, janganlah kita mencoba-coba menolak firman Tuhan, sebab firman Tuhan adalah pribadi Tuhan sendiri, oleh sebab itu tidak ada seorangpun yang bisa lolos dari pehukuman Allah yang dasyat nanti.

Kita harus memiliki mata yang terbuka, lewat firman Tuhan kita dapat memandang Tuhan, supaya antara manusia dengan Allah ada titik pertemuan, sehingga terjadi suatu persekutuan yang tidak dapat diceraikan oleh siapapun.
Tuhan Yesus memberkati.

25 Jan 2016

Ibadah Pendalaman Alkitab. 22 Januari 2015. Kitab Zakharia.



Ibadah Pendalaman Alkitab
22 Januari 2015
KITAB ZAKHARIA.

Kata pengantar:
Kitab Zakharia tergolong kitab nabi-nabi kecil.
Dalam terangnya Tabernakel terkena papan-papan jenang yang mengelilingi Ruangan Suci dan Ruangan Maha Suci, terutama untuk melindungi Tabut Perjanjian.

Janji Tuhan yang harus digenapi yaitu mengadakan perlindungan bagi mereka yang mau masuk dalam Pembentukan Tubuh Kristus, yaitu sidang Mempelai Tuhan.

Kitab Hagai dan kitab Zakharia diberikan janji perlindungan. Janji Allah harus menjadi kenyataan sekarang ini dalam menghadapi situasi gawat dan amoral ini.
Perlindungan bukan hanya untuk orang-orang tua saja, tapi untuk orang-orang dewasa juga anak-anak kecil dan anak-anak remaja yang pada waktu ini sulit sekali menghadapi kenajisan dunia, dengan beredarnya narkoba, gambar-gambar porno dan lain-lain.

Dalam kitab Hagai kita akan mendapat perlindungan dengan jalan menyerahkan diri untuk masuk dalam proyek Pembangunan Tubuh Kristus.
Bukti-bukti bahwa kitab Zakharia juga menjanjikan perlindungan:
Zac 1:16-17
1:16 Sebab itu, beginilah firman TUHAN, Aku kembali lagi kepada Yerusalem dengan kasih sayang. Rumah-Ku akan didirikan pula di sana, demikianlah firman TUHAN semesta alam, dan tali pengukur akan direntangkan lagi di atas Yerusalem.
1:17 Serukanlah ini selanjutnya: Beginilah firman TUHAN semesta alam: Kota-kota-Ku akan berlimpah-limpah pula dengan kebajikan, dan TUHAN akan menghiburkan Sion dan akan memilih Yerusalem pula."

Zac 8:13
8:13 Dan kalau dahulu kamu telah menjadi kutuk di antara bangsa-bangsa, hai kaum Yehuda dan kaum Israel, maka sekarang Aku akan menyelamatkan kamu, sehingga kamu menjadi berkat. Janganlah takut, kuatkanlah hatimu!"

Zak 10:6
6. Aku akan membuat kuat kaum Yehuda, dan Aku menyelamatkan keturunan Yusuf. Aku akan membawa mereka kembali, sebab Aku menyayangi mereka; dan keadaan mereka seakan-akan tidak pernah ditolak oleh Aku, sebab Akulah TUHAN, Allah mereka, dan Aku akan menjawab mereka.

Zac 12:8-9
12:8 Pada waktu itu TUHAN akan melindungi penduduk Yerusalem, dan orang yang tersandung di antara mereka pada waktu itu akan menjadi seperti Daud, dan keluarga Daud akan menjadi seperti Allah, seperti Malaikat TUHAN, yang mengepalai mereka.
12:9 Maka pada waktu itu Aku berikhtiar untuk memunahkan segala bangsa yang menyerang Yerusalem."

Zac 14:21
14:21 Maka segala kuali di Yerusalem dan di Yehuda akan menjadi kudus bagi TUHAN semesta alam; semua orang yang mempersembahkan korban akan datang mengambilnya dan memasak di dalamnya. Dan tidak akan ada lagi pedagang di rumah TUHAN semesta alam pada waktu itu.

Yerusalem menunjuk gereja Tuhan yang nanti mempunyai satu wadah, dimana seluruh umat manusia akan datang membawa satu persembahan dan akan terjadi suatu penyembahan secara universal (mengglobal) dan tidak ada kekafiran lagi didalamnya, juga tidak ada hukuman dan kutuk Allah yang berlaku.

Cara perlindungan Tuhan seperti dibentengi dengan digembalakan dengan belas kasihan dan dijaga dengan berbagai-bagai cara. Ia mengadakan perlindungan yang luar biasa.

BIOGRAFI PENULIS KITAB ZAKHARIA:
Arti nama Zakharia: yaitu Tuhan atau Yahwe tidak pernah melupakan, selalu ingat umat-Nya. Jadi dalam keadaan bagaimanapun Dia selalu menerima manusia sebagai umat-Nya dan selalu Dia ingat!

Sekali Dia memilih bangsa Israel sebagai umat pilihan-Nya Ia tidak menyesali pilihan-Nya. Sekalipun bangsa Israel banyak berbuat yang tidak berkenan pada Allah, tetap pendirian Allah tidak berubah atau melupakan.

Rm 11:28-29
11:28 Mengenai Injil mereka adalah seteru Allah oleh karena kamu, tetapi mengenai pilihan mereka adalah kekasih Allah oleh karena nenek moyang.
11:29 Sebab Allah tidak menyesali kasih karunia dan panggilan-Nya.

Khususnya pada zaman akhir ini, Ia tidak pernah menyesal dan tidak pernah melupakan gereja-Nya.
Bukti kalau Allah tidak melupakan gereja-Nya yaitu dengan mengaruniakan jabatan-jabatan rohani / kedudukan rohani. Bukan jabatan yang diangkat oleh gereja atau organisasi.

Ef 4:10-12
4:10 Ia yang telah turun, Ia juga yang telah naik jauh lebih tinggi dari pada semua langit, untuk memenuhkan segala sesuatu.
4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
4:12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

Dengan adanya kedudukan-kedudukan rohani tersebut, sidang tidak pasif tapi akan mengalami kegerakan rohani, yaitu membangun bangunan yang diatas supaya ada suatu perlindungan.

1 Kor 3:14-15
3:14 Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah.
3:15 Jika pekerjaannya terbakar, ia akan menderita kerugian, tetapi ia sendiri akan diselamatkan, tetapi seperti dari dalam api.

Zakharia mendapat jabatan yang ditentukan dari Tuhan yaitu:
1.- Kepala rumah tangga.
2.- Imam
3.- Nabi.

Ad. 1. Kepala rumah tangga.
Kepala berarti pemuka atau pemimpin yang harus ada tanggung jawab.

Ibr 13:7
13:7 Ingatlah akan pemimpin-pemimpin kamu, yang telah menyampaikan firman Allah kepadamu. Perhatikanlah akhir hidup mereka dan contohlah iman mereka.

Yang harus ada pada seorang pemimpin yaitu firman Tuhan dan hidupnya ditandai dengan kehidupan beriman, yaitu sungguh-sungguh berpegang pada Firman Tuhan.

Ibr 13:17
13:17 Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang harus bertanggung jawab atasnya. Dengan jalan itu mereka akan melakukannya dengan gembira, bukan dengan keluh kesah, sebab hal itu tidak akan membawa keuntungan bagimu.

Seorang yang tidak mau menurut atau tunduk pada pemimpin yang  ditunjuk oleh Tuhan, itu berarti menjadi sandungan dalam pelayanan seorang pemimpin.

Bagi orang itu tidak ada gunanya atau hasilnya, tetapi yang menurut dan tunduk pada pemimpin maka orang itu akan menikmati hasil yang berguna.

Ad. 2. IMAM:
Neh 12:12, 16.
12:12 Pada zaman Yoyakim yang menjadi imam adalah kepala-kepala kaum keluarga ini: Meraya, dari kaum keluarga Seraya, Hananya dari kaum keluarga Yeremia,
12:16 Zakharia dari kaum keluarga Ido, Mesulam dari kaum keluarga Gineton,

Zakharia sebagi Imam, berarti ia harus ditahbiskan; begitu juga dengan hamba-hamba Tuhan (Rasul – nabi –penginjil - guru dan gembala) perlu mengalami tahbisan yaitu harus ada dalam kehidupannya.

Ini berarti hidup seorang imam harus:
1.- Diperdamaikan dengan Allah.
2.- Penyerahan kehidupan sepenuh untuk kemudian ditahbiskan.

Orang yang ditahbiskan paling sedikit tidak boleh simpan dosa apa saja besar maupun kecil. Kalau ada dosa berarti tidak ada perdamaian dengan Allah. Kehidupan seorang imam harus disucikan oleh Firman Tuhan. Ini adalah suatu pengajaran yang besar.

Ad. 3. Nabi:
Ezra 5:1
5:1 Tetapi nabi Hagai dan Zakharia bin Ido, kedua nabi itu, bernubuat terhadap orang-orang Yahudi yang tinggal di Yehuda dan di Yerusalem dalam nama Allah Israel, yang menyertai mereka.

Keduanya bernubuat atas nama Allah.
Ezra 6:14
6:14 Para tua-tua orang Yahudi melanjutkan pembangunan itu dengan lancar digerakkan oleh nubuat nabi Hagai dan nabi Zakharia bin Ido. Mereka menyelesaikan pembangunan menurut perintah Allah Israel dan menurut perintah Koresh, Darius dan Artahsasta, raja-raja negeri Persia.

Hasil dari nubuat 2 nabi ini, maka pembangunan Rumah Allah dapat diselesaikan.

Kalau pekabaran Firman Tuhan atau suatu nubuatan-nubuatan itu dilatar belakangi oleh jabatan-jabatan, maka apa yang dinubuatkan pasti digenapkan. Kegenapan dari pembangunan Rumah Allah yaitu gereja Tuhan mendapat perlindungan dari Tuhan.

Pada seorang nabi ada suatu nubuatan.
Amos 3:7-8
3:7 Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi.
3:8 Singa telah mengaum, siapakah yang tidak takut? Tuhan ALLAH telah berfirman, siapakah yang tidak bernubuat?"

Tuhan tidak melakukan suatu perkara sebelum Ia menyatakan rahasia-Nya kepada hamba-hamba-Nya yaitu segala nabi-nabi.

Singa muda mengaum-ngaum, siapa yang tidak takut? Tuhan sudah berfirman, siapa yang tidak bernubuat?
Kita diberi kesempatan untuk mengerti firman nubuatan, yaitu firman yang dibukakan rahasianya yang nanti akan digenapkan.

2 Pet 1:19-21
1:19 Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu.
1:20 Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri,
1:21 sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.

Pada kita ada Perkataan yang dinubuatkan yang sangat teguh .......maka baik kau perhatikan dia, seperti suatu pelita yang bercahaya dalam kegelapan, sehingga Bintang Timur terbit bercahaya dalam hatimu.....

Fiman nubuatan sebagai terang yang menerangi perjalanan kita untuk sampai pada terang yang besar.

Why 22:16-17
22:16 "Aku, Yesus, telah mengutus malaikat-Ku untuk memberi kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bagi jemaat-jemaat. Aku adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang."
22:17 Roh dan pengantin perempuan itu berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang mendengarnya, hendaklah ia berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma!

Bintang Fajar adalah Tuhan Yesus Kristus Mempelai Laki-laki yang sempurna. Firman nubuatan akan mempersiapkan kita, sehingga apabila Ia datang sebagai Mempelai Laki-laki, kita boleh siap dan lengkap sebagai mempelai perempuan-Nya.

Why 19:7-10
19:7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.
19:8 Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" [Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.]
19:9 Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."
19:10 Maka tersungkurlah aku di depan kakinya untuk menyembah dia, tetapi ia berkata kepadaku: "Janganlah berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama dengan engkau dan saudara-saudaramu, yang memiliki kesaksian Yesus. Sembahlah Allah! Karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat."

Begitu cemerlang artinya dalam kehidupan yang disucikan oleh firman nubuatan.

Kitab Zakharia adalah kitab nabi-nabi.
Kitab nabi-nabi ini memegang peranan yang besar membuka rahasia yang sepanjang masa tertutup, tetapi yang sekarang ini dibukakan.

Nabi-nabi bernubuat tentang rahasia kemurahan Kristus, bukan bagi mereka sendiri, mereka menyelidik dan mencoba mengetahui tetapi bukan untuk diri sendiri. Mereka bernubuat untuk kita sekarang ini.

Roma 16:25-26
16:25 Bagi Dia, yang berkuasa menguatkan kamu, -- menurut Injil yang kumasyhurkan dan pemberitaan tentang Yesus Kristus, sesuai dengan pernyataan rahasia, yang didiamkan berabad-abad lamanya,
16:26 tetapi yang sekarang telah dinyatakan dan yang menurut perintah Allah yang abadi, telah diberitakan oleh kitab-kitab para nabi kepada segala bangsa untuk membimbing mereka kepada ketaatan iman --

1 Pet 1:10-15
1:10 Keselamatan itulah yang diselidiki dan diteliti oleh nabi-nabi, yang telah bernubuat tentang kasih karunia yang diuntukkan bagimu.
1:11 Dan mereka meneliti saat yang mana dan yang bagaimana yang dimaksudkan oleh Roh Kristus, yang ada di dalam mereka, yaitu Roh yang sebelumnya memberi kesaksian tentang segala penderitaan yang akan menimpa Kristus dan tentang segala kemuliaan yang menyusul sesudah itu.
1:12 Kepada mereka telah dinyatakan, bahwa mereka bukan melayani diri mereka sendiri, tetapi melayani kamu dengan segala sesuatu yang telah diberitakan sekarang kepada kamu dengan perantaraan mereka, yang oleh Roh Kudus, yang diutus dari sorga, menyampaikan berita Injil kepada kamu, yaitu hal-hal yang ingin diketahui oleh malaikat-malaikat.         1:13 Sebab itu siapkanlah akal budimu, waspadalah dan letakkanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu pada waktu penyataan Yesus Kristus.
1:14 Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu,
1:15 tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu,

Jangan kita mengabaikan kesempatan untuk menerima Firman Tuhan. Supaya oleh Firman Tuhan yang dibukakan kita boleh menurut dan dengar-dengaran, juga supaya kita disucikan.

Kalau hati kita terkena Firman Tuhan, tidak ada jalan lain kecuali kita mengasihi Tuhan.
Kalau hati kita tidak terkena sasaran Firman Tuhan, maka akan terkena sasaran dari dunia ini, sehingga hati itu penuh dengan kenajisan.

Yoh 15:3
15:3 Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

Why 22:11
22:11 Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!"

Yang suci bertambah suci. Oleh Firman Tuhan kita bertambah disucikan.
Jadi jabatan Zakharia ditujukan kepada hidup pribadi, rumah tangga dan sidang Tuhan.

Tuhan Yesus memberkati.

20 Jan 2016

Ibadah Raya. 17 Januari 2015. Berposisilah Di Tengah.


Ibadah Raya. 17 Januari 2015
Berposisilah Di Tengah
Seorang Imam adalah utusan Tuhan, bibirnya memelihara pengetahuan dan pengajaran yang benar keluar dari mulutnya. Banyak orang mencari pengajaran darinya. Dan orang-orang tersebut dibuat berbalik dari kesalahannya.

-Siapakah imam atau utusan itu?
-Persiapan atau pembekalan apa yang harus dipunyai seorang imam?
-Tugas apa yang dilaksanakan imam atau utusan?

I. Siapakah imam atau utusan itu?
Kita semua yang sudah ditebus oleh korban Kristus, yang sudah di"entas" dari kehidupan yang gelap kepada terangNya yang ajaib

1 Ptr 2:9-10
9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:
10 kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.

II. Persiapan atau pembekalan apa yang harus dipunyai seorang utusan?
Hos 4:6
6 Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah; karena engkaulah yang menolak pengenalan itumaka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran Allahmu, maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu.

Yes 50:4-5
4 Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.
5 Tuhan ALLAH telah membuka telingaku, dan aku tidak memberontak, tidak berpaling ke belakang

Kita ini umat yang dijadikan imam, lewat pengenalan kita kepada Allah. Seorang imam itu harus mau diajar bagai seorang murid.
Seorang murid yang baik itu membuka telinganya dan mempertajam telinganya dan tidak memberontak atau berpaling dari ajaran Tuhan, taat dan dengar-dengaran.

Dengan mendengar yang baik maka seorang murid itu bisa mempraktekkan atau memberitakan pengajarannya (lewat bibir) kepada orang lain dan banyak orang yang dibuat berbalik dari kesalahannya.

Saat kapan seorang murid belajar?
Markus 1: 35,39 berdoa (saat teduh)
35 Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana
39 Lalu pergilah Ia ke seluruh Galilea dan memberitakan Injil dalam rumah-rumah ibadat mereka dan mengusir setan-setan.

Yoh 8: 2, 9, 11 belajar Firman Allah (saat teduh)
2 Pagi-pagi benar Ia berada lagi di Bait Allah, dan seluruh rakyat datang kepada-Nya. Ia duduk dan mengajar mereka
9 Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya.
11 Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan." Lalu kata Yesus: "Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang."

Hasil dari belajar akan Firman Allah dan karib dengan Tuhan adalah iblis dikalahkan (Mrk 1:35,39)
1.      Orang sakit kusta atau kehidupan najis dibawa kembali pada jalan yang benar
Mrk 1:41
Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: "Aku mau, jadilah engkau tahir."

Rm 16:20
20 Semoga Allah, sumber damai sejahtera, segera akan menghancurkan Iblis di bawah kakimu. Kasih karunia Yesus, Tuhan kita, menyertai kamu!

2.      Orang lumpuh atau tidak dapat berjalan dibawa kehadapan Yesus maka orang tersebut dibuat berjalan
Luk 5: 18,19,26
18 Lalu datanglah beberapa orang mengusung seorang lumpuh di atas tempat tidur; mereka berusaha membawa dia masuk dan meletakkannya di hadapan Yesus.
19 Karena mereka tidak dapat membawanya masuk berhubung dengan banyaknya orang di situ, naiklah mereka ke atap rumah, lalu membongkar atap itu, dan menurunkan orang itu dengan tempat tidurnya ke tengah-tengah orang banyak tepat di depan Yesus.
26 Semua orang itu takjub, lalu memuliakan Allah, dan mereka sangat takut, katanya: "Hari ini kami telah menyaksikan hal-hal yang sangat mengherankan."

Lumpuh : membebani
Yang mengangkat : terbebani

Orang lumpuh ditaruh di tengah-tengah , orang banyak tepat di depan Yesus.
Posisi tengah : Ruangan Suci : Imam
Ruangan Maha Suci : Tempat hadirat Allah
Ruangan Suci : Imam
Halaman : jemaat atau umat

Setiap area yang lumpuh, rumah tangga, bisnis, kesehatam saat diletakkan dihadapan Yesus (karib dengan Allah Tri Tunggal) maka yang tidak bisa berjalan jadi jalan dengan lancar, yang tidak ada jalan akan diberikan jalan keluar

Hasil karib dengan Tuhan (lewat 3 benda atau 1 badan), kita akan menyaksikan hal-hal yang sangat mengherankan.

Di tahun 2016 ditengah lumpuhnya segala area atau bidang, tetap imam Tuhan bisa jalan lancar disetiap area, bahkan hidupnya akan mengalami hal-hal yang mengherankan.

3.      Perempuan berzinah
Yoh 8:2-4,7,8,11
2 Pagi-pagi benar Ia berada lagi di Bait Allah, dan seluruh rakyat datang kepada-Nya. Ia duduk dan mengajar mereka.
3 Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah.
4 Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus: "Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah.
7 Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu."
8 Lalu Ia membungkuk pula dan menulis di tanah.
11 Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan." Lalu kata Yesus: "Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang."

Saat jalan buntu, dipermalukan, dianiaya (lemparan) batu sampai maut atau kematian, Tuhan sanggup membela dan menolong asal posisi kita di tengah, sebagai imam. Dia siap mengampuni dosa.

Jangan jadi imam seperti orang Farisi dan ahli Taurat yang suka cari kesalahan orang, menghakimi dan menghukum

Dari yang tua secara umur atau secara rohani harus bertobat. Harus menjadi seperti Yesus walau Dia berhak menghakimi dan menghukum tetapi Dia tidak menghukum.

Dari pagi hari, belajarlah dari "Master segala sesuatu" dan engkau akan menyaksikan sepanjang hari yang menakjubkan dan mengherankan

Mzm 107:20
disampaikan-Nya firman-Nya dan disembuhkan-Nya mereka,
diluputkan-Nya mereka dari liang kubur.

III. Apa tugas imam atau utusan Tuhan?
1.      Mendamaikan atau hidup berdamai
Luk 1:9,18-21
9 Sebab ketika diundi, sebagaimana lazimnya, untuk menentukan imam yang bertugas, dialah yang ditunjuk untuk masuk ke dalam Bait Suci dan membakar ukupan di situ.
18 Lalu kata Zakharia kepada malaikat itu: "Bagaimanakah aku tahu, bahwa hal ini akan terjadi? Sebab aku sudah tua dan isteriku sudah lanjut umurnya."
19 Jawab malaikat itu kepadanya: "Akulah Gabriel yang melayani Allah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan untuk menyampaikan kabar baik ini kepadamu.
20 Sesungguhnya engkau akan menjadi bisu dan tidak dapat berkata-kata sampai kepada hari, di mana semuanya ini terjadi, karena engkau tidak percaya akan perkataanku yang akan nyata kebenarannya pada waktunya."
21 Sementara itu orang banyak menanti-nantikan Zakharia. Mereka menjadi heran, bahwa ia begitu lama berada dalam Bait Suci.

Im 16:17, 21-22, 26
17 Seorangpun tidak boleh hadir di dalam Kemah Pertemuan, bila Harun masuk untuk mengadakan pendamaian di tempat kudus, sampai ia keluar, setelah mengadakan pendamaian baginya sendiri, bagi keluarganya dan bagi seluruh jemaah orang Israel
21 dan Harun harus meletakkan kedua tangannya ke atas kepala kambing jantan yang hidup itu dan mengakui di atas kepala kambing itu segala kesalahan orang Israel dan segala pelanggaran mereka, apapun juga dosa mereka; ia harus menanggungkan semuanya itu ke atas kepala kambing jantan itu dan kemudian melepaskannya ke padang gurun dengan perantaraan seseorang yang sudah siap sedia untuk itu.
22 Demikianlah kambing jantan itu harus mengangkut segala kesalahan Israel ke tanah yang tandus, dan kambing itu harus dilepaskan di padang gurun.
26 Maka orang yang melepaskan kambing jantan bagi Azazel itu harus mencuci pakaiannya, membasuh tubuhnya dengan air dan sesudah itu barulah boleh masuk ke perkemahan.

Im 16: 7-10
7 Ia harus mengambil kedua ekor kambing jantan itu dan menempatkannya di hadapan TUHAN di depan pintu Kemah Pertemuan,
8 dan harus membuang undi atas kedua kambing jantan itu, sebuah undi bagi TUHAN dan sebuah bagi Azazel.
9 Lalu Harun harus mempersembahkan kambing jantan yang kena undi bagi TUHAN itu dan mengolahnya sebagai korban penghapus dosa.
10 Tetapi kambing jantan yang kena undi bagi Azazel haruslah ditempatkan hidup-hidup di hadapan TUHAN untuk mengadakan pendamaian, lalu dilepaskan bagi Azazel ke padang gurun.

Azazel : malaikat yang sudah jatuh atau iblis
Kej 3:14-15
14 Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: "Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu.
15 Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.

Hari Perdamaian : secara simbolis dosa dipindahkan dari manusia ke daerah maut. Hidup berdamai dengan Allah, diri sendiri dan sesama.

2.   Imam itu memberkati / menjadi berkat
1 Taw 23:13
13 Anak-anak Amram ialah Harun dan Musa; Harun ditunjuk untuk mengurus apa yang maha kudus, dia dan keturunannya, sampai selama-lamanya, untuk membakar korban di hadapan TUHAN, untuk melayani Dia dan untuk memberi berkat demi nama-Nya, sampai selama-lamanya.

Memberkati dan mengampuni demi Tuhan sampai selama-lamanya. Kalau demi diri sendiri berarti tidak mau mengampuni karena merasa sakit dan tidak mau memberkati karena berkekurangan.

Mau hidup untuk Tuhan , salib Kritus atau hidup untuk Azazel, iblis itu piluan

Berdamai : memberkati/memberi

Belajar seperti Bapa di Surga, walau Dia mengasihi Yesus anakNya, Bapa membawa Yesus ke padang gurun , untuk dicobai, mati disalib dan memberi kemenangan naik ke Surga duduk di sebelah Bapa selamanya.

Mendengar Firman dan percaya untuk melakukan : tidak tuli
Tidak melakukan Firman atau tidak percaya Firman : tuli

Akibat tuli adalah bisu, tidak mau minta maaf dan berdamai. Bisu tuli berasal dari roh jahat. Dirasuki atau dikuasai roh jahat, oleh karena itu perlu doa pelepasan
Mrk 9:25
25 Ketika Yesus melihat orang banyak makin datang berkerumun, Ia menegor roh jahat itu dengan keras, kata-Nya: "Hai kau roh yang menyebabkan orang menjadi bisu dan tuli, Aku memerintahkan engkau, keluarlah dari pada anak ini dan jangan memasukinya lagi!"

Hasil dari ketaatan seorang imam
Luk 1:25
25 "Inilah suatu perbuatan Tuhan bagiku, dan sekarang Ia berkenan menghapuskan aibku di depan orang."

Luk 1: 65,66, 77-79
65 Maka ketakutanlah semua orang yang tinggal di sekitarnya, dan segala peristiwa itu menjadi buah tutur di seluruh pegunungan Yudea.
66 Dan semua orang, yang mendengarnya, merenungkannya dan berkata: "Menjadi apakah anak ini nanti?" Sebab tangan Tuhan menyertai dia.
77 untuk memberikan kepada umat-Nya pengertian akan keselamatan yang berdasarkan pengampunan dosa-dosa mereka,
78 oleh rahmat dan belas kasihan dari Allah kita, dengan mana Ia akan melawat kita, Surya pagi dari tempat yang tinggi,
79 untuk menyinari mereka yang diam dalam kegelapan dan dalam naungan maut untuk mengarahkan kaki kita kepada jalan damai sejahtera."

1. Yang punya aib atau malu akan dipermuliakam
2.  Yang mandul (tertutup) akan dibukakan, beranak, berkembang, bermultiplikasi
3.  Mendapat pengampunan dosa
4.  Surya pagi : gelap menjadi terang
5.  Tangan Tuhan menyertai sepanjang tahun 2016. Kehidupan yang termasyur, menjafi buah bibir yang baik bagi banyak orang.

Pesan Firman Tuhan tutup buka tahun 2015-1016

Masukilah tahun 2016 dengan hidup tanpa kekuatiran
Mat 6: 25,32-34
25 "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?
32 Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.
33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
34 Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari."

Mat 6:27
27 Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?

1 Sam 20:3
Tetapi Daud menjawab, katanya: "Ayahmu tahu benar, bahwa engkau suka kepadaku. Sebab itu pikirnya: Tidak boleh Yonatan mengetahui hal ini, nanti ia bersusah hati. Namun, demi TUHAN yang hidup dan demi hidupmu, hanya satu langkah jaraknya antara aku dan maut."

Tidak kuatir akan kebutuhan sandang, pangan, papan, apa yang dipakai, sampai kebutuhan hari depan, masa tua.

Saat kita mencari dan mempeioritaskan wajah Bapa dan kerajaanNya maka semuanya akan menjadi surplus dalam kehidupan kita.

Mal 3:13-18
13 Bicaramu kurang ajar tentang Aku, firman TUHAN. Tetapi kamu berkata: "Apakah kami bicarakan di antara kami tentang Engkau?"
14 Kamu berkata: "Adalah sia-sia beribadah kepada Allah. Apakah untungnya kita memelihara apa yang harus dilakukan terhadap-Nya dan berjalan dengan pakaian berkabung di hadapan TUHAN semesta alam?
15 Oleh sebab itu kita ini menyebut berbahagia orang-orang yang gegabah: bukan saja mujur orang-orang yang berbuat fasik itu, tetapi dengan mencobai Allahpun, mereka luput juga."
16 Beginilah berbicara satu sama lain orang-orang yang takut akan TUHAN: "TUHAN memperhatikan dan mendengarnya; sebuah kitab peringatan ditulis di hadapan-Nya bagi orang-orang yang takut akan TUHAN dan bagi orang-orang yang menghormati nama-Nya."
17  Mereka akan menjadi milik kesayangan-Ku sendiri, firman TUHAN semesta alam, pada hari yang Kusiapkan. Aku akan mengasihani mereka sama seperti seseorang menyayangi anaknya yang melayani dia.
18 Maka kamu akan melihat kembali perbedaan antara orang benar dan orang fasik, antara orang yang beribadah kepada Allah dan orang yang tidak beribadah kepada-Nya.

Orang yang takut dan menghormati Bapa, maka Bapa akan menyiapkam suatu hari dimana hari itu Bapa akan memgasihi, menyayangi dan menyembuhkan kita dan kita akan berjingkrak

Selamat menjalani tahun 2016 dengan tangan Tuhan yang menyertai sehingga diberkati dengan segala yang baik dari Tuhan dan bisa jadi berkat buat banyak orang, sehingga kita jadi buah tutur yang baik dan membuat banyak orang berbalik dari kesalahannya.

Oleh: Pdm.Jusak Muliadi

Ibadah Pendalaman Alkitab. 15 Januari 2015.Keraguan Bangsa Israel



Ibadah Pendalaman Alkitab
15 Januari 2015.
KERAGUAN BANGSA ISRAEL

Maleakhi 1:11
11 Sebab dari terbitnya sampai kepada terbenamnya matahari nama-Ku besar di antara bangsa-bangsa, dan di setiap tempat dibakar dan dipersembahkan korban bagi nama-Ku dan juga korban sajian yang tahir; sebab nama-Ku besar di antara bangsa-bangsa, firman TUHAN semesta alam.

"Di antara bangsa-bangsa...." dan "...di setiap tempat..." adalah menunjuk pada bangsa kafir (kita)

Penghormatan akan nama Tuhan yang besar dilakukan bangsa kafir lebih daripada bangsa israel, itu sebabnya Tuhan ingatkan karena ibadah bangsa kafir lebih sungguh - sungguh di setiap tempat dibakar (dupa/ penyembahan) dan korban sajian.

Imamat 2:4
4. Apabila engkau hendak mempersembahkan persembahan berupa korban sajian dari apa yang dibakar di dalam pembakaran roti, haruslah itu dari tepung yang terbaik, berupa roti bundar yang tidak beragi, yang diolah dengan minyak, atau roti tipis yang tidak beragi, yang diolesi dengan minyak.

Korban sajian / tepung terbaik adalah Firman Allah, diolah dengan minyak (urapan) dan dijadikan roti bundar yang tidak beragi yang artinya pelaksanaan Firman Allah sepenuhnya.

Roti tipis yang tidak beragi berarti pelaksanaan Firman Allah dengan kerendahan hati.

Ulangan 10:14
14  Sesungguhnya, TUHAN, Allahmulah yang empunya langit, bahkan langit yang mengatasi segala langit, dan bumi dengan segala isinya;

Tuhan ingatkan Israel yang bangga dengan Allah yang besar, kuat, dan dahsyat tapi bukan hanya untuk Bangsa Israel saja tapi untuk bangsa kafir,karena Allah tidak memandang bulu (membedakan bangsa).

Kisah Para Rasul 10:34-35
34. Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya: "Sesungguhnya aku telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang.
35. Setiap orang dari bangsa mana pun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya.

Ini salah satu penyebab Israel sembarangan dalam melakukan ibadah dan kurban, akhirnya mengakibatkan keragu-raguan dalam aktifitas rohani.

Ada 3 keraguan israel, yaitu :
1). Israel meragukan Kasih Allah.
Maleakhi 1:2
2  "Aku mengasihi kamu," firman TUHAN. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah Engkau mengasihi kami?" "Bukankah Esau itu kakak Yakub?" demikianlah firman TUHAN. "Namun Aku mengasihi Yakub,

Tuhan berkata "Aku mengasihi kamu,....". Di balas dengan perkataan "Dengan cara bagaimana engkau mengasihi kami?

Yesaya 30:18-21
18.  Sebab itu TUHAN menanti-nantikan saatnya hendak menunjukkan kasih-Nya kepada kamu; sebab itu Ia bangkit hendak menyayangi kamu. Sebab TUHAN adalah Allah yang adil; berbahagialah semua orang yang menanti-nantikan Dia!
19. Sungguh, hai bangsa di Sion yang diam di Yerusalem, engkau tidak akan terus menangis. Tentulah Tuhan akan mengasihani engkau, apabila engkau berseru-seru; pada saat Ia mendengar teriakmu, Ia akan menjawab.
20. Dan walaupun Tuhan memberi kamu roti dan air serba sedikit, namun Pengajarmu tidak akan menyembunyikan diri lagi, tetapi matamu akan terus melihat Dia,
21. dan telingamu akan mendengar perkataan ini dari belakangmu: "Inilah jalan, berjalanlah mengikutinya," entah kamu menganan atau mengiri.

Tuhan menantikan untuk mewujudkan kasihNya. Tuhan menunggu manusia yang tidak ragu-ragu.

2). Israel meragukan pemeliharaan Tuhan.
Maleakhi 3:11
11. Aku akan menghardik bagimu belalang pelahap, supaya jangan dihabisinya hasil tanahmu dan supaya jangan pohon anggur di padang tidak berbuah bagimu, firman TUHAN semesta alam.

Ada janji tentang menghardik belalang pelahap. Pada waktu itu, Israel mengalami kemarau / gagal panen dan kelaparan, ekonomi pada waktu itu juga tidak begitu baik justru Israel diingatkan Tuhan untuk mengembalikan milik Tuhan pada waktu krisis.

3). Israel meragukan keadilan Allah.
Maleakhi 2:17
17. Kamu menyusahi TUHAN dengan perkataanmu. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menyusahi Dia?" Dengan cara kamu menyangka: "Setiap orang yang berbuat jahat adalah baik di mata TUHAN; kepada orang-orang yang demikianlah Ia berkenan — atau jika tidak, di manakah Allah yang menghukum?"

Setiap orang yang berbuat jahat benar dimata Tuhan terbukti tidak dihukum Tuhan , aman-aman saja dan tambah makmur.

Ada himbauan
Zefanya 2:1-3 (TB)
1 Bersemangatlah dan berkumpullah, hai bangsa yang acuh tak acuh,
sebelum kamu dihalau seperti sekam yang tertiup, sebelum datang ke atasmu murka TUHAN yang bernyala-nyala itu, sebelum datang ke atasmu hari kemurkaan TUHAN.
2. Carilah TUHAN, hai semua orang yang rendah hati di negeri, yang melakukan hukum-Nya; carilah keadilan, carilah kerendahan hati; mungkin kamu akan terlindung pada hari kemurkaan TUHAN.
3. "Bersemangatlah dan berkumpullah hai bangsa yang acuh tak acuh"

Panggilan ini mengingatkan kita bahwa kita tidak lebih mampu menghadapi Tuhan , daripada sekam menahan badai.

Tuhan ingin agar kita, mencari keadilan Tuhan yaitu dengan jalan bertobat dan mencari kerendahan hati ,seperti hamba yang taat supaya berlindung dari hari murka Tuhan.

Tuhan Yesus memberkati.

Oleh : Pdm. Paulus Tedjo
GPT. Getsemani

11 Jan 2016

Ibadah Raya 10 Januari 2016. MALEAKHI 4 Bagian Akhir



Ibadah Raya 10 Januari 2016

MALEAKHI 4 BAGIAN AKHIR:
MAL 4:4-6
4:4 Ingatlah kepada Taurat yang telah Kuperintahkan kepada Musa, hamba-Ku, di gunung Horeb untuk disampaikan kepada seluruh Israel, yakni ketetapan-ketetapan dan hukum-hukum.
4:5 Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu.
4:6 Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.

Disini ada nama yang disebutkan yaitu Musa; dia adalah orang besar, dia adalah penyalur Taurat. Disampingnya Musa juga disebutkan nama lain yaitu Elia.
Nama Musa ini dipergunakan sebagai penutup dari buku Perjanjian Lama.

Nama dari Musa dan Elia ini secara tidak langsung ada hubungannya dengan firman nubuatan seperti pelita yang menuntun langkah hidup kita sampai hari fajar = harinya Tuhan yang nampak cemerlang, dan ini menuju kepada pengantin laki-laki

Surga yang sangat didambakan oleh pengantin perempuannya.
Firman nubuatan ini bukan berasal dari manusia, tapi itu diilhamkan kepada para hamba-hamba-Nya.
Posisi dua nama yang disebut dalam buku terakhir dari Perjanjian Lama ini menunjuk pada nubuatan yang terjadi zaman akhir.

2 Pet 1:16-21
1:16 Sebab kami tidak mengikuti dongeng-dongeng isapan jempol manusia, ketika kami memberitahukan kepadamu kuasa dan kedatangan Tuhan kita, Yesus Kristus sebagai raja, tetapi kami adalah saksi mata dari kebesaran-Nya.
1:17 Kami menyaksikan, bagaimana Ia menerima kehormatan dan kemuliaan dari Allah Bapa, ketika datang kepada-Nya suara dari Yang Mahamulia, yang mengatakan: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."
1:18 Suara itu kami dengar datang dari sorga, ketika kami bersama-sama dengan Dia di atas gunung yang kudus.
1:19 Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu.
1:20 Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri,
1:21 sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.

Petrus ada pengalaman yang baru diungkapkan setelah Tuhan Yesus naik ke Sorga, sebelumnya ia belum boleh mengungkapkan.
Mat 17:9
17:9 Pada waktu mereka turun dari gunung itu, Yesus berpesan kepada mereka: "Jangan kamu ceriterakan penglihatan itu kepada seorang pun sebelum Anak Manusia dibangkitkan dari antara orang mati."

Kalau Petrus menjadi seorang pengabar firman, itu bukan karena ia menerima lewat orang lain, tapi ia ada pengalaman sendiri yaitu menjadi saksi mata sendiri.

Firman nubuatan itu perlu diperhatikan sungguh-sungguh. Dari firman nubuatan yang terangnya harus kita perhatikan sungguh-sungguh. Pengalaman rasul Petrus yang ditekankan mengenai firman nubuatan.

Bintang Fajar yang cemerlang itu adalah mempelai laki-laki Sorga.
Why 22:16.
22:16 "Aku, Yesus, telah mengutus malaikat-Ku untuk memberi kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bagi jemaat-jemaat. Aku adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang."

Bintang Fajar inilah yang menjadi sasaran akhir dari firman nubuatan.
Bintang Fajar itu adalah Yesus yang diperuntukkan bagi mempelai perempuan-Nya.

Why 22:17
22:17 Roh dan pengantin perempuan itu berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang mendengarnya, hendaklah ia berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma!

Kabar mempelai ini mengandung firman nubuatan yang besar, dan tidak heran kepada setiap pribadi yang terbuka hati untuk kabar ini, maka mendadak dari kehidupan yang semula begitu gelap, seperti ada satu terang yang bercahaya yang membuka matanya.

Memang firman nubuatan ini adalah terang yang sanggup menembusi segala kegelapan hati.
Pengalaman Petrus yang disaksikan juga oleh Yohanes dan Yakubus diatas gunung sewaktu Tuhan Yesus dipermuliakan itu, juga dikanan kiri Tuhan Yesus ada Musa dan Elia.

Dua nama yang disebutkan dalam kitab penutup Perjanjian Lama khususnya Maleakhi.
Dalam suratannya Petrus tidak menyebutkan Musa dan Elia, sebab yang menjadi pusat perhatian itu adalah pribadi Bintang Fajar.

Tapi itu bukan berarti Musa dan Elia ini tidak penting, sebab kalau tidak penting maka pada kejadian itu sendiri tidak mungkin disebutkan dua nama ini. Kedua nama ini disebutkan dalam penutup Perjanjian Lama.

Dua pribadi ini ada hubungannya dengan Firman Nubuatan. Ini merupakan nubuatan yang besar, sebab nubuatan yang besar itu adalah Firman Tuhan.

Bukan berarti kita tidak percaya dengan nubuatan-nubuatan, itu merupakan nubuatan kecil. Tapi nubuatan itu harus teratur seperti yang disebutkan dalam
1 Korintus 14:1 (TB)
1. Kejarlah kasih itu dan usahakanlah dirimu memperoleh karunia-karunia Roh, terutama karunia untuk bernubuat.

Nubuatan-nubuatan itu sering kali disertai dengan emosi, sehingga ditambah-tambah, kemudian menimbulkan kekacauan. Tapi Firman Allah itu adalah nubuatan yang besar yang patut kamu perhatikan.

Firman Nubuatan ini ada hubungannya  dengan Musa dan Elia yang lagi bercakap-cakap dengan Tuhan dalam posisi kemuliaan.

Melihat ini hati Petrus bingung, ia ingin membangun 3 Tabernakel, satu untuk Tuhan Yesus, satu untuk Musa dan satu untuk Elia. Tapi Petrus tidak tahu apa yang diucapkan itu.

Namun disini kita melihat Tuhan Yesus mau menerangkan perkara yang besar dimasa yang akan datang. Sebab kedua pribadi ini adalah 2 pribadi yang penting dihari-hari zaman 3 ½ tahun dari penutupan zaman, maka kedua orang ini muncul sebagai 2 orang saksi.

Dua orang saksi ini adalah Musa dan Elia yang menjadi saksi firman dalam zaman antikrist, untuk merebut orang Kristen yang berada dihalaman yang tidak bisa menyembah Tuhan, belum dalam posisi penyembahan kepada Tuhan, mereka dinjak-injak oleh antikrist selama 3 ½ tahun, zaman dimana Iblis meluaskan kejahatannya, namun ada masanya Iblis itu akan dihukumkan.

Dua orang ini diijinkan Tuhan mati dalam pelayanan Injil pada waktu itu, tapi jenazahnya tidak membusuk, sebab dua tubuh ini adalah dalam keadaan tubuh kemuliaan.

Musa pernah mati, tapi tubuhnya/jenazahnya tidak diketemukan, sebab tubuh itu pernah diperebutkan antara Iblis dan malaikat Mikhael.
Tubuh Musa ini pernah mengalami kemuliaan sewaktu ia naik keatas gunung selama 40 hari / malam. Sehingga waktu ia berbicara dengan umat Israel waktu itu harus menggunakan tudung.

Tubuh kemuliaan inilah yang pernah diperebutkan oleh Iblis, tapi Mikhael telah menghardiknya dengan menggunakan nama Tuhan sebagai sebutannya:
Yudas 9
1:9 Tetapi penghulu malaikat, Mikhael, ketika dalam suatu perselisihan bertengkar dengan Iblis mengenai mayat Musa, tidak berani menghakimi Iblis itu dengan kata-kata hujatan, tetapi berkata: "Kiranya Tuhan menghardik engkau!"

Mayat Musa itu waktu dicari oleh bangsa Israel tetapi tidak diketemukan, sebab sudah dibangkitkan oleh Tuhan.
Mikhael dalam pengajaran sendiri adalah Malaikat perang, yang pernah juga nanti akan mengalahkan Iblis dalam kitab Wahyu. Dan Mikhael ini tidak lain adalah pribadi Tuhan Yesus sendiri. Sebab siapakah yang dapat mengalahkan Iblis selain Kristus.

Musa ini pernah dipermuliakan oleh Tuhan dalam keadaan tubuh kemuliaan, Iblis tidak dapat mengganggu tubuh Musa lagi. Maut tidak berkuasa atas tubuh yang sudah dipermuliakan, akhirnya Iblis harus merelakan untuk Musa mengalami kebangkitan.

Elia sendiri juga diangkat ke Sorga dalam kemuliaan dengan kereta yang berapi. Jadi dua pribadi ini adalah manusia yang dalam kemuliaan, sehingga berkenan mendampingi tubuh Kristus dalam kemulyaan-Nya diatas gunung.

Dan dua pribadi ini juga yang diutus menjadi saksi pada akhir zaman nanti.
Why 11:3-4
11:3 Dan Aku akan memberi tugas kepada dua saksi-Ku, supaya mereka bernubuat sambil berkabung, seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.
11:4 Mereka adalah kedua pohon zaitun dan kedua kaki dian yang berdiri di hadapan Tuhan semesta alam.

Dua orang saksi ini juga menjadi saksi pada saat Tuhan Yesus terangkat ke Sorga. Dimana mereka berkata : “Adapun Yesus yang dinaikan ke Sorga dari hadapan kamu itu, begitu juga akan turun pula seperti yang kamu lihat Ia pergi ke Sorga itu. “

 Kis 1:9-11
1:9 Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka.
1:10 Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka,
1:11 dan berkata kepada mereka: "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga."

Ini merupakan salah satu dari keyakinan pengajaran Ofler, disamping itu juga masih ada yaitu ketiga orang Majus. Ketiga orang Majus ini adalah pribadi dari Henoch – Musa dan Elia.

Luk 9:28-36 Tuhan  Yesus dipermuliakan diatas gunung.
9:28 Kira-kira delapan hari sesudah segala pengajaran itu, Yesus membawa Petrus, Yohanes dan Yakobus, lalu naik ke atas gunung untuk berdoa.
9:29 Ketika Ia sedang berdoa, rupa wajah-Nya berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau-kilauan.
9:30 Dan tampaklah dua orang berbicara dengan Dia, yaitu Musa dan Elia.
9:31 Keduanya menampakkan diri dalam kemuliaan dan berbicara tentang tujuan kepergian-Nya yang akan digenapi-Nya di Yerusalem.
9:32 Sementara itu Petrus dan teman-temannya telah tertidur dan ketika mereka terbangun mereka melihat Yesus dalam kemuliaan-Nya: dan kedua orang yang berdiri di dekat-Nya itu.
9:33 Dan ketika kedua orang itu hendak meninggalkan Yesus, Petrus berkata kepada-Nya: "Guru, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Baiklah kami dirikan sekarang tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia." Tetapi Petrus tidak tahu apa yang dikatakannya itu.
9:34 Sementara ia berkata demikian, datanglah awan menaungi mereka. Dan ketika mereka masuk ke dalam awan itu, takutlah mereka.
9:35 Maka terdengarlah suara dari dalam awan itu, yang berkata: "Inilah Anak-Ku yang Kupilih, dengarkanlah Dia."
9:36 Ketika suara itu terdengar, nampaklah Yesus tinggal seorang diri. Dan murid-murid itu merahasiakannya, dan pada masa itu mereka tidak menceriterakan kepada siapa pun apa yang telah mereka lihat itu.

Ini merupakan suatu rahasia; baru didalam surat Petrus dibukakan.
Luk 10:21-24
10:21 Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.
10:22 Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak ada seorang pun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu."
10:23 Sesudah itu berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya tersendiri dan berkata: "Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat.
10:24 Karena Aku berkata kepada kamu: Banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya."

Dalam doa-Nya Tuhan Yesus bergemar dalam Roh Kudus, Dia menyatakan kepada Bapa soal hikmat yang masih dirahasiakan bagi orang-orang pandai, tapi dinyatakan kepada anak-anak. Sifat anak-anak inilah yang dikehendaki oleh Tuhan untuk kita tiru seperti contohnya.

Kalau anak itu diberi baju baru dia lekas pakai, kalau diberi sepatu baru dia lekas pakai. Kemudian Tuhan berikan contoh tentang orang Samaria yang murah hati.

Luk 10:25-37 (Siapa disana orang yang menaruh belas kasihan?)
10:25 Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yesus, katanya: "Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"
10:26 Jawab Yesus kepadanya: "Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kaubaca di sana?"
10:27 Jawab orang itu: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."
10:28 Kata Yesus kepadanya: "Jawabmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup."
10:29 Tetapi untuk membenarkan dirinya orang itu berkata kepada Yesus: "Dan siapakah sesamaku manusia?"
10:30 Jawab Yesus: "Adalah seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho; ia jatuh ke tangan penyamun-penyamun yang bukan saja merampoknya habis-habisan, tetapi yang juga memukulnya dan yang sesudah itu pergi meninggalkannya setengah mati.
10:31 Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu; ia melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan.
10:32 Demikian juga seorang Lewi datang ke tempat itu; ketika ia melihat orang itu, ia melewatinya dari seberang jalan.
10:33 Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan.
10:34 Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya, sesudah ia menyiraminya dengan minyak dan anggur. Kemudian ia menaikkan orang itu ke atas keledai tunggangannya sendiri lalu membawanya ke tempat penginapan dan merawatnya.
10:35 Keesokan harinya ia menyerahkan dua dinar kepada pemilik penginapan itu, katanya: Rawatlah dia dan jika kaubelanjakan lebih dari ini, aku akan menggantinya, waktu aku kembali.
10:36 Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?"
10:37 Jawab orang itu: "Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya." Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, dan perbuatlah demikian!"

Siapa disana orang yang tidak menaruh belas kasihan? Justru mereka adalah orang Lewi dan para Imam = orang yang banyak mengenal hukum-hukum Tuhan tapi tidak sampai datang pada pelaksanaannya.

Orang Samaria itu sudah menaruh belas kasihan, orang Samaria ini dianggap oleh orang Yahudi adalah bangsa kafir.
Lewat bangsa kafir orang Yahudi ditolong, demi apa? Demi tubuh Kristus. Sebab tubuhnya orang itu sakit, dirawat sampai menjadi sehat.

Kemudian Tuhan tanya: Siapakah diantara ketiga orang ini yang disebut sebagai sesama manusia?
Roma 11:30-32
11:30 Sebab sama seperti kamu dahulu tidak taat kepada Allah, tetapi sekarang beroleh kemurahan oleh ketidaktaatan mereka,
11:31 demikian juga mereka sekarang tidak taat, supaya oleh kemurahan yang telah kamu peroleh, mereka juga akan beroleh kemurahan.
11:32 Sebab Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan, supaya Ia dapat menunjukkan kemurahan-Nya atas mereka semua.

Ayat 30 = beroleh rahmat = semestinya belas kasihan (Eleos = berperasaan kasihan / lembut hati / pedih hati). Tuhan berperasaan kepada yang tidak menurut / durhaka kepada Allah.

Orang yang terbegal yang ditolong oleh orang Samaria itu = bangsa Israel yang memperoleh belas kasihan dari Allah lewat bangsa kaafir.

Luk10:36-37
10:36 Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?"
10:37 Jawab orang itu: "Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya." Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, dan perbuatlah demikian!"

Bukan oleh sebab kebisaan kita, tidak! Tapi oleh sebab panggilan Tuhan untuk menerima belas kasihan dari pada Allah, sehingga terjadi suatu perkara yang begitu besar, supaya dinyatakan kemuliaan atas wadah-wadah yang menerima belas kasihan Allah.

Roma 9:11-18, 23
9:11 Sebab waktu anak-anak itu belum dilahirkan dan belum melakukan yang baik atau yang jahat, -- supaya rencana Allah tentang pemilihan-Nya diteguhkan, bukan berdasarkan perbuatan, tetapi berdasarkan panggilan-Nya --
9:12 dikatakan kepada Ribka: "Anak yang tua akan menjadi hamba anak yang muda,"
9:13 seperti ada tertulis: "Aku mengasihi Yakub, tetapi membenci Esau."
9:14 Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah Allah tidak adil? Mustahil!
9:15 Sebab Ia berfirman kepada Musa: "Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati."
9:16 Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah.
9:17 Sebab Kitab Suci berkata kepada Firaun: "Itulah sebabnya Aku membangkitkan engkau, yaitu supaya Aku memperlihatkan kuasa-Ku di dalam engkau, dan supaya nama-Ku dimasyhurkan di seluruh bumi."
9:18 Jadi Ia menaruh belas kasihan kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan Ia menegarkan hati siapa yang dikehendaki-Nya.
23   justru untuk menyatakan kekayaan kemuliaan-Nya atas benda-benda belas kasihan-Nya yang telah dipersiapkan-Nya untuk kemuliaan,

Untuk terwujudnya tubuh yang direncanakan itu, itu sebabnya hikmat itu diberikan bukan kepada ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi yang banyak tahu itu, tetapi diberikan kepada anak-anak kecil =kehidupan yang merendahkan diri, dan suka berpraktek atas Firman Allah, bukan seperti orang-orang ahli Taurat & Farisi yang hanya tahu banyak, tapi tidak suka berpraktek.

Mat 18:1-5
18:1 Pada waktu itu datanglah murid-murid itu kepada Yesus dan bertanya: "Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga?"
18:2 Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka
18:3 lalu berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
18:4 Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga.
18:5 Dan barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku."

Tentang kabar mempelai ini dituntut kerendahan hati yang mutlak dari kita.
Kasih itu diwujudkan dalam praktek untuk mendekati sesama manusia.

Orang Samaria yang menolong itu adalah gambarnya kehidupan kafir yang melaksanakan firman Allah sehingga dipakai untuk menolong kehidupan orang Yahudi. Kita juga akan bisa menolong orang yang sudah undur dari Tuhan, yaitu kalau kita bisa menerima belas kasihan dari Tuhan.

Tuhan menetapkan kehidupan kita untuk mewujudkan tubuh dengan belas kasihan, supaya tubuh yang hancur setengah mati itu dapat sehat kembali.
Tapi ilmu pengetahuan itu tidak bisa membentuk tubuh, lihat itu orang Lewi & Imam itu mereka menyingkir.

Pada waktu Tuhan Yesus dipermuliakan, maka disana ada pengakuan dari Allah. Ini bukan pengakuan begitu saja, tapi pengakuan yang besar /pengakuan yang resmi yang mengandung nubuatan besar.

Lebih dahulu Tuhan itu harus dinyatakan dalam kedudukannya sebagai Anak. “Anak yang dikasihi, kepada-Nya kau harus bisa dengar!”

Hikmat dari pada Allah itu begitu besar.
Pada peristiwa Tuhan dipermuliakan diatas gunung itu disampingnya kejadian yang disaksikan oleh Petrus, itu menujuk firman Nubuatan. Maka dengan pengakuan Tuhan yang sah kepada anak-Nya, maka dalam pengakuan itu Tuhan bermaksud untuk menunjuk bahwa Anak-Nya itu harus didengar, sebab Anak-Nya itu adalah hikmat. Ini adalah suatu perkara yang besar.

Ini berarti untuk zaman sekarang ini kita jangan mengecilkan Alkitab, Alkitab ini perlu ditekuni.
Hikmat dan kemuliaan itu adalah perkara bersama yang Tuhan mau nyatakan dalam firman Nubuatan; firman yang seperti pelita.

Hikmat itu yang membentuk satu tubuh antara bangsa Israel dan kafir = tubuh Kristus.
Satu kemuliaan yang menyucikan satu kehidupan. Dengan kemuliaan itu supaya kita juga berbentuk bagaikan contohnya.

Kalau jenazah Musa diperebutkan oleh Iblis, dan Mikhael menentang sampai tubuh itu mengalami kebangkitan sampai dipermuliakan. Demikian juga kalau kita menerima seruan hikmat= seruan Anak ditengah-tengah anak-anak Adam, maka ini adalah satu perebutan dari Allah atas manusia dari cengkraman maut.

1 Kor 1:30 Kristus Yesus itu adalah hikmat dari Allah.
1:30 Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita.

Firman Allah itu harus kita tekuni, bukan dengan harus menambah dengan buku-buku lain, sebab pengetahuan itu tidak sanggup untuk menghadapi Iblis.
Tapi hikmat itu harus kita miliki untuk menghadapi kuasa Iblis, sebab didalam hikmat itu ada Kebenaran – Kesucian bahkan sampai Kelepasan. Nah dengan hikmat ini nanti kuasa Iblis itu dikalahkan.

Ibr 2:10-15
2:10 Sebab memang sesuai dengan keadaan Allah -- yang bagi-Nya dan oleh-Nya segala sesuatu dijadikan --, yaitu Allah yang membawa banyak orang kepada kemuliaan, juga menyempurnakan Yesus, yang memimpin mereka kepada keselamatan, dengan penderitaan.
2:11 Sebab Ia yang menguduskan dan mereka yang dikuduskan, mereka semua berasal dari Satu; itulah sebabnya Ia tidak malu menyebut mereka saudara,
2:12 kata-Nya: "Aku akan memberitakan nama-Mu kepada saudara-saudara-Ku, dan memuji-muji Engkau di tengah-tengah jemaat,"
2:13 dan lagi: "Aku akan menaruh kepercayaan kepada-Nya," dan lagi: "Sesungguhnya, inilah Aku dan anak-anak yang telah diberikan Allah kepada-Ku."
2:14 Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut;
2:15 dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut.

Ayat 11 : Sebab Ia yang menguduskan dan mereka yang dikuduskan, mereka semua berasal dari Satu; itulah sebabnya Ia tidak malu menyebut mereka saudara,

Kalau kita mau masuk dalam hubungan saudara syaratnya harus mau disucikan. Sebab kalau kita mempertahankan dosa, maka dosa itu cukup menjadi penghalang untuk tidak bisa kita diterima sebagai saudara, tidak ada hubungan dengan Tuhan.

Keatas kehidupan yang mau disucikan, Tuhan tidak malu mangaku kita sebagai saudara.
Ayat 13: "Sesungguhnya, inilah Aku dan anak-anak yang telah diberikan Allah kepada-Ku."

Dalam Amsal dikatakan : anak itu bermain-main diatas bumi dengan anak-anak manusia: Itulah hikmat! Untuk apa?

Ayat 14-15 Iblis yang memegang kuasa maut itu ditiadakan oleh Kristus.
Maksud Allah agar kita mau merendahkan diri ini, agar supaya kita ini jangan takut mati. Hikmat Allah ini yang membuat kita untuk tidak takut dengan apapun sampai kepada maut sekalipun.

Tuhan mau lepaskan kita dari rasa takut, yaitu jika kita ini mau menerima hikmat Allah. Hikmat Allah harus kita miliki untuk menghadapi hidup ini.

Kepada manusia ini Tuhan ada janji, sebab bukan kepada Malaikat yang ditolong-Nya, tapi keturunan Abraham (orang-orang yang berpegang percaya kepada kuasa firman).
Ayat 16: Sebab sesungguhnya, bukan malaikat-malaikat yang Ia kasihani, tetapi keturunan Abraham yang Ia kasihani.

Kemuliaan-Nya itu harus bisa kita pandang, jangan sampai mata ini terpengaruh dengan ilah-ilah zaman modern ini.
Terhadap hikmat dan kemuliaan Allah ini kita harus terbuka mata.

Ef 1:17-18
1:17 dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar.
1:18 Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus,

Kemuliaan dan hikmat yang akan membuka mata rohani kita untuk dapat mengetahui pengharapan apa dalam panggilan Allah dan bagaimana limpahnya kemuliaan warisannya diantara orang-orang suci.

Ada firman Hikmat ada firman Injil yang begitu terang dan begitu jelas yang harus menjadi pusat perhatian kita sekarang ini.
2 Kor 4:6
4:6 Sebab Allah yang telah berfirman: "Dari dalam gelap akan terbit terang!", Ia juga yang membuat terang-Nya bercahaya di dalam hati kita, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah yang nampak pada wajah Kristus.

Lewat firman itu nanti kemuliaan Allah yang akan dinyatakan untuk memandang wajah-Nya Tuhan.
Sebab kalau mata itu buta, maka mata itu dibutakan oleh ilah jaman modern ini.
Ayat 4:
4:4 yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.

Kalau kita buta oleh kemuliaan Allah lewat Injil itu, berarti kita sudah dibutakan oleh ilah zaman modern sekarang ini, dan itu berarti kehidupan itu akan binasa.

Ayat 3
4:3 Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
Hikmat Allah itu suatu pohon kehidupan bagi kita yang menerimanya.

Pohon Alhayat itu dijaga  dengan pedang yang tak pernah berhenti, supaya jangan nanti tangan manusia menjamah pohon kehidupan itu serta buahnya.

Tapi tubuh Kristus sudah dijadikan korban, sehingga dengan terkenanya pedang yang dilayamkan itu keatas tubuh Kristus, maka berhentilah pedang itu dan kesempatan untuk sampai pada pohon Alhayat itu sekarang terbuka. Pedang itu seperti puas menghantam tubuhnya Kristus.

Kej 3 :24
  3:24 Ia menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempatkan-Nyalah beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan.

Ams 3:13-18
3:13 Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian,
3:14 karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas.
3:15 Ia lebih berharga dari pada permata; apa pun yang kauinginkan, tidak dapat menyamainya.
3:16 Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.
3:17 Jalannya adalah jalan penuh bahagia, segala jalannya sejahtera semata-mata.
3:18 Ia menjadi pohon kehidupan bagi orang yang memegangnya, siapa yang berpegang padanya akan disebut berbahagia.

Berbahagialah orang yang mendapatkan hikmat.  Hikmat itu lebih berharga dari pada emas dan perak. Kalau hikmat itu dikembangkan, itu artinya rohani yang dikembangkan.

Ayat 18 : Hikmat itu adalah pohon Alhayat  pohon kehidupan.

Dan ini yang disediakan oleh Tuhan bagi para hamba-hamba Tuhan yang rela mencarinya.
Jalan yang dahulunya tertutup itu sekarang sudah terbuka, dimana kehidupan ini akan diisikan oleh hikmatnya Tuhan.


4 Jan 2016

Ibadah Bible Camp 43 (Session 4-5).JERAMI YANG DIBAKAR


Ibadah Bible Camp 43

JERAMI YANG DIBAKAR (Mal 4:1-6)
4:1 Bahwa sesungguhnya hari itu datang, menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah dan setiap orang yang berbuat fasik menjadi seperti jerami dan akan terbakar oleh hari yang datang itu, firman TUHAN semesta alam, sampai tidak ditinggalkannya akar dan cabang mereka.
4:2 Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang.
4:3 Kamu akan menginjak-injak orang-orang fasik, sebab mereka akan menjadi abu di bawah telapak kakimu, pada hari yang Kusiapkan itu, firman TUHAN semesta alam.
4:4 Ingatlah kepada Taurat yang telah Kuperintahkan kepada Musa, hamba-Ku, di gunung Horeb untuk disampaikan kepada seluruh Israel, yakni ketetapan-ketetapan dan hukum-hukum.
4:5 Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu.
4:6 Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.

Ini adalah pasal terakhir, juga menunjuk pada zaman yang terakhir.
Jerami itu gambarnya kehidupan daging yang tidak bisa tahan terhadap api penghukuman Allah, dan api itu luar biasa.

Oleh sebab itu hari-hari ini kita harus belajar memasuki apinya Tuhan yang menyucikan. Pada saat itu jangan kehidupan kita diketemukan hidup dalam kedagingan, tapi hidup dalam terangnya Allah.

Ayat 2 = Kalau kita bisa menyambut terangnya matahari yang tidak lain adalah Tuhan sendiri, maka kita tidak takut terbakar hangus seperti rumput / jerami / pohon kayu sampai pada akarnya, tapi sebaliknya akan menjadi lebih sehat.

Bagaikan lembu tambun yang berjingkrak-jingkrak dihadapan Allah, itu gambarnya kehidupan yang berada dalam kesucian / dalam terangnya Tuhan.

Ef 5:8-15
5:8 Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang,
5:9 karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran,
5:10 dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan.
5:11 Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu.
5:12 Sebab menyebutkan saja pun apa yang dibuat oleh mereka di tempat-tempat yang tersembunyi telah memalukan.
5:13 Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang itu menjadi nampak, sebab semua yang nampak adalah terang.
5:14 Itulah sebabnya dikatakan: "Bangunlah, hai kamu yang tidur dan bangkitlah dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya atas kamu."
5:15 Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,

Ini yang harus kita perhatikan sekarang, untuk jangan ikut-ikut berjaan dalam gelap. Waktu sekarang ini harus berjalan dalam terang, masuk dalam terangnya Allah, agar tidak sampai mabuk / tidur, sebab kedua-duanya masalah pekerjaan gelap. Ini waktunya kita harus masuk dalam terangnya firman pengajaran.

Yoh 1:1, 4-5, 9-12.
1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
1:4 Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.
1:5 Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.
1:9 Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia.
1:10 Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.
1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.
1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

Bicara soal firman itu adalah terang.
Ada satu pihak yang menerima, tapi juga ada yang menolak = berarti mencintai kegelapan.

Setiap Firman Allah yang dibuka itu adalah terang = terangnya Tuhan yang akan membawa kita pada kesukaan seperti lembu yang tambun yang bersenang-senang.

Juga untuk masa kini, ada yang menerima terang tapi juga ada yang menolak. Jangan main-main dengan waktu yang ada sekarang ini!

Kalau kita merindukan kehidupan rohani, maka biarlah kita suka menerima terangnya Allah.
Maleakhi ini bicara soal manifestasi dari terangnya Allah. Kalau terang itu dinyatakan maka akan terjadi diselamatkan atau dibinasakan sampai selama-lamanya.

Jangan menyesal nanti! Sebab itu sudah telambat seperti 5 anak dara yang bodoh yang akhirnya masuk dalam kegelapan.
Jangan ada yang mengecilkan arti terangnya Tuhan, sebab Tuhan bersedia melepaskan kita dari segala ikatan dari dosa, asal saja jangan kita menolak pada terangnya Tuhan.

Akibat apinya Tuhan zaman akhir nanti, maka orang-orang fasik akan jadi abu dan diinjak-injak.
Perwujudan tubuh Kristus dari dua pihak menjadi satu.
Dua pihak dijadikan satu ini adalah hubungan kasih sesama.

Apinya Allah itu adalah kemuliaan bagi yang mau hidup dalam terang. Dan kemuliaan Allah itu adalah hikmat dari pada Allah yang diberikan kepada anak-anak, tapi dirahasiakan bagi orang yang mengaku dirinya pandai.

Sebab dengan memberikan hikmat kepada anak kecil, agar jangan ada satu daging yang membanggakan dirinya.

1 Kor 1:27-30
1:27 Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat,
1:28 dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti,
1:29 supaya jangan ada seorang manusia pun yang memegahkan diri di hadapan Allah.
1:30 Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita.

Kita berada dalam Kristus Yesus itu adalah hikmat dari pada Allah. Yang bodoh itu yang Tuhan pilih. Untuk memilih itu, maka Tuhan juga menjadi kecil, tapi yang kecil itu menjadi yang terbesar didalam kerajaan Surga.

Kalau Tuhan memberikan hikmat-Nya kepada anak-anak, maka hubungan itu adalah hubungan kasih. Dan ini merupakan hukum yang terutama.

Tuhan memberikan hikmatNya kepada anak-anak, supaya hubungan kasih sesama itu terwujud.
Terang yang menghanguskan itu adalah hikmat Allah.

Luk 10:21-22 Doa kegemaran Tuhan Yesus.   10:21 Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.
10:22 Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak ada seorang pun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu."

Hikmat Allah itu disembunyikan bagi orang budiman, tapi dinyatakan kepada anak-anak, dan itu yang berkenan dipemandangan mata Allah.
Persoalan hikmat disini Tuhan Yesus mengambil posisi sebagai anak yang taat kepada Bapa-Nya.

Lukas 10:23-28
23. Sesudah itu berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya tersendiri dan berkata: "Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat.
24. Karena Aku berkata kepada kamu: Banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya."
25. Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yesus, katanya: "Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"
26. Jawab Yesus kepadanya: "Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kaubaca di sana?"
27. Jawab orang itu: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."
28. Kata Yesus kepadanya: "Jawabmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup."

Ayat 23 = Yesus menoleh kepada murid-murid-Nya.
Sesudah Dia berdoa kepada Bapa maka Dia berpaling kepada manusia / kepada sesamanya. Supaya dengan sesamanya itu ada hubungan kasih.

Ayat 24 = Nabi dan raja menunjuk orang-orang besar ingin mendengar dan melihat.
Hikmat sepenuhnya itu adalah hubungan kasih sepenuhnya. Disini kita melihat Tuhan bergemar kepada Bapa-Nya dan kemudian Ia menoleh kepada murid-murid-Nya.

Ayat 25-28 = Mengasihi Bapa dan sesama manusia.
Siapakah sesamaku manusia?

Kalau Tuhan sudah bergemar dalam doa kepada Bapa kemudian menoleh kepada murid-murid-Nya, itu berarti sumbernya kasih itu ada pada Kristus. Hikmat yang kita terima itu harus merupakan suatu praktek.                      

Tuhan tidak memberikan hikmat-Nya kepada orang pandai, seperti ahli Taurat ini, sebab hukum Allah itu tidak pernah merupakan suatu praktek.

Tuhan menuntut kepada kita agar kita ini jangan jadi orang yang hanya ingin tahu, tapi tidak sampai kepada praktek, maka akan jadi seperti ahli Taurat yang tidak pernah sampai kepada hukum yang tertinggi. Firman Allah itu jangan hanya merupakan pengetahuan saja!

Orang ini bertanya: “Siapakah sesamaku manusia itu?”
Tuhan jawab ayat 30-37 Orang yang meninggalkan Yerusalem turun ke Yerikho.

Luk 10:30-37
10:30 Jawab Yesus: "Adalah seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho; ia jatuh ke tangan penyamun-penyamun yang bukan saja merampoknya habis-habisan, tetapi yang juga memukulnya dan yang sesudah itu pergi meninggalkannya setengah mati.
10:31 Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu; ia melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan.
10:32 Demikian juga seorang Lewi datang ke tempat itu; ketika ia melihat orang itu, ia melewatinya dari seberang jalan.
10:33 Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan.
10:34 Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya, sesudah ia menyiraminya dengan minyak dan anggur. Kemudian ia menaikkan orang itu ke atas keledai tunggangannya sendiri lalu membawanya ke tempat penginapan dan merawatnya.
10:35 Keesokan harinya ia menyerahkan dua dinar kepada pemilik penginapan itu, katanya: Rawatlah dia dan jika kaubelanjakan lebih dari ini, aku akan menggantinya, waktu aku kembali.
10:36 Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?"
10:37 Jawab orang itu: "Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya." Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, dan perbuatlah demikian!"

Tuhan bicara soal hubungan dengan sesama.
Ahli Taurat ini walaupun ahli kitab, tapi ia tidak mengerti hubungan dengan sesama.

Ayat 36 : “Siapakah diantara 3 orang ini yang menurut pendapatmu adalah sesama manusia? Sesama manusia itu bukan hanya bisa diucapkan dengan kata-kata, tapi harus merupakan praktek.

Orang Samaria (kafir ini sudah menganggap orang lain itu sama seperti dirinya sendiri, ia menaruh perhatian yang begitu besar.

Pada zaman akhir ini lewat pertolongan dari Allah akan terjadi belas kasihan.
 yang begitu besar.
Orang Samaria ini adalah orang kafir, sedangkan orang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho ini adalah orang Yahudi.

Disamping pengertian secara lahir, maka secara rohani orang ini adalah gambarnya kehidupan Kristen yang merosot rohainya, tambah hari tambah undur dari kesucian.

Pada akhir zaman ini juga, bangsa kafir akan dipakai untuk menolong kejatuhan bangsa Yahudi yang tertinggal ini, dan merawatnya sehingga tubuhnya sehat kembali. Ini menunjuk kepada Tubuh Kristus yang sehat.

Kembalinya bangsa Yahudi ini menunjuk kepada terwujudnya Tubuh Kristus.
Tuhan menunjukan hikmat-Nya kepada bangsa kafir, supaya oleh hikmat itu maka nanti belas kasihan Allah itu dinyatakan.

Roma 11:11
11:11 Maka aku bertanya: Adakah mereka tersandung dan harus jatuh? Sekali-kali tidak! Tetapi oleh pelanggaran mereka, keselamatan telah sampai kepada bangsa-bangsa lain, supaya membuat mereka cemburu.

Israel jatuh seperti orang yang jatuh ketangan penyamun.
Apakah dibiarkan mati pada kejatuhan itu? Tidak!
Sebab Tuhan kirimkan orang Samaria untuk menolongnya.

Hikmat yang Tuhan berikan kepada kita ini bukan suatu teori, sebab ini juga ada pada imam-imam dan Lewi. Sebab Imam-imam dan Lewi sendiri tidak bisa mengangkat kejatuhan orang ini.

Begitu juga kita sekarang melihat banyak orang yang merasa dirinya tahu, sudah jadi hamba Tuhan yang lama, sudah keluaran STT, sudah dipakai oleh Tuhan, sudah ada kedudukan, sudah diberkati, tapi itu merupakan suatu pendirian yang belum pernah bisa mengangkat kehidupan yang jatuh.

Banyak kehidupan Kristen yang jatuh dalam dosa perzinahan, dalam dosa dunia ini, tetapi tidak bisa tertolong, selama pimpinan dari gereja itu merasa dirinya tahu, pandai, merasa diberkati dan mementingka dirinya dsb. tetapi gereja Tuhan itu anggotanya jatuh dalam sengsara rohaninya, jatuh dari Yerusalem turun ke Yerikho dan dibegal disana. Dan ini disebabkan karena hukum Tuhan yang tertinggi itu tidak pernah terwujud.

Apakah Tuhan rela kalau melihat gereja-Nya dalam keadaan sedemikian rupa?
Kalau kita ini hamba Tuhan kita harus merendahkan diri, supaya hikmat
Pembukaan Firman Allah itu diberikan kepada kita, tapi kalau kita menjadi sembrono,
Tuhan singkirkan, sebab Tuhan tidak percayakan itu kepada yang sombong.

Didalam penyerahan kepercayaan Tuhan untuk memberikan hikmat itu harus
segera terwujud, sebab sudah banyak anggota sidang jemaat yang sudah
hampir-hampir mati, kurang berapa lama lagi mati dan itu perlu ditolong.

Bila demikian Tuhan menuntut agar kita tidak memiliki sikap-sikap Lewi dan Imam-
imam yang tidak bisa dipakai dalam rencana Allah. Nanti juga demikian bagi
kehidupan yang mementingkan diri sendiri dan menyombongkan diri
Tuhan tidak bisa pakai dan Tuhan pakai orang lain.

Pengajaran yang kita terima ini harus merupakan suatu praktek dalam hidup
Kita, sebab kalau tidak nanti akan muncul orang-orang Samaria yang
sebelumnya tidak ternama itu, tiba-tiba Tuhan pakai dengan heran.

Roma 11:30-32
11:30 Sebab sama seperti kamu dahulu tidak taat kepada Allah, tetapi sekarang beroleh kemurahan oleh ketidaktaatan mereka,
11:31 demikian juga mereka sekarang tidak taat, supaya oleh kemurahan
yang telah kamu peroleh, mereka juga akan beroleh kemurahan.
11:32 Sebab Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan,
supaya Ia dapat menunjukkan kemurahan-Nya atas mereka semua.

Dulu bangsa kafir yang tidak taat kepada Allah tapi sekarang mendapat
kemurahan dari pada Allah. Supaya oleh sebab belas kasihan yang kau terima
maka nanti bangsa Israel juga menerima itu belas kasihan.

Hukum cinta sesama itu nanti akan menyatukan kita menjadi satu tubuh lewat
kepercayaan Tuhan terhadap bangsa kafir.
Orang Samaria itu memesan kepada yang merawat orang jatuh itu:

Luk 10:35
10:35 Keesokan harinya ia menyerahkan dua dinar kepada pemilik penginapan itu, katanya: Rawatlah dia dan jika kaubelanjakan lebih dari ini, aku akan menggantinya, waktu aku kembali.

Suatu perawatan sampai jadi sembuh, sampai jadi sehat sama sekali. Ini
merupakan rencana Allah yang begitu besar yang harus bisa kita mengerti.

Kalau pelayanan itu kena mengena dengan pembentukan tubuh Kristus, itu
tidak mengenal kegagalan dan pasti diberkati oleh Allah. Ia sanggup
membayar seberapa harganya untuk membiayai perawatan itu sampai tubuh
itu menajdi sehat.

Ini merupakan berkat kelimpahan yang Tuhan berikan kepada kehidupan yang
sungguh-sungguh bekerja melayanai menurut rencana Allah.

Himbauan bagi pelayan-pelayan Tuhan agar jangan bekerja menyimpang dari
rencana Allah, sehingga hanya mengalami jalan buntu dan kegagalan.
Nanti Tuhan akan memberikan bahan-bahan yang komplit untuk pelayanan,
seperti yang diberikan oleh orang Samaria kepada si perawat itu tidak
kekurangan.

Dia ada suatu bahan, ada uangnya, ada biayanya untuk mencukupi kebutuhan
itu tubuh.
Ini adalah merupakan rencana Allah yang harus kita kenali, yaitu jalur
perlombaan yang cepat yang bukan harus berlambat-lambat lagi.

Firman Allah yang kita terima ini harus merupakan suatu ketetapan yang harus kita
laksanakan, bukan hanya terori saja.

Flp 3:14, 17-21
3:14 dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

3:17 Saudara-saudara, ikutilah teladanku dan perhatikanlah mereka, yang hidup sama seperti kami yang menjadi teladanmu.
3:18 Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu, dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis, banyak orang yang hidup sebagai seteru salib Kristus.
3:19 Kesudahan mereka ialah kebinasaan, Tuhan mereka ialah perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka, pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara duniawi.
3:20 Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat,
3:21 yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya.

Masuk jalur perlombaan:
Dalam jalur perlombaan ini kita tidak boleh lamban, harus cepat, sehingga kita
tidak terpengaruh lagi dengan lajunya dosa.

Tuhan Yesus memberkati.